Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sosialisasi dan Pembuatan Kolostrum Buatan Pedet Sapi Perah Di Unit Pertanian Peternakan SVD Halikelen Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat Kabuapten Belu Kolo, Yuliana; Tae, Agustina Viktoria; Sahala, Josua; Pasi, Maria Selfiana; Obe, Leonardus Frengky; Metboki, Bernadina; Tuas, Maria Angelina
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2023): November 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i6.488

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi sosialisasi kepada peternakan Unit Pertanian-Peternakan SVD Halikelen tentang Sosialisasi metoda pembuatan kolostrum buatan pedet sapi perah. Hal ini dilakukan mengingat sangat kurangnya kesadaran peternakan akan pentingnya kolostrum buatan dalam mengatasi masalah induk tak menyusui , sehingga perlu dilakukan  Pengabdian Pada Masyratakat tentang “Sosialisasi metoda pembuatan kolostrum buatan pedet sapi perah di unit pertanian-peternakan SVD Halikelen desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat kabupaten Belu” akan dilaksanakan tanggal  1 Maret 2023. Pemahaman mengenai pembuatan kolostrum buatan sangat penting mengingat peran pasar sebagai kebutuhan utama adalah daging dan susu, maka perlu meningkatkan produktivitas ternak sapi perah. Unit Pertanian-Peternakan SVD, Halikelen merupakan salah satu peternakan yang berada di Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu dan berdiri pada tahun 2021 oleh para biarawan SVD. Hal ini merupakan salah satu perusahaan baru yang banyak mendapat perhatian dari akdemik melalui pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan sapi perah.Target khusus melalui pendampingan dan pelatihan diharapkan Unit Pertanian-Peternakan SVD, Halikelen dapat mengetahui pentingnya kolostrum buatan dalam mengatasi pedet yang tau menyusu dari Indyk atau sebaliknya. Hal ini dilakukan agar pedet bertumbuh dan berkembang dengan sehat. Metode yang digunakan dalam pencapaian hasil tersebut adalah pelatihan secara langsung melalui sosialisasi dan eksperimen di lapangan.
Analisis Morfometrik dalam Penentuan Score Index Tubuh Babi Duroc Betina di Mitra Tani Farm Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka Kolo, Yuliana; Nubatonis, Alfred
Jurnal Peternakan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v21i2.28504

