Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Peraturan Pertandingan Cabang Olahraga Karate Di SMA Negeri 12 Makassar J.S, Rahyuddin; Jamaluddin, Jamaluddin; Muslim, Muslim; Mahyuddin, Reza
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Karate adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang di Indonesia. Karate masuk ke Indonesia pada tahun 1960-an. Dalam olahraga beladiri karate dikenalkan dengan yang namanya tiga teknik, yaitu: teknik dasar (kihon), jurus (kata) dan pertarungan (kumite). Bahan yang dipergunakan dalam pengabdian ini adalah materi peraturan pertandingan olahraga karate yang telah disusun semaksimal mungkin, kondisi para pemain dan sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai dari hasil pengabdian ini. Pelaksanaan pembukaan kegiatan ini dilaksanakan  lokasi pelaksanaan PKM berlokasi di SMA N 12 Makassar. Adapun alat dan bahan yang digunakan pada pengabdian ini adalah Pluit, Matras, Alat tulis, Stopwatch, Lakban, Spidol, Bendera, Meteran, Kartu, Laptop, Sound Sistem dan Materi peraturan pertandingan olahraga Karate. Metode yang digunakan pada pengabdian ini terdiri dari 2 yaitu metode ceramah dan metode demonstrasi atau praktek. Metode ceramah dilakukan sebelum demonstrasi praktek memimpin pertandingan Karate. Tujuan metode ceramah yaitu untuk menjelaskan mengenai apa itu manajemen sistem pertandingan, apa saja yang perlu dipahami tentang manajemen sistem pertandingan serta serta jenis-jenis sistem pertandingan. Sedangkan metode demonstrasi digunakan untuk menyajikan dan mengajarkan tentang bagaimana membuat sistem pertandingan serta jadwalnya. Hasil ini merupakan umpan balik yang positif bagi kami sebagai pelaksana pengabdian kepada masyarakat. Tentunya besar hapan kami agar pengabdian yang kami lakukan ini bisa diserap oleh masyarakat, diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari dan tentunya disebarkan kepada masyarakat yang lain sehingga lebih banyak lagi kelompok Masyarakat.Harapan dari PKM ini adalah peserta mampu memahami peraturan pertandingan cabang olahraga karate sehingga dapat meningkatkan prestasi dan minat sisswa unuk menggeluti cabang olahraga karate.Kata kunci: Karate, Peraturan pertandingan.
Pengaruh Latihan Otot Tungkai Menggunakan Resistance Band Dalam Peningkatan Akurasi Shooting Futsal Mahasiswa FIKK UNM Mahyuddin, Reza; Fajar Sidik Siregar
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 12 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v12i1.2044

Abstract

Peranan olahraga sebagai karya cipta manusia merupakan suatu sangat kompleks. Peneliti juga melakukan observasi guna mencari permasalahan yang terjadi di lapangan pada mahasiswa FIKK UNM. Peneliti menemukan beberapa permasalahan antara lain: tendangan bola yang dilakukan sering tidak akurat, terdapat beberapa pemain yang belum menguasai teknik menendang futsal, tendangan yang dilakukan pemain kurang terukur sehingga mudah ditangkap oleh kiper lawan hal ini berkaitan dengan ketepatan dan daya ledak otot tungkai yang belum maksimal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan 20 sampel, instrument penelitian ini menggunakan pretest dan postest kemampuan akurasi shooting. Berdasarkan dari hasil penelitian kelompok eksperimen memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai selisih antara pretest dan postest sebesar 3,500 sedangkan kelompok tanpa latihan (control) hanya memiliki nilai selisih antara pretest dan postest sebesar 0,252. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh latihan otot tungkai menggunakan resistance band dalam peningkatan akurasi shooting mahasiswa FIKK UNM.
PELATIHAN BASIC SAFETY TRAINING DI KOLAM RENANG BAGI GURU PJOK SMK KAB. SOPPENG Farhana Nurulita, Retno; Hikmad Hakim; Silatul Rahmi; Andi Sahrul Jahrir; Reza Mahyuddin; Syamsinar, Syamsinar
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3582

Abstract

Basic safety training bertujuan untuk memberikan peserta keterampilan khusus untuk membantu mencegah resiko kecelakaan yang terjadi di dalam air (kolam renang). Pelatihan ini dilakukan melalui metode tes, prosedur pelatihan air, ceramah, dan percakapan. penilaian. Perhatian, kemauan, kegembiraan terhadap materi yang disampaikan oleh tim pelaksana pengabdian, dan post test akhir mencakup kriteria evaluasi observasi langsung. Selanjutnya, evaluasi di kolam renang melibatkan banyak tugas untuk membantu pemulihan korban baik dengan atau tanpa peralatan, uji coba menyelam, dan penyelamatan perenang. Guru PJOK SMK Kab. Soppeng mengikuti sesi yang dilaksanakan di kolam renang Ompo Kabupaten Soppeng. Sejumlah kesimpulan penting, antara lain, setelah dilakukan observasi lapangan guru pjok masih belum mahir dalam melakukan prosedur basic safety training ketika terjadi resiko kecelakaan di kolam renang. Memberikan pelatihan basic safety training di kolam renang bagi guru pjok dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mencegah resiko terjadinya kecelakaan dan memberikan kesadaran pentingnya keselamatan berenang di kolam renang.
Pemanfaatan Pelatihan Dasar Dalam Permainan Futsal Pada Masyarakat Di Kabupaten Sidrap Muh. Said Hasan; Ahmad Rum Bismar; Reza Mahyuddin; Jamaluddin; Ikadarny
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3401

