Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PROGRAM RW RAMAH ANAK SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KOTA LAYAK ANAK DI KOTA DEPOK (STUDI KASUS DI KECAMATAN SUKMAJAYA) Putri, Ritanty Warto; Lituhayu, Dyah; Setianingsih, Endang Larasati
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 1: Januari 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i1.42285

Abstract

Anak merupakan generasi penerus kepemimpinan bangsa. Mereka memiliki peran untuk membentuk dan mengarahkan masa depan bangsa. Di usianya yang masih sangat muda anak rentan terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk bisa melindungi anak dari setiap perlakuan negatif agar mereka bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. RW Ramah Anak merupakan fokus Kota Depok sebagai program untuk mempercepat proses terealisasinya ramah anak di lingkungan masyarakat. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa angka kekerasan di Kota Depok masih cenderung tinggi. Berdasarkan pemarapan SIMFONI PPA menunjukkan angka kekerasan di Kota Depok tertinggi se-Jawa Barat pada tahun 2022. Penelitian dengan topik evaluasi program RW Ramah Anak ini dilakukan untuk menganalisis dan menilai keberhasilan serta faktor pendorong dan penghambat program terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak khususnya di wilayah Kecamatan Sukmajaya, sebagai wilayah dengan kasus kekerasan terhadap anak terbanyak di Kota Depok pada tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor pendukung dalam penyelenggaraan program yakni para warga yang berprofesi mampu mendukung berjalannya kegiatan, mudahnya pembentukan susunan kepengurusan, dan kesediaan swadaya masyarakat, sedangkan faktor penghambat program berupa minimnya sosialisasi dari pemerintah, keadaan geografis serta fasilitas sarana dan prasaran untuk anak bermain dan belajar yang tidak mendukung, dan para pengelola program yang tidak memiliki kemampuan yang mumpuni.
MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BATANG Hikmah Insani, Nurul; Larasati Setianingsih, Endang; Lituhayu, Dyah
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47496

Abstract

Batang Regency had significant challenges related to waste management. The amount of waste in Batang Regency was quite large, but its management was still not optimal, as evidenced by the spike in daily waste tonnage from 150-200 tons in 2018-2019 to 500 tons in 2023. This research aimed to analyze waste management by the Environmental Service (DLH) of Batang Regency. The research method used was descriptive with a qualitative approach, with data sourced from interviews with informants and documentation, as well as data analysis using triangulation. The research results showed that although regulations such as Law No. 18 of 2008 and Regent's Regulation No. 40 of 2019 existed, their implementation was not yet optimal in dealing with the increase in daily waste volume. DLH faced significant challenges in managing B3 waste, which was generally handled by the private sector, as well as expanding efforts to increase public awareness through outreach and collaboration with waste banks. The DLH organizational structure, including the Regional Technical Implementation Unit (UPTD), showed quite good performance, but still required improvement in human resource qualifications and training to optimize waste management in Batang Regency.
IMPLEMENTASI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION RISK BASED APPROACH (OSS RBA) DALAM PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KABUPATEN SEMARANG Putri Namiroh, Dinda; Lituhayu, Dyah; Larasati Setianingsih, Endang
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.46566

