Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Coba Kuesioner Knowledge towards Assessment and Management of Malnutrition in Children Versi Bahasa Indonesia Jauhar, Muhamad; Lestari, Diana Tri; Kartikasari, Fitriana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi buruk pada balita menjadi isu strategis baik di tingkat global dan nasional. Angka morbiditas dan mortalitas akibat gizi buruk pada balita meningkat setiap tahun. Masalah gizi buruk jika tidak tertangani akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang. Berbagai program dan kebijakan dilakukan oleh pemerintah untuk pengelolaan kasus gizi buruk salah satunya melalui peberdayaan keluarga dan masyarakat. Pengetahuan masyarakat tentang manajemen gizi buruk pada balita menjadi aspek penting dalam membentuk kemampuan masyarakat dalam pengelolaan gizi buruk pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji coba kuesioner pengetahuan tentang manajemen gizi buruk pada balita versi bahasa Indonesia. Peneliti melakukan kajian pustaka terhadap kuesioner pengetahuan tentang manajemen malnutrisi pada balita sebanyak 26 item pertanyaan. Peneliti melakukan alih bahasa dan berkonsultasi dengan ahli bahasa dan ahli di bidang kesehatan terkait kuesioner tersebut. Uji validitas muka dilakukan pada tiga responden untuk uji keterbacaan. Uji validitas isi dilakukan pada ahli bidang kesehatan untuk memastikan ketetapan makna dari maing masing item pertanyaan. Uji validitas konstruksi dan reliabilitas dilakukan pada 67 kader kesehatan di UPTD Puskesmas Undaan dan Dawe Kabupaten Kudus. Analisis data menggunakan pearson product moment dan alpha cornbach melalui software SPSS versi 25. Nilai validitas sebesar 0,787-0,817 (nilai r tabel=0,2369) dan nilai reliabilitas sebesar 0,811 (nilai r kritis = 0,600). Kuesioner dinyatakan valid dan reliable sehingga dapat digunakan untuk mengukur pengetahuan tentang malnutrisi pada balita.
PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DENGAN SEDIAAN TOPIKAL SPRAY GEL EKSTRAK DAUN PELETAKAN (RUELLIA TUBEROSA L) PADA TIKUS PUTIH (WISTAR) Mundriyastutik, Yayuk; Muslimah, Aulya Choirul; Hasriyani, Hasriyani; Lestari, Diana Tri
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2230

Abstract

AbstrakPletekan (Ruellia Tuberosa L.) mengandung tanin, flavonoid, dan saponin, sehingga sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional dalam penatalaksanaan berbagai penyakit, termasuk luka bakar. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh spray gel ekstrak etanol daun pletekan terhadap tahapan proses perbaikan luka bakar pada tikus galur wistar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan hewan uji yaitu tikus putih jantan (wistar) sebanyak 12 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok intervensi yaitu kontrol positif, kontrol negatif, dan kelompok konsentrasi ekstrak etanol daun pletekan 20%, 25% dan 30%. Hasil penelitian dianalisis berdasarkan pengukuran luas luka bakar, observasi luka bakar dan persentase penyembuhan luka bakar, kemudian data diolah secara statistik dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun pletekan positif mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tannin. Pada konsentrasi 30% dalam sediaan spray gel ekstrak etanol daun pletekan memiliki pengaruh paling efektif dalam penyembuhan luka bakar. Sediaan spray gel memenuhi seluruh persyaratan kecuali nilai pH yang terlalu rendah pada formulasi konsentrasi 20% dan 25%.
Dominant Factors Barriers to Hypertension Diet Management in Hypertension Sufferers Nisdayanti, Dela Amanda; Lestari, Diana Tri; Rahmawati, Ashri Maulida
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i1.6035

