Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MEDIA VIDEO PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMK DARUT TAQWA SENGONAGUNG PURWOSARI Shoimatul Hikmah; Wiwin Fachrudin Yusuf; M. Anang Sholikhudin; Muhammada Muhammada
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 13 No. 2 (2023): TARBIYA ISLAMIA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/tarbiya.v13i2.2808

Abstract

The study of Video Media Implementation in Islamic Education Learning at SMK DarutTaqwa Sengonagung Purwosari was motivated by the existence of several problems encountered in the field, namely the conventional learning system, which only uses the lecture method, making students feel bored when receiving lessons and the classroom atmosphere becomes inactive, especially in the subject of Islamic cultural history (PAI). The formulation of the problems in this study are: 1) How is the implementation of video media in PAI learning at SMK Darut Taqwa Sengonagung Purwosari? 2) What are the advantages and disadvantages of video media implementation at SMK Darut Taqwa Sengonagung Purwosari? The approach in this research uses qualitative methods, data sources obtained include: observation, interviews, and documentation. This research was conducted in class XII TKJ 2 of SMK Darut Taqwa Sengonagung Purwosari. The results of this study are 1) the implementation of video media in PAI learning shows that learning using methods and learning media is quite flexible. 2) The advantages of implementing video media in learning some students stated that the implementation of video media can make them understand when receiving learning material, while the weakness is the implementation of video media teachers need time and careful preparation, so it takes a lot of time, So it can be concluded that the application of video media in the learning process has no difficulties for both teachers and students
Implementasi Metode Resitasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mapel Fiqih Siswa Kelas IV di MI Roudlotul Mubtadiin Sulfatun Naimah; M. Anang Sholikudin; Wiwin Fachrudin Yusuf; Achmat Mubarok
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol 30 No 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v30i02.354

Abstract

The recitation method was intended to be used in this investigation to help grade IV students at MI Roudlotul Mubtadiin learn more about fiqh. Research was conducted utilizing a qualitative methodology known as Classroom Action (PTK), The data needed for this study was acquired via watching student and teacher activities and looking at test results for learning evaluations. According to the findings, class IV MI Roudlotul Mubtadiin students' learning outcomes in fiqh courses might be improved by using the recitation approach. Students' test results from three cycles, namely the pre-cycle, demonstrate this. which had results with an average of 65.66 and a completion rate of 63%; the cycle I results, which had results with an average of 76.22 and a completion rate of 77%; and the cycle II results, which had results with an average of 87.11 and a completion rate of 96%.
Implementasi Metode Pembelajaran Field Trip dalam Menanamkan Pendidikan Akhlakul Karimah Pada Siswa Raudhatul Atfal di ar-Rohmany Nur Imama Jamil; Muhammada; Ahmad Ma’ruf; M. Anang Sholikhudin
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol 31 No 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.553