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis morfometrik dalam penentuan score babi Duroc Betina. Penelitian telah dilaksanakan di Mitra Tani Farm Kecamatan Wewiku, Kabuapten Malaka. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah babi Duroc betina berumur 1 tahun berjumlah 80 ekor.  Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah cumulative index Salako yang terdiri weight index, height slope index, length index, width slope index, depth index, foreleg length index, balance dan cumulative index yang akan dianalisis menggunakan rumus Salako (2006) untuk melihat kumulatif indeks untuk menentukan score indeks dari ternak tersebut. Hasil penelitian menunjukan rata-rata ukuran morfometrik babi Duroc betina Byaitu bobot badan (42,43±24,16 kg), panjang badan (56,09±16,97 cm), tinggi pundak (49,13±13,98 cm), tinggi pinggul (49,75±13,98 cm), lingkar dada (74,78±27,39 cm) lebar dada (17,18±6,18 cm), dalam dada (33,64±14,12 cm), panjang pinggul (15,70±5,15 cm), dan lebar pinggul (13,24±2,11cm). Rata-rata cumulative index Salako betina yang terdiri dari weight index (14000,64±7978,14), height slope index (0,63±1,84), length index (1,14±0,13), width slope index (0,92±0,44), depth index (0,67±0,15), foreleg length index (145,49±8,17), balance (1,66±0,096), dan cumulative index (4,80±2,05). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dismpulkan bahwah semakin tinggi nilai cumulative index betina, maka nilai tersebut digunakan untuk menentukan score index tubuh dalam seleksi terutama ternak babi betina dalam meningkatkatkan jumlah kelahiran dan kualitas daging yang bagus terutama pada betina afkir. Hal ini merupakan salah satu proses seleksi dalam mempertahankan kualitas ternak babi Duroc yang ada di Mitra Tani Farm Wewiku Kabupaten Malaka.Kata kunci: Babi duroc, cumulative index, morfometrikMorphometric Analysis in Determining Body Score Index of Female Duroc Pigs in Mitra Tani Farm, Wewiku District, Malaka RegencyABSTRACT. This research determine the morphometric analysis in determining the score of female Duroc pigs. The research was carried out in Mitra Tani Farm, Wewiku District, Malaka Regency. The livestock used in this research were 80 1 year old male Duroc pigs. The variable observed in this research is the Salako cumulative index which consists of weight index, height slope index, length index, width slope index, depth index, foreleg length index, balance and cumulative index which will be analyzed using the Salako (2006) formula to see the cumulative index to determine the index score of the sow. The results of the study showed that the average morphometric dimensions of female Duroc pigs were body weight (42.43 ± 24.16 kg), body length (56.09 ± 16.97 cm), shoulder height (49.13 ± 13.98 cm) , hip height (49.75 ± 13.98 cm), chest circumference (74.78 ± 27.39 cm) chest width (17.18 ± 6.18 cm), chest depth (33.64 ± 14.12 cm ), hip length (15.70±5.15 cm), and hip width (13.24±2.11cm). The average cumulative index of Salako Brtina consisting of weight index (14000.64 ± 7978.14), height slope index (0.63 ± 1.84), length index (1.14 ± 0.13), width slope index (0.92 ± 0.44), depth index (0.67 ± 0.15), foreleg length index (145.49 ± 8.17), balance (1.66 ± 0.096), and cumulative index (4, 80 ± 2.05). Based on the research results obtained, it was concluded that the higher the female cumulative index value, the value is used to determine the body index score in selection, especially female pigs, in increasing litter size and good meat quality, especially inculled females.  This is one of the selection processes in maintaining the quality of duroc pigs in Mitra Tani Farm Wewiku, Malaka Regency.
Modifikasi Nori Rumput Laut Ulva Lactuca Dengan Konsentrasi Carboxylmethyl Cellulose (CMC) Yang Berbeda Kolo, Yuliana; Henggu, Krisman Umbu; Luik, Renfred; Benu, Marlo J.R; Manteu, Shindy Hamidah
Jambura Fish Processing Journal Vol 7, No 2 (2025): VOLUME 7 NOMOR 2, JULY 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v7i2.31814