Abstract

Hypertension is a serious problem because it causes high morbidity and mortality. One indicator of successful management is diet management. Diet management is often an obstacle for hypertension sufferers. This study aimed to determine the dominant factors that inhibit hypertension diet management in hypertension sufferers in the working area of the Juwana Health Center. This research method used a correlation study with a cross-sectional design. The number of samples in this study was 65 respondents, using a total sampling technique with the inclusion criteria of hypertensive patients who were routinely checked on prolongs, hypertensive patients who implemented hypertension diet management, and hypertensive patients without comorbidities. The instruments used in this research are HKT (Hypertension Knowledge Test), FFQ (Food Frequency Questionnaire), FFS (Family Support Scale), PSS (Perceived Stress Scale), and HSMBQ (Hypertension Self Management Behavior Questionnaire). Data analysis used chi-square and simple logistic regression. The results of data analysis show that hypertension diet management is affected by knowledge (p: 0.003, OR: 2.764), dietary habits (p: 0.001, OR: 7.986), income (p: 0.004, OR: 2.098), family support (p: 0.001, OR: 9.986), and stress (p: 0.001, OR: 3.874). The most dominant factors are family support (p: 0.001, OR: 9.986, 95% CI: 0.653 < OR < 23.98). Family support is the most dominant factor affecting hypertension diet management. Positive system support is necessary for the patient's success in controlling blood pressure. Conclusion: There are factors that affected diet management of the hypertension: knowledge, dietary patterns, income, family support, and stress, with the dominant factor being family support.
Lifted Skin Fold (LSF) Technique as an Effort to Reduce Insulin Injection Pain Iswatun Qasanah; Diana Tri Lestari; Tukiyo; Sukamto
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4078

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a serious threat to global health and is one of the top ten causes of death in the world. DM patients face challenges in undergoing therapy, especially due to pain and discomfort during insulin injection. This condition often causes refusal of treatment, which has a negative impact on therapy compliance and quality of life. The purpose of this study was to determine the effect of the LSF technique on the level of pain during insulin injection. This study employed a quasi-experimental research design with a pre-posttest design. The sample size was 120 inpatients who met the inclusion criteria of being DM patients with good awareness and willing to be respondents, and the exclusion criteria of being DM patients who could not read and write and were unwilling to be respondents. The sampling technique used in this study was total sampling. The research instruments used were a demographic questionnaire, NRS (Numeric Rating Scale) pain scale, and LSF technique SOP. Data analysis used the Wilcoxon Test and Mann Whitney Test. The study results showed that the pre-test pain level of the intervention group had a median value of 3, and the post-test became 2. The pre-test pain level of the control group had a median value of 3, and the post-test remained at 3. The results of the Wilcoxon test for the intervention group were p = 0.000, while the control group was p = 0.160. The results of the Mann Whitney test obtained p = 0.000. There was a significant difference in the level of pain pre-test post-test in the intervention group. There was no difference in the level of pain pre-test post-test in the control group. There was an effect of the LSF technique on the level of pain in insulin injection. This study recommends that the LSF technique can be one of the options to reduce pain when injecting insulin.
Improving Adolescents' Reproductive Health Knowledge Through Animated Video Education on Vulva Hygiene Lintang Ayu Diana Linsqy; Diana Tri Lestari; Ashri Maulida Rahmawati
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4288

Abstract

A common problem among adolescent girls is a lack of understanding about proper vulva hygiene, which increases the risk of reproductive tract infections. This study aimed to determine the effect of education using animated videos about vulva hygiene on adolescents' knowledge of reproductive health. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental pre- and post-test design with a control group. The population and sample consisted of 50 Grade XI IPS students at MA Darul Ulum Purwogondo, selected using total sampling and divided into 25 students in the intervention group and 25 students in the control group. The instrument used was a valid and reliable knowledge questionnaire, while the educational media was an interactive animated video. Data analysis was performed using the paired sample t-test and independent t-test. The results showed a significant increase in the intervention group, with an average knowledge score of 5.20 before education and an increase to 6.92 after education (p < 0.001). Meanwhile, the control group experienced a decrease in scores from 4.80 to 4.64 (p = 0.54). A comparison between the two groups showed a statistically significant difference (p = 0.00). Thus, education using animated videos proved to be effective in increasing adolescents' knowledge about reproductive health. These results imply that visual educational media can be used by school nurses to provide interesting and informative health education for adolescent girls.
HUBUNGAN DEMOGRAFI, DEPRESI, KUALITAS TIDUR DENGAN FATIGUE INTRADIALISIS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS Anjrah Harmoko; Diana Tri Lestari; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2877