Abstract

Futsal merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang cukup populer di Indonesia. Futsal masuk ke Indonesia pada Tahun 1998, kemudian pada Tahun 2000-an, futsal mulai dikenal masyarakat. Pada tahun 2010 AFC meminta Indonesia untuk menggelar kejuaraan Piala Asia. Sejak itulah futsal berkembang dengan pesat di Indonesia hingga saat ini. Perkembangan futsal juga berkembang pesat di kalangan sekolah, ini dibuktikan dengan adanya ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Menurut Charlim (2011:4) bahwa: Futsal adalah suatu jenis olahraga yang memiliki aturan tegas tentang kontak fisik. Sliding tackle (menjegal dari belakang), body charge (benturan badan), dan aspek kekerasan lain seperti dalam permainan sepak bola tidak di izinkan dalam futsal. Adapun yang dijelaskan Lhaksana, Justinus (2011: 7) mengatakan bahwa ‘‘siapa yang mencetak gol sama sekali tidak penting, yang penting adalah gol yanh tercetak. menang dan kalah itu terjadi diseluruh olahraga, tetapi if you die, you die with honour’’. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilaksanakan di luar jam pelajaran formal dan merupakan salah satu upaya pembinaan bagi pelajar. Program ekstrakurikuler ini diperuntukkan bagi siswa yang ingin mengembangkan bakat dan kegemarannya dalam cabang olahraga futsal serta lebih membiasakan hidup sehat (Depdikbud, 2002: 25). Hasil pada pengabdian ini hampir 80% Masyarakat sudah bisa melakukan dengan baik dan benar teknik tersebut.
Pengaruh Latihan Cardio Hit Dan Pliometric Terhadap Peningkatan VO2MAX Pada Mahasiswa FIKK UNM Mahyuddin, Reza; Andi Nur Abady
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 12 No 3 (2024): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v12i3.3079

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pembelajaran hasil tes kardiovaskuler mahasiswa FIKK UNM memiliki hasil tes masih dibawah standar kemampuan kardiovaskuler sehingga dalam mencapai hasil belajar dan prestasi olahraga masih sangat sulit untuk dicapai dengan maksimal. Untuk itu dalam meningkatkan hasil kemampuan mahasiswa dalam mendapatkan kemampuan kardiovaskuler dengan baik maka dibutuhkan komponen-komponen fisik yang dapat menunjang meningkatnya kapasistas VO2Max, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian tentang pengaruh latihan Cardio Hit dan Pliometric terhadap peningkatan VO2Max pada Mahasiswa FIKK UNM, Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan. Metode eksperimen lapangan ini termasuk suatu metode eksperimen semu karena dalam pelaksanaan eksperimen nanti ada beberapa persyaratan eksperimen sungguhan yang tidak bisa dipenuhi, Berdasarkan hasil penelitian diatas latihan cardio hit terhadap peningkatan vo2max pada mahasiswa FIKK UNM terjadi peningkatan yang cukup signifikan dengan nilai selisih 2.100 sedangkan menggunakan latihan pliometric dengan nilai selisih 2.200, ini menandakan latihan pliometric lebih baik dibandingkan tanpa latihan cardio hit terhadap kemampuan peningkatan VO2Max pada mahasiswa FIKK UNM
latihan Keterampilan Mental bagi Siswa Atlet SMAN 9 Gowa untuk Mendukung Performa Optimal Hamid, Muflih; Musfira, Nurul; Mahyuddin, Reza; Shadzali, Muhammad; Rhesa, Muhammad
Jurnal KOMET Vol 1 No 3 (2025): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : INPRESS Volume 1 Nomor 3
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v1i3.34

Abstract

Mental skills training is a vital component in enhancing athletes' performance, particularly for students actively participating in sports competitions. SMAN 9 Gowa, a school renowned for consistently competing and winning in various championships, had not previously received training in sports psychology. This program aimed to: (1) introduce the fundamentals of sports psychology and its benefits for athletic performance, and (2) teach practical techniques such as goal setting, mental imagery, self-talk, and energization and relaxation strategies. The training was conducted over one day, combining theoretical and practical approaches, and involved 15 student-athletes from diverse sports disciplines. Evaluation was carried out through pre-test and post-test assessments to measure participants' knowledge improvement. The results revealed a significant increase in students' understanding of sports psychology techniques. This program made a positive contribution to the mental preparedness of students in facing sports competitions. It is recommended that similar training programs be implemented in other schools to further support young athletes' mental development.
Edukasi Program Kesegaran Jasmani Anak dan Remaja: Program Aktivitas Fisik untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Perkembangan A, Nurul Musfira; Mahyuddin, Reza; Sudirman, Akbar; Hamid, Muflih Wahid
Jurnal KOMET Vol 1 No 3 (2025): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : INPRESS Volume 1 Nomor 3
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v1i3.33

