Claim Missing Document
Check
Articles

Buerger Allen Therapy and Foot Sensitivity in Diabetes Mellitus Patients: Terapi Buerger Allen dan Sensitivitas Kaki Pasien Diabetes Melitus Mukaromah, Isna Aulia; Lestari, Diana Tri; Kartikasari, Fitriana
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1808

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a persistent global health condition frequently accompanied by peripheral neuropathy, which presents as reduced foot sensitivity and elevates the risk of foot-related complications. Specific background: Sensory impairment in the lower extremities remains a common clinical concern among diabetes mellitus patients receiving care at primary health facilities. Knowledge gap: Existing studies largely emphasize peripheral circulation parameters, while focused evidence describing foot sensitivity changes remains limited. Aims: This study aimed to describe foot sensitivity among diabetes mellitus patients undergoing Buerger Allen therapy in a community health setting. Results: A quasi-experimental pretest–posttest control group design was conducted with 82 participants. Monofilament testing revealed notable sensory changes in the intervention group, whereas the control group demonstrated relatively stable sensory findings. Novelty: This study places foot sensitivity as a primary clinical outcome rather than a secondary circulatory indicator. Implications: The findings support the incorporation of structured lower-extremity exercise within routine nursing care to address early sensory disturbances in diabetes mellitus. Highlights Buerger Allen therapy was accompanied by distinct foot sensory findings. Monofilament testing identified sensory patterns across intervention and control groups. Foot sensitivity served as a clinically meaningful outcome in diabetes care. Keywords Diabetes Mellitus, Buerger Allen Therapy, Foot Sensitivity, Diabetic Neuropathy, Nursing Care
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Avil-Dismenorhea Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Dalam Mengatasi Dismenorhea Nila Friscandani; Diana Tri Lestari; Ashri Maulida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2913

Abstract

Dismenore terjadi akibat ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah, prostaglandin, dan faktor stress/psikologi. Dismenore dipengaruhi oleh faktor primer dan sekunder Usia, riwayat keluarga, indeks masa tubuh, status sosial ekonomi, pendidikan, merokok, dan penggunaan alkohol dapat mempengaruhi keparahan dismenore primer. Dismenore primer merupakan salah satu gangguan kesehatan reproduksi yang umum dialami oleh perempuan usia subur, terutama remaja dan dewasa muda. Jika tidak ditangani secara tepat, dismenore dapat menurunkan kualitas hidup, mengganggu aktivitas harian, menurunkan produktivitas akademik atau kerja, serta meningkatkan risiko gangguan psikologis seperti stres dan kecemasan. Selain itu, kurangnya pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keparahan dismenore, seperti usia, riwayat keluarga, indeks massa tubuh, status sosial ekonomi, tingkat pendidikan, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol, dapat menghambat upaya pencegahan dan penanganan yang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam keparahan dismenore primer, sehingga dapat dijadikan dasar dalam penyusunan intervensi yang tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan avil dismenorhea terhadap pengetahuan remaja putri dalam mengatasi dismenorhea di SMK Al-Falah Winong kabupaten Pati tahun 2025. Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif dengan metode eksperimental yang melibatkan 42 responden, terdiri dari 21 responden kelompok intervensi dan 21 responden kelompok kontrol dengan total sampling berupa total sampling. Intrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner tingkat pengetahuan dan media audio visual serta leaflet dismenorhea, analisis data menggunakan wilcoxon dan mann whitney. Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan tingkat pengetahuan dimana sebelum intervensi tingkat pengetahuan kurang 23,8%,cukup 57,1% baik menjadi kurang 0%,cukup 9,5%, baik 38,1%, sangat baik 52,4% setelah intervensi. Sedangkan Uji Mann-Whitney nilai Z -8,789 dengan P value 0,001. Hasil uji beda pada kedua kelompok didapatkan nilai Z -8,789 dengan P value 0,001 dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah intervensi baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol dan ada pengaruh intervensi pendidikan kesehatan avil dismenorhea terhadap tingkat pengetahuan remaja putri.
Hubungan Kadar Gula Darah Puasa, Kapasitas Fungsional Kesehatan Fisik, Kesehatan Umum Dengan Fatigue Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Gribig Nadya Asyh Selvya; Diana Tri Lestari; Dewi Hartinah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar gula darah puasa, kapasitas fungsional kesehatan fisik, dan kesehatan umum dengan tingkat fatigue pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Gribig Kudus. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 82 orang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi pengukuran kadar gula darah puasa dengan alat glucometer, pengukuran kapasitas fungsional menggunakan metode 6 Minute Walk Test (6MWT), penilaian kesehatan umum menggunakan kuesioner SF-36, serta pengukuran tingkat fatigue menggunakan Fatigue Assessment Scale (FAS). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami hiperglikemia (90,2%), memiliki kapasitas fungsional dalam kategori buruk hingga sangat buruk, serta kondisi kesehatan umum yang tergolong rendah. Tingkat fatigue yang dialami juga didominasi oleh kategori fatigue berat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah puasa dengan fatigue (p = 0,000; r = 0,396), antara kapasitas fungsional kesehatan fisik dengan fatigue (p = 0,002; r = -0,340), serta antara kesehatan umum dengan fatigue (p = 0,000; r = 0,413). Artinya, semakin tinggi kadar gula darah dan semakin rendah kapasitas fungsional serta kesehatan umum, maka tingkat kelelahan yang dirasakan pasien akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah puasa, kapasitas fungsional kesehatan fisik, dan kesehatan umum dengan fatigue pada pasien diabetes melitus tipe 2. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan kadar gula darah, peningkatan aktivitas fisik, dan perhatian terhadap kondisi kesehatan umum secara menyeluruh guna menurunkan tingkat kelelahan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Pengaruh Black Garlic Terhadap Kekambuhan pada Penderita Gastritis di Desa Tubanan Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara Ninda Titian Asta Gini; Sukesih Sukesih; Diana Tri Lestari
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46537

