p-Index From 2021 - 2026
8.699
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Entropi Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Irfani Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam SEJ (Science Education Journal) Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Indonesian Journal of Chemistry Jambura Journal of Educational Chemistry Jambura Journal of Chemistry JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal Inovasi Pembelajaran Kimia (Journal Of Innovation in Chemistry Education) Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Sang Surya EDUCTUM: Journal Research JAGE Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Technology and Education Research International Journal of Education, Vocational and Social Science Pentagon: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi Jurnal Riset dan Pengabdian Interdisipliner Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Geografi : Implementasi dan Tantangan di Era Digital Lasulika, Cindy Tsasil; Lukum, Astin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.16039

Abstract

Pendidikan karakter adalah komponen penting dalam pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk peserta didik menjadi individu yang berintegritas dan bertanggung jawab. Dalam konteks pembelajaran geografi, pendidikan karakter tidak hanya membantu peserta didik memahami lingkungan fisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran sosial dan etika lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran geografi di era digital, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis jurnal, artikel, dan publikasi ilmiah yang relevan. Hasil penelitain menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran geografi di era digital dapat dicapai dengan mengintegrasikan teknologi digital yang memfasilitasi guru untuk menanamkan nilai-nilai karakter melalui aktivitas yang lebih interaktif dan partisipatif. Namun, tantangan seperti distraksi digital, kemudahan akses dan Informasi yang tidak terkontrol masih menjadi hambatan yang signifikan. Dengan pendekatan yang tepat, pembelajaran geografi di era digital dapat menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan membentuk peserta didik yang berwawasan luas serta beretika dalam penggunaan teknologi.
Sosialisasi Dampak Penggunaan Merkuri pada Pekerja Tambang Rakyat di Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara Sukamto, Kostiawan; Lukum, Astin; Pikoli, Masrid; Kilo, Akram La
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1: June 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v3i1.26821

Abstract

The awareness campaign on the impact of mercury use among artisanal miners in Buladu Village, East Sumalata District, North Gorontalo Regency, aimed to enhance knowledge about the dangers of mercury and introduce safer alternative mining methods. The event saw enthusiastic participation from 75 attendees, including miners, their families, and community representatives. The activities included pre-tests and post-tests, which showed a significant increase in participants' knowledge, with average scores rising from 45% to 85%. Interactive discussions and practical workshops revealed a high interest in understanding and adopting mercury-free mining methods. While some participants did not fully grasp the material, the majority rated the relevance of the information and the quality of the speakers as very good. Overall satisfaction was high, with 85% of participants feeling satisfied or very satisfied, and 80% expressing interest in further training. The survey also indicated a need for additional support, such as training, technical assistance, and ongoing education. Regular monitoring and the formation of working groups or cooperatives among miners are recommended to facilitate the implementation of alternative technologies and knowledge sharing. With appropriate follow-up actions, this initiative is expected to have a sustainable positive impact on the health and well-being of miners and the environmental preservation in Buladu Village.
Edukasi Pengelolaan Sampah Kawasan Pesisir Sebagai Upaya Mendukung Program Kampung Bahari Nusantara di Kelurahan Leato Selatan Tangio, Julhim S.; Botutihe, Deasy N; Lukum, Astin; Mohamad, Erni; Sihaloho, Mangara; Husain, Rustam
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2: December 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v2i2.24304

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang melibatkan lembaga, dosen, dan mahasiswa dalam berkontribusi kepada masyarakat. Dalam konteks ini, dilakukan pengabdian melalui edukasi pengolahan sampah organik dan anorganik bagi masyarakat pesisir pantai di kelurahan Leato Selatan untuk mendukung program Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir pantai. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan, pemahaman, kepedulian, dan keterampilan dalam mengolah sampah, baik organik maupun anorganik. Proses pelaksanaan kegiatan mencakup observasi lokasi pengabdian, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain adalah: (1) penghasilan produk olahan sampah berupa pupuk organik dan bunga dari plastik, (2) peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, dan (3) terbentuknya kelompok ibu-ibu pengolah sampah, terutama dalam pembuatan pupuk dan bunga dari plastik. Terjadi peningkatan persentase pengetahuan di kalangan sasaran, yaitu anak-anak sebesar 82%, remaja sebesar 82%, dan dewasa sebesar 86%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta pelatihan dalam Pengolahan sampah organik dan anorganik.
Student Concept Mastery and Scientific Literacy Profile on Redox Concepts in Senior High Schools in North Gorontalo S. Gani, Melinda; Lukum, Astin; Pikoli, Masrid; A.R. Laliyo, Lukman; K. Salimi, Yuszda; La Kilo, Akram
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2460