Abstract

Simplification of the licensing system has been implemented by the government through the application of the electronic-based licensing system, Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA), which classifies business levels based on risk. According to data from the Department of Cooperatives and SMEs of Semarang Regency in 2023, out of a total of 85,990 MSMEs in the region, only 14,307 (16.6%) have obtained business licenses. Moreover, the absence of a digital Detailed Spatial Plan (RDTR) and supporting OSS systems has made the KKPR process and licensing verification complicated and complex. This study aims to understand the implementation of the OSS RBA system in business licensing services at the DPMPTSP of Semarang Regency and the factors that influence it. The method used in this research is qualitative descriptive, with data collection techniques including interviews, observations, and literature studies. The study employs Van Meter & Van Horn's policy implementation theory. The results show that management and infrastructure have achieved optimal outcomes. However, human resources are still inadequate because staff members lack proficiency in the system, hindering their ability to provide assistance. Furthermore, work relationship structures and the development of support systems have not yet yielded optimal results. The inhibiting factors include the complexity of the OSS migration process and inter- organizational communication issues, as many technical departments do not fully understand the OSS system, lack clear SOPs, and have human resources that do not meet the required competencies. Meanwhile, the supporting factors include the characteristics of the implementing organization, the attitudes of the implementers, and the socio-economic and political environment. The recommendations provided in this study include the enhancement of human resource capacity with a focus on the use of information technology, the acceleration of digital RDTR preparation, and the rapid development of support systems to integrate manual licensing and track licensing verification.
Evaluasi Program Kartu Identitas Anak Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang (Kajian Peraturan Menteri Dalam Negeri no 2 tahun 2016 Kartu Identitas Anak) Jeremia Atur Parsaoran Sitoha, Maximilian; Lituhayu, Dyah; suwitri, sri
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober, AP Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47184

Abstract

Salah satu wujud kebijakan pemerintah dalam mendata,melindungi dan memantau masyarakatnya dengan mengeluarkan kebijakan Permendagri nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak (KIA). Kartu Identitas Anak yang selanjutnya disingkat menjadi KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia 0 sampai dengan kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis Program Kartu Identitas Anak dan mengidentifikasi faktor pendorong dan faktor penghambat program KIA di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif.Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi.Dengan menggunakan teori evaluasi William N. Dunn.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan program KIA masih kurang efektif karena belum tercapainya target capaian program dan tidak dilakukanya sosialisasi masyarakat secara langsung ketika akan mengambil produk,efisiensi dalam pelaksanan program sudah dapat dikatakan optimal,Kecukupan sudah baik dalam pelaksanaan program KIA,Perataan pelaksanaan program sudah tercapai,Responsivitas masyarakat masih rendah,Ketepatan sasaran program belum tercapai.Saran yang dapat diberikan oleh penelitia adalah untuk meningkatkan efektivitas KIA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang perlu melakukan penambahan target dalam strategi jemput bola agar tidak hanya terpaku ke setiap sekolah sd dan SMP di kota Semarang dan mewajibkan kepada mitra KIA untuk memberitahu masyarakat atas manfaat penggunaan KIA di mitra tersebut.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ETLE DALAM MENINGKATKAN TERTIB BERLALU LINTAS MASYARAKAT DKI JAKARTA Athalla Putra, Nanda; Larasati Setianingsih, Endang; Lituhayu, Dyah
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45527

Abstract

DKI Jakarta is the province with the highest number of traffic violations in Indonesia every year, as seen in the 2022 National Police data (Pusiknas) reaching 655,176 above East Java, West Java, Central Java and Banten. The police, which has a big responsibility in handling traffic problems, has made a breakthrough, namely ETLE which is also the application of e-government in the ticketing system. ETLE itself is regulated in Law Number 22 of 2009 Article 272 on Road Traffic and Transportation. The purpose of implementing this ETLE policy is to increase public awareness in traffic and to always monitor traffic violations anywhere and anytime so that the safety and security of the public of motor vehicle users is guaranteed. This study aims to find out the implementation of the ETLE policy and what are the inhibiting factors in the process of implementing ETLE in DKI Jakarta by Polda Metro Jaya especially the Directorate of Law Enforcement Sub-Directorate. The method used in this study is a qualitative method where in collecting data using the interview and observation methods and the analysis is in the form of a descriptive form, namely in the form of describing the phenomenon of ETLE implementation in DKI Jakarta in the enforcement of traffic violations. Based on the results of the research, the implementation of ETLE in DKI Jakarta is carried out by recording traffic violators both using static cameras as well as mobile cameras, sending a confirmation letter of violation to the address of the traffic violator, as well as ticket payments that can be made online or offline. The obstacles faced in the implementation of ETLE in DKI Jakarta are the lack of resource facilities such as cameras where the procurement still receives grants from existing stakeholders, namely DISHUB and the lack of public awareness in traffic because the ETLE system itself is still inaccurate.
MANAJEMEN PENGADUAN MASYARAKAT BERBASIS IT MENGGUNAKAN APLIKASI SP4N LAPOR DI KOTA TEGAL Sulistyo Rahardhabi, Hanif; Larasati Setianingsih, Endang; Lituhayu, Dyah
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43692