Abstract

Gagal ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dan nasional. Pasien gagal ginjal kronis harus melakukan hemodialisis sebagai terapi yang berdampak pada fatigue. Fatigue terjadi sekitar 70% pasien ginjal yang mengakibatkan gangguan aktivitas sehari-hari dan penurunan kapasitas kerja, keterbatasan fungsi, ketidakstabilan suasana hati, gangguan tidur, gangguan fungsi keluarga dan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan demografi, depresi, kualitas tidur dengan fatigue intradialisis pada pasien gagal ginjal kronis di RS  dr. Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian adalah penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien gagal ginjal kronis. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 23 pasien. Teknik pengumpulan data variabel fatigue menggunakan kuesioner baku Chalder Fatigue Scale (CFQ), Beck Depression Inventory (BDI-II), dan kuesioner Piisburg Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan demografi jenis kelamin (P=0,011) dan umur (P=0,035) dengan fatigue intradialisis dan tidak ada hubungan status pernikahan (P=0,360) dan penghasilan (P=0,429) dengan fatigue intradialisis. Ada hubungan depresi dengan fatigue intradialisis (P=006). Ada hubungan kualitas tidur dengan fatigue intradialisis (P=0,018). Faktor paling dominan yang mempengaruhi fatigue intradialisis adalah depresi (P=0,049, CI=0,003-2,583). Fatigue umum terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis dan dikaitkan dengan jenis kelamin, umur, depresi dan gangguan tidur. Dokter harus secara proaktif menyelidiki tanda-tanda kelelahan untuk menghindari dampaknya terhadap kualitas hidup pasien dengan gagal ginjal kronis.
HUBUNGAN BEBAN KERJA, SHIF KERJA, KETERSEDIAN FASILITAS DENGAN KEPATUHAN CUCI TANGAN PERAWAT Anis Lailatul Qudriyah; Rusnoto Rusnoto; Diana Tri Lestari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2803

Abstract

Kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prosedur cuci tangan sangat penting dalam pencegahan infeksi. Studi menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap kebersihan tangan berkisar antara 40% hingga 60% di banyak negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja, shif kerja, ketersedian fasilitas terhadap kepatuhan cuci tangan perawat di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Mayong Jepara. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan purpossive sampel sebanyak 80 perawat. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner. Kuesioner beban kerja diadopsi oleh Nursalam (2017). Untuk shift kerja sesuai UU No.13 Tahun 2003. Kuesioner ketersediaan fasilitas cuci tangan dan kepatuhan cuci tangan menggunakan surveilan Hais komite PPI. Kuesi. Analisa statistik yang digunakan yaitu uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja (0,038), sift kerja (0,043) dan ketersediaan fasilitas (0,040) dengan kepatuhan cuci tangan perawat di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Hasil pennelitian ini dapat  dijadikan bahan evaluasi bagi perawat dalam meningkatkan komitmen dalam menjaga kepatuhan cuci tangan. 
EFEKTIFITAS TERAPI BERMAIN BONEKA TANGAN DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH AKIBAT PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH KELURAHAN METESEH SEMARANG Erni Suprapti; Diana Tri Lestari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1637

Abstract

Abstrak Masa pandemi bagi anak usia prasekolah merupakan dampak besar yang akan menimbulkan ketakutan dan kecemasan. Kecemasan anak dapat berkurang salah satunya dengan dilakukan terapi bermain boneka tangan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menerapkan terapi bermain boneka tangan untuk menurunkan tingkat kecemasan akibat masa pandemi pada anak usia prasekolah. Desain penelitian ini adalah Desain penelitian ini menggunakan Quasy eksperimen pre – post test equivalen control group. Jumlah sampel 20 responden dengan metode total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh terapi bermain boneka tangan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat pandemi covid 19 dengan p value 0,008 . Simpulan studi kasus ini menunjukan bahwa terapi bermain boneka tangan efektif untuk menurunkan kecemasan. Saran penelitian ini dapat dijadikan panduan untuk ibu-ibu di rumah yang mempunyai anak usia pra sekolah yang mengalami kecemasan akibat pandemi covid 19
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) SEBAGAI ANALGESIK PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) Yayuk Mundriyastutik; Diana Tri Lestari; Endang Setyowati; Diah Putri Nugraheni; Yunita Rusidah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1963

Abstract

Nyeri adalah kondisi tidak nyaman, karena terdapat kerusakan jaringan. Pengobatan nyeri diberikan golongan analgesik. Ekstrak etanol (Clitoria ternatea L.) memiliki senyawa flavonoid, saponin, terpenoid, yang berpotensi sebagai analgesik, pada mencit yang diinduksi asam asetat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol dari tanaman clitoria ternatea L. terhadap penurunan geliat mencit, yang diinduksi asam asetat 1%, dengan metode pengamatan writing test setelah diberikan dosis ekstrak 200;300; dan 400 mg, dan induksi asam asetat secara intraperitoneal dengan menghitung rata-rata geliat mencit, selanjutnya analisis data menggunakan SPSS versi 26. Perbandingan dosis I (200 mg/KgBB) mendapatkan rata-rata geliat 2,5; dosis II (300 mg/KgBB) mendapatkan rata-rata geliat  3,02; dosis III (400 mg/KgBB mendapatkan rata-rata geliat 2,30; dan uji kontrol positif ibuprofen (26 mg/KgBB) mendapatkan rata-rata geliat 3,22. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masing-masing dosis tanaman (Clitoria ternatea L.) memiliki daya analgesik, akan tetapi dosis yang memiliki efektivitas signifikan adalah dosis II (300 mg/KgBB).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI SUNTING BERBASIS MASYARAKAT PADA KADER KESEHATAN Anggara Dwi Sulistiyanto; Muhamad Jauhar; Diana Tri Lestari; Ashri Maulida Rahmawati; Edi Wibowo Suwandi; Fitriana Kartikasari; Edita Pusparatri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1827