Abstract

Ulva lactuca is a type of seaweed that grows in the coastal areas of East Sumba Regency and its use is still limited. One of the efforts made to increase its economic value is to use it as a raw material for nori. Nori made from seaweed has disadvantages such as not being elastic, easily tearing and cracking. Therefore, it is necessary to add Carboxylmethyl cellulose (CMC) which functions as an emulsifier and stabilizer so that it can reduce surface tension so that the resulting nori has good elasticity, does not crack or tear. The CMC concentrations used in this research were 1%, 3%, 5%. The research results showed that Ulva lactuca nori without CMC treatment (P0) had a fairly high crack or tear size, reaching 97.23 mm. In contrast, cracks were not identified in nori products treated with 5% CMC (P3). The proximate composition of Ulva lactuca seaweed nori with different CMC concentrations obtained an average value of water content ranging from 17.49%-30.69%, ash content 10.55%-14.55%, fat content 0.65%-3 .94%, protein content 2.12%-3.04% and carbohydrate content 48.87%-61.89%. Based on the results of statistical analysis, the use of different CMC concentrations had a significant effect (P0.05) on water content, ash content, fat content, protein and carbohydrate content. Optimization of the resulting nori was obtained using 5% CMC (P3) treatment, this is because the physical characteristics of the nori produced have a good level of elasticity (no cracks or tears), have a water content of 30.69%, ash 10.55%, lipid 0 .65%, protein 2.65% and carbohydrates 55.44%.
FORMULASI SEDIAAN ODOL KOMBUCHA BUNGA TELANG SEBAGAI PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI DAN ANTIMIKROBA (Staphylococcus aureus, Streptococcus mutan, Candida albicans).Telang flower kombucha has been widely studied as a probiotic drink that can boost the immune s Rezaldi, Firman; Yuliana Kolo; Ratna Fitry Yenny; Vevi Maritha; Novi Ayuwardani; Andri Tri Cahyono; Fitria Eka Resti Wijayanti; Rifkarosita Putri Ginaris; Reni Purbanova
PHARMACIA Vol. 2 No. 2 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telang flower kombucha has been widely studied as a probiotic drink that can boost the immune system which in recent research has various pharmacological activities as a source of antimicrobials, especially in health problems related to dental disease. Previous studies and this is still a renewable research has found that mouthwash formulations and preparations made from an active ingredient of seagrass kombucha fermented solution have been shown to be able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus, Candida albicans, and Streptococcus mutans. This study aims to make toothpaste formulations and preparations with an active ingredient of telang flower kombucha fermented solution as a pharmaceutical biotechnology product designed to inhibit the growth of Staphylococcus aureus and mutant Streptococcus bacteria as well as pathogenic fungi in the form of Candida albicans species. This type of research is a laboratory experiment in which we make a toothpaste base without the active substance as a negative control. Provide toothpaste that is sold in the market as a positive control. Make formulations and preparations of toothpaste with active ingredients from the fermented butterfly pea flower kombucha solution which includes concentrations of 20%, 30% and 40%. Data analysis was used through one way ANOVA where in the results of the study each preparation had a P value <0.05, so that further tests could be carried out through post hoc analysis. eggplant at a concentration of 40% was significantly different from 20% and 30% as a pharmaceutical biotechnology product in inhibiting the growth of the three test microbes and the results of this study it can be concluded that the formulation and preparation of toothpaste made from the active ingredient of butterfly pea flower kombucha fermentation solution is the best treatment as an antimicrobial and pharmaceutical biotechnology products.
PEMBUATAN SILASE JERAMI PADI DAN HIJAUAN UNTUK PAKAN SAPI BALI DI PETERNAKAN SONIS LALORAN, BELU Kolo, Yuliana; Nubatonis, Alfred; Bira, Gerson Frans; Efi, Makarius; Bone, Adianus Konsalves
Peternakan Abdi Masyarakat (PETAMAS) Vol 4, No 1 (2024): PETAMAS JUNI 2024
Publisher : Departemen of Animal Science, Agriculture Faculty, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/petamas.v4i1.38741

Abstract

Kawasan Peternakan Sonis Laloran berada kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu. Kecamatan Tasifeto Barat memiliki lahan pertanian terluas di wilayah Kabuapten Belu, dengan limbah pertanian berupa Jerami padi yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai pakan ternak dan cendrung menjadi sampah. Peternak lebih memilih menggunakan rumput alam sebagai pakan ternak sapi Bali. Masalah yang diahadi oleh peternak adalah kekurangan pakan di musim kemarau. Salah satu alternatif yang ditawarkan untuk mengatasi masalah pakan adalah memanfaatkan Jerami padi senagai pakan ternak dengan metode pembuatan silase. Solusi yang ditawarkan melalu kegiatan pengabdian Pada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan kegiatan pelatihan dan Pendidikan pembuatan silase Jerami padi dengan penambahan hijauan sebagai pakan ternak sapi Bali. Hasil dari pengadian pada Masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan kebiasaan peternak dalam memanfaatkan Jerami padi dengan penambahan hijauan sebagai pakan ternak melalui metode pembuatan silase.
Pengaruh Metode Bioteknologi Fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternateaa L.) Sebagai Antibakteri Gram Positif-Negatif Berdasarkan Konsentrasi Gula Tropicanaslim Yang Berbeda-Beda Rezaldi, Firman; Sasmita, Heny; Somantri, Ucu Wandi; Kolo, Yuliana; Meliyawati
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i1.373