Abstract

Program "Kesegaran Jasmani Anak dan Remaja: Program Aktivitas Fisik untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Perkembangan" bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan kesejahteraan mental anak dan remaja melalui aktivitas fisik terstruktur. Program ini melibatkan 25 peserta di Kabupaten Gowa dengan tes kebugaran seperti lari 1.600 meter, push-up, sit-up, dan agility. Hasil tes menunjukkan peningkatan kebugaran jasmani, dengan rata-rata waktu lari 1.600 meter 7,10 menit, push-up 32 repetisi, sit-up 38 repetisi, dan agility 13 detik. Program ini juga berhasil mengurangi stres dan meningkatkan rasa percaya diri peserta. Program ini dapat mendorong kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan agar msayarakat lebih paham tentang kesehatan.
KORELASI KOORDINASI MATA TANGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN SHOOTING BOLA BASKET Mahyuddin, Reza; Sudirman, Akbar
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.062 KB) | DOI: 10.55081/joki.v1i2.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Ada tidaknya hubungan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan shooting dalam permainan bola basket siswa SMA Kartika XX-I Makassar. (2) Ada tidaknya hubungan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan shooting dalam permainan bola basket siswa SMA Kartika XX-I Makassar. (3) Ada tidaknya hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan secara bersama-sama terhadap kemampuan shooting dalam permainan bola basket siswa SMA Kartika XX-I Makassar. Populasinya adalah keseluruhan siswa SMA Kartika XX-I Makassar, sampel yang di gunakan adalah siswa putra sebanyak 30 orang, teknik penentuan sampel adalah teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang di gunakan adalah analisis deskriptif, analisis koefisien korelasi person product moment (r) dan analisis korelasi ganda (R) pada taraf signifikan 0,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan shooting pada permainan bola basket siswa SMA Kartika XX-1 Makassar dengan nilai r sebesar 0,537. (2) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan shooting pada permainan bola basket siswa SMA Kartika XX-1 Makassar dengan nilai r sebesar 0,611 . (3) Ada hubungan yang signifikan koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan secara bersama-sama terhadap kemampuan shooting pada permainan bola basket siswa SMA Kartika XX-1 Makassar dengan nilai R sebesar 0,740, untuk nilai koefisien determinan sebesar 54,8%.
Sosialisasi PKM Latihan Cross Fit Dalam Meningkatkan VO2Max Mahyuddin, Reza; Sudirman, Akbar; Hamid, Muflih Wahid; Hasan, Muh. Said; Musfira, Nurul
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran kardiorespirasi masyarakat melalui pelatihan CrossFit yang difokuskan pada peningkatan VO₂Max. Metode pelaksanaan meliputi: (1) identifikasi kebutuhan mitra, (2) sosialisasi teori kebugaran dan VO₂Max, (3) pelatihan praktik CrossFit intensitas tinggi, serta (4) evaluasi melalui pre-test/post-test dan pengukuran fisiologis sederhana. Peserta terdiri dari 25 remaja/pemuda dengan hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konsep kebugaran (56% → 89%) dan peningkatan kapasitas fisik berdasarkan tes denyut nadi. Kegiatan ini membuktikan efektivitas CrossFit sebagai solusi latihan efisien untuk masyarakat urban, sekaligus implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi. Rekomendasi mencakup pengembangan program berkelanjutan dengan pendekatan teknologi dan perluasan sasaran.
Dari Imajinasi ke Presisi: Pelatihan Mental Imagery bagi Atlet Panahan Pelajar Kabupaten Maros Hamid, Muflih Wahid; Nawir, Nukhrawi; Rhesa, Muhammad; Mahyuddin, Reza; Sudirman, Akbar; Syahab, Maudy
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental skills such as mental imagery play a crucial role in enhancing athletic performance, particularly in precision sports like archery. However, this skill is rarely introduced systematically to student-athletes at the regional level. This community service program aimed to introduce and train mental imagery skills among young female archers in Maros Regency, South Sulawesi Province. The activity was conducted on February 16, 2025, through a field-based training session involving 10 female athletes and two coaches. The intervention employed a participatory and practice-oriented approach that combined theoretical explanation, guided demonstrations, supervised exercises, and individual reflection. Evaluation through questionnaires and interviews indicated a significant increase in participants’ understanding of mental imagery and its perceived benefits in improving focus and concentration during training. The average scores across four assessment indicators were rated highly, with the highest score on positive experience (4.8 out of 5). This initiative demonstrates that community-based psychological approaches can be effectively implemented to strengthen the mental capacity of young athletes in regional areas.