Abstract

Masalah yang terjadi dinegara kita saat ini sebenarnya tidak lepas dari persoalan perilaku akhlakul akrimah pada setiap siswa. Terlepas dari ajaran ilmu agama, jika pendidikan anak menyimpang dari akidah Islam dan tidak terkait dengan Allah, tidak diragukan lagi anak akan memperoleh nilai-nilai negatif. Bahkan, didorong oleh nafsu dan bisikan setan, dia akan mengikuti keinginannya. Pendidikan anak usia dini memegang peranan yang sangat penting dan menentukan bagi perkembangan siswa dimasa depan, sebab pendidikan siswa merupakan filosofi bagi dasar kepribadian mereka. perlu untuk mengajarkan mereka untuk melakukan yang terbaik dan berharap bahwa mereka akan memiliki sifat terpuji di masa depan dan dapat menghindari perilaku tercela. Selain proses pembelajaran yang berlangsung di lembaga pendidikan yang mencakup semua proses perkembangan fisik. Mengajarkan sikap siswa dan memberikan bimbingan atau petunjuk dengan Kesabaran diperlukan untuk pembentukan sikap. keteladanan, pembiasaan, dan Implementasi pendidikan akhlakul karimah yang merupakan proses yang panjang dan berkesinambungan. Dan semestinya pendidikan akhlak termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu diperlukan pendidikan sejak dini, khususnya Pendidikan akhlak agar mereka terbiasa berperilaku baik dan mengikuti perintah Allah yang sesuai ajaran al-Qur’an dan Hadist. Tanggung jawab berat yang haris dipikul oleh dunia pendidikan akhirnya memunculkan tuntutan bagi lembaga pendidikan untuk meweujudkan cita-cita untuk membekali peserta didik dengan pendidikan akhlak. Oleh karena itu tulisan ini memberikan wawasan tentang bagaimana cara menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlakul karimah melalui pembelajaran metode field trip di ar-Rohmany
Implementasi Pembiasaan Sholat Dhuhur Berjamaah Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Fauziyah, Lana; Muhammada; Ma'ruf, Ahmad; Solikhudin, Anang
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 01 (2024): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v6i01.602

Abstract

Sebuah pembiasaan yang baik sangatlah perlu dilakukan dalam membangun karakter religious. Pembiasaan yang baik dapat dilakukan melalui kegiatan program tambahan yang ada di sekolah. Pembiasaan program yang dilakukan diharapkan dapat menjadi bekal siswa pada masa berikutnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembiasaan shalat dhuhur berjamaah di SMK Darut Taqwa Purwosari. (2) untuk mendeskripsikan karakter religius yang terbentuk melalui program shalat dhuhur berjamaah. (3) untuk mengetahui hambatan dan solusi yang dilakukan madarasah dalam membiasakan program shalat dhuhur berjamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan study kasus. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pembiasaan shalat dhuhur berjamaah yang ada di SMK Darut Taqwa ini agar siswa ketika pulang sekolah tidak kepiran lagi dengan shalat dhuhur berjamaah karena sudah dikerjakjan di sekolah, dan membiasakan siswa agar shalat berjamaah. (2) semenjak adanya shalat dhuhur berjamaah siswa dapat menumbuhkan karaker yaitu karakter religius yang mana bisa mengerti pada saat bergantian berwudhu, baris dengan rapi ketika shalat, tidak bergurai sendiri. (3) mengenai hambatan shalat dhuhur berjamaah yang ada di SMK Darut Taqwa yaitu: (a) terlambat datang karena masih ada yang ke toko nggk langsung ke masjid diberi hukuman push up (b) menertibkan siswa perempuan yang sedang datang bulan atau haid suruh menulis surat-surat pendek (c) faktor longkungan rumah, wali kelas kerjasama dengan orang tua agar dirumah tetap terbiasa dengan shalat dhuhur berjamaah.
Konsep Pendidikan Karakter Al-Ghazali Dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin dan Relevansinya Terhadap Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Antlata Digi Maulana Syah; M. Anang Sholikhudin; Achmad Yusuf
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v5i1.37

