Claim Missing Document
Check
Articles

Kelayakan dan Pengaruh Modul Digital Usaha dan Energi berbasis Multimedia Interaktif terhadap Penguasaan Konsep Alvi Hasanati; Edi Supriana; Nandang Mufti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i11.15112

Abstract

Abstract: An interactive multimedia-based digital module developed to improve students' mastery of concepts. This research uses research and development (R&D) methods with the ADDIE model. The ADDIE model consists of 5 stages, is analysis stage, design stage, development stage, implementation stage, and evaluation stage. Inferential statistical data analysis used paired sample t-test. The results of data analysis show that the value of tcount = -32.879 > ttable = 2.080, then there is an influence of digital modules on concept mastery. The feasibility of digital modules is 93.5% and practicality is 88.5%. The results showed that development of digital modules is feasible and practical to be applied in the learning process and had an effect on increasing students' mastery of concepts.Abstrak: Modul digital berbasis multimedia interaktif dikembangkan untuk meningkatkan penguasaan konsep. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu tahap analysis, tahap design, tahap development, tahap implementation, dan tahap evaluation. Analisis data statistik inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Hasil data analisis menunjukkan bahwa nilai thitung = -32.879 > ttabel= 2.080, maka terdapat pengaruh modul digital terhadap penguasaan konsep. Kelayakan modul digital sebesar 93.5% dan kepraktisan sebesar 88.5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan modul digital layak dan praktis diterapkan dalam proses pembelajaran serta berpengaruh terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa.
Kesalahan Siswa Dalam Mengidentifikasikan dan Menggambarkan Diagram Gaya Uulia ‘Iffa; Edi Supriana; Sutopo Sutopo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.045 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12612

Abstract

Abstract: Conceptual understanding is one indicator of success in learning. Mastery of concepts is seen when someone can solve a problem. This study aims to see student's mistakes in identifying and describing diagrams of force, particle dynamics. This type of research uses quantitative descriptive research with survey methods, research subjects amounted to 97 students. The technique of collecting data in the form of reasoned multiple choice tests with alpha cronbach is 0,68. The results of the study show that almost all students experience errors in identifying and describing the style diagrams that work on a system. Common mistakes that cause students to fail to work on problems well are because students are more likely to memorize mathematical formulations of a concept, without knowing how the concept is formed.Abstrak: Pemahaman konsep yang baik merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam pembelajaran. Penguasaan konsep terlihat ketika seseorang dapat memecahkan suatu permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesalahan siswa dalam mengidentifikasikan dan menggambarkan diagram gaya suatu permasalahan fisika materi dinamika partikel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 97 orang. Teknik pengumpulan data berupa tes pilihan ganda beralasan dengan alpha Cronbach 0,68. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh siswa mengalami kesalahan dalam mengidentifikan dan menggambarkan diagram gaya yang bekerja pada suatu sistem. Kesalahan umum yang menyebabkan siswa gagal mengerjakan soal dengan baik dikarenakan siswa lebih cenderung menghapal perumusan matematis dari suatu konsep, tanpa mengetahui bagaimana konsep terbentuk.
Pengaruh Pembelajaran Group Investigation dengan Multi Representasi pada Topik Alat-Alat Optik terhadap Penalaran Ilmiah dan Kemampuan Masalah Siswa SMA Apolonia Delviyanti Putri Marga; Edi Supriana; Arif Hidayat
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13360

