Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pendekatan TaRL dalam Pembelajaran dan Hasil Belajar Matematika Siswa kelas IV Mutiara Dinda; Siti Raihan; Rahmawati Rahmawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan TaRL terhadap hasil belajar matematika siswa kelas 4 UPT SPF SD Inpres Mongisidi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah fokus hasil. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 29 orang, yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada Siklus 1 aktivitas guru meningkat dari 62,5% menjadi 75%, dan pada Siklus 2 meningkat lagi menjadi 88,3% pada pertemuan pertama dan 91,7% pada pertemuan kedua. Aktivitas siswa juga meningkat, dari 54,2% menjadi 62,5% pada pertemuan kedua Siklus 1, dan dari 75% menjadi 87,5% pada pertemuan kedua Siklus 2. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat. Rata-rata nilai dasar sebesar 56,88 meningkat menjadi 88,05 pada ulangan harian I Siklus 1 dan 89,53 pada ulangan harian II Siklus 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran TaRL dalam meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas 4 di UPT SPF SD Inpres Mongisidi membuahkan hasil yang memuaskan
Pengembangan E-Modul Literasi Mengenal Unsur-Unsur Teks Narasi Untuk Siswa Kelas IV UPT SPF SD Negeri Gunung Sari 1 Kota Makassar Nurhaliza Mutmainnah Syafrizal; Nurhaedah Nurhaedah; Siti Raihan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i3.62330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul literasi mengenal unsur-unsur teks narasi, serta untuk mengetahui kelayakan e-modul literasi mengenal unsur-unsur teks narasi. Penelitian ini produk yang berdasarkan pada permasalahan yang telah dikembangkan dengan menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D), sedangkan dalam proses pembuatan produknya menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari atas lima tahap yaitu analysis (analisis), Design (Desain), Devolepment ( Pengembangan), Implementasi (Implementasi), Evaluasi (Evaluasi). Penelitian ini melibatkan dua validator yaitu validator media dan validator materi. Selain itu juga melibatkan guru dan siswa kelas IV UPT SPF SD Negeri Gunung Sari 1 Kota Makassar sebagai responden. Validasi ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan e-modul literasi mengenal unsur-unsur teks narasi yang dikembangkan. Penelitian ini mengembangkan e-modul literasi menggunakan model ADDIE serta menghasilkan, hasil validasi media dan validasi materi dengan memperoleh kategori sangat layak. Pada respon guru kelas IV dinilai sangat layak. Pada respon siswa dalam uji kelompok kecil dan uji kelompok besar disarankan sangat layak sehingga e-modul literasi mengenal unsur-unsur teks narasi untuk siswa kelas IV UPT SPF SD Negeri Gunung Sari 1 Kota Makassar dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media belajar.
Pelatihan Disiplin Positif bagi Guru dalam Mendukung Lingkungan Sekolah Inklusif bagi Siswa Pengungsi Sinta Nurul Oktaviana Kasim; Farida Aryani; Siti Raihan; Yusri
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2804

Abstract

Makassar City, characterized by diverse student backgrounds including refugee students, requires teachers to create inclusive and supportive learning environments. However, classroom behavior management practices are still often dominated by punitive approaches that are less constructive. This community service program aims to enhance teachers’ understanding of positive discipline in managing student behavior. The method used was a capacity-building training with a participatory approach, including interactive lectures, group discussions, case studies, and role play, involving 53 teachers from various educational levels in Makassar. Data were collected through a Likert-scale survey administered after the training to assess participants’ understanding. The results indicate that the majority of participants demonstrated a positive understanding of positive discipline concepts, reflected in the rejection of physical punishment (more than 70%), increased awareness of the importance of positive reinforcement (81.1%), and recognition that handling behavioral issues and bullying is a shared responsibility. These findings suggest that the training effectively fostered a more constructive, empathetic, and participatory perspective among teachers in managing student behavior. The program implies the need for continuous support through follow-up mentoring to ensure consistent implementation of positive discipline practices in schools.
Pkm Pelatihan Blended Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Digital Siti Raihan; Wizerti Ariastuti Saleh; Ratih Utami Ramadhaniati; Saprizal
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2820

