p-Index From 2021 - 2026
8.699
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Entropi Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Irfani Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam SEJ (Science Education Journal) Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Indonesian Journal of Chemistry Jambura Journal of Educational Chemistry Jambura Journal of Chemistry JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal Inovasi Pembelajaran Kimia (Journal Of Innovation in Chemistry Education) Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Sang Surya EDUCTUM: Journal Research JAGE Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Technology and Education Research International Journal of Education, Vocational and Social Science Pentagon: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi Jurnal Riset dan Pengabdian Interdisipliner Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA)
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pengolahan Emas Tanpa Merkuri di Kecamatan Taludaa, Kabupaten Bone Bolango Sukamto, Kostiawan; Lukum, Astin; Pou, Siti Nurhaliza; Abas, Dina
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2: December 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v3i2.29399

Abstract

The activity was conducted in Taludaa Sub-district, Bone Bolango Regency, with the aim of raising awareness among miners and the surrounding community about the dangers of mercury and introducing alternative gold processing methods that are more environmentally friendly. The program included socialization through lectures, discussions, educational video screenings, and training on mercury-free gold processing methods, such as gravity techniques and controlled cyanidation. Initial surveys revealed that more than 50% of miners still relied on mercury. The results demonstrated increased participant understanding, with 80% of them recognizing the health and environmental risks posed by mercury. Practical training also highlighted the effectiveness of alternative methods, with 75% of participants expressing confidence in adopting them. Nevertheless, challenges remain in terms of equipment access and the costs of implementing new technologies. This initiative has shown a positive impact in enhancing miners' awareness and skills, serving as a significant first step toward reducing mercury use in the region and promoting sustainability in artisanal gold mining activities.
Analysis of Students' Metacognition Skills in Problem Solving on Thermochemical Materials Manaa, Ramayanti N; Lukum, Astin; Tangio, Julhim S; Pikoli, Masrid; Alio, La; Sihaloho, Mangara; Sangkota, Vivi Dia Afrianti
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjec.v7i1.26381

Abstract

This research is a descriptive qualitative research that aims to determine students' metacognition skills in problem solving on thermochemical material. The instrument used in this research is a 5-number description test in problem solving questions to measure students' metacognition skills. The subjects in this study were 34 students of class XI SMA Negeri 1 Tapa. The data analysis technique in this research is descriptive qualitative analysis which includes the stages of data reduction, data presentation, data analysis and conclusion drawing. The results showed that from the indicators of the questions given, students get an average value of the ability of metacognition skills for each indicator, namely: planning indicators by 67.8%, monitoring indicators by 48.2%, and evaluation indicators by 21.2%. The average results obtained on all indicators can be concluded that the ability of students' metacognitive skills on planning indicators is quite high, monitoring indicators are moderate, and evaluation indicators are low.
Tantangan Pendidikan Karakter Terhadap Gen Z Sebagai Digital Native Melalui Pendekatan Geografi Febriyani Tue; Astin Lukum
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5805

Abstract

Pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk individu yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki nilai-nilai seperti integritas, tanggung jawab, dan empati. Namun, penerapan pendidikan karakter terhadap Gen Z menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah kesenjangan antara nilai-nilai tradisional dan pengaruh budaya digital yang sering kali mendorong perilaku individualistis dan instan. Selain itu, paparan konten digital yang beragam dan tidak selalu positif dapat memengaruhi perkembangan karakter generasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan pendidikan karakter terhadap Gen Z melalui pendekatan geografi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah library research (studi literatur) yang kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa untuk melaksanakan pendidikan karakter pada Gen Z perlu melibatkan upaya bersama dari berbagai komponen seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mata pelajaran geografi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk menerapkan pendidikan karakter karena mempelajari tentang alam, manusia, serta interaksi timbal balik di antara keduanya. Melalui pendidikan karakter yang baik, diharapkan perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.
ARAH KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM PASCA REFORMASI DI INDONESIA Putriani L. Maliki; Ansar Ansar; Astin Lukum; Arfan Arsyad; Noviyanti Djafri; Arifin Suking
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2022): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v10i1.2510