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the impact of group investigation learning model with multi representation on the topic of optical devices on scientific reasoning and problem solving skill. This study were carried out using quasi experimental method with pretest-posttest control group design and two XI MIA classes as sample. The result showed that there were an impact of group investigation learning model with multi representation on the topik of optical devices on scientific reasoning and problem solving skill of high school students. The mean value of scientific reasoning and problem solving ability of experimental class students who learned by group investigation learning model with multi representation is higher than control class students who learned by group investigation learning model.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran group investigation dengan multi representasi pada topik alat-alat optik terhadap kemampuan penalaran ilmiah dan kemampuan problem solving siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain pretest-posttest control group dengan dua kelas XI MIA sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pembelajaran group investigation dengan multi representasi pada topik alat-alat optik terhadap kemampuan penalaran ilmiah dan pemecahan masalah siswa SMA. Nilai rerata penalaran ilmiah dan kemampuan problem solving siswa kelas eksperimen yang belajar menggunakan pembelajaran group investigation dengan multi representasi lebih tinggi dari siswa kelas kontrol yang belajar menggunakan pembelajaran group investigation.
Identifikasi Penguasaan Konsep Fisika Siswa SMA Kelas XI dan XII pada Materi Suhu dan Kalor Umi Azizah; Parno Parno; Edi Supriana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 4: APRIL 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.095 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i4.12284

Abstract

Abstract: This study aims to identify mastery of high school students physic concepts in different classes on heat and temperature. This study is classified as quantitative descriptive with research subjects in class eleven and twelve totaling 62 students. Class eleven students just received the study and class twelve received study a year ago. Instrument used Mastery Test Concept of Heat and Temperature with reliability of 0.884. Student answers are categorized into 3 criteria, high, medium, and low. The results of the study revealed that overall students of class eleven are in high criteria and class twelve is in the low criteria.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penguasaan konsep fisika siswa SMA dengan kelas yang berbeda pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini tergolong sebagai deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian kelas XI dan XII berjumlah 62 siswa. Siswa kelas XI baru menerima materi dan kelas XII menerima materi setahun yang lalu. Instrumen yang digunakan berupa Tes Penguasaan Konsep Suhu dan Kalor jenis pilihan ganda beralasan dengan reliabilitas 0,884. Jawaban siswa dikategorikan menjadi tiga kriteria, yaitu penguasaan konsep tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara keseluruhan siswa kelas XI berada pada kriteria tinggi dan kelas XII berada pada kriteria rendah.
Eksplorasi Scientific Explanation Berdasarkan Tingkat Kemampuan Peserta Didik Hernita A; Supriyono Koes Handayanto; Edi Supriana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14756

Abstract

Abstract: This descriptive quantitative study aims to discern students' scientific explanation skills. The researcher took 76 students from Senior High School 3,4, and Islamic Senior High School 1 in Malang city as samples. Six essay questions with coefficient reliability 0.6 were used as instruments in this study. The findings show that high initial ability of students' reasoning skills was very good due to the fact that they could associate claim and evidence. Meanwhile, students with low initial ability relied upon their instinct in constructing the evidence; therefore, theie reasoning skill was low.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan scientific explanation peserta didik. Penelitian ini berupa kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 76 peserta didik yang berasal dari SMA Negeri 3 dan 4, serta MAN 1 di Malang. Penggunaan instrumen berupa soal uraian sebanyak enam soal yang memperoleh koefisien reliabilitas 0,6. Kemampuan reasoning peserta didik pada ketgori kemampuan awal tinggi sangat baik karena peserta didik sudah mampu menghubungkan claim dan evidence. Peserta didik kemampuan awal rendah masih mengandalkan insting daripada data dan bukti dalam menyusun evidence sehingga mereka memiliki reasoning yang masih rendah.
Profil Miskonsepsi Siswa SMA pada Materi Gelombang Mekanik Tomy Andre Ansyah; Sentot Kusairi; Edi Supriana; Muhammad Irsyadul Ibad
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 10: OKTOBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i10.15049

