Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh model pembelajaran guided discovery berbantukan media sway terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mata pelajaran geografi siswa kelas X IPS Ahmad, Nabil Alvein; Wirahayu, Yuswanti Ariani; Purwanto, Purwanto; Sumarmi, Sumarmi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i10p1173-1186

Abstract

The Guided Discovery learning model has the advantage of developing mastery of students' cognitive skills and processes and directing students to study independently so as to improve higher-order thinking skills. This study aims to determine the effect of the Guided Discovery learning model assisted by Sway media on the high-order thinking ability of students in geography. The research method uses a quasi-experimental method (Quasi Experiment) which consists of two groups of classes as research subjects, namely the control class and the experimental class. Data analysis used t-test as the mean difference test to test the difference between the experimental and control classes. However, before doing so, a prerequisite test is needed, namely the homogeneity test and the normality test. The results of the hypothesis test using the t-test obtained that the value (Sig 2-tailed) is 0.00 so that H0 is rejected, which means that there is a significant influence of the Guided Discovery learning model assisted by Sway media on students' higher-order thinking skills which shows that all indicators of higher-order thinking skills High level thinking skills can be carried out well through the Guided Discovery learning model and students are able to work on the posttest questions of higher order thinking skills. This research is expected to serve as a reference for similar research and as an alternative to the use of learning models that emphasize a scientific approach in high school level schools. Model pembelajaran Guided Discovery memiliki kelebihan untuk mengembangkan penguasaan keterampilan dan proses kognitif siswa serta mengarahkan siswa belajar secara mandiri sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kajian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Guided Discovery berbantuan media Sway terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa mata pelajaran geografi. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen semu (Quasi Experiment) yang terdiri atas dua kelompok kelas sebagai subjek penelitian yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Analisis data menggunakan uji-t sebagai uji perbedaan rata-rata untuk menguji perbedaan antara kelas eksperimen dan kontrol. Namun sebelum melakukannya, dibutuhkan uji prasyarat yaitu uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil penelitian dalam uji Hipotesis menggunakan uji-t yang diperoleh nilai (Sig 2-tailed) adalah 0.00 sehingga H0 ditolak, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Guided Discovery berbantukan media Sway terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang menunjukkan bahwa seluruh indikator kemampuan berpikir tingkat tinggi dapat terlaksana dengan baik melalui model pembelajaran Guided Discovery serta siswa mampu mengerjakan soal posttest kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat sebagai referensi untuk penelitian serupa serta sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran yang menekankan pada pendekatan saintifik di sekolah tingkat sekolah menengah atas.
Strategi pengembangan Wisata Boonpring Andeman Kecamatan Turen, Kabupaten Malang menggunakan metode SWOT dan QSPM Firnanda, Benediktus Janis; Wirahayu, Yuswanti Ariani; Insani, Nailul
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i12p1356-1371