Abstract

Kondisi perkembangan pendidikan di Indonesia saat ini semakin memprihatinkan. Kasus yang sedang gempar saat ini yakni, penganiayaan dengan tersangka yakni Mario Dandy, putra dari pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang memukuli David, putra pengurus GP Ansor Pada 20 Februari 2023 di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dibutuhkan penanaman pendidikan karakter pada remaja untuk membuat paradigma perkembangan pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik. Oleh karena itu, relevansi konsep pendidikan karakter Kitab Ihya’ Ulumuddin dan Projek penguatan profil pelajar pancasila akan menjadi solusi pemecahan masalah kemorosotan karakter di era saat ini. Metode penelitian yang digunakan yakni kajian kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian ini adalah, (1) Konsep pendidikan karakter pada Kitab Ihya’ Ulumuddin pada penelitian ini difokuskan pada konsep: keutamaan belajar dan mengajar, urgensi membimbing secara bertahap, adab menjalin hubungan dengan orang lain, adab hidup dan akhlak kenabian. (2) Konsep pendidikan karakter pada penguatan projek profil pelajar pancasila pada penelitian ini difokuskan pada enam dimensi, yakni: Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, Berkebinekaan Global, Bergotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif. (3) Relevansi konsep pendidikan karakter pada Kitab Ihya’ Ulumuddin dan Projek Penguatan Profil Pancasila berfokus pada pengembangan karakter anak didik untuk menyiapkan generasi yang berakhlak dan sanggup berkolaborasi pada pembangunan global di masa depan, sehingga ada keterkaitan pada konsep pendidikan karakter Kitab Ihya’ Ulumuddin dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sehingga keduanya dinyatakan relevan
Peran Orang Tua Dalam Membantu Tumbuh Kembang Anak Sebagai Peserta Didik Di MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan Wiky Nur Fajar; Askhabul Kirom; Muhammad Anang Sholikhudin; Ali Muhtarom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/7e12tg81

Abstract

Pendidikan moral dan karakter anak sangat dipengaruhi oleh peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama. MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan merupakan lembaga pendidikan yang sangat memperhatikan peran orang tua dalam memotivasi anak-anak untuk belajar. Teori belajar sosial Albert Bandura menekankan pentingnya pengamatan, penyimpanan, reproduksi, dan motivasi dalam proses pembelajaran sosial.Penelitian ini berfokus pada peran orang tua di MI Miftahul Khoir III Purwosari dalam memotivasi anak-anak mereka untuk belajar dan mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi anak sebagai peserta didik. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana komunikasi yang efektif dan perhatian ekstra dari orang tua dapat meningkatkan semangat belajar anak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada beberapa orang tua murid di MI Miftahul Khoir III Purwosari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama terkait peran orang tua dalam memotivasi anak-anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di MI Miftahul Khoir III Purwosari memainkan peran yang sangat penting dalam memotivasi anak-anak mereka untuk belajar melalui komunikasi yang baik, memberikan contoh perilaku positif, serta dukungan moral dan penghargaan. Temuan ini mendukung teori belajar sosial Bandura dan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam memotivasi dan mendukung proses belajar anak. Dengan demikian, keterlibatan aktif orang tua merupakan faktor kunci dalam keberhasilan akademik dan pengembangan karakter anak. Abstract Children's moral and character education is greatly influenced by the role of parents as the first and foremost educators. MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan is an educational institution that pays great attention to the role of parents in motivating children to learn. Albert Bandura's social learning theory emphasizes the importance of observation, storage, reproduction, and motivation in the social learning process. This study focuses on the role of parents at MI Miftahul Khoir III Purwosari in motivating their children to learn and overcoming various obstacles faced by children as students. This study also explores how effective communication and extra attention from parents can increase children's enthusiasm for learning. This study uses a qualitative approach with an in-depth interview method with several parents of students at MI Miftahul Khoir III Purwosari. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis techniques to identify key patterns and themes related to the role of parents in motivating children. The results showed that parents at MI Miftahul Khoir III Purwosari play a very important role in motivating their children to learn through good communication, providing examples of positive behavior, and moral support and rewards. These findings support Bandura's social learning theory and previous studies that emphasize the importance of the role of parents in motivating and supporting children's learning processes. Thus, active parental involvement is a key factor in children's academic success and character development.
Efektivitas Metode Sorogan Dalam Pembelajaran Fathul Qorib Untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab Madin Darut Taqwa, Purwosari Pasuruan Lailatul Masruroh; M. Anang Sholikhudin; M. Nur Hadi; Muhammada
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/mx3k1k22