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Data menyebutkan prevalensi stunting meningkat setiap tahunnya. Stunting disebabkan oleh gizi buruk pada ibu hamil dan balita, kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi, akses layanan  kesehatan terbatas, dan ketersediaan makanan bergizi. Dampak stunting yaitu terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme tubuh pada balita. Berdasarkan hal tersebut keteramplan deteksi dini stunting menjadi kebutuhan sehingga cakupan penemuan kasus stunting meningkat. Penanganan lebih dini dapat mencegah terjadinya berbagai komplikasi sehingga dapat menyelematkan masa depan anak bangsa. Beberapa factor yang mempengaruhi keterampilan antara lain usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, pengalaman kerja, pengetahuan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang berhubungan dengan keterampilan deteksi dini stunting. Desain penelitian menggunakan deskiptif kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-September 2022. Sampel penelitian sebanyak 85 kader kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Undaan sebagai lokus stunting di Kabupaten Kudus. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik responden, pengetahuan, sikap, dan keterampilan deteksi dini stunting. Analisis data bivariate menggunakan uji t-test. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, status pernikahan, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, lama menjadi kader kesehatan, pengalaman pelatihan, pengetahuan, dan sikap terhadap keterampilan deteksi dini stunting berbasis masyarakat pada kader kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Hasil penelitian menjadi dasar dasar dalam mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini stunting. Penelitian selanjutnya dapat mengidentifikasi faktor paling dominan sebagai pertimbangan dalam pengembangan intervensi dan program kesehatan di masyarakat.
Co-Authors Achmad Ridwan Ajeng, Putri Allena Ade Aman, Syahrial Anggara Dwi Sulistiyanto Anis Lailatul Qudriyah Anjrah Harmoko Arya Dwi Cahyono Ashri Maulida Biyanti Dwi Winarsih Dewi Hartinah Diah Fatmawati, Diah Diah Putri Nugraheni Edi Wibowo Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Efendi Efendi Eko Retnowati, Eko Endang Setyowati Erni Suprapti Faridha Alfiatur Rohmaniah Faridha Alfiatur Rohmaniah Fery Nanik Handayani Fitriana Kartikasari Fitriana, Ida Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Hindriyastuti, Sri Ika Puji Eviyanti Indanah Istyanti, Gabriella Sekar Iswatun Qasanah Iswatun Qasanah Jeki Pornomo Jeki Purnomo Lintang Ayu Diana Linsqy Lismawati, Dini Marniati Kadir Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muhamad Jauhar Muhammad Jauhar, Muhammad Mukaromah, Isna Aulia Muslimah, Aulya Choirul Nadya Asyh Selvya Nana Umi Farida Nila Friscandani Ninda Titian Asta Gini Nisdayanti, Dela Amanda Noor Cholifah Noor Faidah Noor Hidayah Pusparatri, Edita Putri, Sheryl Nisrina Aulia Rabiatul Adawiyah Rahmasari, Lutfir Fitri Rahmawati, Ashri Maulida Rahmawati, Ashri Mualida Retno Dewi Wulandari Rika Barotut Taqiyah Risnawati, Heni Rusnoto Rusnoto rusnoto rusnoto Sari, Sri Wulan Sholahudin, Mohammad Sinta Novia Dewi Sri Hartini Sri Karyati Sukamto Sukamto Sukamto SUKARMIN Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukma Wijayanti Sunarya, Dian Fitriani Surastuti, Putri Syahrial Aman Tiara, Novi Tukiyo Tuti Anggarawati Vera Fahreza Wahyu Yusianto Widiastari, Yunita Widya Cholid Wahyudin Widyastuti, Anik Wulandari, Fifi Faryanti Yanti, Vivin Amei Yayuk Mundriyastutik Yulisetyaningrum Yunita Rusidah Yusuf Ilham Romadhoni