Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MASALAH GURU PJOK DALAM MEWUJUDKAN TUJUAN KEBUGARAN JASMANI mashud mashud
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 17, No 2 (2018): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.487 KB) | DOI: 10.20527/multilateral.v17i2.5704

Abstract

Analisis Masalah Guru PJOK Dalam Mewujudkan Tujuan Kebugaran Jasmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis permasalahan-permasalahan guru PJOK SMA dalam mewujudkan tujuan kebugaran jasmani untuk siswa di sekolah. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan paradigma naturalistic incuary. Artinya sejak pengumpulan data, mereduksi data, dispalay data (penyajian data) memverifikasi dan penarikan kesimpulan mengenai realistis di lapangan yang bersifat natural dan actual tidak menggunakan upaya kuantifikasi. Teknik pengumpulan data, sangat bergantung pada kelengkapan data dari cacatan lapangan yang diperoleh melalui observasi, transkrip wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian adalah terdapat 3 (tiga) komponen yang menghambat dan menjadi kedala guru PJOK dalam mewujudkan kebugaran jasmani siswa, yaitu; 1) Rendahnya tingkat keterlaksanaan tes kebugaran jasmani Indonesia (TKJI tahun 2010); 2) Komponen tes kebugaran TKJI tahun 2010 tidak murni mengukur kadar kebugaran jasmani siswa; 3) Alokasi waktu jam PJOK tidak sesui dengan prinsip dalam peningkatan kebugaran jasmani yaitu (minimal tiga kali dalam seminggu, jam PJOK hanya sekali dalam seminggu).Kata kunci: Analisis masalah, guru PJOK, tujuan kebugaran jasmani.
Pengaruh Latihan Hexagon Drill (Footwork) di Bak Pasir dengan Latihan Ladder Drill terhadap Peningkatan Agility Pemain Bulutangkis Muhammad Rizky; Syamsul Arifin; Herita Warni; Mashud
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.792 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6762538

Abstract

Kualiatas kelincahan bagi atlet bulutangkis merupakan kebutuhan yang tidak bisa dielakkan lagi untuk sukses dalam sebuah pertandingan. Selain daya tahan dan power, kelincahan merupakan kondisi fisik dominan atlet bulutangkis. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis perbandingan pengaruh latihan hexagon drill (footwork) di bak pasir dengan latihan ladder drill terhadap peningkatan agility pemain bulutangkis PB. Berkat Abadi Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian menggunakan One Groups Pretest-Posttest Design. Peneliti melakukan pretest sebelum diberi perlakuan dan posttest setelah diberi perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan agility pada pemain bulutangkis PB. Berkat Abadi Banjar melalui latihan ladder drill memiliki signifikansi lebih besar dibandingkan dengan peningkatan agility melalui latihan hexagon drill (footwork) di bak pasir.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN RENANG GAYA BEBAS BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF Mashud Mashud; Widiastuti Widiastuti
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 9 No 2 (2018): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.431 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.092.05