Abstract

This study was motivated by the need to improve the ability to read books among grade 6 students of Ula Madin Darut Taqwa. The Fathul Qorib book is one of the important texts in Islamic boarding school education, but many students have difficulty in understanding and reading this text correctly. The Sorogan method, a traditional teaching method that involves individual learning in front of a teacher, is considered to have the potential to overcome this problem. This study aims to evaluate the effectiveness of the Sorogan method in learning the Fathul Qorib book. This study uses a qualitative method with a field research type. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of the learning process. Data analysis was carried out using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the Sorogan method significantly improved students' ability to read books, including aspects of fluency, comprehension, and accuracy in reading Arabic texts. These findings indicate that the Sorogan method is effective in improving the ability to read books and providing more intensive individual attention, thus helping students understand the material better. Thus, it is suggested that the Sorogan method be adopted more widely in the learning of classical books in Islamic boarding school education in order to improve the quality of learning and understanding of religious texts. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan membaca kitab di kalangan siswa kelas 6 Ula Madin Darut Taqwa. Kitab Fathul Qorib adalah salah satu teks penting dalam pendidikan pesantren, namun banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan membaca teks ini dengan benar. Metode Sorogan, sebuah metode pengajaran tradisional yang melibatkan pembelajaran individual di hadapan guru, dianggap memiliki potensi untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Sorogan dalam pembelajaran kitab Fathul Qorib. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Sorogan secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca kitab siswa, mencakup aspek kefasihan, pemahaman, dan ketepatan membaca teks Arab. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode Sorogan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab serta memberikan perhatian individu yang lebih intensif, sehingga membantu siswa memahami materi dengan lebih baik. Dengan demikian, disarankan agar metode Sorogan diadopsi lebih luas dalam pembelajaran kitab klasik di pendidikan pesantren guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman teks-teks agama.
Pengembangan Pembelajaran PPBA Berbasis Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Santri di Pondok Pesantren Ngalah Rofiqotul Kamilia; M. Anang Sholikhudin; Muhammad Nur Hadi; Askhabul Kirom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/m10cxk71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis Problem Based Learning di Asrama I Pondok Pesantren Ngalah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengembangan tersebut, dan mengevaluasi dampaknya terhadap hasil belajar santri. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif jenis Research and Development (R&D), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran Problem Based Learning sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar santri. Selain itu, ditemukan bahwa untuk mencapai hasil yang lebih optimal, perlu meminimalisir kekurangan yang ada. Secara keseluruhan, pengembangan PBL terbukti berhasil meningkatkan ketuntasan hasil belajar santri dari 36,36% menjadi 72,73%. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan model pembelajaran di pondok pesantren. Abstract This study aims to develop a learning model based on Problem Based Learning in Dormitory I of Ngalah Islamic Boarding School, as well as to identify supporting and inhibiting factors for the development, and to evaluate its impact on students' learning outcomes. The approach used is a qualitative type of Research and Development (R&D), with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the development of Problem Based Learning is very effective in improving students' learning outcomes. In addition, it was found that in order to achieve more optimal results, it is necessary to minimize existing deficiencies. Overall, the development of PBL has proven successful in increasing the completeness of students' learning outcomes from 36.36% to 72.73%. This finding provides important implications for the development of learning models in Islamic boarding schools.
Implementasi Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Untuk Memotivasi Minat Belajar Siswa Pada Materi Akidah Akhlak MI NU Miftahul Huda Pasuruan M. Nurul hidayah; Anang Sholikhudin
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/cq1br283

