Claim Missing Document
Check
Articles

Lifted Skin Fold (LSF) Technique as an Effort to Reduce Insulin Injection Pain Iswatun Qasanah; Diana Tri Lestari; Tukiyo; Sukamto
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4078

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a serious threat to global health and is one of the top ten causes of death in the world. DM patients face challenges in undergoing therapy, especially due to pain and discomfort during insulin injection. This condition often causes refusal of treatment, which has a negative impact on therapy compliance and quality of life. The purpose of this study was to determine the effect of the LSF technique on the level of pain during insulin injection. This study employed a quasi-experimental research design with a pre-posttest design. The sample size was 120 inpatients who met the inclusion criteria of being DM patients with good awareness and willing to be respondents, and the exclusion criteria of being DM patients who could not read and write and were unwilling to be respondents. The sampling technique used in this study was total sampling. The research instruments used were a demographic questionnaire, NRS (Numeric Rating Scale) pain scale, and LSF technique SOP. Data analysis used the Wilcoxon Test and Mann Whitney Test. The study results showed that the pre-test pain level of the intervention group had a median value of 3, and the post-test became 2. The pre-test pain level of the control group had a median value of 3, and the post-test remained at 3. The results of the Wilcoxon test for the intervention group were p = 0.000, while the control group was p = 0.160. The results of the Mann Whitney test obtained p = 0.000. There was a significant difference in the level of pain pre-test post-test in the intervention group. There was no difference in the level of pain pre-test post-test in the control group. There was an effect of the LSF technique on the level of pain in insulin injection. This study recommends that the LSF technique can be one of the options to reduce pain when injecting insulin.
Improving Adolescents' Reproductive Health Knowledge Through Animated Video Education on Vulva Hygiene Lintang Ayu Diana Linsqy; Diana Tri Lestari; Ashri Maulida Rahmawati
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4288

Abstract

A common problem among adolescent girls is a lack of understanding about proper vulva hygiene, which increases the risk of reproductive tract infections. This study aimed to determine the effect of education using animated videos about vulva hygiene on adolescents' knowledge of reproductive health. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental pre- and post-test design with a control group. The population and sample consisted of 50 Grade XI IPS students at MA Darul Ulum Purwogondo, selected using total sampling and divided into 25 students in the intervention group and 25 students in the control group. The instrument used was a valid and reliable knowledge questionnaire, while the educational media was an interactive animated video. Data analysis was performed using the paired sample t-test and independent t-test. The results showed a significant increase in the intervention group, with an average knowledge score of 5.20 before education and an increase to 6.92 after education (p < 0.001). Meanwhile, the control group experienced a decrease in scores from 4.80 to 4.64 (p = 0.54). A comparison between the two groups showed a statistically significant difference (p = 0.00). Thus, education using animated videos proved to be effective in increasing adolescents' knowledge about reproductive health. These results imply that visual educational media can be used by school nurses to provide interesting and informative health education for adolescent girls.
EFEKTIFITAS TERAPI BERMAIN BONEKA TANGAN DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH AKIBAT PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH KELURAHAN METESEH SEMARANG Erni Suprapti; Diana Tri Lestari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1637

Abstract

Abstrak Masa pandemi bagi anak usia prasekolah merupakan dampak besar yang akan menimbulkan ketakutan dan kecemasan. Kecemasan anak dapat berkurang salah satunya dengan dilakukan terapi bermain boneka tangan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menerapkan terapi bermain boneka tangan untuk menurunkan tingkat kecemasan akibat masa pandemi pada anak usia prasekolah. Desain penelitian ini adalah Desain penelitian ini menggunakan Quasy eksperimen pre – post test equivalen control group. Jumlah sampel 20 responden dengan metode total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh terapi bermain boneka tangan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat pandemi covid 19 dengan p value 0,008 . Simpulan studi kasus ini menunjukan bahwa terapi bermain boneka tangan efektif untuk menurunkan kecemasan. Saran penelitian ini dapat dijadikan panduan untuk ibu-ibu di rumah yang mempunyai anak usia pra sekolah yang mengalami kecemasan akibat pandemi covid 19
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) SEBAGAI ANALGESIK PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) Yayuk Mundriyastutik; Diana Tri Lestari; Endang Setyowati; Diah Putri Nugraheni; Yunita Rusidah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1963

