Claim Missing Document
Check
Articles

KESIAPAN GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN (PJOK) SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LIANG ANGGANG DALAM MERENCANAAN PROSES PERANGKAT PEMBELAJARAN Okta Rusmaditya Rahim; Herita Warni; Mashud Mashud
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 2 No 1 (2021): Volume 2 Nomor 1, Maret 2021
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v2i1.1054

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesiapan pendidik dalam merencanakan proses pembelajaran, terkhusus pada proses perencaan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013. Tujuan dalam hal ini ialah agar dapat diketahui apakah Kesiapan Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Sekolah Dasar Di Kecamatan Liang Anggang sesuai dengan kurikulum 2013 pembelajarannya. Metode yang akan digunakan ialah sebagai berikut yaitu dengan penelitian kuantitatif yang akan dipakai dengan survei dilapangan yaitu dengan cara tekniknya berupa dokumentasi, RPP dan Wawancara. Sampel yang digunakan sebanyak 3 sekolahan yang bekerjasama dengan ULM yaitu di Kecamatan Liang Anggang. Hasil dari Penelitian ini bahwa tidak semua guru olahraga akan selalu memekai dengan perangkat yang ada di sekolahan berupa RPP atau silabus tetapi sebagian juga menggunakan itu, maka dari itulah terkadang guru tidak siap dalam memberikan materi kepada peserta didik karna untuk metode/model bahan untuk mengajar belum tersusun dengan baik, sehingga cara mengajar apa yang guru berikan saja tidak mesti sesuai dengan Kurikulum 2013.
PERSEPSI GURU PJOK SEKOLAH DASAR TERHADAP PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN TANAH BUMBU Ahmad Rifa’i; Ma'ruful Kahri; Mashud Mashud
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 Nomor 3, September 2021
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v2i3.1058

Abstract

Persepsi merupakan kecakapan untuk melihat, memahami, kemudian menafsirkan suatu stimulus sehingga merupakan sesuatu yang berarti dan menghasilkan penafsiran dengan ini guru pjok harus mempunyai persepsi yang bertujuan untuk mempermudah memberikan pelajaran pendididikan jasmani olahraga dan kesehatan agar murid memahami materi yang diajarkan. Mengingat betapa pentingnya hasil dari persepsi guru pendidikan jasmansi sekolah dasar terhadap pembelajran daring di masa pandemi covid-19 sekarang ini dengan data berupa dokumen yang bisa menjadi gambaran serta tolak ukur untuk guru, murid, wali murid, dan sekolah. Berdasarkan hasil dari penelitian ini bisa diperoleh kesimpulan bahwa persepsi guru pjok sd di kecamatan simpang empat kabupaten tanah bumbu terhadap pembelajaran daring adalah baik. Hal ini ditunjukan dengan nilai rata-rata sebesar 92,76, nilai rata-rata sebesar 92,76 masuk kedalam interval skor skor 82,5 < x < 97,5 dimana kategori interval tersebut berkategori baik.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PJOK DI SMPN 2 BANJARBARU Irham Maulana; Nurdiansyah Nurdiansyah; Mashud Mashud
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 Nomor 3, September 2022
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v3i3.1524