Abstract

This study analyzed the profiles of students’ concept mastery and scientific literacy on the topic of reduction-oxidation (redox) reactions in three senior high schools in North Gorontalo, Indonesia. A descriptive qualitative approach was employed, involving written tests and interviews with 12th-grade students at SMAN 1, SMAN 3, and SMAN 6 North Gorontalo. The test instruments were designed based on the revised Bloom’s Taxonomy cognitive levels (C1–C6) and Programme for International Student Assessment (PISA) scientific literacy dimensions (context, content, competence, attitude). Results indicate that students have moderate overall concept mastery, with highest performance on lower-order cognitive skills remembering (C1) and understanding (C2) but substantially lower performance on higher-order skills such as applying (C3), analyzing (C4), evaluating (C5), and creating (C6). In terms of scientific literacy, students performed best in the content knowledge dimension, while showing weaknesses in scientific attitudes. Specifically, around 59% of students could recall basic facts (C1), but only ~35% could tackle creation-based tasks (C6). Likewise, over 54% demonstrated understanding of scientific content, yet less than 47% exhibited strong scientific competencies or attitudes. These findings suggest that current teaching practices heavily emphasize rote learning of content, leading to decent factual knowledge but insufficient higher-order thinking and lack of engagement with science in real-life contexts. The study highlights the need for instructional innovations such as inquiry-based, problem-based, and context-oriented learning to strengthen students’ conceptual understanding at all cognitive levels and to foster scientific skills and attitudes.
Assessing 12th Grade Students’ Critical Thinking on Atomic Structure Using Complex Multiple-Choice Test Apriani Katili, Yeyen; A.R. Laliyo, Lukman; Lukum, Astin; Pikoli, Masrid; La Kilo, Akram
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 5 No. 01 (2026): International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v5i01.2644

Abstract

This study aimed to assess the critical thinking abilities of 12th grade students on the topic of atomic structure using a complex multiple-choice test instrument based on the Rasch Model. The research found that the instrument was valid and reliable in measuring students' critical thinking skills. The majority of students (75%) demonstrated adequate critical thinking abilities, while 25% faced difficulties, particularly with items measuring inference and explanation. Students performed better on questions related to interpretation and evaluation but struggled with questions that required them to draw conclusions and explain more complex scientific phenomena. These results indicated that while students had a solid understanding of the basic concepts of atomic structure, they needed more practice to improve their higher-order critical thinking skills. Small gender differences were observed, with male students performing slightly better on analysis and inference items, although these differences were not significant. Overall, the findings suggest that while students had a strong foundational knowledge, there is a need for reinforcement through more challenging questions and deeper critical thinking exercises to further develop their critical thinking abilities.
Students’ Satisfaction toward the Services of the Chemical Laboratory Lukum, Astin; Paramata, Yoseph
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 4, No 1: March 2015
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.111 KB) | DOI: 10.11591/ijere.v4i1.4488

Abstract

Chemistry Laboratory serves all of the students that was programmed chemistry lab works. The satisfaction of the students was studied that involving 50 students, the study was conducted to measure the students' satisfaction towards the services offered by the laboratory, Measurement of the students' satisfaction was conducted using statistical parametric t-test. The study shows that the students' satisfaction more than 75%.Chemistry Laboratory serves all of the students that was programmed chemistry lab works. The satisfaction of the students was studied that involving 50 students, the study was conducted to measure the students' satisfaction towards the services offered by the laboratory, Measurement of the students' satisfaction was conducted using statistical parametric t-test. The study shows that the students' satisfaction more than 75%. <w:LsdException Locke
MENCIPTAKAN SEKOLAH BERKARAKTER Faisal Moko; Lukum, Astin
Irfani Vol. 20 No. 2 (2024): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i2.5642