Abstract

Nyeri adalah kondisi tidak nyaman, karena terdapat kerusakan jaringan. Pengobatan nyeri diberikan golongan analgesik. Ekstrak etanol (Clitoria ternatea L.) memiliki senyawa flavonoid, saponin, terpenoid, yang berpotensi sebagai analgesik, pada mencit yang diinduksi asam asetat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol dari tanaman clitoria ternatea L. terhadap penurunan geliat mencit, yang diinduksi asam asetat 1%, dengan metode pengamatan writing test setelah diberikan dosis ekstrak 200;300; dan 400 mg, dan induksi asam asetat secara intraperitoneal dengan menghitung rata-rata geliat mencit, selanjutnya analisis data menggunakan SPSS versi 26. Perbandingan dosis I (200 mg/KgBB) mendapatkan rata-rata geliat 2,5; dosis II (300 mg/KgBB) mendapatkan rata-rata geliat  3,02; dosis III (400 mg/KgBB mendapatkan rata-rata geliat 2,30; dan uji kontrol positif ibuprofen (26 mg/KgBB) mendapatkan rata-rata geliat 3,22. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masing-masing dosis tanaman (Clitoria ternatea L.) memiliki daya analgesik, akan tetapi dosis yang memiliki efektivitas signifikan adalah dosis II (300 mg/KgBB).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI SUNTING BERBASIS MASYARAKAT PADA KADER KESEHATAN Anggara Dwi Sulistiyanto; Muhamad Jauhar; Diana Tri Lestari; Ashri Maulida Rahmawati; Edi Wibowo Suwandi; Fitriana Kartikasari; Edita Pusparatri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1827

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Data menyebutkan prevalensi stunting meningkat setiap tahunnya. Stunting disebabkan oleh gizi buruk pada ibu hamil dan balita, kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi, akses layanan  kesehatan terbatas, dan ketersediaan makanan bergizi. Dampak stunting yaitu terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme tubuh pada balita. Berdasarkan hal tersebut keteramplan deteksi dini stunting menjadi kebutuhan sehingga cakupan penemuan kasus stunting meningkat. Penanganan lebih dini dapat mencegah terjadinya berbagai komplikasi sehingga dapat menyelematkan masa depan anak bangsa. Beberapa factor yang mempengaruhi keterampilan antara lain usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, pengalaman kerja, pengetahuan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang berhubungan dengan keterampilan deteksi dini stunting. Desain penelitian menggunakan deskiptif kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-September 2022. Sampel penelitian sebanyak 85 kader kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Undaan sebagai lokus stunting di Kabupaten Kudus. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik responden, pengetahuan, sikap, dan keterampilan deteksi dini stunting. Analisis data bivariate menggunakan uji t-test. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, status pernikahan, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, lama menjadi kader kesehatan, pengalaman pelatihan, pengetahuan, dan sikap terhadap keterampilan deteksi dini stunting berbasis masyarakat pada kader kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Hasil penelitian menjadi dasar dasar dalam mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini stunting. Penelitian selanjutnya dapat mengidentifikasi faktor paling dominan sebagai pertimbangan dalam pengembangan intervensi dan program kesehatan di masyarakat.
MOTIVASI LATIHAN FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Diana Tri Lestari; Yayuk Mundriyastutik
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1703

Abstract

Abstrak Latihan fisik atau olahraga merupakan salah satu pilar manajemen mandiri DM yang dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan pengambilan glukosa oleh otot, memperbaiki pemakaian insulin, memperbaiki sirkulasi darah dan juga tonus otot. Tujuan penelitian untuk mengetahui motivasi latihan fisik pada pederita diaetes mellitus. Design penelitian ini adalah kualitatif  dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling melibatkan 5 partisipan. Data dianalisis dengan menggunakan metode thematic analysis. Hasil penelitian menunjukan motivasi penderita DM melakukan latihan fisik dipengaruhi oleh  harapan untuk menstabilkan gula darahnya, pengalaman baik dari diri sendiri maupun orang lain serta sikap yang muncul karena dalam diri klien sudah terbekali suatu pengetahuan. Lingkungan yang bersih, sejuk dan nyaman, demikian pula adanya suatu dukungan dari keluarga dimana dukungan tersebut dapat berbentuk dana, perhatian  dan informasi. Harapan, sikap dan pengetahuan merupakan faktor intrinsik sedangkan lingkungan dan dukungan merupakanfsktor ektrinsik diabetesi melakukan latihan fisik. Disarakan diabetesi dapat saling memotivasi untuk melakukan latihan fisik
SINERGITAS PERAN PANDU DIABETES DALAM EDUKASI MANAJEMEN MANDIRI DIABETES MELLITUS TIPE 2 UNTUK PENGENDALIAN KADAR GLUKOSA DARAH DI MASA PANDEMI Tuti Anggarawati; Diana Tri Lestari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1544