Abstract

Pandemi covid-19 membuat kehidupan berubah 180 derajat, karena sebelum adanya pandemi aktivitas diluar rumah ataupun disekolah tidak ada batasan, Namun dengan kedatangan covid-19 yang umumnya melanda dunia terkhusus di Indonesia. Sektor pendidikan sangat merasakan dampak yang luarbiasa karena merubah pembelajaran yang awalnya tatap muka langsung turun ke sekolah kini berubah menjadi jarak jauh dengan menggunakan bantuan alat elektronik berupa handphone atau semacamnya. Mengingat betapa pentingnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran pjok di masa pandemi covid-19 sekarang ini dengan data berupa nilai raport dan wawancara. Berdasarkan hasil dari penelitian ini bisa diperoleh kesimpulan bahwa dampak pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PJOK di SMPN 2 Banjarbaru melalui kajian nilai raport dan pendapat guru, menunjukkan adanya perbandingan ketuntasan hasil belajar siswa pada nilai kognitif (pengetahuan) yang lebih besar dibandingkan nilai psikomotorik (keterampilan). Ketuntasan individual siswa yang mencapai nilai pengetahuan (kognitif) ≥76 sebanyak 192 siswa dari 196 jumlah siswa secara keseluruhan, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 98%. Sedangkan ketuntasan individual siswa yang mencapai nilai keterampilan (psikomotorik) ≥76 hanya sebanyak 185 siswa dari 196 jumlah siswa secara keseluruhan, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 94%.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PJOK DI SMPN 2 BANJARBARU Irham Maulana; Nurdiansyah Nurdiansyah; Mashud Mashud
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v3i1.1544

Abstract

Pandemi covid-19 membuat kehidupan berubah 180 derajat, karena sebelum adanya pandemi aktivitas diluar rumah ataupun disekolah tidak ada batasan, Namun dengan kedatangan covid-19 yang umumnya melanda dunia terkhusus di Indonesia. Sektor pendidikan sangat merasakan dampak yang luarbiasa karena merubah pembelajaran yang awalnya tatap muka langsung turun ke sekolah kini berubah menjadi jarak jauh dengan menggunakan bantuan alat elektro berupa handphone atau semacamnya. Mengingat betapa pentingnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran pjok di masa pandemi covid-19 sekarang ini, maka perlu dilakukan penelitian dengan data berupa nilai raport dan wawancara. Berpedoman pada hasil penelitian ini bisa dapatkan kesimpulan bahwa dampak pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar peserta didik mata pelajaran PJOK di SMPN 2 Banjarbaru melalui kajian nilai raport dan pendapat guru, menunjukkan adanya perbandingan ketuntasan hasil belajar siswa pada nilai kognitif (pengetahuan) yang lebih besar dibandingkan nilai psikomotorik (keterampilan). Ketuntasan individual siswa yang mencapai nilai pengetahuan (kognitif) ≥76 sebanyak 192 siswa dari 196 jumlah siswa secara keseluruhan, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 98%. Sedangkan ketuntasan individual siswa yang mencapai nilai keterampilan (psikomotorik) ≥76 hanya sebanyak 185 siswa dari 196 jumlah siswa secara keseluruhan, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 94%.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PJOK DI SMPN 2 BANJARBARU Irham Maulana; Nurdiansyah Nurdiansyah; Mashud Mashud
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 4 No 2 (2023): Volume 4 Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v4i2.1943

Abstract

Pandemi covid-19 membuat kehidupan berubah 180 derajat, karena sebelum adanya pandemi aktivitas diluar rumah ataupun disekolah tidak ada batasan, Namun dengan kedatangan covid-19 yang umumnya melanda dunia terkhusus di Indonesia. Sektor pendidikan sangat merasakan dampak yang luarbiasa karena merubah pembelajaran yang awalnya tatap muka langsung turun ke sekolah kini berubah menjadi jarak jauh dengan menggunakan bantuan alat elektronik berupa handphone atau semacamnya. Mengingat betapa pentingnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran pjok di masa pandemi covid-19 sekarang ini, maka perlu dilakukan penelitian dengan data berupa nilai raport dan wawancara. Berpedoman pada hasil penelitian ini bisa dapatkan kesimpulan bahwa dampak pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar peserta didik mata pelajaran PJOK di SMPN 2 Banjarbaru melalui kajian nilai raport dan pendapat guru, menunjukkan adanya perbandingan ketuntasan hasil belajar siswa pada nilai kognitif (pengetahuan) yang lebih besar dibandingkan nilai psikomotorik (keterampilan). Ketuntasan individual siswa yang mencapai nilai pengetahuan (kognitif) ≥76 sebanyak 192 siswa dari 196 jumlah siswa secara keseluruhan, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 98%. Sedangkan ketuntasan individual siswa yang mencapai nilai keterampilan (psikomotorik) ≥76 hanya sebanyak 185 siswa dari 196 jumlah siswa secara keseluruhan, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 94%.
Upaya meningkatkan kemampuan gerak dasar manipulatif (lempar tangkap) melalui model problem base learning Muhammad Nudin Syaputra; Ma&#039;ruful Kahri; Syamsul Arifin; Mashud -
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 2 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i2.7708