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran renang gaya bebas berbasis multimedia interaktif untuk mahasiswa program studi pendidikan jasmani dan memperoleh data empiris tentang efektifitas produk hasil pengembangan terhadap peningkatan hasil belajar kemampuan renang gaya bebas mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dari Borg and Gall yang terdiri dari 10 langkah. Subyek ujicoba dalam penelitian ini adalah mahasiswa PJKR. Subyek ujicoba kelompok kecil mahasiswa PJKR FKIP ULM berjumlah 15 orang, subyek ujicoba kelompok besar 120 mahasiswa. Sedangkan sampel peneltian untuk uji efektifitas produk berjumlah 90 orang mahasiswa Hasil penelitian pengembangan ini berupa buku teks dan aplikasi multimedia interaktif pembelajaran renang gaya bebas berbasis android. Untuk mengetahui efektifitas produk, peneliti mengujikan menggunakan desain penelitian eksperimen kepada 45 orang mahasiswa selama 4 bulan/ 16 kali pertemuan dengan design eksperimen the one group control pretest-posttest design, menghasilkan bahwa nilai dari Ztabel > Z hitung (89 > -5,7622), maka terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum mendapat perlakuan dan sesudah perlakuan. Jadi bisa dikatakan bahwa produk pengembangan efektif meningkatkan hasil belajar kemampuan renang gaya bebas mahasiswa.
PENGARUH KOMPONEN FISIK DOMINAN OLAHRAGA FUTSAL TERHADAP TEKNIK DASAR PERMAINAN FUTSAL Mashud Mashud; Abdul Hamid; Said Abdillah
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 10 No 1 (2019): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.573 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.101.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) pengaruh kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan teknik dasar permainan Futsal. 2) pengaruh koordinasi mata kaki terhadap kemampuan teknik dasar permainan Futsal. 3) pengaruh keseimbangan terhadap kemampuan teknik dasar permainan Futsal. 4) pengaruh kekuatan otot tungkai, koordinasi mata kaki, dan keseimbangan terhadap kemampuan teknik dasar permainan Futsal. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif non eksperimental yang berjenis korelasional atau jenis penelitian ekspos fakto. Populasi dan sampel adalah siswa SMP yang mengikuti ekstrakurikuler Futsal berjumlah 63 siswa, seluruh jumlah populasi dijadikan sampel penelitian/ total sampling. Hasil peneltian adalah 1) ada pengaruh variabel X1 terhadap variable terikat Y. Hal ini terlihat berdasarkan nilai sig sebesar 0.041 (< 0.05) maka dapat diartikan bahwa secara parsial variabel X1 terbukti mempengaruhi variabel Y secara signifikan. 2) Ada pengaruh variabel X2 terhadap variabel terikat Y. Hal ini terlihat berdasarkan nilai sig sebesar 0.005 (< 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa secara partial variabel X2 terbukti mempengaruhi variabel Y secara signifikan. 3) Ada pengaruh variabel X3 terhadap variable terikat Y. Hal ini terlihat berdasarkan nilai sig sebesar 0.009 (< 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa secara sendiri (partial) variabel terbukti mempengaruhi variabel Y secara signifikan. 4) Ada pengaruh secara bersama-sama variabel bebas X1, X2, X3 terhadap variable Y. Dari hasil uji signifikansi terlihat bahwa nilai probabilitas adalah sebesar 0,00 (< 0,05) sehingga model regresi yang terbentuk dapat digunakan untuk memprediksi variabel Y, artinya, pengaruh variabel X1, X2, dan X3 secara simultan terbukti mempengaruhi variabel Y (teknik dasar futsal) secara signifikan. Selain hasil berdasarkan uji hipotesis di atas juga didapatkan data bahwa variabel Y dipengaruhi oleh variabel X1, X2 dan X3 sebesar 34.70%, dan sisanya dipengaruhi faktor lain selain variabel X1, X2 dan X3 sebesar 63.3%.
Development of Gradation Indicators for Achieving Competencies Specific Motion Skills Junior High School Floor Gymnastics Humiyati Humiyati; Mashud Mashud; Syamsul Arifin
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 14, No 2 (2022): June
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v14i2.32913

Abstract

This research was motivated by the similarity of floor gymnastics learning materials delivered by physical education teachers at each grade level, not based on mapping basic competencies at each grade level. In addition, based on the results of the needs analysis, shows that 100% of junior high school physical education teachers in Hulu Sungai Utara District need guidance on learning floor gymnastics based on basic competency gradations for each grade level. The purpose of the study was to develop a gradation of indicators of the achievement of specific movement skills in floor gymnastics in junior high school. The research methods used are research and development, with development procedures; 1) the pre-development stage, and 2) the development stage, which is from needs analysis, product development, and product testing, to the creation of the final product development. The subjects of the study were physical education teachers in the North River Upper District, which numbered 31 teachers. The instrument used in this development research is a questionnaire, while the data analysis technique is a quantitative descriptive analysis with percentages. The results of this development research based on product trials (expert tests, small group tests, and large group tests) resulted in the development of product indicators of gradation indicators of achievement of floor gymnastics-specific movement skills.
Identification of Learning Problems in Physical Education Sports and Health Subject during the Covid-19 Pandemic Mu’arifin Mu’arifin; Mashud Mashud; Pinton Setya Mustafa
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 7, No 2 (2022): Physical Activity and Exercise for Health and Well-being
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v7i2.49683

Abstract

The Covid-19 pandemic has been a challenge primarily for sports physical education and health learning (SPEH) since it needs to be provided using face-to-face to obtain the learning process in the demonstration, observation, evaluation, and improvement in learning motion. Therefore, this study aims to determine the learning conditions of SPEH during the Covid-19 pandemic. This study involved a descriptive quantitative method through questionnaire provided to the respondents involved in this research. The schools involved as samples are 150 SPEH Teachers in the elementary, junior, and high school levels in East Java of Indonesia. The findings indicate that several obstacles during the pandemic are insufficient infrastructure and the ability of teachers and students to implement SPEH learning, implication of this research is to provide an overview of SPEH learning patterns during the Covid-19 pandemic. This study concludes that there is a remarkable impact of the Covid-19 pandemic on SPEH learning, which suggests that in providing learning online, problems such as delivering practical material cannot be controlled properly in implementing online learning.
Gaya Mengajar Inklusi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Gerak Spesifik Servis Bawah Bola Voli Siswa Kelas VII Ferawati Ferawati; Mashud Mashud; Herita Warni
Jurnal Patriot Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v4i4.870