Abstract

Boonpring Andeman is a tourist attraction in Sanankerto, Turen District, Anyar Hamlet, Malang Regency. The objective of this study is to identify and analyse internal strengths and weaknesses, as well as external opportunities and threats, for tourism development at Boonpring Andeman. These factors will be a reference for tourism managers to make informed strategic decisions. The research employs a quantitative descriptive method with a case study approach. This research utilises data analysis techniques, specifically SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix), based on the results of the IFAS and EFAS matrix analyses and the IE matrix. The IFAS matrix yielded a score of 3.37, while the EFAS matrix yielded a score of 2.85. The results of the IFAS and EFAS analyses, supported by the IE Matrix calculations, position the strategy in quadrant IV, which is Grow and Build. The Boonpring Andeman manager should follow a sequence of strategy sets that includes scheduling local community events regularly, maximizing attractive tourist destinations to encourage repeat visits, and improving manager performance. Maintaining objectivity and avoiding biased language when discussing the results is important. According to the QSPM matrix calculation, market penetration has the highest score. Boonpring Andeman adalah salah satu objek wisata, yang terletak di Sanankerto, Kecamatan Turen, Dusun Anyar, Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan serta mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor eksternal berupa peluang dan ancaman bagi pengembangan wisata di Boonpring Andeman, sehingga faktor-faktor tersebut dapat dijadikan acuan pengambilan keputusan strategi yang tepat untuk pengelola pariwisata dalam pengembangan wisata di Boonpring Andeman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu SWOT (Strength, Weakness, Opportinity, Threats) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) dengan menggunakan hasil analisa matriks IFAS dan EFAS, matriks IE. Hasil matriks IFAS menghasilkan skor IFAS sebesar 3,37 sedangkan hasil matriks EFAS menghasilkan skor 2,85. Hasil dari analisis IFAS dan EFAS yang didukung dari perhitungan Matrix IE memposisikan strategi di kuadran IV yaitu Grow and Build atau tumbuh dan bina. Urutan set stategi yang sebaiknya digunakan oleh pengelola Boonpring Andeman yaitu mengagendakan acara/ event masyarakat setempat secara berkala, memaksimalkan destinasi wisata yang menarik agar wisatawan berkeinginan berkunjung kembali, memperbaiki dan meningkatkan kinerja pengelola untuk lebih tingkatkan lagi. Hasil perhitungan matriks QSPM menunjukan penetrasi pasar memiliki skor tertinggi.
THE IMPACT OF THE COVID-19 PANDEMIC ON THE TOURISM SECTOR (CASE STUDY: SIDOLUHUR COFFEE BUNKER EDUCATIONAL TOUR) Maulidya Nur Aini; Budi Handoyo; Yuswanti Ariani Wirahayu; Tuti Mutia
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The global pandemic caused by the novel coronavirus (Covid-19) has had a profound impact on the economic sector, particularly in the tourism industry. This study aims to evaluate the effects of the pandemic and analyze communication strategies for the Sido Luhur Coffee Bunker Education attraction during the Covid-19 pandemic. The research employs a case study methodology, gathering data through a literature review, observation, documentation, and interviews with business stakeholders. The findings indicate that the Covid-19 pandemic led to a reduction in visitor numbers and a decline in revenue. To navigate the challenges posed by the pandemic, tourism managers implemented several marketing strategies. (1) The establishment of a tourist environment in accordance with the Sapta Pesona guidelines, (2) The enhancement of tourism facilities at the site, (3) The reduction of admission prices, (4) The avoidance of an increase in employee numbers, (5) The assurance of visitor safety during the pandemic through offline marketing, and (6) The utilization of online marketing.
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Media Poster Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI SMA Nurhijjah, Suci; Insani, Nailul; Sahrina, Alfi; Wirahayu, Yuswanti Ariani
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i01.67891

Abstract

Penelitian ini menerapkan model pembelajaran think pair share berbantuan media poster dengan tujuan untuk menganalisis peningkatan keaktifan belajar geografi pada siswa kelas XI, dan menganalisis peningkatkan hasil belajar geografi pada siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitaif. Instrument penelitian ini terdiri dari observasi, tes dan cacatan lapangan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan belajar pada siklus I diperoleh dari nilai rata-rata sebesar 18,50 menjadi 21,00 pada siklus II atau meningkat sebesar 2,5 atau 20,00%. Hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 67,58 pada siklus II sebesar 78,33 meningkat sebesar 10,75 atau 77,33%. Keaktifan siswa meningkat pada tahapan share dengan memunculkan aktivitas bertanya, menjawab, dan berdiskusi sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar yang optimal. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan karena terjadi perbaikan proses belajar pada tiap siklus.
Podcast Multimedia in Inquiry Learning: Fostering Environmental Awareness and Attitudes for Geography Students Risa Amalia Kurniawati; Sumarmi; Alfyananda Kurnia Putra; Yuswanti Ariani Wirahayu
International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education Vol. 1 No. 3 (2024): 1 February 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijgsme.v1n3.p37-49

Abstract

This research is purposely to discover the influence of inquiry learning model with assistance of podcast based learning media in increasing the awareness and environmental care for geography students. Additionally, this research is done to know the difference of student activity between the class that uses inquiry learning model assisted by podcast and the class that uses conventional learning model. This research uses quasi-experimental design. The data was collected using awareness and environment care in pretest and posttest in experiment and control classes. The selected population is students of Muhammadiyah 2 Genteng High School Banyuwangi of 2021/2022 school year in social studies faculty. Experiment group originated from XI IIS class and control group originated from XI 2 IIS class with 60 students in number. Data was analyzed using ANCOVA with SPSS 25 version software for Windows. Results of this research proved that inquiry learning model with assistance of podcast has significant influence towards shifting of awareness and environment care of geography students. The student activities in experiment class is more active in comparison to those in control class.
PERSEPSI GURU SMP LABORATORIUM UM TERHADAP MODUL AJAR BERBASIS LINGKUNGAN DALAM MENDUKUNG PROGRAM ADIWIYATA Mutia, Tuti; Wirahayu, Yuswanti Ariani; Deffinika, Ifan; Rahma, Melati Julia; Atmaja, Martha Abymanyu Ragil; Firmansyah, Ryan Haikal; Nisa’, Hamidatun
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.26298