Abstract

Kombucha bunga telang gula tropicanaslim merupakan salah satu minuman fermentasi probiotik yang diproduksi melalui konsorsium bakteri dan ragi dengan substrat gula tropicanaslim. Bahan baku pembuatan kombucha dalam penelitian ini adalah berupa rebusan bunga telang dimana sampel yang digunakan adalah bunga telang yang berasal dari desa Pekuncen Cilegon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombucha bunga telang pada konsentrasi gula tropicanaslim yang berbeda-beda. Konsentrasi gula tropicanaslim yang digun akan dalam penelitian ini adalah 20%, 30%, dan 40% (b/v) yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Kontrol positif yang digunakan berupa teh hitam, sedangkan kontrol negatif yang digunakan dalam bentuk akuades steril. Metode difusi sumuran merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengujian antibakteri untuk menghitung diameter zona hambat. Fermentasi kombucha bunga telang mempunyai aktivitas sebagai antibakteri dalam spektrum luas. Hal tersebut diindikasikan adanya potensi dalam mencegah pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, dan Escherichia coli. Kombucha bunga telang pada konsentrasi gula tropicanaslim sebesar 40% memiliki aktivitas antibakteri tertinggi, sehingga konsentrasi gula tropicanaslim tersebut berpotensi sebagai inovasi terkini pada produk bioteknologi fermentasi dalam menunjang aspek kesehatan.
Prediksi Kadar Bayam Merah (Amarantus tricolor L) Yang Diekstraksi Sebagai Antikolesterol Bagi Hewan Ternak Secara In Vitro Dari Hasil Budidaya Hidroponik dan Konvensional Firman Rezaldi; Yuliana Kolo; Barolym Tri Pamungkas; Ratna Fitry Yenny; Maskun Kurniawan; Rizal Rohmatulloh; Misbakhul Munir; Ipul Saifullah; Sugiono Sugiono; Suyamto Suyamto
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i4.1675

Abstract

Hewan ternak yang cenderung mengandung lemak dan dikonsumsi secara tidak terkendali merupakan salah satu potensi untuk meningkatkan kolesterol. Salah satu upaya dalam mencegah terjadinya kolesterol dan menghasilkan hewan ternak dengan kandungan kolesterol rendah adalah dengan pemanfaatan tanaman herbal sebagai zat aktif dalam mengurangi resiko terjadinya kolesterol. Daun bayam merah merupakan salah satu tanaman komoditas hortikultura dari jenis sayur-sayuran yang dirancang dalam penelitian ini untuk memberikan skrining awal dalam mencegah kolesterol yang tinggi bagin hewan ternak secara in vitro baik dari diambil dari sampel budidaya tanaman secara konvensional maupun hidroponik. Hasil penelitian ini telah membuktikan bahwa berdasarkan nilai Effective Contentration (EC50) ekstrak etanol 96% dari daun bayam merah baik yang diperoleh dari hasil budidaya tanaman secara konvensional maupun hidroponik berpotensi dalam menurunkan kolesterol pada hewan ternak secara in vitro. Nilai EC50 yang dihasilkan dari ekstrak etanol 96% daun bayam merah adalah sebesar 60.28% dan 40.26% dari ekstrak etanol 96% daun bayam merah yang dibudidayakan dari metode hidroponik.
Morphometric Analysis in Determining Body Score Index of Male Duroc Pigs Kolo, Yuliana; Nubatonis, Alfred; Bria, Hendrikus Leonito; Boybana, Mekidius; Hakileu, Yohanes Rivandri; Bria, Siprianus Bere; Seran, Folgensius
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v12i1.p36-48