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Black Garlic terhadap kekambuhan pada penderita gastritis di desa Tubanan Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment dengan pendekatan control group pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan teknik purpasive sampling, sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang penderita gastritis, dikelompokkan menjadi 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan adapun teknik analisis data yang digunakan adalah uji Normalitas, uji Wilcoxon, dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan dalam frekuensi kekambuhan gastritis pada kelompok intervensi setelah diberikan black garlic, pada hasil uji Mann Whitney dapat diketahui bahwa nilai Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,002 sehingga dapat disimpulkan 0,002 < 0,05 dan hipotesis diterima. Jika hipotesis diterima maka artinya terdapat pengaruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian black garlic memiliki pengaruh terhadap penurunan frekuensi kekambuhan gastritis pada penderita di Desa Tubanan. Oleh karena itu, black garlic dapat dipertimbangkan sebagai terapi tambahan dalam pengelolaan gastritis.
Hubungan Jenis, Durasi, Frekuensi dan Intensitas Olahraga dengan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Puskesmas Juwana Sari, Sri Wulan; Lestari, Diana Tri; Hartinah, Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37230

Abstract

Hipertensi menjadi penyebab utama kematian dini di dunia dan terus mengalami peningkatan prevalensi, termasuk di Indonesia. Data nasional dan daerah menunjukkan bahwa Puskesmas Juwana merupakan wilayah dengan jumlah penderita hipertensi tertinggi di Kabupaten Pati. Rendahnya aktivitas olahraga yang teratur dan terukur diduga berperan dalam buruknya pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis, durasi, frekuensi, dan intensitas olahraga dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Juwana.Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita hipertensi yang berkunjung ke Puskesmas Juwana dengan rata-rata 180 penderita per bulan. Sampel sebanyak 124 responden diambil menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen meliputi jenis, durasi, frekuensi, dan intensitas olahraga, sedangkan variabel dependen adalah tekanan darah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner IPAQ Short Form, kuesioner aktivitas olahraga, pengukuran intensitas dengan oximeter, serta pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis olahraga, responden paling banyak melakukan jalan kaki sebanyak 61 responden (49,2%), diikuti senam 17 responden (13,7%), bersepeda 10 responden (8,1%), jogging 7 responden (5,6%), renang 3 responden (2,4%), dan tidak berolahraga 26 responden (21,0%). Berdasarkan durasi, sebagian besar responden berolahraga >30 menit yaitu 79 responden (63,7%). Berdasarkan frekuensi, mayoritas responden berolahraga ≤3 kali per minggu sebanyak 80 responden (64,5%). Berdasarkan intensitas, sebagian besar responden melakukan olahraga dengan intensitas ringan sebanyak 71 responden (57,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara jenis, durasi, frekuensi, dan intensitas olahraga dengan tekanan darah penderita hipertensi (p < 0,05).Simpulan penelitian ini adalah bahwa olahraga yang dilakukan secara teratur, dengan jenis, durasi, frekuensi, dan intensitas yang sesuai, berhubungan signifikan dengan pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatan aktivitas olahraga terukur dan perlu menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian hipertensi di tingkat pelayanan kesehatan primer.