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the misconceptions of high school students on the material of mechanical waves. This study applies a survey method with the target subject of 17 students of class XI SMA in Malang Regency. The research instrument is in the form of five essay questions related to mechanical waves. Students' responses to the questions were analyzed based on the validated answer points. The results of the study showed that there were still many students who had misconceptions. Furthermore, the results of this study require a follow-up with various efforts in alleviating the misconceptions of physics learning, especially in the matter of wave mechanics.Abstrak: Penelitian bertujuan menganalisis miskonsepsi siswa SMA pada materi gelombang mekanik. Penelitian ini menerapkan metode survei dengan subjek sasaran 17 siswa kelas XI SMA di wilayah Kabupaten Malang. Instrumen penelitian berupa lima buah soal esai yang berkaitan tentang gelombang mekanik. Respon siswa terhadap butir soal dianalisis berdasar poin-poin jawaban yang telah divalidasi. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi. Selanjutnya, hasil dari penelitian ini diperlukan tindak lanjut dengan beragam upaya dalam mengentaskan miskonsepsi pembelajaran fisika khususnya pada materi gelombang mekanik.
Eksplorasi Penguasaan Konsep Menggunakan Experiential Learning pada Materi Hukum Newton Rifqiyatun Nuriyah; Lia Yuliati; Edi Supriana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.53 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11608

Abstract

Abstract: The research aims to explore the conceptual understanding of Newtons law using Experiential Learning model. The type of this research is descriptive qualitative. This research was conducted on 32 students of SMAN 1 Kejayan use 3 essay test of conceptual understanding. Data analysis by analyzing the result of pretest-posttest answer of students then categorized at conceptual understanding level. The results of the answer analysis along with the conceptual understanding level of the students 'pretest-posttest concepts show that the conceptual understanding of Newton's students' legal concept increases after using the Experiential Learning.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguasaan konsep Hukum Newton menggunakan model Experiential Learning. Jenis penelitiannya yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 32 siswa SMAN 1 Kejayan menggunakan tiga butir soal esai penguasaan konsep. Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil jawaban pretest-posttest siswa kemudian dikategorikan pada level penguasaan konsep. Hasil analisis jawaban beserta level penguasaan konsep pretest-posttest siswa menunjukkan bahwa penguasaan konsep hukum Newton siswa meningkat setelah menggunakan pembelajaran Experiential Learning. 
Pengaruh Inkuiri Terbimbing Berbasis Science, Technology, Engineering, Math (STEM) terhadap Penguasaan Konsep Siswa SMA pada Materi Fluida Statis Khusnul Khotimah; Edi Supriana; Parno Parno
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 7: JULI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i7.13706