Abstract

Tidak adanya minat, komitmen, dan pemahaman dari berbagai pihak terkait seperti guru, orang tua, dan peserta didik sering menyebabkan sekolah tidak berkarakter. Banyak sekolah menemukan bahwa mereka tidak memiliki pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai karakter yang diinginkan, yang menyebabkan ketidakjelasan dalam penerapannya. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk merumuskan dan mengidetifikasi bagaimana strategi menciptakan sekolah yang berkarakter di Indonesia. Hal ini sangat penting karena sistem Pendidikan yang di terapkan di Indonesia belum mampu secara efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data dengan cara menganalisis dan mengidentifikasi konten dari berbagai sumber yang berhubungan dengan “Menciptakan sekolah berkarakter.” Proses pengumpulan data yang dilakukan melalui Teknik dokumentasi, yang mencakup membaca text reading, dengan cara mengkaji, mempelajari dan mencatat literatur yang relevan. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa menciptakan sekolah berkarakter harus menjadi bagian intregral dari kurikulum sekolah. Sekolah sangat wajib dan perlu menerapkan Pendidikan berkarakter yang bermoral secara praktis dan mengembangkan figur teladan di kalangan guru dan peserta didik. Selain itu, penting juga melibatkan masyarakat dan keluarga dalam proses menciptakan sekolah berkarakter, sehingga Pendidikan yang berdasarkan karakter dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Dengan kata lain Pendidikan karakter yang ada disekolah mampu membangun peserta didik yang berkualitas dan dapat mengurangi perilaku negatif terhadap peserta didik.
IMPLEMENTASI GOOGLE EARTH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Tue, Febriyani; Lukum, Astin
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v21i1.6302

Abstract

Effective geography education requires instructional media capable of visualizing spatial phenomena in a realistic and interactive manner. Google Earth, a digital mapping application based on satellite imagery and geospatial data, offers an innovative approach to address this need. This study aims to examineimplementation and advantages of Google Earth as a contextual learning medium in geography education through a systematic literature review. The analysis reveals that Google Earth significantly enhances students’ comprehension of key geographical concepts, including absolute and relative location, spatial distribution, spatial interaction, and regional dynamics, through 3D visualizations and geospatial data exploration. Furthermore, its integration supports project-based and inquiry-based learning models aligned with the Merdeka Curriculum. However, several challenges hinder its implementation, such as limited technological infrastructure, low digital literacy among educators and learners, and various technical issues. To fully leverage the potential of Google Earth in geography instruction, strategic implementation planning, teacher training, and institutional support are essential.
Tantangan Pendidikan Karakter Terhadap Gen Z Sebagai Digital Native Melalui Pendekatan Geografi Tue, Febriyani; Lukum, Astin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5805

Abstract

Pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk individu yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki nilai-nilai seperti integritas, tanggung jawab, dan empati. Namun, penerapan pendidikan karakter terhadap Gen Z menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah kesenjangan antara nilai-nilai tradisional dan pengaruh budaya digital yang sering kali mendorong perilaku individualistis dan instan. Selain itu, paparan konten digital yang beragam dan tidak selalu positif dapat memengaruhi perkembangan karakter generasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan pendidikan karakter terhadap Gen Z melalui pendekatan geografi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah library research (studi literatur) yang kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa untuk melaksanakan pendidikan karakter pada Gen Z perlu melibatkan upaya bersama dari berbagai komponen seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mata pelajaran geografi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk menerapkan pendidikan karakter karena mempelajari tentang alam, manusia, serta interaksi timbal balik di antara keduanya. Melalui pendidikan karakter yang baik, diharapkan perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.
STUDI PENGARUH VARIASI PH DAN KOLEKTOR PADA EFISIENSI FLOTASI MINERAL TEMBAGA SULFIDA Kostiawan Sukamto; Astin Lukum; Akram La Kilo
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 7 No. 1 (2025): Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya 2025
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jc.v7i1.5152