Abstract

This research aims to determine the index score of male Duroc pigs. The research was carried out at Mitra Tani Farm, Wewiku District, Malaka Regency. The livestock used in this research were 80 1 year old male Duroc pigs. The variable observed in this research is the Salako cumulative index which consists of weight index, height slope index, length index, width slope index, depth index, foreleg length index, balance and cumulative index which will be analyzed using the Salako (2006) formula to see the cumulative index to determine the index score of the livestock. The results of the study showed that the average morphometric size of male Duroc pigs was body weight 46.56 ± 24.00 kg, body length 58.43 ± 16.88 cm, shoulder height 50.78 ± 11.83 cm, hip height 52.00 ± 12.66 cm, chest circumference 77.90 ± 26.50 cm, chest width 18.45 ± 5.78 cm, chest depth 36.32 ± 12.95 cm, hip length 16.36 ± 4.67 cm, and hip width 12.28 ± 2.24 cm. The average weight index, height slope index, length index, width slope index, depth index, foreleg length index, and balance of male Duroc pigs from the research were respectively 14882.30 ± 8387.32; 1.23 ± 1.97; 1.14±0.13; 0.75±0.32; 0.70±0.14; 14.56±7.90; and 1.29 ± 0.70 with a cumulative index of 5.20 ± 2.35. Based on the research results obtained, it was concluded that the high cumulative index value of male pigs can be used to determine the body index score in livestock selection. This can be used as one of the selection criteria in improving the quality of pigs at Mitra Tani Farm Wewiku, Malaka Regency.
SOSIALISASI MANAJEMEN KESEHATAN TERNAK SERTA PEMBERIAN OBAT CACING DAN VITAMIN PADA TERNAK BABI DAN SAPI DI DESA SA’TAB KECAMATAN MIOMAFFO BARAT, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Tae, Agustina Viktoria; Kolo, Yuliana; Obe, Leonardus Frengky; Banu, Marselinus
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v2i1.72

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi sosialisasi kepada masyarakat desa Sa’tab tentang manajemen Kesehatan ternak ruminansia dan non ruminansia (pemberian obat cacing dan vitamin) di desa Sat’ab kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten Timor Tengah Utara. Hal ini dilakukan mengingat sangat kurangnya kesadaran masyarakat akan Kesehatan ternak di musim kemarau dan musim hujan, sehingga perlu dilakukan Pengabdian Pada Masyratakat tentang “Sosialisasi manajemen kesehatan ternak serta pemberian obat cacing dan vitamin pada ternak babi dan sapi di desa Sa’tab Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara” telah dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2022. Pemahaman mengenai Kesehatan ternak sangat penting mengingat peran pasar sebagai kebutuhan utama ternak sapi, kambing, domba dan babi. Masyarakat desa Sa’tab merupakan masyarakat yang bernotabene petani peternakan, maka perlu adanya pelatihan-pelatihan mengenai Kesehatan ternak untuk menjaga agar ternak tetap sehat. Target khusus melalui pendampingan dan pelatihan diharapkan desa Sa’tab dapat mengetahui pentingnya Kesehatan terutama dalam meningkatkan nafsu makam dan mencegah cacingan. Hal ini dilakukan agar ternak bertumbuh dan berkembang dengan sehat. Meode yang digunakan dalam pencapaian hasil tersebut adalah pelatihan secara langsung dalam proses pemberian vitamin dan pengobatan cacing (toxocaraasis). Kata kunci: Pemberian vitamin. Pengobatan cacing, Desa Sa’tab
Antibacterial Activity of Staphylococcus capitis, Bacillus cereus, Pantoea dispersa From Telang Flower (Clitoria ternatea L) Kombucha Bath Soap as a Pharmaceutical Biotechnology Product Kolo, Yuliana; Rezaldi, Firman; Fadillah, M. Fariz; Ma'ruf, Aris; Pertiwi, Fernanda Desmak; Hidayanto, Fajar
PCJN: Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara Vol. 1 No. 01 (2022): PCJN: Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara
Publisher : CV. Nusantara Scientific Medical

