Articles
Kepuasan Kerja sebagai Mediator dalam Pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan Sektor Kesehatan di Garut
Salsa, Salsabilla;
Nurhasan, Rohimat
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11780
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work life balance< em> terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai mediator Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Daerah pada karyawan bagian keperawatan Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih secara acak menggunakan rumus Slovin dan dianalisis dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling< em> PLS SEM Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance< em> yang tercermin dari kemampuan mengelola waktu antara pekerjaan dan kehidupan pribadi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja Selain itu kepuasan kerja yang terlihat dari kenyamanan terhadap pekerjaan penghargaan yang diterima serta kesesuaian tugas dengan keahlian terbukti berpengaruh terhadap peningkatan kinerja Temuan utama menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung melalui kepuasan kerja lebih kuat dibandingkan pengaruh langsung yang mengindikasikan bahwa kepuasan kerja memainkan peran penting sebagai penghubung antara keseimbangan hidup dan performa kerja Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi rumah sakit dalam menyusun kebijakan kerja yang lebih berpihak pada kesejahteraan tenaga kesehatan < p>
Peran Moderasi Karakteristik Individu dalam Hubungan antara Kerja Sama Tim dan Komunikasi Internal terhadap Kinerja Karyawan PT X
Risnawati, Hesti;
Nurhasan, Rohimat
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11781
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja karyawan dipengaruhi oleh kerja sama dan komunikasi internal serta bagaimana sifat sifat individu berfungsi sebagai faktor moderasi di PT X Untuk menjelaskan hubungan sebab akibat tersebut teknik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kausalitas deskriptif merupakan metode penelitian yang digunakan Sementara itu seluruh personil PT X dijadikan sampel dengan menggunakan pendekatan sampel jenuh dan metode non probability sampling Metode analisis data penelitian ini menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling Partial Least Square SEM PLS dengan menggunakan 87 responden dan alat bantu Smart PLS 4 0 Kuesioner didistribusikan sebagai bagian dari proses pengumpulan data Berdasarkan temuan penelitian ditentukan bahwa komunikasi internal dan kerja sama tim secara signifikan dan positif mempengaruhi kinerja karyawan dan bahwa sifat sifat individu dapat memoderasi atau meningkatkan efek dari kedua faktor tersebut Sifat sifat individu memainkan efek moderasi dalam meningkatkan dampak kerja sama terhadap kinerja karyawan Dampak komunikasi internal terhadap kinerja karyawan tidak dimoderasi oleh karakteristik individu Penelitian ini menunjukkan bahwa kekompakkan akan meningkatkan kinerja karyawan dalam hal kuantitas Kinerja karyawan juga akan ditingkatkan dengan komunikasi internal dan komunikasi vertikal yang dikembangkan secara efektif < p>
Peran Motivasi Kerja Memediasi Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Toko Ritel
Wulandari, Ratna;
Nurhasan, Rohimat
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11804
Studi ini mempunyai tujuan yaitu guna membahas pengaruh kepemimpinan transformasional kepada kinerja karyawan melalui mempertimbangkan motivasi kerja menjadi variabel yang memediasi hubungan tersebut Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif di mana data didapatkan dari 63 responden melalui kuesioner serta dianalisa melalui SmartPLS 3 0 Hasil analisis memperlihatkan bahwasanya kepemimpinan transformasional secara signifikan serta positif mempengaruhi motivasi kerja Selain itu motivasi kerja terbukti mampu menjembatani hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja karyawan secara tidak langsung ataupun langsung Motivasi intrinsik ditemukan memiliki kontribusi penting dalam mendorong karyawan mencapai kinerja terbaik mereka Karyawan yang merasakan makna dan kepuasan dalam pekerjaannya cenderung memiliki semangat kerja yang tinggi rasa tanggungjawab yang kuat serta loyalitas terhadap tugas Hasil ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan menginspirasi demi meningkatkan motivasi serta kinerja secara berkelanjutan < p>