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang terhadap modul ajar berbasis lingkungan, khususnya modul berbasis Environmental Activity dalam mendukung Program Adiwiyata. Program Adiwiyata adalah inisiatif nasional yang bertujuan untuk membentuk sekolah-sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Namun, permasalahannya apakah modul ajar berbasis telah  diimplementasikan dengan baik oleh guru di sekolah. Persepsi guru terhadap relevansi, kemudahan penggunaan, dan efektivitas modul ini menjadi faktor penentu utama keberhasilannya dalam diterapkan di ruang kelas. Penelitian ini melibatkan enam guru yang mengajar berbagai mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Agama, Matematika, dan PPKN. Data dikumpulkan melalui angket yang dianalisis menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru memiliki persepsi positif terhadap modul ajar ini, dengan 85% menyatakan bahwa modul tersebut relevan dengan kurikulum dan mendukung tujuan Program Adiwiyata. Modul ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa, serta memungkinkan integrasi antara materi pembelajaran dan aktivitas lingkungan yang sejalan dengan tujuan Adiwiyata. Modul ajar berbasis Environmental Activity memiliki potensi besar untuk mendukung keberhasilan Program Adiwiyata di sekolah-sekolah. Pengembangan lebih lanjut dan adaptasi modul ini dalam kurikulum yang lebih luas, serta penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih besar, disarankan untuk meningkatkan kualitas pendidikan lingkungan di Indonesia. Abstract:  This study aims to explore the perceptions of Malang State University Laboratory Junior High School teachers towards environment-based teaching modules, especially Environmental Activity-based modules to support the Adiwiyata Program. The Adiwiyata program is a national initiative that aims to establish schools that care and cultivate the environment. However, the problem is whether the teaching module-based has been implemented well by teachers in schools. Teachers' perceptions of the relevance, ease of use, and effectiveness of these modules are key determinants of their success in being implemented in the classroom. This study involved six teachers who taught various subjects, such as Indonesian Language, Science, Social Studies, Religion, Mathematics, and PPKN. Data were collected through questionnaires which were analyzed using the interactive analysis method. The results showed that the majority of teachers had a positive perception of this teaching module, with 85% stating that the module was relevant to the curriculum and supported the objectives of the Adiwiyata Program. This module is considered effective in increasing environmental awareness among students, as well as allowing integration between large da learning materials, suggested to improve the quality of environmental education in Indonesia.
PEMETAAN KEPADATAN LOKASI INDUSTRI DAN KONSENTRASI KARBON MONOKSIDA DI UDARA SECARA SPASIO-TEMPORAL DI KABUPATEN LAMONGAN JAWA TIMUR Zakariyah, Mahmud; Wirahayu, Yuswanti Ariani
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.24726