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan gerak dasar manipulatif (lempar dan tangkap) pada Siswa/I kelas III di SD Negeri 022 Pasir Belengkong dengan menggunakan model pembelajaran problem base learning (PBL). Sebanyak 22 orang Siswa/I yang terdiri dari 9 laki-laki dan 13 perempuan melalui dua siklus pembelajaran gerak dasar manipulatif. instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang berindikator pada tugas gerak manipulatif (lempar tangkap). Rancangan dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis Mc. Taggart dimana dalam tahapannya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi adapun analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang telah diperoleh dalam siklus pertama menunjukkan peningkatan 23% pada kemampuan  melempar dan 27% untuk menangkap dengan ketuntasan 64% dan 68%. Pada siklus kedua diperoleh kembali peningkatan kemampuan melempar sebesar 22% dan menangkap sebesar 23%. Sehingga dalam siklus kedua ini diperoleh ketuntasan 86% untuk kemampuan melempar dan 91% menangkap. Dengan begitu dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan problem base learning (PBL) dapat diterapkan secara efektif dalam kegiatan pembelajaran gerak manipulatif pada pendidikan jasmani.
Integrasi Model Pembelajaran PjBL Dengan Inklusi Untuk Hasil Belajar Lompat Jauh Siswa Kelas X Lusiantri Lusiantri; Mashud Mashud; Herita Warni
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 2 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i2.7705

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas X MIPA 4 pada SMA Negeri 3 Palangka Raya dengan menggunakan integrasi metode pembelajaran project based learning dengan inklusi. Metode yang digunakan adalah metode Action Research Classroom atau penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian menggunakan model Kemmis Mc. Taggart yang tediri dari empat tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitan siswa kelas kelas X MIPA 4, berjumlah 36 siswa terdiri dari 20 siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki. Instrumen penelitian menggunakan blanko pengamat tugas gerak dengan indikator sebagai berikut: 1) mengambil ancang-ancang/awalan lari, 2) tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit demi sedikit sebelum bertolak, 3) kecepatan ancang-ancang dipertahankan tetap maksimal sampai mencapai papan tumpu/bertolak, 4) pinggang turun sedikit pada satu langkah akhir ancang-ancang. Kemudian pada tahap tolakan yaitu: 1) ayunkan paha kaki-bebas cepat ke posisi horizontal dan dipertahankan, 2) menumpu dengan kaki terkuat, 3) luruskan sendi mata kaki, lutut dan pinggang pada waktu melakukan tolakan, 4) bertolaklah ke depan dan ke atas (sudut tolakan 45°). Selanjutnya pada tahap melayang adalah sebagai berikut: 1) badan terangkat melayang diudara, 2) ayunan kedua lengan ke depan, 3) badan sedikit membungkuk, 4) kedua kaki sedikit ditekuk sehingga posisi badan berada dalam sikap jongkok. Selanjutnya instrumen penilaian pada tahap terakhir yaitu: 1) Tarik lengan dan tubuh ke depan-bawah, 2) tarik kaki mendekati badan, 3) luruskan kaki dan tekuk lagi sedikit sesaat sebelum menyentuh tanah, 4) jika kedua kaki telah mendarat di bak pasir, duduklah atas kedua kaki. Berdasarkan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan melalui dua siklus. Berdasarkan analisis data pada siklus I yaitu sebesar 36,89% sebanyak 12 siswa yang tuntas kemudian pada siklus II yang tuntas 80,56% sebanyak 29 siswa dan 19,44% sebanyak 7 siswa belum tuntas. Dengan demikian penelitian tindakan pembelajaran dianggap tuntas karena sudah terdapat lebih dari 80% siswa mendapatkan ketuntasan belajar dengan KKM hasil belajar 76.
Peningkatan Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Siswa Kelas X Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Mariani Agustini Raaiyatini; Sunarno Basuki; Mashud Mashud; Pebriyandi Pebriyandi; Sahbana Ridha
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol. 4 No. 1 (2024): March: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v4i1.583