Abstract

Artikel ini betujuan untuk melihat kebijakan pendidikan islam di Indonesia pada masa reformasi, sebagai bahan kajian dan pelajaran bagi proses dan pengambilan kebijakan dewasa ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka, di mana sumber atau data-data yang dihadirkan pada penelitian ini berasal dari berbagai literature yang dianalisis secara komprehensif, sistematis dan filosofis. Hasil penelitian menemukan bahwa kebijakan pendidikan islam di era reformasi sudah sangat baik, bahkan bisa dibilang kebijakan yang dikeluarkan sudah sangat berpihak pada pengembangan pendidikan islam baik secara proses maupun secara lembaga.
MENCIPTAKAN SEKOLAH BERKARAKTER Faisal Moko; Astin Lukum
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 2 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i2.5642

Abstract

Tidak adanya minat, komitmen, dan pemahaman dari berbagai pihak terkait seperti guru, orang tua, dan peserta didik sering menyebabkan sekolah tidak berkarakter. Banyak sekolah menemukan bahwa mereka tidak memiliki pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai karakter yang diinginkan, yang menyebabkan ketidakjelasan dalam penerapannya. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk merumuskan dan mengidetifikasi bagaimana strategi menciptakan sekolah yang berkarakter di Indonesia. Hal ini sangat penting karena sistem Pendidikan yang di terapkan di Indonesia belum mampu secara efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data dengan cara menganalisis dan mengidentifikasi konten dari berbagai sumber yang berhubungan dengan “Menciptakan sekolah berkarakter.” Proses pengumpulan data yang dilakukan melalui Teknik dokumentasi, yang mencakup membaca text reading, dengan cara mengkaji, mempelajari dan mencatat literatur yang relevan. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa menciptakan sekolah berkarakter harus menjadi bagian intregral dari kurikulum sekolah. Sekolah sangat wajib dan perlu menerapkan Pendidikan berkarakter yang bermoral secara praktis dan mengembangkan figur teladan di kalangan guru dan peserta didik. Selain itu, penting juga melibatkan masyarakat dan keluarga dalam proses menciptakan sekolah berkarakter, sehingga Pendidikan yang berdasarkan karakter dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Dengan kata lain Pendidikan karakter yang ada disekolah mampu membangun peserta didik yang berkualitas dan dapat mengurangi perilaku negatif terhadap peserta didik.
IMPLEMENTASI GOOGLE EARTH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Febriyani Tue; Astin Lukum
Irfani (e-Journal) Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani: (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v21i1.6302

Abstract

Effective geography education requires instructional media capable of visualizing spatial phenomena in a realistic and interactive manner. Google Earth, a digital mapping application based on satellite imagery and geospatial data, offers an innovative approach to address this need. This study aims to examineimplementation and advantages of Google Earth as a contextual learning medium in geography education through a systematic literature review. The analysis reveals that Google Earth significantly enhances students’ comprehension of key geographical concepts, including absolute and relative location, spatial distribution, spatial interaction, and regional dynamics, through 3D visualizations and geospatial data exploration. Furthermore, its integration supports project-based and inquiry-based learning models aligned with the Merdeka Curriculum. However, several challenges hinder its implementation, such as limited technological infrastructure, low digital literacy among educators and learners, and various technical issues. To fully leverage the potential of Google Earth in geography instruction, strategic implementation planning, teacher training, and institutional support are essential.
Evaluating Differentiated Chemistry Instruction in Senior High Schools Using Stake’s Countenance Model: A Study in Gorontalo City Suryanto, Suryanto; Lukum, Astin; Salimi, Yuszda K.; La Kilo, Akram; Laliyo, Lukman A.R.; Pikoli, Masrid
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjec.v7i1.31729

