Claim Missing Document
Check
Articles

Found 82 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

Pendekatan Arsitektur Hijau Pada Perancangan Sekolah Alam Di Kabupaten Bone Ferdi Lamu; Irnawaty Idrus; Siti Fuadillah; Muhammad Syarif; Andi Yusri; Salmiah Zainuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14066

Abstract

Konsep arsitektur hijau merupakan konsep yang berusaha meminimalkan pengaruh buruk terhadap lingkungan alam maupun manusia dan menghasilkan tempat hidup yang lebih baik dan lebih sehat, Perancangan sekolah alam kabupaten bone ini merupakan sekolah alam untuk tingkat pendidikan TK sampai SMA. Mengingat meningkatnya jumlah penduduk di kabupaten Bone, kebutuhan pendidikan ikut meningkat. Permasalahan perancangan terdapat proses belajar yang menitik beratkan aspek intelektual dengan metode yang membosankan di dalam kelas, membuat anak jenuh dan enggan untuk bersekolah. Tujuan perancangan ini adalah dapat mewujudkan sekolah alam yang menerapkan konsep ruang yang menyatu dengan alam, dan proses belajar tidak monoton di dalam kelas dengan menggunakan pendekatan arsitektur hijau. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni pengumpulan data dan analisis data yang sesuai dengan tema perancangan dan pendekatan arsitektur hijau pada Perancangan Sekolah Alam berlokasi di jalan poros Bone-Wajo, Desa Macanang, Kec.Tanete Riattang Barat, Kab. Bone dengan luas lahan 27.580 m² dan luas yang terbangun 2.845 m2. Bentuk bangunan mengadopsi dari bentuk site dan dibagi menjadi beberapa zona yaitu privat, semi privat dan public. Perancangan ini terdiri dari beberapa massa bangunan yaitu bangunan Sekolah, kantor, perpustakaan, musholah, Area pertanian, area peternakan,dan area perikanan. Sekolah alam ini menerapkan beberapa prinsip arsitektur Hijau yaitu Conserving energy, Minimizing new resources dan Respect for site. 
Perancangan Hotel and Convention Center dengan Pendekatan Arsitektur Hijau di Kabupaten Bulukumba Nur Wahyuni Darwis; Aris Sakkar Dollah; Sahabbuddin Latif; Citra Amalia Amal; Siti Fuadillah Alhumairah Amin; Andi Yusri
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i2.12579

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai keberadaan perancangan hotel konvensi sebagai solusi dari kebutuhan akan ruang konvensi yang kurang dan sebagai solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi lapangan, studi banding, dan studi literatur yang kemudian diperoleh berupa data-data dari penelitian tersebut yang selanjutnya dianalisis dan diolah sehingga adanya hasil penelitian mengenai proses perancangan hotel and convention center tersebut. Hasil dari penelitian dengan ketiga metode penelitian itulah yang selanjutnya diolah dan diuraikan menjadi sebuah hasil berupa perancangan Hotel and Convention Center di Kabupaten Bulukumba. Pendekatan Konseptual yang digunakan adalah Arsitektur Hijau yang dapat digambarkan sebagai bangunan berkelanjutan, ramah lingkungan, tanggap iklim, sadar energi, dan cerdas budaya.Tujuan dari perancangan hotel and convention center diharapkan dapat menciptakan icon baru pada Kabupaten Bulukumba sebagai Kabupaten berkembang dan mempunyai identitas Kota yang memiliki banyak beragam budaya dan Pariwisata serta menjadikan bangunan ini sebagai wadah tempat pertunjukan event-event besar.
Pendekatan Arsitektur Islam pada Perancangan Islamic Education Park di Kota Makassar Reski Vendi Musa; Sahabuddin Latif; Nurhikmah paddiyatu; Aris Sakkar Dollah; Irnawaty Idrus; Siti Fuadillah A Amin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14322