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan dan memperbaiki keterampilan servis bawah bolavoli menggunakan gaya mengajar inklusi. Metode pada penelitian ini menggunakan metode Action Research classroom atau disebut juga penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian mengunakan model model Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan ada peningkatan dalam hasil pembelajaran servis bawah bolavoli dengan menggunakan gaya mengajar inklusi. Subyek penelitian peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Danau Panggang berjumlah 27 peserta didik yang terdiri dari 10 laki-laki dan 17 perempuan. Berdasarkan analisis data menunjukkan hasil pembelajaran servis bawah bolavoli siklus I yaitu 44,44% (12 peserta didik) selanjutnya pada siklus II terlihat peningkatan sebesar 81.48% (22 peserta didik) dinyatakan telah tuntas. Capaian hasil belajar peserta didik saat pembelajaran servis bawah bolavoli secara menyeluruh disiklus I 0 ≤ KKM < 75 dikatakan capaian belajar belum tuntas, kemudian terjadi peningkatan disiklus II mencapai 75 ≥ KKM ≤ 100 capaian belajar dikatakan tuntas belajar, maka capaian hasil keterampilan yang terjadi disiklus II meningkat 62.96% dan penuruan 11.12%. Hasil dari analisis capaian belajar terlihat tuntas hasil belajar servis bawah bolavoli menggunakan gaya mengajar inklusi dari siklus I ke siklus II meningkat belajar baik individual maupun secara keseluruhan.
Efforts to Improve Collaboration Skills and Student Learning Outcomes Using the Teams Games Tournament Model Nur Ihwanto; Herita Warni; mashud mashud
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 12, No 2 (2022): VOLUME 12 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jm.v12i2.2768

Abstract

This study aims to determine whether the application of the Teams Games Tournament (TGT) learning model can improve collaboration skills and student learning outcomes in the basic motion combination material of walking, running, jumping, and throwing in class V.A. students at SDN 2 Loktabat Selatan. In this study, we used the class action research method (classroom action research) with the Kemmis and Taggart models (planning, implementing actions, observing, and reflecting). The subjects of the study were 14 students in class V.A. at SDN 2 Loktabat Selatan. Data collection instruments were tests (multiple choice) and non-tests (observations). The overall data is in the form of quantitative data, which is then analyzed descriptively using the percentage formula. The results showed an increase in collaboration skills and student learning outcomes from pre-cycle to cycle I. The value of pre-cycle collaboration skills increased by 37%, then increased by 93% in cycle I; the value of pre-cycle cognitive skills increased by 50%, then increased by 93% in cycle I; and the value of pre-cycle psychomotor skills increased by 100%. It can be concluded that by applying the Teams Games Tournament learning model, it can improve the collaboration skills and learning outcomes of students in class V.A. SDN 2 Loktabat Selatan through the combination of basic motions of walking, running, jumping, and throwing..Key words: Collaboration Skills, Learning Outcomes, Teams Games Tournament
Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa melalui Aktivitas Kebugaran Jasmani Menggunakan Model Project Based Learning (PjBL) SMA Negeri 3 Banjarbaru M. Tami Rosadi Ahwan; Sunarno Basuki; Mashud
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 9 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.201 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7592832

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari rendahnya keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran PJOK materi aktivitas kebugaran jasmani. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa pada materi aktivitas kebugaran jasmani menggunakan model Project Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek  penelitian adalah siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 3 Banjarbaru yang berjumlah 35 siswa. Objek penelitian adalah untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa kelas X SMA Negeri 3 Banjarbaru pada materi aktivitas kebugaran jasmani menggunakan metode Project Based Learning. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Instrumen keterampilan kolaborasi, Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan kolaborasi siswa materi aktivitas kebugaran jasmani siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 3 Banjarbaru. Hal ini ditunjukkan pada nilai pengetahuan kolaborasi Siklus I pertemuan 1 yang tuntas hanya 8 siswa atau 22,85% dan yang tidak tuntas 27 siswa atau 77,14%. Nilai keterampilan  kolaborasi siklus I pertemuan 2 yang tuntas 20 siswa atau 57,14% dan yang tidak tuntas 15 siswa atau 42,14%. Nilai pengetahuan kolaborasi pada Siklus II pertemuan 1 terjadi peningkatan 25 siswa yang tuntas atau 71,42% dan yang tidak tuntas 10 siswa atau 28,58%. Nilai keterampilan kolaborasi pada siklus II pertemuan 2 kembali meningkat dari 28 siswa yang tuntas atau 80%, yang tidak tuntas 7 siswa atau 20%.
Somatotype of the Tarung Derajat martial arts athletes in the fighter category Y. Touvan Juni Samodra; Uray Gustian; Sesilia Seli; Dwi Riyanti; Didi Suryadi; Ella Fauziah; Mashud
Journal Sport Area Vol 8 No 1 (2023): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(1).11015