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of differentiated instruction in Chemistry subject for Grade 10 students across senior high schools in Gorontalo City using Stake’s Countenance Model. The evaluation focused on three key components: antecedent (lesson planning), transaction (instructional implementation), and outcome (student learning results). Data were collected through the analysis of lesson plans and teaching modules, classroom observations, teacher interviews, and assessments of student learning outcomes. The analysis employed both congruence and contingency approaches. The findings indicate that both lesson planning and instructional implementation fall into the "moderate" category, with average scores of 69.82% and 67.52%, respectively, while student learning outcomes were categorized as "good" with an average score of 68.89%. The contingency analysis revealed a misalignment between antecedent and transaction with the outcome, suggesting that student achievement was more strongly influenced by administrative targets (KKTP) rather than the effectiveness of differentiated instruction strategies. This study recommends the need for pedagogical training focused on strengthening conceptual understanding of differentiation, designing adaptive instructional materials, and applying authentic assessment practices to promote inclusive and responsive learning tailored to diverse student needs.
Peran Pembelajaran Kontekstual Dalam Meningkatkan Kesadaran Geografis Siswa Terhadap Isu Sosial Dan Lingkungan Moko, Faisal; Lukum, Astin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9661

Abstract

Pembelajaran kontekstual merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu sosial dan lingkungan di Indonesia, terutama karena masih banyak siswa yang kurang memahami relevansi materi pelajaran dengan kehidupan nyata. Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana pembelajaran kontekstual dapat menghubungkan materi geografi dengan pengalaman sehari-hari siswa, sehingga mendorong mereka untuk lebih memahami dan peduli terhadap permasalahan seperti kemiskinan, urbanisasi, perubahan iklim, dan kerusakan lingkungan. Melalui metode studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai literatur terkait penerapan pembelajaran kontekstual dalam pendidikan geografi di Indonesia. Hasilnya mernunjukkan bahwa pernderkatan ini mampu merningkatkan kersadaran gerografis siswa dan merndorong kermampuan berrpikir kritis serrta rerflerktif. Namun, implermerntasi permberlajaran konterkstual masih mernghadapi tantangan, serperrti kerterrbatasan sumberr daya, kersiapan guru, dan kerragaman budaya yang mermperngaruhi prosers permberlajaran. Merskipun demikian, pendekatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk siswa yang lebih bertanggung jawab dan peka terhadap isu-isu sosial dan lingkungan, serta mendorong pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan konteks kehidupan mereka.
Efektivitas Model Inkuiri Terbimbing Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Laju Reaksi : Literature Review Siti Jabaria Anwar; Astin Lukum; Thayban Thayban; Masrid Pikoli; Erga Kurniawati
Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi Vol. 1 No. 3 (2025): Mei : Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkifb.v1i3.305

Abstract

This study is a literature review aimed at examining the effectiveness of the guided inquiry model based on STEM in enhancing students’ critical thinking skills. The guided inquiry model provides a structured framework for students to explore problems under teacher guidance, while the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach promotes interdisciplinary, contextual, and practical learning. Through an analysis of various relevant articles and scholarly journals, the findings indicate that the implementation of the guided inquiry model integrated with STEM consistently improves students' critical thinking abilities, particularly in areas such as analysis, evaluation, and reasoning. The study also highlights the crucial role of teachers as active facilitators in the learning process and the need for adequate resources to effectively apply this approach. The results of this review are expected to serve as a reference for educators and researchers in developing innovative and 21st-century-oriented learning strategies.
Validitas Media Pembelajaran Kimia Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Assemblr Edu pada Materi Hidrokarbon Fatma Tahir; Astin Lukum; Masrid Pikoli; Lukman A.R. Laliyo; Akram La Kilo; Erga Kurniawati
Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkifb.v1i3.319

