Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas dan Efisiensi Realisasi Anggaran Belanja pada Pemerintahan Kabupaten Gresik Periode 2021-2025 Haliza Firdausy Nuzula; Rizky Maya Wulandari; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1336

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai dasar perbaikan pengelolaan keuangan daerah agar lebih optimal, akuntabel, dan berdampak nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja pada Pemerintah Kabupaten Gresik periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio efektivitas dan efisiensi berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas anggaran belanja mengalami fluktuasi, dengan kategori cukup efektif hingga efektif pada tahun 2021–2025, namun mengalami penurunan signifikan pada tahun 2025 menjadi kurang efektif. Sementara itu, tingkat efisiensi secara umum berada dalam kategori efisien selama periode penelitian, meskipun terdapat variasi setiap tahunnya. Secara keseluruhan, pengelolaan anggaran belanja daerah di Kabupaten Gresik tergolong cukup baik, namun masih perlu peningkatan dalam perencanaan dan konsistensi pelaksanaan anggaran agar lebih optimal.
Evaluasi Efektivitas Penganggaran Bantuan Keuangan Surabaya dalam Mendukung Program Pembangunan Kota Annisa Rizma Ramadhani; Azalea Zahwa Rishavaila; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1352

Abstract

Bantuan Keuangan (BK) merupakan instrumen fiskal daerah yang berperan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kota Surabaya. Namun, besarnya alokasi anggaran belum selalu menjamin efektivitas realisasi dan ketepatan pelaksanaan program, sehingga diperlukan evaluasi terhadap penganggaran BK secara lebih sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penganggaran BK Kota Surabaya selama periode 2022–2025 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung analisis kuantitatif deskriptif melalui perhitungan rasio realisasi anggaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penganggaran BK Kota Surabaya berada pada kategori efektif dengan rata-rata realisasi anggaran sebesar 92,2%. Meskipun demikian, efektivitas antarbidang program belum merata, terutama pada bidang lingkungan hidup yang mencatat capaian paling rendah dibandingkan bidang lainnya. Faktor penghambat utama meliputi keterlambatan laporan pertanggungjawaban, keterbatasan kapasitas pelaksana, serta belum optimalnya koordinasi dan monitoring antaraktor. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem monitoring digital, peningkatan kapasitas teknis pelaksana, serta pelembagaan forum koordinasi lintas perangkat daerah agar penganggaran BK lebih akuntabel, terintegrasi, dan berorientasi pada capaian pembangunan daerah.
Efektivitas Belanja Modal dalam Pembangunan Infrastruktur Pahlawan Street Center Kota Madiun Naysabel Fahrindi Intaniaputri; Shyalum Aulia Putri; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1376

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas belanja modal dalam pembangunan Pahlawan Street Center Kota Madiun sebagai upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan pesat pembangunan infrastruktur perkotaan tematik di kota-kota Indonesia memerlukan pengelolaan belanja modal yang efektif untuk memastikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Namun, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa pengeluaran infrastruktur menghasilkan manfaat publik yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas belanja modal dalam pembangunan infrastruktur perkotaan, khususnya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan strategi urban branding melalui pembangunan landmark ikonik guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengevaluasi data realisasi anggaran tahun 2021 hingga 2024 yang dipadukan dengan observasi lapangan dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan rumus rasio efektivitas dan analisis isi berdasarkan kerangka Value for Money. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan belanja modal di Kota Madiun termasuk dalam kategori efektif, dengan rata-rata rasio efektivitas sebesar 91,61%. Meskipun penyerapan anggaran berhasil secara administratif, pembangunan kawasan PSC secara signifikan meningkatkan identitas kota serta menciptakan efek pengganda yang besar bagi UMKM lokal dan sektor pariwisata. Namun demikian, penelitian ini mengidentifikasi tantangan penting pada tahap pascapembangunan, khususnya terkait pemeliharaan aset, keterbatasan area parkir, dan pengelolaan sampah pada jam-jam kunjungan puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pembangunan tematik berhasil secara visual dan ekonomi, keberlanjutan jangka panjang sangat bergantung pada konsistensi belanja pemeliharaan dan pengelolaan kawasan yang terintegrasi. Temuan ini memberikan kontribusi dalam bidang administrasi publik dengan menyediakan model evaluasi bagi proyek infrastruktur tematik di tingkat pemerintah daerah.
STRATEGI OPTIMALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH UNTUK MENGURANGI KETERGANTUNGAN FISKAL KOTA SURABAYA TERHADAP DANA TRANSFER PUSAT Nafsah Alifatul Hasanah; Galih Wahyu Pradana; Eva Hany Fanida
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam mengurangi ketergantungan fiskal Kota Surabaya terhadap dana transfer pemerintah pusat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, regulasi pemerintah, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi PAD Kota Surabaya yang mencapai 60,29% dari total pendapatan daerah mencerminkan tingkat kemandirian fiskal yang relatif kuat. Dominasi pajak daerah sebagai komponen utama PAD didukung oleh tingginya aktivitas ekonomi perkotaan serta implementasi digitalisasi dalam sistem pemungutan pajak. Namun demikian, struktur PAD yang terkonsentrasi pada pajak daerah juga menunjukkan potensi kerentanan fiskal terhadap dinamika ekonomi, sehingga kemandirian fiskal tidak hanya bergantung pada besarnya PAD, tetapi juga pada keberlanjutan dan diversifikasi sumber pendapatan daerah. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi PAD merupakan instrumen strategis dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah, tetapi memerlukan pengelolaan yang adaptif dan kontekstual agar dapat berkelanjutan.
Analisis Kontribusi Dan Efektivitas PBB-P2 Dan BPHTB Terhadap PAD Kota Surabaya Periode 2020-2024 Rikha Janatul Ma'wa; Eka Nur Anggraini; Ravienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8615