Abstract

Taman belajar atau taman pendidikan adalah suatu konsep yang menggabungkan pendidikan informal, rekreasi dan kreativitas dalam suatu wadah yang terbuka. Konsep ini memungkinkan masyarakat untuk belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan serta mengembangkan kreativitas. Aktivitas yang dilakukan di taman belajar dapat melipuiti berbagai hal seperti, membaca buku, mengaji, diskusi dan berbagai kegiatan interaktif lainnya yang bermanfaat. Taman belajar memberikan peluang bagi Masyarakat untuk bersantai, mengeksplorasi minat mereka, dan belajar sambal bermain. Taman belajar juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan interaksi social, Orang dapat berinteraksi dengan sesame pengunjung, berbagi pengetahuan, dan belajar dari pengalaman oranglain. Secara keseluruhan, konsep taman belajar menghubungkan Pendidikan, rekreasi dan kreativitas dalam lingkungan non formal dan santai. Pada rancangan tapak Islamic education Park berada di jalan urip sumohardjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pada rancangan tapak tersebut terdapat beberapa bagian yaitu bangunan utama, parkiran, food court, taman baca, taman olahraga, ruang terbuka hijau, Gedung serbaguna dan food court. Semua bangunan ini secara keseluruhan berfungsi untuk menfasilitasi kegiatan dan kenyaman pengunjung.
Redesain PD. Terminal Makassar Metro Dengan Pendekatan Arsitektur Modern di Kota Makassar M muhajerin; Siti Fuadillah A. Amin; Citra Amalia Amal; Ashari Abdullah; Rohana Rohana; Andi Annisa Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.10353

Abstract

ABSTRAK: PD. Terminal Makassar Metro merupakan salah satu terminal induk di Kota Makassar yang melayani 34 trayek (rute). Keberadaan  PD. Terminal Makassar Metro sangat diperlukan dalam mendukung mobilitas penduduk di dalam dan di luar Kota Makassar dan menciptakan ketertiban lalu lintas. Kondisi PD. Terminal Makassar Metro saat ini banyak memiliki permasalahan seperti fasilitas pelayanan terminal tidak memenui standar terminal tipe A, kondisi fasilitas kurang terawat, dan sirkulasi penumpan didalam terminal yang tidak terorganisir dengan baik. Tujuan redesain PD. Terminal Makassar Metro adalah mewujudkan PD. Terminal Makassar Metro sebagai terminal induk yang sesuai dengan standar terminal tipe A dengan menerapkan konsep arsitektur modern sebagai pendekatan atau upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi permasalahan yang ada pada PD. Terminal Makassar Metro. Hasil redesain konsep tapak ini dengan luas 12 ha, tersedia fasilitas di dalam terminal penumpang yang dilengkapi ruang tunggu di lantai 1 dan 2, hall, loket tiket, restauran, ruang P3K, tempat bermain anak, mini market, foodcont, dan kantor pengelolah, untuk fasilitas pada site terdapat bagunan terminal, parkiran umum dan parkiran bus, musholla, area check-in kendaraan, tempat istirahat sopir, bengkel, taman, tempat cuci bus, dan peron. Hasil penelitian ini menyimpulkan PD. Terminal Makassar Metro menjadi salah satu terminal induk yang berstandar tipe A dengan konsep arsitektur modern.KATA KUNCI : Arsitektur Modern, PD. Terminal Makassar Metro, Redesain
Perancangan Pusat Rehabilitasi Narkoba dengan Pendekatan Green Architecture di Kabupaten Bulukumba Andi Sulfajri; Irnawaty Idrus; Sahabuddin Latif; Rosady Mulyadi; Siti Fuadillah; Muhammad Syarif
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8826