Abstract

Study purpose. The purpose of this study was to improve lower passing skills by using the Project Based Learning (PjBL) learning model. Materials and Methods. The Kurt Lewin model research design is a research design consisting of four stages, namely, planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were class X students of SMKN 1 Pandih Batu, totaling 15 people. The object of research was the improvement of volleyball lower passing skills by using the Project Based Learning (PjBL) learning model. The instrument used in this research was the lower passing skill performance test instrument. The data analysis used was quantitative and qualitative descriptive analysis. Results. Based on data analysis, the results of learning volleyball lower passing showed an increase in volleyball lower passing skills. This is indicated that in cycle I only 9 people or 60% of students who were complete and 6 people or 40% of students who were not complete, then in cycle II there was an increase, namely from 15 students who completed 11 people or 73% of students who were complete and 4 people or 27% of students who were not complete. Conclusion. The learning outcomes of volleyball lower passing skills have seen an increase from cycle I and cycle II using the volleyball lower passing learning model has increased overall.
Penguatan Kompetensi Pedagogy Guru Dalam Mewujudkan Kecakapan Kolaborasi Siswa Berbasis Cooperatif Models Di SDN 02 Bangkal Kota Banjarbaru Mashud, Mashud; Herita Warni; Y. Dwiki Rinaldy; Baidillah Athar; Muhammad Mulhim; Abdul Hamid; Aryadi Rahman; Arina Wulandari
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1725

Abstract

Program pengabdian masyarakat (PKM) ini bertujuan membantu sekolah mewujudkan terciptanya mutu lulusan dan mutu pembelajaran. Tujuan khusus PKM adalah penguatan kompetensi pedagogy guru menyusun perencanaan pembelajaran dan praktik mengajar mewujudkan kecakapan kolaborasi siswa berbasis model kooperatif. Metode PKM yang digunakan adalah metode pendidikan dan pelatihan kepada guru SDN 02 Bangkal Kota Banjarbaru dengan menerapkan model ORPAER (observe, reflec, plan, action, evaluate, reflec) yang dibagi dalam 4 siklus yaitu; 1) pra-PKM, 2) in service training satu (IST-1) selama 6 jam pelajaran setara 1 hari, 3) on the job training (OJT) selama 40 jam pelajaran setara 30 hari, dan 4) in service training dua (IST-2) selama 6 jam pelajaran setara 1 hari. Sasaran PKM adalah semua guru SDN 02 Bangkal Kota Banjarbaru berjumlah delapan orang guru dan 6 kelas peserta didik. Moda pendidikan dan pelatihan menggunakan moda luring/ tatap muka langsung data PKM dihimpun melalui pendekatan kualititaf dan kuantitatif, dan data dianalisis mengunakan uji statistic deskriptif dengan teknik prosentase. Hasil berdasarkan tujuan pengabdian yaitu 1) Guru telah mampu mengembangkan perencanaan pembelajaran (RPP) menerpakan model pembelajaran kooperatif untuk mengukur kecakapan kolaborasi siswa. 2) Guru telah mampu mempraktikkan pembelajaran menggunakan model kooperatif sesuai pilihan guru dan mampu menerapkan penilaian proses kecakapan kolaborasi siswa
Analisis Keterampilan Teknik Dasar Bola Voli Pasing Atas Siswa Ektrakulikuler Tindak Lanjut Pembinaan Prestasi Siswa SMPN 3 Banjarbaru Fauzi, Muhammad; Mashud, Mashud; Perdinanto, Perdinanto
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2558