Abstract

Lembaga Pendidikan menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan peserta didik pada tingkat dasar. Salah satu metode pembelajaran yang digunakan adalah modul ajar berbasis kurikulum merdeka dengan menggunakan landasan kurikulum merdeka. lembaga pendidikan MI NU Miftahul Huda     adalah salah satu lembaga pendidikan yang berada di gamoh, dayurejo, kec. prigen kab. pasuruan yang telah menerapkan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Penelitian ini memfokuskan pada (1) bagaimana implementasi modul ajar berbasis kurikulum merdeka pada materi akidah akhlak, (2) kelebihan dan kekurang implementasi modul ajar berbasis kurikulum merdeka, serta (3) dampaknya terhadap motivasi belajar siswa MI NU Miftahul Huda kelas 1 dan 4. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam proses pembelajaran dengan implementasi modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Pada penelitian ini, penulis menggunakan Jenis Penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (a). Data primer, data yang diperoleh secara langsung dari sumber yang diteliti. (b). Data sekunder didapatkan melalui mencatat laporan-laporan yang mendukung, membaca referensi yang berhubungan objek penelitian, dan literatur melalui internet dan buku-buku yang dianggap relevan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi modul ajar berbasis kurikulum merdeka efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yang dapat mencapai tujuan pembelajaran yang di inginkan. Faktor-faktor pendukung termasuk interaksi antara guru dan siswa, serta pemilihan materi yang relevan dengan kebutuhan siswa. Namun, terdapat juga beberapa hambatan seperti keterbatasan waktu dan kurangnya sumber daya. Abstrak Educational institutions face challenges in improving the abilities of students at the elementary level. One of the learning methods used is a teaching module based on the independent curriculum using the foundation of the independent curriculum. MI NU Miftahul Huda    educational institution is one of the educational institutions located in Gamoh, Dayurejo, Prigen District, Pasuruan Regency which has implemented a teaching module based on the independent curriculum. This study focuses on (1) how to implement a teaching module based on the independent curriculum on the material of faith and morals, (2) the advantages and disadvantages of implementing a teaching module based on the independent curriculum, and (3) its impact on the learning motivation of MI NU Miftahul Huda    students in grades 1 and 4. The purpose of this study is to understand in depth the learning process with the implementation of a teaching module based on the independent curriculum. In this study, the author uses a descriptive qualitative field research type. The data sources used in this study are (a). Primary data, data obtained directly from the sources studied. (b). Secondary data is obtained by recording supporting reports, reading references related to the research object, and literature through the internet and books that are considered relevant. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. Data analysis in this study involved four stages: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the independent curriculum-based teaching module was effective in increasing student learning motivation, which helped achieve the desired learning objectives. Supporting factors included interaction between teachers and students and the selection of materials relevant to student needs. However, several obstacles, such as time constraints and a lack of resources, also existed.
ENHANCING STUDENTS’ ENGAGEMENT AND LEARNING OUTCOMES IN ISLAMIC EDUCATION BY LEVERAGING THE EFFECTIVENESS OF WORDWALL Rahmah, Rahmah; Nurhadi, Muhammad; Sholikhudin, M. Anang
EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Paiton Probolinggo, East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/edureligia.v8i2.8900

Abstract

This study explored the effectiveness of Wordwall, a digital learning tool, in improving student learning outcomes in Islamic education at Junior High School N 1 Purwosari. Using a quasi-experimental design with both experimental and control groups, the research evaluates the impact of Wordwall on student performance through pre-test and post-test assessments. Statistical analyses, including descriptive statistics, normality tests, and Islamic educationred sample T-tests. Specifically, the experimental group showed a significant increase in average scored from 70.33 (pre-test) to 84.25 (post-test), while the control group's scores increased from 65.25 to 73.58. These findings underscore Wordwall's efficacy in creating interactive and engaging learning environments, thereby enhancing student comprehension and achievement in Islamic education. The study emphasized the integration of educational technologies like Wordwall to optimize learning experiences and highlights implications for educational practice and teacher training. It advocated for educators to receive training on effectively incorporating such digital tools into their teaching methodologies, ensuring they leverage the full potential of these resources. Furthermore, the research stressed that the effectiveness of educational technologies was influenced by factors such as learning design, content quality, and teaching approaches. By adopting a more interactive pedagogical style, educators can significantly enhance student outcomes. This research contributed valuable insights into the role of digital tools in contemporary education and encourages further investigation into their integration across various subjects, ultimately fostering student engagement and success in the learning process.