OPTIMALISASI KAPASITAS KADER DALAM IMPLEMENTASI INTEGRASI LAYANAN PRIMER UNTUK MENDUKUNG TRANFORMASI PELAYANAN KESEHATAN DI POSYANDU Biyanti Dwi Winarsih; Diana Tri Lestari; Eko Prasetyo
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3160

Abstract

Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam upaya promotif dan preventif, sehingga peningkatan kapasitas kader menjadi kunci dalam menjawab tantangan perubahan sistem kesehatan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kapasitas kader dalam implementasi integrasi layanan primer untuk mendukung tranformasi layanan kesehatan di Posyandu. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan transfer knowledge, difusi ipteks, asset based community development dan participatory actions programs Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung yang berfokus pada keterampilan kader dalam deteksi dini, pencatatan dan pelaporan, serta koordinasi layanan berjenjang bagi balita, remaja, dewasa, dan lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kader dalam melaksanakan integrasi layanan primer. Selain itu, kader lebih mampu mengidentifikasi masalah kesehatan secara komprehensif serta berkolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk tindak lanjut pelayanan. Dengan demikian, penguatan kapasitas kader diharapkan dapat mendukung keberhasilan transformasi pelayanan kesehatan yang lebih efektif, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat
Lumbricus Rubellus Earthworm Extract Hydrogel for Treatment of Diabetic Ulcer Wounds Diana Tri Lestari; Muhamad Jauhar; Eko Retnowati
Journal of Pharmascience Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v13i1.22880

Abstract

A diabetic ulcer is a complication that requires serious treatment because it is the highest cause of amputation. This condition has an impact on the morbidity, mortality, and socioeconomics of people with diabetes. Therefore, accuracy is needed in managing diabetic ulcers, one of which is natural ingredients that have potential as topical ulcer medicines, namely the Lumbricus rubellus earthworm. This study aims to find out the most effective formula for the treatment of diabetic ulcer wounds. The formula for this drug candidate is made using the hydrogel preparation formulation using an HPMC 940 base with variations in the active ingredient of lumbricus worm extract of 20%, 50%, and 80% to obtain the desired hydrogel preparation. The candidate drug will be tested, namely physical tests including organoleptic tests, homogeneity tests, pH tests, viscosity tests, spreadability tests, and adhesive tests. After that in vivo trial using Wistar rat experiments. The results of the organoleptic test showed that the three formulas were in gel form with a distinctive extract odor, but the three preparations showed different colors, namely brownish yellow, dark brown, and blackish brown. The three formulations appear homogeneous, having a pH between 4.36 and 4.44 and a viscosity between 5,376 cp and 5,894 cp. The spreading power in formulas 2 and 3 is good, and formula 2 has good adhesion. The results of this study demonstrate that the group treated with 50% L. rubellus topical extract experienced the most significant and rapid wound healing among all intervention groups. L. rubellus extract can be used as a topical gel preparation for wound care, with the best formulation at a concentration of 50%.
Effectiveness Of Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) - Murrotal Therapy On Blood Pressure Of Hypertension Patients At Juwana Public Health Center Vera Fahreza; Sukarmin; Diana Tri Lestari
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i3.433