Abstract

Manajemen pengaduan masyarakat dibutuhkan untuk menanggapi keluhan- keluhan yang terjadi di dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dalam keberjalanan penyelenggaraan pelayanan publik tentunya dibutuhkan pengaduan masyarakat sebagai bentuk refleksi pelayanan publik yang telah terlaksana dan diberikan kepada masyarakat. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tegal menyeidakan pelayanan pengaduan untuk masyarakat Kota Tegal dengan menggunakan aplikasi SP4N Lapor. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala seperti responsivitas admin SP4N Lapor, sosialisasi yang kurang inklusif, dan terjadinya error pada aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengaduan masyarakat Kota Tegal melalaui aplikasi SP4N Lapor serta mengidentifikasi faktor – faktor yang berkontribusi pada pelaksanaan pengelolaan pengaduan masyarakat Kota Tegal melalui aplikasi SP4N Lapor. Penelitian ini menggunakan teori manajemen oleh George R. Terry. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi planning Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tegal sudah melakukan upaya rencana aksi, akan tetapi penyelenggaraan sosialisasi belum sampai kepada masyarakat. Organizing juga sudah dilakukan dengan memiliki steruktur organisasi dan pembagian wewenang yang diatur dalam peraturan Wali Kota Tegal. Actuating sudah dilaksanakan dengan memberikan tindak lanjut kepada pengaduan yang masuk, akan tetapi terkendala jika terdapat pengaduan tentang infrastruktut. Dari segi controlling, setiap di penghujung tahun, kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tegal mendapatkan evaluasi dari pihak Pemeintah Provinsi dalam bentuk laporan capaian kinerja. Faktor yang berkontribusi antara lain seperti man yaitu menunjukkan SDM yang memiliki komitmen yang kurang, money menunjukkan anggaran yang dimiliki terbatas, method yang menunjukkan metode yang digunakan ialah koordinasi dengan OPD melalui whatsapp. Rekomendasi yang diberikan ialah meningkatkan kompetensi SDM, memberikan pemberitahuan ketika terjadi error pada aplikasi, melakukan sosialisasi secara inklusif.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN KASUS STUNTING DI KOTA SAMARINDA Furqan Septianto, Achmad; Lituhayu, Dyah; Larasati Setianingsih, Endang
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47041

Abstract

Stunting is a serious public health problem, especially in children under five, which can have an impact on physical growth and suboptimal cognitive development. The city of Samarinda faces serious challenges related to the high stunting rate, requiring an effective policy response from the local government. This study aims to analyze the implementation of the policy to reduce stunting cases carried out by the Samarinda City Health Office. In an effort to reduce stunting in Samarinda City, the Government issued a regulation through Mayor Regulation No. 102 of 2021 concerning Stunting Reduction in Semarang City and became a guideline in this study. The purpose of this study is to analyze the process of policy implementation and the driving and inhibiting factors for the reduction of stunting in Samarinda City. This research uses a descriptive – qualitative method with data collection through observation, interviews, and documentation. The Samarinda City Health Office has been done well, by holding a program to increase nutritional awareness and understanding of the importance of balanced food consumption patterns, making several programs to reduce the Stunting Prevalence rate in Samarinda City such as GERMAS (Healthy Community Movement), ISIPIRINGKU, and then there is for adolescents, namely Nutrition Action. resources, disposition and bureaucratic structure. Researchers suggest to improve Holding periodic training for health workers and policy implementers, Equipping health centers and posyandu with adequate and modern health equipment to support better health services.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 45 TAHUN 2020 DALAM APLIKASI SI D’nOK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SEMARANG Biqnada, Ahmad; Lituhayu, Dyah; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober, AP Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47453