Abstract

Dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah, Pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna membiayai pengeluaran pemerintah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah. PAD yang dimaksud diperoleh dari pengelolaan sumber daya yang tersedia di wilayah bersangkutan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Di antara sektor-sektor perpajakan lainnya, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan negara dan merupakan sumber penerimaan negara yang sangat menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis yang lebih komprehensif dengan mengevaluasi kontribusi dan efektivitas PBB-P2 dan BPHTB terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui teknik studi dokumentasi. Data penelitian diperoleh dari dokumen resmi pemerintah daerah berupa Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Surabaya yang dipublikasikan melalui laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBB-P2 memiliki tingkat efektivitas yang sangat tinggi dan konsisten, bahkan melampaui 100% selama pandemi (2020–2021). Di sisi lain, BPHTB menunjukkan ketidakstabilan dan kurang efektif pada awal pandemi, namun mengalami pemulihan yang signifikan seiring membaiknya pasar properti. Meskipun menghadapi tekanan ekonomi global, kedua pajak ini tetap menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah Surabaya.
Evaluasi Kesesuaian Alokais Anggaran Dinas Pendidikan Kabuupaten Sleman Dengan Program Prioritas Pendidikan Daerah Melalui Program Sleman Pintar Ilham Firdaus Pranoto; Taniya Sahisnu Sufisyar; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian alokasi anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dengan program prioritas pendidikan daerah, yaitu Program Sleman Pintar. Program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata, khususnya bagi keluarga miskin dan rentan miskin, dengan semangat “Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif evaluatif. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap dokumen resmi pemerintah, meliputi RLPPD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2023, 2024, dan 2025, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2024, Peraturan Bupati Sleman Nomor 97 Tahun 2024 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2025, serta publikasi resmi terkait pelaksanaan Program Sleman Pintar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi anggaran pendidikan di Kabupaten Sleman relatif besar dan konsisten, namun kesesuaiannya dengan Program Sleman Pintar masih bersifat parsial. Dinas Pendidikan telah mendukung akses pendidikan bagi peserta didik miskin melalui bantuan sosial pada jenjang PAUD, SD, SMP, dan pendidikan nonformal. Namun, fokus utama Program Sleman Pintar yang menitikberatkan pada pendidikan tinggi lebih banyak diwujudkan melalui skema beasiswa lintas perangkat daerah, terutama melalui Dinas Sosial. Oleh karena itu, alokasi anggaran Dinas Pendidikan dapat dinilai cukup sesuai dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan tujuan utama program, yaitu memastikan setiap keluarga miskin memiliki setidaknya satu anggota yang berhasil menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana.
Strategi Digitalisasi Transaksi Keuangan dalam Pengawasan dan Monitoring Kemitraan Universitas dan Bank Negara Naila Mutia Hafidzah; Intan Dwi Noviana; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17123

Abstract

This study is motivated by the growing need for efficient, transparent, and accountable financial management systems in educational institutions through the use of digital technology. The objective of this study is to analyze strategies for the digitization of financial transactions in support of financial oversight and monitoring in partnerships between universities and state-owned banks. This study employs a descriptive-comparative qualitative approach, utilizing secondary data obtained through literature reviews and documentation, such as annual banking reports, payment system policy reports, and relevant institutional documents. The findings indicate that the digitization of financial transactions enhances operational efficiency, accelerates transaction processes, and supports real-time financial monitoring. Furthermore, digitalization also strengthens transparency and accountability in financial management and supports collaborative governance practices through cross-sector partnerships. However, the implementation of digitalization still faces challenges regarding human resource readiness and cybersecurity risks. Therefore, the digitalization of financial transactions is a crucial strategy for enhancing modern and sustainable financial governance.
Analisis Konsistensi Anggaran dan Realisasi Belanja Modal dalam APBD Kota Surabaya Tahun 2020–2024 Adhienda Syarafina Ghaisani; Marvella Hardiana Abiwardani; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1350