Abstract

Diabates Mellitus (DM) merupakan salah satu komorbid dengan tingkat kesakitan yang tinggi di Masa Pandemi ini. Dari total pasien terkonfirmasi Covid-19 di Jawa Tengah, pasien dengan riwayat DM merupakan urutan nomor dua tertinggi setelah hipertensi. Titik kunci untuk menurunkan potensi terkonfirmasi dan peningkatan angka kesembuhan diabetesi terkonfirmasi adalah pengendalian glukosa darah. Untuk menghindari keberagaman informasi yang tidak diketahui kebenarannya dan melihat fenomena pola belajar diabetesi, perawat  perlu pendekatan yang kreatif dalam edukasi DM yaitu dengan bersinergi dengan pandu diabetes. Penelitian ini dilaksanakan secara kuantitatif dengan menggunakan rancangan One-group pre-post test design. Peneliti menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel adalah 70 diabetesi dan instrumen yang digunakan adalah SDSCA ( The Summary of Diabetes Self Care Activities Measure ). Prosedur pengambilan data dengan mengukur kemampuan manajemen mandiri DM kemudian dilakukan edukasi selama 6 bulan dan setelahnya dilakukan pengukuran kembali. Analisa data menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan glukosa darah antara sebelum dan sesuadah intervensi dengan p:0,004. Simpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh peran pandu diabetes dalam edukasi manajemen mandiri DM tipe 2 untuk pengendalian glukosa darah di masa pandemi. Edukasi dengan melibatkan peran pandu diabetes dapat dilaksanakan pada layanan kesehatan dasar sebagai upaya promotif  pengendalian kadar glukosa darah.
COLD COMPRESS REDUCES PAIN SCALE INSULIN INJECTION AMONG DIABETES MELLITUS CLIENTS IN A PUBLIC HEALTH CENTER Faridha Alfiatur Rohmaniah; Fery Nanik Handayani; Diana Tri Lestari; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2601

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic disease that is a threat to health due to increased morbidity and mortality rates. This disease burdens sufferers, families who care for them, and the country. Problems that often arise are pain as an effect of insulin injection. One of the interventions that can be done independently is a cold compress. To analyze the effect of cold compress on the pain scale of insulin injection. The research design used a quasi-experimental with a pretest and a post-test with a control group design. The study was conducted at the Mijen I Health Center in August 2024—a sample of 15 clients for each group through purposive sampling. Inclusion criteria were diagnosed with Diabetes Mellitus, blood sugar measurement results 120 mg/dl (fasting blood sugar) or 140 mg/dl (random blood sugar), and received insulin injection. Exclusion criteria were respondents who withdrew and consumed analgesic drugs. This research instrument used the Numeric Rating Scale. Researchers provided cold compress intervention with a temperature of 13-16 0 C once for 3 days. Data analysis using Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Cold compresses have a significant effect on the insulin injection pain scale with a p = 0.008 (p 0.05). Cold compresses reduce the insulin injection pain scale. Health centers can develop interventions by providing cold compresses to treat pain caused by insulin injections.
PROGRAM EMMA (EMPOWERMENT, MOTIVATION AND MEDICAL ADHERENCE) SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF EDUKASI DIABETESI TIPE 2 Diana Tri Lestari; Arya Dwi Cahyono
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 2 (2021): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i2.1331