Abstract

Abstract: The ability to master concepts can be developed with the Guided Inquiry learning model. The purpose of this study is to find out how the STEM-based Guided Inquiry learning model influences the mastery of the concept of high school students on static fluid material. This research was conducted at SMAN 6 Malang class XI, the subject of this study were 34 students. This research is a mixed method embedded experimental model. With the test of mastery of concepts in the form of essays as many as 5 items. From the results of the research conducted showed that there are differences in the mastery of the concept of students before and after getting STEM-based guided inquiry learning on static fluid material.Abstrak: Kemampuan penguasaan konsep dapat dikembangkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajran Inkuiri Terbimbing berbasis STEM terhadapa penguasaan konsep siswa SMA pada materi fluida statis. Penelitian ini dilakukan di SMAN 6 Malang kelas XI subjek penelitian ini berjumlah 34 siswa. Penelitian ini berjenis mixed method embedded experimental model. Dengan soal tes penguasaan konsep yang berupa esai sebanyak lima butir soal. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ada perbedaan penguasaan konsep siswa sebelum dan sesudah mendapatkan pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis STEM pada materi fluida statis.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN SCIENTIFIC REASONING SISWA Achmad Faizul Musyaffa; Nur Diana Rosyidah; Edi Supriana
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai bisa menyebabkan siswa kesulitan dalam menyatakan suatu alasan ilmiah. Siswa perlu berlatih keterampilan scientific reasoning seperti proses berpikir untuk meneliti, memahami, dan mengkritisi objek atau fenomena. Keterampilan scientific reasoning bisa dilatihkan oleh guru dengan cara menerapkan pembelajaran berbasis inkuiri yang salah satunya adalah Problem Based Learning (PBL). PBL mempunyai lima langkah, yaitu: (1) orientasi peserta didik pada masalah, (2) mengorganisasi peserta didik untuk belajar, (3) membimbing penyelidikan kelompok, (4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan (5) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Model PBL merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pembelajaran saintifik, karena dengan diberikan masalah dan kemudian siswa dituntut untuk memecahkannya, kemampuan scientific reasoning siswa akan berkembang.Kata Kunci: Problem Based Learning, Pembelajaran Inkuiri, Scientific reasoning
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Nur Diana Rosyidah; Dinda Taruna Nagara; Edi Supriana
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi dan pemahaman konsep merupakan aspek yang harus dimiliki oleh siswa supaya siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, PBL merupakan salah satu model pembelajaran yang mampu membuat aktivitas belajar menjadi lebih aktif sehingga berpengaruh positif pada motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis beberapa hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa PBL mampu meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa.Kata Kunci: Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Pemahaman Konsep
Co-Authors Achmad Faizul Musyaffa Agus Suprapto Ahmad Nasich Luthfi Ahmad Taufiq Ahmad Taufiq Akio Kitagawa Alif Syaiful Adam Alvi Hasanati Alvia Quthrotun Nada Amalia Eka Febriana Amrizaldi, Amrizaldi Anggian Anggraeni Anggraining Widiningtyas Apolonia Delviyanti Putri Marga Arif Hidayat Arif Hidayat Azizah, Ziadatul Balqis Balqis Bintang, Kamila Aliya Christina Martha Dinda Taruna Nagara DWI KURNIA WATI Dwi Rokhmatin Edy, Judeanto Emilia Fandira Nasera Putri Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Eny Latifah, Eny Erawan Kurniadi Faizuna Roudhotin Nurilma Fajriani, Fitri Farah Rafidah6 Fildzah Purvita Dewi Fitriyana Fitriyana, Fitriyana Hartatiek, Hartatiek Herawati, Lya Rizka Hernita A Jane Koswojo Kholil, Abdullah Khusairi, Sentot Khusnul Khotimah Koes-H, Supriyono Kurniawan, Bakhrul Rizky Lia Yuliati Lia Yuliati, Lia Lilia Halim, Lilia Marga, Apolonia Delviyanti Putri Markus Diantoro Muhammad Fauzan Edy Purnomo Muhammad Ibnu Shodiqin Muhammad Irsyadul Ibad Nanda Rizky Aulia Nandang Mufti Nasikh Nila Rayi Puspitasaari Nila Rayi Puspitasaari Novia Tita Liliani Novia Tita Liliani Nur Diana Rosyidah Nuril Munfaridah, Nuril Nurilma, Faizuna Roudhotin Nurul Hidayat Nurul Mutowiah Parno Pradananta, Hidayat Purbo Suwasono Revista Rizky Rahmanniar Rifda Zulfa Luthfia Rifqiyatun Nuriyah Rini Tri Anggraini Risda Luthfiani Zahra Riza Andriani Rusmi Ambarwati Salmah, Ummi Sandhi Setya Praptama Sentot Kusairi Silfia Maftuhatun Ni’mah Subadra, ST Ulfawanti Intan Sulur Sunaryono Supriyono Koes Handayanto SUTOPO Sutopo Sutopo Sutopo Sutopo Sutrisno, Fery Hadi Syukriyatul Fauziyah Tantri Mayasari Taqwa, Muhammad Reyza Tomy Andre Ansyah Try Nada Fis Tsania Nur Diyana Umi Azizah Utari Dwi Putri Uulia ‘Iffa Vina Kuswatun Azizah Vita Kusumasari Wahyudha Tri Setiyoaji Winarto Winarto Wuriantika, Maulia Ingganis Yoyok Adisetio Laksono Yudyanto Yudyanto Yulianti, Erni