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat konsistensi perencanaan dan realisasi belanja modal guna meningkatkan efektivitas pengelolaan APBD Kota Surabaya. Kesenjangan antara anggaran yang direncanakan dan realisasi belanja modal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat menghambat efektivitas pelaksanaan program pembangunan serta penyediaan layanan publik. Penelitian ini mengkaji kesesuaian antara perencanaan dan realisasi belanja modal dalam APBD Pemerintah Kota Surabaya selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis mencakup seluruh komponen belanja modal tahunan dalam APBD Kota Surabaya selama periode penelitian, dengan menggunakan keseluruhan data tahunan yang telah dikompilasi tanpa menerapkan teknik pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan memanfaatkan sumber data sekunder berupa laporan keuangan resmi pemerintah dan laporan statistik yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia (DJPK). Instrumen penelitian terdiri atas dokumen resmi, laporan keuangan daerah, dan informasi statistik yang telah dipublikasikan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dalam bentuk tabel, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi belanja modal dipengaruhi oleh faktor eksternal berupa perubahan kebijakan dan realokasi anggaran akibat pandemi COVID-19, serta faktor internal yang mencakup komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi sebagaimana dijelaskan dalam kerangka teori Edwards III. Implikasi dari temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas perencanaan anggaran, penguatan koordinasi antarinstansi, penyederhanaan proses birokrasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan langkah penting bagi pemerintah daerah dalam mencapai realisasi belanja modal yang lebih konsisten dan efektif.
Integrasi Pengawasan Keuangan Internal Daerah Sidoarjo Tahun 2021-2022 Kalyana Larasati; Nimas Bening; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1417

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas integrasi pengawasan keuangan internal daerah dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada periode 2021–2022 sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini mengkaji integrasi pengawasan internal keuangan daerah melalui implementasi Sistem Informasi Keuangan Sidoarjo (SIKSDA) di Kabupaten Sidoarjo pada periode 2021–2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, observasi, dan analisis dokumen. Fokus penelitian diarahkan pada peran sistem informasi keuangan daerah dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan publik, serta fungsi pengawasan internal dalam memastikan bahwa praktik pengelolaan keuangan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIKSDA memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan ketertiban pencatatan transaksi, percepatan administrasi keuangan, kemudahan penyusunan laporan keuangan, serta peningkatan aksesibilitas data bagi para pemangku kepentingan. Selain itu, pengawasan internal berperan penting dalam mendeteksi kesalahan administratif, memperkuat akuntabilitas anggaran, dan mendukung proses audit yang lebih efektif. Namun, implementasi sistem masih menghadapi beberapa tantangan, terutama keterbatasan kapasitas sumber daya manusia serta perlunya penguatan infrastruktur teknologi. Implikasi penelitian ini adalah pemerintah daerah perlu mengoptimalkan integrasi sistem informasi keuangan dan pengawasan internal melalui pelatihan yang berkelanjutan, penyempurnaan sistem, serta penguatan mekanisme pengawasan berbasis data. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah serta mendukung pengelolaan keuangan publik yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Sebagai kesimpulan, integrasi SIKSDA dan pengawasan internal merupakan strategi penting dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Sidoarjo.
Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Surabaya melalui Indikator Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Clara Rossa Wibisono; Fidela Salsabillah; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1491