Abstract

Blended learning training for elementary school teachers who are members of the Timbuseng Teacher Working Group (KKG), Pattallassang District, Gowa Regency is motivated by the demands of digital transformation in education in the society 5.0 era as well as the readiness of partner schools that already have adequate supporting facilities and a strong willingness to improve digital competence. The aim of this activity is to improve teacher competence in managing blended learning through the use of Google Classroom, Padlet, Canva, Kahoot!, and Quizizz. The method used is a three-day training and workshop with an experiential learning approach, including preparation, implementation, as well as evaluation and mentoring stages. The results showed a significant increase in teacher competence with an average pre-test score of 46.6 increasing to 87.5 in the post-test, and N-Gain values ranging from 0.58 to 0.71 which are included in the medium to high category. All 25 teachers succeeded in producing outputs in the form of 25 Google Classroom classes, 25 Padlet boards, 25 Canva teaching modules, and 25 Kahoot! and Quizizz interactive quizzes. The implications of this activity are increased teacher confidence in managing blended learning and the formation of a WhatsApp-based teacher learning community. In conclusion, blended learning training is effective in improving teacher competence and plays an important role in supporting schools to transform towards inclusive and equitable education
i-Saku: Buku Saku Digital Interaktif Penguatan Karakter Pelajar Pancasila untuk Mahasiswa Kampus Merdeka Hamzah Pagarra; Siti Raihan; Noer Intan Novitasari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.117277

Abstract

Program Kampus Merdeka menuntut mahasiswa menginternalisasi nilai karakter secara mandiri di luar kampus, namun sumber bacaan reflektif yang kontekstual masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan buku saku digital interaktif i-Saku untuk penguatan karakter Pelajar Pancasila. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Alessi & Trollip melalui tahap perencanaan, perancangan, dan pengembangan. Uji alpha melibatkan 2 ahli materi dan 2 ahli media, sedangkan uji beta melibatkan 30 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli materi dan ashli media mencapai kategori sangat baik dan respons mahasiswa mencapai rata-rata kategori kelayakan sangat baik. Penguatan karakter tertinggi terjadi pada indikator menumbuhkan kesadaran karakter dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian ini adalah i-Saku sangat layak digunakan sebagai sumber bacaan reflektif penguatan karakter Pelajar Pancasila bagi mahasiswa Kampus Merdeka.
Pengaruh Model Reciprocal Teaching Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SD Sakauni Sakauni; Siti Raihan; Afdhal Fatawuri Syamsuddin
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis pre-experimental design (One-Group Pretest-Posttest Design). Populasi sekaligus sampel berjumlah belas siswa yang ditentukan dengan teknik sampel jenuh. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching mengalami peningkatan dari kategori cukup (60%) menjadi kategori sangat baik (93,3%). Kemampuan membaca pemahaman siswa meningkat dari kategori rendah (rata-rata 45,36) menjadi kategori sangat tinggi (rata-rata 88,57) setelah diberikan perlakuan. Seluruh 14 siswa (100%) berhasil melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (70). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan awal dan kemampuan akhir siswa dengan nilai t hitung (10,420) > t tabel (2,160) dan signifikansi 0,000 < 0,05. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 299 Bonto Macinna Kabupaten Bulukumba.
Inovasi Penyelenggaraan Kurikulum Merdeka Melalui Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Nurawalia Ananda; Syamsuryani Eka Putri Atjo; Siti Raihan
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II yang berjumlah 21 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Aktivitas guru meningkat dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup menjadi kategori baik. Hasil belajar siswa meningkat dari kategori cukup menjadi kategori baik, dengan ketuntasan klasikal mencapai 85,7% yang melampaui indikator keberhasilan. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II.
PENGEMBANGAN QUIET BOOK BERBASIS MULTIMODAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KONSEP WAKTU UNTUK NUMERASI SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Nuryani Safitri; Ahmad Syawaluddin; Siti Raihan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13459