Abstract

Dewasa ini, Kasus penyalahgunaan Narkotika, Obat-obatan dan Psikotropika (Narkoba) beberapa tahun terakhir ini menjadi masalah serius dan telah mencapai keadaan yang memprihatinkan di Indonesia oleh karena itu dibutuhkan perancangan Pusat Rehabilitasi Narkoba dengan konsep green architecture di Bulukumba untuk memberikan suatu kesembuhan baik mental atau spiritual bagi para korban NAPZA. Penelitian ini bertujuan untuk Membuat desain bangunan pusat rehabilitasi narkoba di Kabupaten Bulukumba dengan konsep Green Architecture serta Menentukan tata ruang dan fasilitas penunjang gedung pusat rehabilitasi narkoba di Kabupaten Bulukumba dengan konsep Green Architecture. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dan perancangan. Hasil penelitian ini adalah Perancangan pusat rehabilitasi narkoba dengan konsep green architecture. Pada bangunan dapat terdapat 4 ciri Green Architecture, diantaranya yaitu Penggunaan panel surya, penggunaan bukaan atau jendela yang lebar, Pemanfaatan material dari daerah sekitar dan Pengolahan air hujan dan air buangan yang di gunakan kembali untuk kebutuhan Flushing toilet dan menyiram tanaman.
Konsep Biophilic pada Perancangan Pusat Pelatihan dan Pembinaan Olahraga Bola Basket di Makassar Kurnianto, Ucok; Abdullah, Ashari; Amal, Citra Amalia; Idrus, Irnawaty; Amin, Siti Fuadillah A.; Yusri, Andi
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16025

Abstract

Konsep biophilic dalam arsitektur adalah suatu pendekatan desain yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam bangunan. Dalam konteks fasilitas olahraga  penerapan konsep biophilic berpotensi meningkatkan performa atlet, mengurangi stres, meningkatkan kejernihan berfikir dan menambah kreatifitas melalui hubungan antara alam dan aktifitas pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan elemen biophilic pada perancangan pusat pelatihan dan pembinaan olahraga bola basket di Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dan analisis data kualitatif terhadap penerapan lima elemen arsitektur biophilic yaitu koneksi visual dengan alam, cahaya menyebar dan dinamis, variasi termal dan aliran udara, bentuk pola biomorfik dan prospek (prinsip open plan). Hasil penelitian menunjukan bahwa elemen biophilic yang diterapkan pada bangunan utama dan penunjang pusat pelatihan olahraga bola basket di Makassar dapat memberikan dampak positif bagi atlet. Elemen biophilic seperti koneksi visual dengan alam, pencahayaan yang baik, penghawaan alami dan prinsip open plan (prospek) terbukti efektif dalam meningkatkan performa, mengurangi stres, dan mendorong kreativitas para atlet. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perencana dan peneliti dalam mengintegrasikan konsep arsitektur biophilic pada bangunan fasilitas olahraga bola basket khususnya di kota Makassar.
Konsep Green Building pada Perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah di Kota Makassar Irawati, Irawati; Idrus, Irnawaty; Syarif, Muhammad; Abdullah, Ashari; Amin, Siti Fuadillah A.; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16032

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi masalah ketertinggalan dalam hasil belajar dan tingginya tingkat putus sekolah yang disebabkan oleh permasalahan ekonomi. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Makassar tahun 2023, terdapat sekitar 3.295 anak yang putus sekolah oleh karena itu dilakukan perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah di Kota Makassar. Penerapan konsep hijau pada Pusat Pendidikan merupakan Solusi inofatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi penerapan elemen green building pada perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah. Konsep green building pada penelitian ini berfokus pada efisiensi energi, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pengelolaan air dan kenyamanan termal yang optimal. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep green building diaplikasikan pada perancangan dengan penerapan konsep green building menciptakan model Pendidikan berkelanjutan yang mendukung pengembangan dan keterampilan anak putus sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya berkelanjutann di kota makassar.
Implementasi Konsep Ekologi pada Perancangan Kawasan Ekowisata di Pantai Bone Malea Azman, Andi; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Idrus, Irnawaty; Abdullah, Ashari; Amal, Citra Amalia; Amin, Siti Fuadillah A.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i3.16071