Abstract

Aplikasi SI D’Nok diciptakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang yang dimana diharapkan dapat memberikan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan yang berbasis digital, dapat diakses dengan cepat dan mudah. Penelitian ini menjelaskan dan mengalisis implementasi kebijakan Peraturan Walikota Nomor 45 Tahun 2020 dalam aplikasi SI D’nOK pada Disdukcapil Kota Semarang. Dalam pelaksanaannya aplikasi SI D’Nok ini masih banyak masyarakat yang merasa kesusahan dan proses pengurusan dokumen berjalan lama. Penelitian ini berfokus pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang selaku pengelola dan pelaksana pada aplikasi SI D’Nok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan menurut George C. Edwards III. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang sudah semaksimal mungkin melaksanakan kebijakan pada aplikasi SI D’Nok dengan selalu memonitoring aplikasi jika sewaktu-waktu terjadi kesalahan atau gangguan agar dapat cepat ditangani, terlepas dari itu masih banyak masyarakat yang merasa kesusahan dalam menggunakan aplikasi SI D’Nok ini. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan sosialisasi yang lebih luas dan menyeluruh khususnya kepada masyarakat yang sudah lanjut usia. Penambahan pegawai untuk mendukung pelaksanaan aplikasi SI D’Nok lebih efektif dan tidak terjadi penumpukan dokumen yang membuat pelayanan menjadi lama
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DALAM IMPLEMENTASI WEBSITE VICTORI DI DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG Diva Prasetiyorini, Anadya; Larasati, Endang; Lituhayu, Dyah
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43654

Abstract

Website Vaksinasi COVID-19 Kota Semarang Terintegrasi (VICTORI) merupakan layanan publik yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang yang memungkinkan warga Kota Semarang untuk melakukan pendaftaran untuk memperoleh vaksinasi di berbagai lokasi vaksinasi Kota Semarang. Namun demikian, masih terdapat beberapa masalah dengan implementasi Website Victori, seperti server yang lamban sehingga membuat pengguna menunggu lama dan tidak dapat mengakses situs web karena mengalami penolakan akses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dalam implementasi Website Victori di Dinas Kesehatan Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan Teori Indrajit tentang 3 Elemen Sukses Penerapan E-government (2016). Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada elemen support, Dinas Kesehatan telah memberikan dukungan dalam hal anggaran dana dan tenaga , pengembangan website, serta sosialisasi kepada masyarakat. Pada elemen capacity, masih terdapat kendala yakni dalam penyediaan hosting dan domain website serta kendala pada sistem yang error. Kemudian, pada elemen value, Website Victori memberi manfaat kepada Dinas Kesehatan dalam hal efisiensi pengelolaan data vaksinasi serta memberikan manfaat kepada masyarakat hal pendaftaran vaksinasi dan penyediaan informasi seputar vaksinasi. Dari analisis yang telah dilakukan berdasarkan teori dan fenomena di lapangan, ditemukan faktor pendorong yakni kerja sama antar organisasi dan upaya sosialisasi yang menyeluruh, serta faktor penghambat yakni gangguan jaringan dan sistem error pada Website Victori. Rekomendasi yang dapat diberikan yakni memastikan keberlanjutan dukungan anggaran dan tenaga, pemeliharaan dan pembaharuan website serta melakukan evaluasi terhadap keluhan masyarakat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG Ainun Nisa, Isnanda; Lituhayu, Dyah; Kismartini, Kismartini
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45990