Abstract

Scabies is a significant public health issue in densely populated environments like Islamic boarding schools, where high transmission rates are linked to poor hygiene and limited awareness. This study aimed to describe the levels of knowledge, attitudes, and behaviors of students regarding scabies at the Al-Firdaus Dormitory, Buntet Islamic Boarding School, Cirebon Regency. A quantitative descriptive design with a cross-sectional approach was used. The study population consisted of 130 students, from which a sample of 98 was selected using simple random sampling. Data were collected using a validated questionnaire and physical examinations, and were analyzed using univariate analysis. The findings revealed that a majority of students had good knowledge (73.5%), a good attitude (56.1%), and good behavior (53.1%) toward scabies. Despite these positive indicators, 16.3% of the students were found to have scabies, suggesting a gap between awareness and consistent practice. The study concludes that while most students possess a high level of knowledge and a positive attitude, behavioral and environmental factors remain crucial challenges. Targeted interventions focused on practical hygiene training and improved living conditions are essential to effectively reduce scabies prevalence.
Pengaruh Edukasi Pena Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu Pada Anak Usia 0-5 Tahun Faizatul Aini; Indanah; Diana Tri Lestari
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v9i1.4609

Abstract

Malnutrition among children remains a significant public health problem that requires serious attention. This condition is generally caused by mothers’ low level of knowledge regarding the importance of balanced nutrition, inappropriate feeding patterns, and limited access to attractive and easy-to-understand nutritional information. Increasing mothers’ knowledge through nutrition education using interactive media is a strategic step in preventing malnutrition from an early age. This study aims to determine the effect of education using the “Pena Gizi” video on mothers’ knowledge regarding the prevention of malnutrition in children aged 0–5 years. This research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group approach involving 68 mothers, consisting of 34 in the intervention group and 34 in the control group. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test and the Mann-Whitney U Test. The results showed that the median score of mothers’ knowledge in the intervention group significantly increased from 70 (pretest) to 90 (posttest) with p = 0.000, while the control group also showed a statistically significant difference (80 to 80; p = 0.008), although the improvement was not practically significant. The Mann-Whitney test indicated a significant difference in posttest scores between the intervention and control groups with p = 0.000. These findings indicate that education using the “Pena Gizi” video is effective in improving mothers’ knowledge regarding the prevention of malnutrition in children. It is recommended that interactive video-based nutrition education be routinely implemented in Posyandu to enhance mothers’ awareness and support children’s nutritional health.     Abstrak Masalah malnutrisi pada anak balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan ibu tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola makan anak yang kurang tepat, serta kurangnya akses terhadap informasi gizi yang menarik dan mudah dipahami. Upaya peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi gizi berbasis media interaktif menjadi langkah strategis dalam mencegah malnutrisi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video Pena Gizi terhadap pengetahuan ibu mengenai pencegahan malnutrisi pada anak usia 0–5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group, penelitian ini melibatkan 68 ibu yang dibagi menjadi 34 ibu pada kelompok intervensi dan 34 ibu pada kelompok kontrol. Kriteria inklusi meliputi ibu yang memiliki anak usia 0–5 tahun yang terdaftar dan aktif di Posyandu Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, bersedia menjadi responden, memiliki buku KMS, memiliki telepon genggam dengan aplikasi YouTube dan WhatsApp, serta bersedia mengikuti penelitian hingga selesai. Kriteria eksklusi adalah ibu yang tidak mengikuti seluruh tahapan penelitian (pretest dan posttest) serta ibu dengan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk berpartisipasi dalam penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai median pengetahuan ibu pada kelompok intervensi meningkat secara signifikan dari 70 (pretest) menjadi 90 (posttest) dengan p = 0,000, sedangkan pada kelompok kontrol juga menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik (80 menjadi 80; p = 0,008), meskipun peningkatannya tidak signifikan secara praktis. Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai posttest antara kelompok intervensi dan kontrol dengan p = 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi menggunakan media video Pena Gizi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan malnutrisi pada anak. Disarankan agar edukasi gizi berbasis video interaktif diterapkan secara rutin di Posyandu untuk meningkatkan kesadaran ibu dan mendukung kesehatan gizi anak.
Effectiveness of The Riliv Mindfulness App on Anxiety Among Hypertensive Patients: A Quasi-Experimental Study Nur Banati Ritriana; Diana Tri Lestari; Sukarmin
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v9i1.4882