Abstract

This study aims to investigate the effect of pH variations and collector types on the recovery efficiency and Cu content in copper sulfide mineral samples. The experiment was conducted by varying the pH (6, 8, 10, and 12) and using different types of collectors, namely Xanthate, Potassium Amyl Xanthate (PAX), Diethyl Dithiophosphate (DTP), and a combination of PAX + DTP. Control variables included flotation time (5, 10, 15, 20, and 25 minutes), collector concentration at 50 mg/L, particle size <75 µm, and the use of Frother Methyl Isobutyl Carbinol (MIBC) at a concentration of 10 mg/L. Modifiers such as NaOH and H₂SO₄ were used to adjust the pH, while Copper Sulfate (CuSO₄) served as an activator and Sodium Metabisulfite (Na₂S₂O₅) as a depressant. The results showed that variations in pH and collector types significantly influenced recovery efficiency and Cu content in the concentrate. In general, the highest recovery efficiency was achieved at pH 10 with the combination of PAX + DTP, which resulted in a higher Cu content compared to other single collectors. This combination was able to improve recovery efficiency to over 75%, with Cu content in the concentrate reaching 28%. Therefore, the findings suggest the use of a collector combination and pH optimization as strategies to enhance the performance of copper sulfide flotation.
Co-Authors Abas, Dina Afrilia Ali Ahmad Kadir Kilo Akili, Abd. Wahid Rizaldi Akram La Kilo Akram La Kilo Akram La Kilo Akram La Kilo Anggraini Dj Usman Ansar Anwar, Nurhayati Apriani Katili, Yeyen Ardi Kapahang Arfan Arsyad Arifin Suking Arviani Arviani Arviani Arviani Asniwati Zainuddin Bintang Maharani Botutihe, Deasy N Botutihe, Deasy N. Deasy Natalia Botutihe Dewi Diana Paramata Dilapanga, Windi Elya Nusantari Emma Julin Pongoh Erga Kurniawati Erni Mohamad Evie Paendong Faisal Moko Faisal Moko Fajriyanto Djafar Fatma Tahir Febriyani Tue Frida Maryati Yusuf Genes, Alma J Guge, Sri Rahmawati Hamid Majelis Haris Munandar Hasan, Meiske Hendri Iyabu Hikaya, Nur’ain I Made Hermanto Ihsan, Maimun Indra Igirisa Ishak Isa Jaapar, Minarti Jepril Julhim S Tangio Julhim S. Tangio K Baderan K. Salimi, Yuszda Kostiawan Sukamto, Kostiawan La Alio La Alio La Ode Aman Lasulika, Cindy Tsasil Linggama, Fadila Luawo, Aprilia Lukman A. R. Laliyo Lukman A.R. Laliyo Lutfiani, Wiwit Machmud, Dewi Sartika Manaa, Ramayanti N Mangara Sihaloho Mardjan Paputungan Margaretha Solang Marnila Marnila Masra Latjompoh Masri Umar Masrid Pikoli Mayawati Uno Miftahul Nur Moh Izwarto Piyohu Moko, Faisal Muhammad isman Jusuf Muhammad Isra Mursalin Nasadi, Nurlaila Nita Suleman Noi, Siskawati Novianty Djafri Nur Azizah Dj. Junus Nur Fadillah Pulukadang Nur Widia Ky. Martam Nurhayana, Nurhayana Nurhayati Bialangi Nyoman Sriastuti Opir Rumape Pahrun, Abdul Wahab Podu, Regina Putri Polamolo, Adelia Nur Pou, Siti Nurhaliza Pratiwi One Putriani L. Maliki Qalifa Mashita Baga Rahmatiya Abdjul Rauf, Nuramna Roslina Imran Rustam I. Husain Rymond Jusuf Rumampuk S. Gani, Melinda Sabihi, Aprianto Sabora, Ririn S. Saeng, Cicilia Yulianti Sangkota, Vivi Dia Afrianti Sermiati Angkareda Sifa Nurul Aisyah Siti Aminah Siti Jabaria Anwar Siti Nurhaida AR Salam Sitti Nurhalizah Dunggio Sri Rahmawati Dukalang Sriyana Ohi Suleman Duengo Suryanto Suryanto Syam S. Kumaji Thayban Thayban Thayban, Thayban Tirtawaty Abdjul Tue, Febriyani Uge, Asna Umar, Ahmat Sudir Wawan Tahir Widya Rahmawaty Saman Wiwin Rewini Kunusa Yeyen Apriani Katili Yoseph Paramata Yosie Andriani Yusuf, Sri Ayuning Yuszda K Salimi Yuszda K. Salimi