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Pengendalian kadar gula darah merupakan hal yang penting karena dengan pengendalian gula darah yang baik maka komplikasi akibat diabetes dapat dicegah. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah program EMMA. EMMA merupakan terapi edukasi yang dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan dialog interaktif untuk mengubah perilaku manajemen diri dan kepatuhan pengobatan serta pemantauan gula darah. Tujuan Penelitian : mengetahui efektifitas program EMMA sebagai emdia interaktif edukasi diabetesi tipe 2. Hasil Penelitian : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Eksperimen semu (Quasi Eksperimen Design) One-Group Pretest-Posttest Design. Tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan 28 responden. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk dan analisa data menggunakan uji t independent. Hasil Penelitian : hasil uji t independent pada kelompok intervensi untuk variable kadar glukosa darah adalah
PENCEGAHAN PENYAKIT TROPIS MELALUI PEMBERANTASAN AGENT DAN VEKTOR DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI BIOPORI DAN KOMPOS Diana Tri Lestari; Noor Hidayah; Fitriana Kartikasari; Achmad Ridwan; Yayuk Mundriyastutik
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1504

Abstract

Penyakit tropis berkaitan dengan cara hidup yang tidak sehat, higiene serta sanitasi lingkungan yang buruk. Untuk mencegah mewabahnya penyakit tropis maka perlu upaya untuk membuat lingkungan sehat sehingga agen dan vektor penyebab penyakit tropis tidak berkembang. Teknologi yang digunakan adalah teknik biopori dan kompos. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pendidikan pada masyarakat, mencakup kegiatan pemberian penyuluhan, kampanye teknologi biopori dan demonstrasi pembuatan lubang biopori dan kompos. Hasil dari pengabdian masyarakat ini pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit tropis melalui pemberantasan faktor penyebab dengan memanfaatkan teknologi biopori dan kompos. Dari aspek afektif, peserta menerima bahwa teknologi biopori dapat dikembangkan sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit tropis dan dari aspek psikomotor, peserta mampu untuk membuat lubang resapan biopori dan kompos.
Co-Authors Achmad Ridwan Ajeng, Putri Allena Ade Aman, Syahrial Amelia Dwi Agustin Anggara Dwi Sulistiyanto Anis Lailatul Qudriyah Anjrah Harmoko Arif Rohman Hakim Arya Dwi Cahyono Ashri Maulida Rahmawati Biyanti Dwi Winarsih Dela Amanda Nisdayanti Dewi Hartinah Diah Fatmawati, Diah Diah Putri Nugraheni Edi Wibowo Edi Wibowo Suwandi Edita Pusparatri Efendi Efendi Eka Ifayatun Nafiah Eko Prasetyo Eko Retnowati Eko Retnowati, Eko Endang Setyowati Erni Suprapti Eva Mutiara Safitri Faizatul Aini Faridha Alfiatur Rohmaniah Fery Nanik Handayani Fitriana Kartikasari Fitriana, Ida Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Ika Puji Eviyanti Indanah Istyanti, Gabriella Sekar Iswatun Qasanah Jeki Pornomo Jeki Purnomo Jihan Ambarwati Lintang Ayu Diana Linsqy Lismawati, Dini Marniati Kadir Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muhamad Jauhar Muhammad Jauhar Muhammad Jauhar, Muhammad Muhammad Purnomo Mukaromah, Isna Aulia Muslimah, Aulya Choirul Nadya Asyh Selvya Nana Umi Farida Nila Friscandani Ninda Titian Asta Gini Nisdayanti, Dela Amanda Noor Cholifah Noor Faidah Noor Hidayah Noor Luthfiana Nur Banati Ritriana Pramesti Dwi Agista Putri, Sheryl Nisrina Aulia Rabiatul Adawiyah Rahmasari, Lutfir Fitri Rahmawati, Ashri Mualida Rika Barotut Taqiyah Risnawati, Heni Rusnoto Rusnoto rusnoto rusnoto Salma Fatmala Sari, Sri Wulan Sholahudin, Mohammad Sinta Apriliani Sinta Novia Dewi Sri Hartini Sri Hindriyastuti Sri Karyati Sukamto Sukamto Sukamto Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukma Wijayanti Sunarya, Dian Fitriani Surastuti, Putri Syahrial Aman Syahrial Aman Tri Suwarto Tukiyo Tuti Anggarawati Vera Fahreza Wahyu Yusianto Widiastari, Yunita Widya Cholid Wahyudin Widyastuti, Anik Wulandari, Fifi Faryanti Yanti, Vivin Amei Yayuk Mundriyastutik Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum Yunita Rusidah Yusuf Ilham Romadhoni