Abstract

Regional autonomy gives local governments broader authority to manage regional resources and finances in order to support development and improve public welfare. As one of Indonesia's largest metropolitan cities, Surabaya has relatively strong fiscal capacity. However, previous studies have generally focused on specific financial ratios and have not comprehensively evaluated the financial performance of the Surabaya City Government using multiple Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) indicators. This study aims to evaluate the financial performance of the Surabaya City Government through APBD indicators during the 2020–2024 period. This research used a quantitative approach with a descriptive method. The study used secondary data obtained from the realization reports of the Surabaya City Government APBD for the 2020–2024 period. Data were collected through documentation and analyzed using regional financial ratios, including the regional independence ratio, effectiveness ratio of Local Own-Source Revenue (PAD), expenditure efficiency ratio, and fiscal decentralization ratio. The study also applied the value for money approach, which emphasizes economy, efficiency, and effectiveness in regional budget management. The results indicate that the financial performance of the Surabaya City Government was generally good, particularly in terms of regional fiscal independence. However, the effectiveness of PAD and expenditure efficiency fluctuated during the observation period. The findings imply that Surabaya has strong fiscal capacity but still needs to improve revenue planning and expenditure control. In conclusion, Surabaya’s financial performance reflects strong regional fiscal independence, although further optimization is required in PAD effectiveness and budget efficiency.
Co-Authors Achmad Kamal Syah Lilah Adam Jamal Adhienda Syarafina Ghaisani Adhim Lathif Aliy Adinda Eka Fadilah Aditya Bagus Pratama Adji Firmansyah Ahmad Dwi Rifani Ailsa Daffa Aisyah Febbiyanti Akmal Bhagaskara Allexa Belva Sepdiana AW Amelia Putri Arini Amelya Putri Christanty Andina Rizki Nur Kharisa Anfara Aisyanda Dzikrina Angeline Fannesa Febriyana Anggita Cahyani Setyoningrum Anisa Annisa Rizma Ramadhani Anthony Sebastiane Chandra Arinda Qomarin Almuqita Attina Aulia Rahma Aulia Fitri Ramadani Aulia Khoirun Nisaa' Ayunda Putri Athamevia Azalea Zahwa Rishavaila Bunga Fryscilla Fedora Nadeak Cahya Kayla Azzahra Hartono Ceva Yuana Rivera Cheryll Nandissya Aulya Putri Chusnul Khotimah Cindhe Wati Kartika Dewi Clara Rossa Wibisono Daffa Eka Saputra Deby Febriyan Eprilianto Desi Nurlaily Dewi Rahmawati Diyah Ismi Meiylisa Dwindya Ililiyun Edlyn Salsabella salsabella Eka Nur Anggraini Ella Nur Aini Erika Rahma Novitasari Evanda Arsinta Rahma Ezra Stevanus Aloo Fabima Rohmatimminallohi Lintalahum Farah Amelia Pradina Faylla Apriliana Putri Felisha Rahma Antoni Fidela Salsabillah Fikri Akbar Syarifuddin Fitrotun Niswah FITROTUN NISWAH Galih Wahyu Pradana Gita Aulia Rohmah Hadrian Gustin Urdha Haliza Firdausy Nuzula Harmanto Harmanto Ilham Firdaus Pranoto Inaya Regita Cahyani Indah Prabawati Indah Prabawati Indira Ardina Yudiansyah Intan Dwi Noviana Ivena Callista Putri Jelita Nur Aziza Jiwa Gaby Sahira Anindya Jordan Marcello Al Farrel Kalyana Larasati Kevin Adisputra Kevin Raditya Kusuma Keysia Jessika Intansari Kheizha Arthaning Wibowo Kirani Felita June Lailatul Hikmiyah Lakxit Gustav Nur Aziz Lilis Suryani Dwi Aningsih Lulus Gadis Sulaksana Lutfia Lukinita Made Beryl Ramadian Dwipayana Maheswari Ivana Putri Cahyaningrum Maria Ainin Zulfah Marshanda Ika Amelia Putri Marvella Hardiana Abiwardani Mawar Datul Khalwa Meirinawati Meirinawati M Meirinawati Meirinawati Melda Fadiyah Hidayat Melda Hidayat Mila Rahmawati Mochamad Farros Pambudi Luhur Muchammad Nur Salim Muh Hylmi Adhitya Nindra Muhammad Alka Gustiyan Rojabi Muhammad Aufa Hafizh Nadhira Allysha Rahmania Nadira Putri Riyanci Nafa Fadhilatul Latifah Nafsah Alifatul Hasanah Naila Mutia Hafidzah Nailah Nur Anisah Najuwa Safira Aulia Putri Nasya Firdaushaumy Naufal Syaraful Wafa’ Naysabel Fahrindi Intaniaputri Nazwa Ansalna Rahmania Neny Ayu Nourmanita Nimas Bening Olivia Putri Damayanti Pamungkas Rahmat Fariid Tegar Putri Alit Jerryni Azzahra Putri Kirani Cahyaningrum Raehanun Nafaretta Fiyorentina Randita Ainun Guntari Ratu Mutiara Azzah Ratu Syifa Khairani Ravienda Anita Fitrie Rayhan Adi Wicaksono Regita Cahya Ramadhania Revania Anindhita Putri Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Rikha Janatul Ma'wa Rizky Maya Wulandari Satria Wahyu Helmyawan Shyalum Aulia Putri Suci Megawati Taniya Sahisnu Sufisyar Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Vika Armelya Putri Vike Agestian Frastami Virly Novwinda Hakim Wilda Zuliasari Yemima Chrisnanda Prasetyo Zahra Auryn Cintany Anaka Puspita Cahyono Zahran Yaka Resyawal