Abstract

This study aims to describe the development process and determine the feasibility of a multimodal-based quiet book as a learning medium for time concept in numeracy for first-grade elementary school students. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, and implementation stages. The analysis stage was conducted to identify learning needs, student characteristics, and time concept materials. The design stage included the preparation of learning objectives, media design, and the integration of QR codes linked to instructional videos and interactive quizzes. The development stage involved product creation and validation by media and material experts, while the implementation stage was carried out through small-group and large-group trials involving first-grade students. The results showed that the developed multimodal-based quiet book integrates visual, kinesthetic, and digital elements, creating an interactive and engaging learning experience. The validation results indicated that media expert assessment reached 96% (very feasible), material expert assessment reached 80% (fairly feasible), small-group student trials reached 95% (very feasible), large-group student trials reached 95% (very feasible), and teacher responses reached 94% (very feasible). Based on these findings, the multimodal-based quiet book is declared very feasible to be used as a learning medium for teaching the concept of time in numeracy for first-grade elementary school students, although it still requires minor improvements in material aspects such as clarity of learning objectives and integration of text, images, and interactive media.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS V SEKOLAH DASAR Intan Cahyani; Syamsuryani Eka Putri Atjo; Siti Raihan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13461

Abstract

This study aims to improve students' creative thinking skills through the application of the inquiry learning model in science and social studies learning for fifth-grade elementary school students. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method using the Kemmis and Taggart model, which consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The study was conducted in two cycles, each consisting of two meetings. The research subjects were 15 fifth-grade students at SD Negeri 55 Padang Lambe, Palopo City. Data collection techniques included observation and written tests. Data analysis was performed using descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed that the application of the inquiry learning model improved students' creative thinking skills, as evidenced by increased activeness in asking questions, discussing, and expressing ideas. Teacher activity increased from 61.1% in cycle I to 88.9% in cycle II, student activity increased from 41.6% in cycle I to 83% in cycle II, and learning mastery increased from 33.3% in cycle I to 80% in cycle II. Students' creative thinking skills developed in the aspects of fluency (from 65% to 85%), flexibility (from 60% to 82%), originality (from 58% to 80%), and elaboration (from 62% to 83%). The learning process also became more interactive, meaningful, and student-centered. Thus, it can be concluded that the application of the inquiry learning model is effective in improving students' creative thinking skills in science and social studies learning for fifth-grade elementary school students.
PENGEMBANGAN QUIET BOOK BERBASIS MULTIMODAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PERKALIAN DAN PEMBAGIAN UNTUK NUMERASI SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Endang Sri Wahyuni; Ahmad Syawaluddin; Siti Raihan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13485

Abstract

This study aims to describe the development process and determine the feasibility of a multimodal-based quiet book as a learning medium for multiplication and division in numeracy for second-grade elementary school students. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The analysis stage was conducted to identify learning needs, student characteristics, and multiplication and division materials. The design stage included the preparation of learning objectives, media design, and the integration of QR codes linked to instructional videos and interactive quizzes. The development stage involved product creation and validation by media and material experts, while the implementation stage was carried out through small-group and large-group trials involving second-grade students. The results showed that the developed multimodal-based quiet book integrates visual, kinesthetic, and digital elements, creating an interactive and engaging learning experience. The validation results indicated that media expert assessment reached 95% (very feasible), material expert assessment reached 80.5% (feasible), small-group student trials reached 99% (very feasible), large-group student trials reached 99% (very feasible), and teacher responses reached 96% (very feasible). Based on these findings, the multimodal-based quiet book is declared very feasible to be used as a learning medium for teaching multiplication and division in numeracy for second-grade elementary school students, although it still requires minor improvements in material aspects such as illustration adjustments and more precise terminology.