Abstract

Hypertension affects both physical and psychological health, including increasing anxiety, which can further worsen patients’ conditions. The Riliv application offers a practical solution for managing anxiety independently and effectively. The purpose of this study was to determine the effect of implementing the Riliv mindfulness application on anxiety levels in hypertensive patients. This study employed a quantitative approach with a pretest–posttest control group design using a quasi-experimental method. The sample was selected through purposive sampling and consisted of 30 respondents, divided into 15 respondents in the intervention group and 15 respondents in the control group. The intervention was conducted over a period of 10 days with 10 sessions using the Riliv mindfulness application. Anxiety levels were measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) as the primary instrument. Data analysis was performed using paired t-test and independent t-test. The results showed that in the intervention group, the mean anxiety score decreased from 18.27 to 15.73 (p < 0.001). While the control group showed an increase in the mean anxiety score from 18.27 to 18.67 (p = 0.189). The independent t-test results indicated a statistically significant difference in anxiety levels between the intervention group and the control group, with a p-value of 0.005 (p < 0.05). The Riliv mindfulness app significantly reduced anxiety scores in hypertensive patients after 10 days of intervention.
Co-Authors Achmad Ridwan Ajeng, Putri Allena Ade Aman, Syahrial Amelia Dwi Agustin Anggara Dwi Sulistiyanto Anis Lailatul Qudriyah Anjrah Harmoko Arif Rohman Hakim Arya Dwi Cahyono Ashri Maulida Rahmawati Aulya Choirul Muslimah Biyanti Dwi Winarsih Dela Amanda Nisdayanti Dewi Hartinah Diah Fatmawati, Diah Diah Putri Nugraheni Edi Wibowo Edi Wibowo Suwandi Edita Pusparatri Efendi Efendi Eka Ifayatun Nafiah Eko Prasetyo Eko Retnowati Eko Retnowati, Eko Endang Setyowati Erni Suprapti Eva Mutiara Safitri Faizatul Aini Faridha Alfiatur Rohmaniah Fery Nanik Handayani Fitriana Kartikasari Fitriana, Ida Hasriyani Hasriyani Ika Puji Eviyanti Indanah Istyanti, Gabriella Sekar Iswatun Qasanah Jeki Pornomo Jeki Purnomo Jihan Ambarwati Lintang Ayu Diana Linsqy Lismawati, Dini Marniati Kadir Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muhamad Jauhar Muhammad Jauhar Muhammad Jauhar, Muhammad Muhammad Purnomo Mukaromah, Isna Aulia Nadya Asyh Selvya Nana Umi Farida Nila Friscandani Ninda Titian Asta Gini Nisdayanti, Dela Amanda Noor Cholifah Noor Faidah Noor Hidayah Noor Luthfiana Nur Banati Ritriana Pramesti Dwi Agista Putri, Sheryl Nisrina Aulia Rabiatul Adawiyah Rahmasari, Lutfir Fitri Rahmawati, Ashri Mualida Rika Barotut Taqiyah Risnawati, Heni Rusnoto Rusnoto rusnoto rusnoto Salma Fatmala Sari, Sri Wulan Sholahudin, Mohammad Sinta Apriliani Sinta Novia Dewi Sri Hartini Sri Hindriyastuti Sri Karyati Sukamto Sukamto Sukamto Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukma Wijayanti Sunarya, Dian Fitriani Surastuti, Putri Syahrial Aman Syahrial Aman Tri Suwarto Tukiyo Tuti Anggarawati Vera Fahreza Wahyu Yusianto Widiastari, Yunita Widya Cholid Wahyudin Widyastuti, Anik Wulandari, Fifi Faryanti Yanti, Vivin Amei Yayuk Mundriyastutik Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum Yunita Rusidah Yusuf Ilham Romadhoni