Abstract

Abstrak: Kegiatan industri yang berlangsung tidak hanya menghasilkan barang atau produk, melainkan juga manghasilkan polutan bagi udara, salah satunya gas karbon monoksida. Semakin padat lokasi kegiatan industri di suatu wilayah maka semakin tinggi konsentrasi karbon monoksida yang ada di udara. Kondisi tersebut kemungkinan terjadi di Kabupaten Lamongan yang sedang mengalami lonjakan tekait pembangunan  dan penambahan kegiatan industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan kepadatan lokasi industri dan kondisi konsentrasi karbon monoksida di udara secara spasiotemporal di Kabupaten Lamongan dengan menggunakan SIG dan data spasio-temporal kualitas udara Sentinel-5P OFFL CO. Analisis dilakukan dengan mempertimbakan keterkaitan kepadatan lokasi industri dan konsetrasi karbon monoksida di udara di Kabupaten Lamongan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa lokasi dengan kepadatan industri tertinggi berada di wilayah utara yaitu Kecamatan Brondong dan Paciran. Dua kecamatan tersebut memiliki konstrasi karbon monoksida  tertinggi dari tahun 2019 hingga tahun 2023. Selain itu, pola kondisi temporalnya juga selaras dengan pola yang terjadi secara global yaitu mengalami penurunan dari kondisi sebelum pandemi covid-19 dan mengalami peningkatan setelah terjadi covid-19. Berdasarkan nilai korelasinya juga memiliki fluktuasi. Tahun 2019 memiliki korelasi pearson 0.54. Tahun 2020 memiliki korelasi pearson 0.25. Tahun 2021 memiliki korelasi pearson 0.13. Tahun 2022 memiliki korelasi pearson 0.01. Tahun 2023 memiliki korelasi pearson 0.67.Abstract: Industrial activities not only produce goods or products, but also emit pollutants into the atmosphere, one of which is carbon monoxide. The carbon monoxide concentration in the air increases as the density of industrial activities in a given area grows. This condition is likely to occur in Lamongan Regency, which experiencing rapid growth and increased industrial activity. The goal of this study is mappping the concentration of industrial location density and the condition of carbon monoxide concentrations in the air in Lamongan Regency using GIS and Sentinel-5P OFFL CO spatio-temporal air quality data. The study looked at the relationship between the density of industrial sites and carbon monoxide concentrations in the air in Lamongan Regency. The results show that the northern region, specifically Brondong and Paciran, has the highest industrial density. Between 2019 and 2023, the two sub-districts have the highest carbon monoxide concentrations. Furthermore, the pattern of temporal conditions is consistent with the global pattern, with a decrease prior to the covid-19 pandemic and an increase following the pandemic. It fluctuates according to the correlation value. 2019 has a Pearson correlation of 0.54. 2020 has a Pearson correlation of 0.25. 2021 has a pearson correlation of 0.13. 2022 has a Pearson correlation of 0.01. 2023 has a pearson correlation of 0.67. 
LUIS TOUR RPG: Explore, discover, watch documentaries, animation and complete quests Maulidya Nur Aini; Salsabila Firdausi Nuzula; Risa Septyana; Fatiya Rosyida; Yuswanti Ariani Wirahayu; Budi Handoyo
Research and Development in Education (RaDEn) Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/raden.v4i2.37142

Abstract

In social studies learning, the challenges faced are not only related to real-life problems such as the environment and society, but also the demands to develop high-level thinking skills, such as critical, reflective, and creative. This study aims to develop RPG game learning media based on differentiated learning by combining animated videos and documentary videos in the media. This study uses the ADDIE development model. The development research was carried out at SMP Negeri 24 Malang. After that, the LUIS TOUR media was refined and then tested again with a trial on 24 grade VIII students. The validity and practicality tests of this method were carried out in the context of social studies learning, with the results showing an increase in aspects of independence, cooperation, critical thinking skills, and student questioning skills. The results of expert validation and readability tests show that the LUIS TOUR media is very feasible. In addition to the validation results, a practicality test was also carried out by students with a score of 86% each. This study contributes to the integration of technology in 21st century learning, especially in developing learning media that are relevant to the challenges of the 5.0 society era.
Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Desa Kupang Kecamatan Jetis Mojokerto Wildan Satya Anendra; I Komang Astina; Yuswanti Ariani Wirahayu; Waode Yunia Silviariza
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i1.10021

Abstract

Ciri khas dari Desa Kupang ini yaitu memiliki potensi daya tarik pemandangan alam dan religinya dengan topografi wilayah di dominasi kawasan perbukitan terutama dimininati oleh masyarakat perkotaan. Terdapat beberapa tantangan seperti kapasitas pengunjung, infrastruktur pendukung, kemampuan sumber daya manusia (SDM), dan pemasaran yang hanya mengandalkan mulut ke mulut tentu menjadi kendala bagi pengunjung untuk berwisata ke obyek wisata Desa Kupang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji strategi pengembangan wisata berkelanjutan yang baru dan inovatif di desa Kupang. Jenis metode penelitian yang diterapkan oleh pengkaji kali ini yaitu deskriptif. Sumber data pengumpulan yang dipakai ialah data primer dengan observasi secara langsung, dan wawancara dengan informan tertentu. Teknik analisis data yang dipakai adalah analisis 4A dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi kuat dari Desa Kupang namun perlu dimaksimalkan kembali agar dapat menjadi desa wisata maju. Adanya keunggulan daya tarik pemandangan pegunungan dan atraksi wisata edukasi Bukit Kayoe Putih. Strategi pengembangan yang paling efektif menggunakan strategi SO Kuadran 1 Progresif. Seperti melakukan promosi dengan lebih mengeksplor keunikan Desa Kupang, membuat inovasi baru dari segi video maupun gambar, mengajak masyarakat ikut andil dalam kegiatan pemasaran, dan lebih memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada. Diharapkan pula dibentuk POKDARWIS agar pengurus pariwisata setempat berjalan dengan optimal.
Media Pembelajaran Short Documentary Video pada Materi Pencemaran Sampah Pesisir Pantai Hety Dwi Lestari; Sumarmi; Yuswanti Ariani Wirahayu
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i1.76149