Abstract

Bola voli merupakan cabang olahraga permainan beregu, maka antara pemain harus bekerja sama dan saling mendukung agar menjadi regu yang kompak. Dengan demikian untuk menjadi regu atau tim yang kompak maka semua pemain harus memiliki keterampilan bermain voli yang baik. Keterampilan seorang pemain bola voli yaitu passing, servis, block dan smash. Tujuan dari penelitian ini yaitu untukmengkaji seberapa baik keterampilan teknik dasar pada atlet bola voli ektrakulikuler SMP Negeri 3 Banjarbaru. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan braddy wall volleyball modifikasi. Hasil passing atas ini menunjukkan bahwa kategori untuk keseluruhan peserta ektrakulikuler sangat baik 0 peserta, baik 0 peserta, sedang 3 peserta (18,75%), kurang 10 peserta 10 peserta (62,5%), kurang sekali 3 peserta (18,75%)
Co-Authors Abd Hamid Abd. Hamid ABDUL HAMID Adritya, Wenny Advendi Kristiyandaru Ahmad Murjani Ahmad Rifa’i Akhmad Rif’at Akhriana, Asmah Amalia Ulfah AR. Shadiqin Arina Wulandari Aryadi Rahman Athar Athar Ayu Oktolita Pertiwi Bahrun Bahrun Baidillah Athar Baidillah Baidillah Didi Suryadi Dwi Riyanti Ella Fauziah Enrico Alvista Brilliant Arsyendi Fadillah, Muhammad Ferawati Ferawati Haffyandi, Recky Ahmad Hakim, Rifki Herita Warni Herita Warni Herita Warni Herita Warni Herita Warni Herita Warni Humiyati Humiyati Ihwanto, Nur Indra Presatria Irham Maulana Jujuk Agung Wiranto Kahri, Ma'ruful Kahri, Maruful Kahri, Ma’ruful Lusiantri Lusiantri Lusiantri Lusiantri M. Tami Rosadi Ahwan Ma&#039;ruful Kahri Ma'ruful Kahri Mariani Agustini Raaiyatini Ma’ruful Kahri Mu&#039;arifin Mu&#039;arifin Muhammad Amin Priambudi Muhammad Amin Priambudi Muhammad Fadillah Muhammad Ferry Muhammad Karnadi Muhammad Khairul Tamami Muhammad Luthfi Muhammad Mulhim Muhammad Nudin Syaputra Muhammad Rizky Muhammad Yudhi Ardinnata Mu’arifin Nur Ihwanto Nurdiansyah Nurdiansyah Okta Rusmaditya Rahim Pebriyandi Pebriyandi Pebriyandi Pebriyandi Pebriyandi Pebriyandi, Pebriyandi Perdinanto Perdinanto Persada, Tahta Syam Utama Pertiwi, Ayu Oktolita Pinton Setya Mustafa Rahmadi Rahmadi rahmadi, edi Rajibi, Muhammad Nadjmi Ramadhan Arifin Ramadhani, Dwi Qadri Recky Ahmad Haffyandi Recky Ahmad Haffyandi Rian Kurnia Sadiqin, Muhammad Sahbana Ridha Said Abdillah Sam'ani, Sam'ani Sesilia Seli Siola, Mario Siti Nurrochmah Sitti Aisa, Sitti Sunarno Basuki Syahriannor, Muhammad Syamsul Arifin Syamsul Arifin Syamsul Arifin Tahta Syam Utama Persada Tidie Yusuf Anugrah Uray Gustian Wahyudi, Raihan Widiastuti Wulida Makhtuna Y. Dwiki Rinaldy Y. Touvan Juni Samodra Y. Touvan Juni Samodra Yulia Ika Zsolt Németh