Peran Work life Balance Memediasi Pengaruh Spiritualitas di Tempat Kerja Terhadap Loyalitas Guru Era Kini
Musaropah, Ucu;
Nurhasan, Rohimat;
Cupiadi, Hedi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11806
Loyalitas guru memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan Namun dalam konteks saat ini menjaga komitmen guru menghadirkan tantangan karena beberapa faktor yang memerlukan eksplorasi menyeluruh Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana spiritualitas kerja mempengaruhi loyalitas guru sementara juga mempertimbangkan peran mediasi work life balance < em> Metodologi yang digunakan bersifat deskriptif dan kausalitas dengan data yang dikumpulkan dari 86 guru pegawai negeri sipil PNS dan kontrak P3K di SMP Negeri Samarang Garut melalui survei kuesioner Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling Partial Least Squares< em> SEM PLS Temuan menunjukkan bahwa spiritualitas kerja mempengaruhi loyalitas guru secara positif baik secara langsung maupun tidak langsung dengan work life balance< em> sebagai mediasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan spiritualitas kerja yang ditandai dengan pekerjaan yang bermakna dapat meningkatkan loyalitas guru Selain itu aspek keseimbangan keterlibatan dari work life balance< em> telah ditemukan untuk lebih mengoptimalkan loyalitas guru Penelitian ini memberikan wawasan teoritis dan implikasi praktis bagi manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan dengan tujuan untuk menumbuhkan suasana kerja produktif yang mendukung work life balance< em> guru < p>
Pengaruh Servant Leadership Terhadap Kinerja Karyawan Pada Guru Smp Di Kabupaten Garut
Solihin, Agus;
Nurhasan, Rohimat;
Kurniawan, Deri Alan
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/ft265w38
Kinerja guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Meski demikian, guru kerap menghadapi tantangan seperti rendahnya motivasi, beban administrasi yang berat, serta dukungan institusi yang terbatas. Di wilayah Kabupaten Garut, sekolah menengah pertama (SMP) yang berada di daerah terpencil menunjukkan adanya penerapan kepemimpinan melayani oleh kepala sekolah. Namun, belum terdapat penelitian empiris yang mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan ini terhadap kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kepemimpinan melayani terhadap kinerja guru di SMP Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-kausal. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner skala Likert kepada seluruh guru aktif sebagai responden. Analisis data menggunakan teknik regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan melayani memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Semakin baik penerapan kepemimpinan melayani oleh kepala sekolah, maka semakin tinggi pula kinerja guru. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model kepemimpinan berbasis pelayanan di sekolah negeri, terutama di wilayah terpencil, serta menjadi acuan dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih manusiawi dan efektif.
Pengaruh Work Overload Terhadap Kinerja Karyawan dengan Stres Kerja sebagai Variabel Intervening pada Karyawan Rumah Makan Pujasega Garut
Qothrun Nada, Ilfa;
Nurhasan, Rohimat
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/bk1m4a05
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh beban kerja berlebih terhadap kinerja karyawan, dengan stres kerja sebagai variabel intervening, pada karyawan Rumah Makan Pujasega Garut. Meningkatnya tekanan dalam dunia kerja, khususnya di sektor jasa seperti restoran, menjadikan isu ini penting untuk diteliti. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif, di mana seluruh populasi sebanyak 50 karyawan dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berlebih berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta terhadap stres kerja. Selain itu, stres kerja juga memberikan pengaruh positif terhadap kinerja. Uji mediasi menegaskan bahwa stres kerja menjadi variabel perantara yang signifikan dalam hubungan antara beban kerja berlebih dan kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan beban kerja dapat mendorong kinerja yang lebih tinggi selama stres yang timbul masih dapat dikendalikan secara adaptif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dalam menyusun strategi pengelolaan beban kerja yang efisien untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja.