Abstract

Child Identity Card is a program issued by the government through Minister of Home Affairs Regulation Number 2 of 2016 concerning Child Identity Card. Mijen Subdistrict is one of the most outlying subdistricts in Semarang City, so KIA monitoring is not carried out optimally. The purpose of this research is to determine the implementation of KIA policy in Mijen Subdistrict, Semarang City and it's supporting and inhibiting factors. This research method is a qualitative method using research subjects as many as 5 informants consisting of Semarang City Population and Civil Registration Dispendukcapil staff, Mijen District TPDK staff, and the Mijen District residents. The accuracy of the policy has not been optimal because the public does not yet know the purpose of creating KIA. The implementation was correct because the Semarang City and Mijen District Population and Civil Registry Services as program managers had carried out their duties and roles well. The accuracy of the target can be seen from determining who should carry out KIA is child aged 0-17 years old. Environmental accuracy is considered to be appropriate even though it is not optimal because the dissemination of information is only about the requirements and flow of making KIA, but the more important about KIA program partnership is not disseminated. The accuracy of the process can be seen from indications of the readiness of the public and program implementers in understanding, accepting and being ready to be part of the program. In this case, the accuracy of the program implementation process was not optimal, the process was slow due to the public feeling less enthusiastic due to the lack of socialization and promotion, especially about the benefits of making KIA.
Co-Authors Adhi Kusuma, Donny Aditya Dwi Purnantoro Ainun Nisa, Isnanda Albertus Yose Satria Amni Zarkasyi Rahman, Amni Zarkasyi Andi Wijayanto Anindita Ulfa Hadini Antonius Sasana Talino Pabayo Aos Aos Ari Subowo Arlinda Miranti Athalla Putra, Nanda Biqnada, Ahmad Br Peranginangin, Fitri Anggi Budi Puspo Priyadi Bulya Firjaun AF Chairunnisa, Amaliah Chita Widyanti Dewi Rostyaningsih Dista Setya Ningsih Diva Prasetiyorini, Anadya Dyah Hariani Elkesaki, Rianandita 'Arsy Endang Larasati Endang Larasati Setianingsih, Endang Larasati Endang Larasati Setyaningsih Esra Oktavia Siahaan Fadhil Ilhamsyah Fakhri Rahmanditya Muriawan Fathurrohman Fathurrohman Furqan Septianto, Achmad Gisza Andwiyanti Gutami, Gabrela Dhina Handayani, Zulaikha Sari Hardi Warsono Harnaeni, Nani Heri Maulana Heru Cahyono Hesti Lestari Hikmah Insani, Nurul Ida Hayu Dwimawanti Ika Riswanti Putranti Ikhza Tasauva, Muhammad Yusril Ilham Dharmawan, Muhammad Ilham Maulana Eka Ilsta Masrukah Jeremia Atur Parsaoran Sitoha, Maximilian Kidung Sukma Dewi, Kidung Sukma Kismartini Kismartini KURNIA PUTRI, FARLINDA Larasati Setianingsih, Endang LEVIA ANGELENE, ALVA Maesaroh Maesaroh Melyiana, Vanni Moch. Mustam Mohammad Nurul Huda Monica Widodo, Monica Mujibur Rahman Khairul Muluk Muliya Rahmayanti Nina Widowati Nindya Alvina K. Oktavianti, Dinar Rizki Pebriyanti, Pebriyanti Permana Nurhuda, Rizki Prajatama, Kevin Satria Pramesti Nugroho, Anindya Prasetiyo Aripin, Aditiya Purwanti, Anik Putri Namiroh, Dinda Putri, Ritanty Warto R. Slamet Santoso Raga Syaikhu Akhmad, Raga Syaikhu RahmatKurniawan, Yogi Rahmawati Rahmawati Retno Sunu Astuti Rico Pramudya, Muhammad Rina Agustina Rina Noviana, Rina Rohman, Satria Nur Rosiana Faradisa, Rosiana Sanjaya, Natta Saputra, Maulana Yusup Saraswati,, Indarti Savitri, Niken Oktadiana Sewitra Bagaskara Shinta Ayuningtyas, Tandria Slamet Santoso Sri Suwitri Sukma Mahadini, Anisa Sulistyo Rahardhabi, Hanif Susi Sulandari Taufik Zaenal Abidin Teuku Afrizal Thoriq Adi Prayoga, Thoriq Adi Tiara Nurfahmi Titik Djumiarti Tri Yuniningsih Ulina Sihotang, Sarma Via Anisa Vicka Tamaya Wewen Kusumi Rahayu, Wewen Kusumi Wibowo, Rizky Arvianto Widiyanti, Anindita Widya Dana, Azaria Yanti Mingka, Putri Manja Yosef Hananto Yuliawati, Fitriyani Yuni Kurniasih, Yuni