Abstract

This study aims to determine the level of validity of Augmented Reality (AR)-based chemistry learning media using the Assemblr Edu platform on hydrocarbon material. This learning media was developed through the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate). Validation was carried out by three experts using an instrument in the form of a validation media sheet that includes aspects of content, visual appearance, interactivity, and suitability with learning objectives. The validation results showed that the developed learning media obtained a validity score of 96.39% and was included in the "very valid" category. This shows that the media is suitable for use in the chemistry learning process at the high school level, especially on the topic of hydrocarbons. With AR technology, this media is expected to improve students' conceptual understanding visually and interactively. Based on the results of the study, it can be concluded that this media is effective and valid as a means of supporting innovative modern chemistry learning.
Co-Authors Abas, Dina Afrilia Ali Ahmad Kadir Kilo Akili, Abd. Wahid Rizaldi Akram La Kilo Akram La Kilo Akram La Kilo Akram La Kilo Anggraini Dj Usman Ansar Anwar, Nurhayati Apriani Katili, Yeyen Ardi Kapahang Arfan Arsyad Arifin Suking Arviani Arviani Arviani Arviani Asniwati Zainuddin Bintang Maharani Botutihe, Deasy N Botutihe, Deasy N. Deasy Natalia Botutihe Dewi Diana Paramata Dilapanga, Windi Elya Nusantari Emma Julin Pongoh Erga Kurniawati Erni Mohamad Evie Paendong Faisal Moko Faisal Moko Fajriyanto Djafar Fatma Tahir Febriyani Tue Frida Maryati Yusuf Genes, Alma J Guge, Sri Rahmawati Hamid Majelis Haris Munandar Hasan, Meiske Hendri Iyabu Hikaya, Nur’ain I Made Hermanto Ihsan, Maimun Indra Igirisa Ishak Isa Jaapar, Minarti Jepril Julhim S Tangio Julhim S. Tangio K Baderan K. Salimi, Yuszda Kostiawan Sukamto, Kostiawan La Alio La Alio La Ode Aman Lasulika, Cindy Tsasil Linggama, Fadila Luawo, Aprilia Lukman A. R. Laliyo Lukman A.R. Laliyo Lutfiani, Wiwit Machmud, Dewi Sartika Manaa, Ramayanti N Mangara Sihaloho Mardjan Paputungan Margaretha Solang Marnila Marnila Masra Latjompoh Masri Umar Masrid Pikoli Mayawati Uno Miftahul Nur Moh Izwarto Piyohu Moko, Faisal Muhammad isman Jusuf Muhammad Isra Mursalin Nasadi, Nurlaila Nita Suleman Noi, Siskawati Novianty Djafri Nur Azizah Dj. Junus Nur Fadillah Pulukadang Nur Widia Ky. Martam Nurhayana, Nurhayana Nurhayati Bialangi Nyoman Sriastuti Opir Rumape Pahrun, Abdul Wahab Podu, Regina Putri Polamolo, Adelia Nur Pou, Siti Nurhaliza Pratiwi One Putriani L. Maliki Qalifa Mashita Baga Rahmatiya Abdjul Rauf, Nuramna Roslina Imran Rustam I. Husain Rymond Jusuf Rumampuk S. Gani, Melinda Sabihi, Aprianto Sabora, Ririn S. Saeng, Cicilia Yulianti Sangkota, Vivi Dia Afrianti Sermiati Angkareda Sifa Nurul Aisyah Siti Aminah Siti Jabaria Anwar Siti Nurhaida AR Salam Sitti Nurhalizah Dunggio Sri Rahmawati Dukalang Sriyana Ohi Suleman Duengo Suryanto Suryanto Syam S. Kumaji Thayban Thayban Thayban, Thayban Tirtawaty Abdjul Tue, Febriyani Uge, Asna Umar, Ahmat Sudir Wawan Tahir Widya Rahmawaty Saman Wiwin Rewini Kunusa Yeyen Apriani Katili Yoseph Paramata Yosie Andriani Yusuf, Sri Ayuning Yuszda K Salimi Yuszda K. Salimi