Abstract

Rendahnya penggunaan media pembelajaran di kelas berdampak pada aktivitas belajar dan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis kebutuhan siswa dan guru pada media pembelajaran short documentary video materi pencemaran sampah di pesisir pantai. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini yaitu 30 orang siswa kelas XI IPS 1 dan 1 orang guru mata pelajaran geografi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket atau kuesioner yang dianalisis serta dibuat kesimpulannya berdasarkan interpretasi hasil analisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru setuju jika memiliki keterbatasan untuk menyediakan media pembelajaran yang menarik dalam pembelajaran. Guru membutuhkan media pembelajaran yang interaktif, informatif, dan mendukung pembelajaran secara mandiri. 86,7% siswa setuju jika belajar menggunakan media audio visual lebih menyenangkan daripada menggunakan buku ajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perlu dikembangkan sebuah media pembelajaran short documentary video pada materi pencemaran sampah pesisir pantai. Penelitian ini memiliki beberapa implikasi, pertama, untuk guru dan siswa perlu mengubah pola pengajaran sesuai dengan kurikulum dan tujuan pendidikan serta penelitian ini dapat meningkatkan efektivitas belajar siswa dengan memanfaatkan perkembangan teknologi sehingga mendukung pembelajaran mandiri, kreatif, dan menyenangkan.
Co-Authors Adi Widya Krisnawati Adji, Bayu Krisna Ahmad, Nabil Alvein Akbar Wiguna Alfyananda Kurnia Putra Amalia Rachmawati Sukamto Ananda, Muhammad Bimasena Anggun Faradila Sandi Anggun Tri Novita Sari Anita Nur Aini Ardiyanto, Rajendra Dana Dika Atmaja, Martha Abymanyu Ragil Baslum, Muhammad Bilal Binti Omar, Shida Irwana Budi Handoyo Budijanto Dian Adhetya Arif Didik Taryana DWI RAHARJO Dwi Raharjo Dwiyono Hari Utomo Edisty Anindira Patranita Fatiya Rosyida Fatiya Rosyida, Fatiya Fernanda Dimas Bachtiar Fika Damayanti Firdyan, Lingga Zuama Firmansyah, Ryan Haikal Firnanda, Benediktus Janis Fitri Nur Indra Swari Galih Fajar Sukoco Habibi, Mochamad Wildan Hadi Soekamto Hendri Purwito Hety Dwi Lestari I Komang Astina Ibrahim Ibrahim Ifan Deffinika Ines Anugrah Bathari Irmansyah, Kevin Ian Islamy, Munandar Ismawan, Khabib Juarti Juarti Khoirunnisa Hindiyati Kusuma, Ari Pradipta Lia Yulistiana Masruroh, Heni Maulidya Nur Aini Maulidya Nur Aini Melati Julia Rahma Mohammad Ainul Labib Muhamad Fuad Chabib Nailul Insani Nisa’, Hamidatun Novika Adi Wibowo Novita Selviana Nurhijjah, Suci Palupi, Egidhea Disnaya Pasa, Baby Kharisma Merwanda Primadianty, Mareta Syifa Purnamasari, Wulan Safriani Risa Amalia Kurniawati Risa Septyana Risky Andias Oktavian Riswanda, Irene Rony, Zahara Tussoleha Sabilau, Oldheva Genisa Sahrina, Alfi Salsabila Firdausi Nuzula Shida, Shida Singgih Susilo Soelistijo, Djoko Sugeng Utaya Sumarmi Syah Rizal Syamsul Bachri Syamsul Bachri Tahirah, Inas Tuti Mutia Waode Yunia Silviariza Wardani, Andita Rista Amelia Wildan Satya Anendra Yusuf Suharto Zakariyah, Mahmud