Pengaruh Komunikasi Organisasi terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Karyawan Rumah Makan Pujasega Garut
Listian, Resti;
Nurhasan, Rohimat
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/ejgtce69
Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel perantara pada Rumah Makan Pujasega Garut. Dasar penelitian ini terletak pada pentingnya penerapan komunikasi yang efektif guna memperlancar koordinasi dan meningkatkan produktivitas karyawan di sektor jasa, terutama industri kuliner. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana kuesioner disebarkan kepada seluruh 50 karyawan Rumah Makan Pujasega Garut sebagai responden (menggunakan teknik census sampling atau sampling jenuh). Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun melalui perantara kepuasan kerja. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kepuasan kerja berperan penting sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara komunikasi organisasi dan kinerja karyawan. Dengan demikian, optimalisasi komunikasi internal dapat dijadikan langkah strategis untuk memperkuat motivasi, loyalitas, dan produktivitas karyawan, khususnya di sektor jasa..
Pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan dengan Motivasi Intrinsik sebagai Variabel Intervening pada Karyawan KPGS Cikajang
Kirana, Widya;
Nurhasan, Rohimat
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/t9j37r28
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan dengan mempertimbangkan motivasi intrinsik sebagai variabel yang memediasi hubungan di antara keduanya, pada karyawan Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) Cikajang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, melibatkan seluruh populasi sebanyak 62 karyawan melalui teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan program SmartPLS 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, serta berpengaruh positif terhadap motivasi intrinsik. Motivasi intrinsik sendiri terbukti meningkatkan kinerja karyawan. Selain itu, motivasi intrinsik berperan sebagai variabel intervening yang menjembatani pengaruh kompetensi terhadap kinerja. Dengan demikian, peningkatan kompetensi dapat memperbaiki kinerja baik secara langsung maupun melalui peningkatan motivasi intrinsik. Hasil ini menegaskan pentingnya pengembangan SDM yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga pada pembentukan motivasi intrinsik guna mengoptimalkan kinerja dalam organisasi koperasi agribisnis.
Financial Inclusion: Analyzed from Financial Literacy and Use of Financial Technology
Wufron, Wufron;
Susilawati, Wati;
Nurhasan, Rohimat;
Puad, Noor Aimi Binti Mohamad
Journal of Nonformal Education Vol. 12 No. 1 (2026): Community empowerment and Adult education
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jone.v12i1.22506
This study aims to determine how financial inclusion in Garut Regency is influenced by fintech usage and financial literacy. The research focuses on the relationship between financial literacy, fintech usage, and the level of financial inclusion among the people of Garut Regency, particularly in the context of regional financial digitalization. The research approach used is quantitative, employing descriptive and verification methods. Data analysis is conducted using multiple regression to examine the influence of fintech and financial literacy on financial inclusion. The population of this study consists of residents of Garut Regency who use fintech services. The research sample is selected using a specific technique appropriate to the study’s objectives. Data is collected through surveys using questionnaires and literature studies to support analysis and discussion. The findings indicate that financial literacy has a positive and significant impact on financial inclusion. Fintech usage also contributes positively and significantly to increasing financial inclusion in society. This study presents a new perspective by discussing the use of fintech in society through dimensions of perception, attitude, intention, and satisfaction related to financial literacy on financial inclusion. Furthermore, this study is conducted in Garut Regency, which has not been extensively researched before, and is related to the implementation of the Regional Financial Access Acceleration Team and Electronification of Regional Government Transactions in promoting financial literacy and inclusion in the region.
KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI PENGARUH KESEJAHTERAAN PEGAWAI TERHADAP LOYALITAS
Karyati, Euis;
Nurhasan, Rohimat
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54443/sibatik.v5i4.4448
This study aims to analyze the influence of employee well-being on employee loyalty, with job satisfaction as a mediating variable, in a banking institution in Garut. The research employs a quantitative approach with a verificative design. The total population of 74 employees was used as respondents through a census sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that employee well-being has a positive and significant effect on both job satisfaction and employee loyalty. Job satisfaction also has a positive and significant effect on employee loyalty. Furthermore, job satisfaction significantly mediates the relationship between employee well-being and employee loyalty. These findings suggest that improving employee well-being not only directly enhances loyalty but also indirectly through increased job satisfaction. Therefore, organizations should comprehensively manage employee well-being as a strategic effort to improve job satisfaction and strengthen employee loyalty sustainably.