Abstract

Somatotype is a parameter used to determine criteria based on body type. However, not many have taken somatotype measurements when selecting prospective athletes. The purpose of this study is to examine the somatotype of fighters in Tarung Derajat Martial Arts. In this study, tests and measurements of somatotype were carried out using manual anthropometric measurements, including height, weight, skinfold measurements at five points (biceps, triceps, suprailliaca, subscapula, and calf), arm circumference, calf circumference, and measurement of the width of the humerus bone and femur. The purposive sampling technique is used in determining the sample. In this study, 15 Tarung Derajat martial arts athletes, consisting of seven men and eight women, were sampled. The results of this study showed that 7 athletes had a mesomorph endomorph somatotype with a percentage of 46%, 1 athlete had an endomorph somatotype with a 7% percentage, 6 central athletes had a percentage of 40%, and 1 athlete had an ectomorph endomorph somatotype with a percentage of 7%. Finally, the dominant body type in Tarung Derajat Fighter athletes is mesomorph endomorph (46%), followed by central (40%). This study's data provide physical characteristics of degree fighters, which can be used to establish a reference for systematic sports medicine research.
Co-Authors Abd Hamid Abd. Hamid ABDUL HAMID Adritya, Wenny Advendi Kristiyandaru Ahmad Murjani Ahmad Rifa’i Akhmad Rif’at Akhriana, Asmah Amalia Ulfah AR. Shadiqin Arina Wulandari Aryadi Rahman Athar Athar Ayu Oktolita Pertiwi Bahrun Bahrun Baidillah Athar Baidillah Baidillah Didi Suryadi Dwi Riyanti Ella Fauziah Enrico Alvista Brilliant Arsyendi Fadillah, Muhammad Ferawati Ferawati Haffyandi, Recky Ahmad Hakim, Rifki Herita Warni Herita Warni Herita Warni Herita Warni Herita Warni Herita Warni Humiyati Humiyati Ihwanto, Nur Indra Presatria Irham Maulana Jujuk Agung Wiranto Kahri, Ma'ruful Kahri, Maruful Kahri, Ma’ruful Lusiantri Lusiantri Lusiantri Lusiantri M. Tami Rosadi Ahwan Ma&#039;ruful Kahri Ma'ruful Kahri Mariani Agustini Raaiyatini Ma’ruful Kahri Mu&#039;arifin Mu&#039;arifin Muhammad Amin Priambudi Muhammad Amin Priambudi Muhammad Fadillah Muhammad Ferry Muhammad Karnadi Muhammad Khairul Tamami Muhammad Luthfi Muhammad Mulhim Muhammad Nudin Syaputra Muhammad Rizky Muhammad Yudhi Ardinnata Mu’arifin Nur Ihwanto Nurdiansyah Nurdiansyah Okta Rusmaditya Rahim Pebriyandi Pebriyandi Pebriyandi Pebriyandi Pebriyandi Pebriyandi, Pebriyandi Perdinanto Perdinanto Persada, Tahta Syam Utama Pertiwi, Ayu Oktolita Pinton Setya Mustafa Rahmadi Rahmadi rahmadi, edi Rajibi, Muhammad Nadjmi Ramadhan Arifin Ramadhani, Dwi Qadri Recky Ahmad Haffyandi Recky Ahmad Haffyandi Rian Kurnia Sadiqin, Muhammad Sahbana Ridha Said Abdillah Sam'ani, Sam'ani Sesilia Seli Siola, Mario Siti Nurrochmah Sitti Aisa, Sitti Sunarno Basuki Syahriannor, Muhammad Syamsul Arifin Syamsul Arifin Syamsul Arifin Tahta Syam Utama Persada Tidie Yusuf Anugrah Uray Gustian Wahyudi, Raihan Widiastuti Wulida Makhtuna Y. Dwiki Rinaldy Y. Touvan Juni Samodra Y. Touvan Juni Samodra Yulia Ika Zsolt Németh