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.276 KB) | DOI: 10.58549/pcjn.v1i01.1

Abstract

Telang lower kombucha is a probiotic drink that has the potential to enhance the immune system, active cosmetic ingredients, and its waste has been proven to be used as an organic liquid fertilizer preparation. The purpose of this study was to make a formulation and preparation of liquid bath soap with an active ingredient in a solution of seagrass kombucha fermentation at a sugar concentration of 20%, 30%, and 40% in inhibiting the growth of S. capitis, B. cereus, and P. dispersa bacteria. via the disc diffusion method. The results of the study have proven that based on the post hoc test analysis, kombucha bath soap at a concentration of 40% is significantly different from the concentration of 20% and 30% but not significantly different from the positive control and the concentration of 40% is the best concentration in inhibiting the growth of the three test bacteria. compared with the treatment and the two comparisons.
Co-Authors Achmad Nur Chamdi Ade Sumiardi Agustina Viktoria Tae Ahmad Saddam Alfred Nubatonis Alfred Nubatonis Andri Tri Cahyono Aristo Kurniawan Sio Barolym Tri Pamungkas Benu, Marlo J.R Bere, Yohanes Bernadina Metboki, Bernadina Beyleto, Veronika Y. Bira, Gerson Frans Bone, Adianus Konsalves Boybana, Mekidius Bria, Hendrikus Leonito Bria, Siprianus Bere Bureni, Eman N Dedeh Jubaedah Dudi Dudi Efi, Makarius Elfis Umbu Katongu Retang Eman N Bureni Ernes Josias Blegur Fadilah, M. Fariz Faitnine, Carolina Fajar Hidayanto, Fajar Feka, Wolfhardus V. Fitria Eka Resti Wijayanti Fransiskus Yulius Dhewa Kadju Hakileu, Yohanes Rivandri Hari Hariadi Henggu, Krisman Umbu Herjayanto, Muh. Indah, Rambu Hada Ipul Saifullah Irmawati Mathar Josua Sahala Kalaway, Rambu Yetti Kartina Kartina Katongu Retang, Elfis Umbu Kristina Irnasari Naikofi Kristoforus Wilson Kia Kusumiyati Lapu, Robinson Umbu Lenian Gede Wadu Luik, Renfred Lukas Pardosi M. Fariz Fadillah M. Fariz Fadillah Mardianto Ma'ruf, Aris Manalu, Adelya I Maria Ernalinda Seran Maritha, Vevi Marselinus Banu Maskun Kurniawan Meliyawati MISBAKHUL MUNIR Mochammad Imron Awalludin Mu’jijah Muhammad Faizal Fathurrohim Muhammad Faizal Fathurrohim Muhammad Faizal Fathurrohim Muhammad Faizal Fathurrohim Nahak, Adrianus Nailape, Meriana Ngongo Oemboe Warata, Fredrik Novi Ayuwardani Obe, Leonardus F. Obe, Leonardus Frengky Pareira, Magdalena Sunarty Pasi, Maria S. Pasi, Maria Selfiana Pertiwi, Fernanda Desmak Rahmi Fadhillah, Fitri Rambu Hada Indah Rambu Yetti Kalaway Ratna Fitry Yenny Reni Purbanova Rifkarosita Putri Ginaris Rizal Rohmatulloh Robinson Umbu Lapu Safitri , Endang Sasmita, Heny Seran, Folgensius Seran, Sofron Setyaji, Diyan Yunanto Shindy Hamidah Manteu Sri Bandiati Komar Steffanie M. C. Noach Sugiono Sugiono Susiyanti, Susiyanti Suyamto Suyamto Syariful Mubarok Tuas, Maria Angelina Ucu Wandi Somantri Vevi Maritha Wadu, Lenian Gede Wiguna, Gede Arya Yos Bobi A. Olla Zofar Agluis Banunaek