Abstract

Ekowisata merupakan bentuk wisata yang menghubungkan antara manusia dan alam, dalam upaya menjaga kelestarian alam yang dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi implementasi konsep ekologi dalam perancangan kawasan ekowisata di Pantai Bone Malea Kabupaten Kepulauan Selayar. Adapun aspek-aspek ekologi yang diindentifikasi adalah penerapan aspek desain dan konstruksi, penerapan aspek material bangunan, aspek spasial, dan aspek lingkungan dan iklim. Metode penelitian mencakup analisis terhadap kondisi lingkungan setempat, tinjuan literatur, serta studi kasus ekowisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan konsep ekologi ini diharapkan mampu meminimalisir peralihan fungsi lahan dari lahan mangrove menjadi lahan kelapa atau kopra, sehingga mempengaruhi keseimbangan ekosistem. Selain faktor konservasi, juga diharapkan mampu mereduksi penggunaan pestisida dan bom untuk penangkapan ikan, sehingga tetap menjaga kelestarian biota laut, tentunya juga akan berdampak pada peningkatan potensi ekonomi untuk masyarakat setempat. Jadi antara ekologi dan ekowisata saling berkesinambungan. Penelitian diharapkan mampu menjadi masukan bagi perencana, pemerhati ekologi, ataupun para pengambil kebijakan akan pentingnya perencanaan ekowisata di wilayah pesisir khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pendekatan Prinsip Nature in Space pada Perancangan Terminal Pelabuhan Fery di Desa Appatana Kabupaten Kepulauan Selayar Asriadi, Asriadi; Amin, Siti Fuadillah A.; Abdullah, Ashari; Latif, Sahabuddin; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16082

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep Arsitektur Biofilik pada perancangan Terminal Pelabuhan Fery di desa Appatana Kabupaten kepulauan Selayar. Arsitektur Biofilik berfokus pada integrasi elemen alam ke dalam desain bangunan dalam tiga parameter desain, yakni Nature In Space Patters, Natural Analogues Patterns dan  Nature Of  The Space Patterns. Pada penelitian ini khusus mengindentifikasi strategi desain yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam ruang terminal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kajian literatur dan analisis studi kasus terminal pelabuhan fery yang menerapkan prinsip Arsitektur Biofilik, khususnya pada aspek Nature In Space. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perancangan terminal fery, dari tujuh indikator aspek Nature In Space, menerapkan Visual connection with nature, Non-visual connection with nature,. Non-ryhthmic sensory Stimuli, Thermal airflow Variabillty Penelitian, Presence of water. ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perancang dalam menciptakan fasilitas publik yang selaras dengan alam.
Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular pada Perancangan Kawasan Wisata Resort Danau Tempe di Kabupaten Wajo Fadli, Ahmad; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; Amin, Siti Fuadillah A.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i3.16069

Abstract

Arsitektur Neo Vernakular merupakan pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai tradisional lokal dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan modern, dimana pendekatan tersebut dapat tetap mempertahankan gaya arsitektural serta nilai-nilai budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip arsitektur Neo Vernakular dapat diadaptasi dan diterapkan pada desain kawasan wisata modern tanpa menghilangkan identitas budaya setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada perancangan kawasan wisata resort Danau Tempe di Kabupaten Wajo. Penerapan unsur Neo Vernakular dapat terlihat pada bagian eksterior dimana pada bagian tersebut menambahkan timpalaja. Timpalaja merupakan salah satu bagian penting pada rumah adat Kabupaten Wajo yang mana bagian tersebut menjadi simbol strata atau status sosial dari pemilik rumah tersebut. Bentuk lain yang diambil adalah bentuk rumah panggung. Bentuk tersebut merupakan bentuk yang sering dijumpai pada bangunan-bangunan rumah di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Wajo. Penerapan unsur Neo Vernakular juga terdapat pada bagian interior. Pada bagian interior terdapat ukiran atau motif yang merupakan motif yang di ambil dari kain sutera sebagai kerajinan khas Kabupaten Wajo. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain resort yang modern namun tetap menjaga kelestarian budaya dilingkugannya.
Co-Authors A. Annisa Amalia A. Syahriyunita Syahruddin A.Syahriyunita Syahruddin Abdullah, Ashari Ade Mawardi Syamsuddin Ahmad Fadli Ahmad Syukur Alma Widiyanti Amal, Citra Amalia Amalia, A. Annisa Amalia, Andi Annisa Amalia, Citra Amelia, Yuyun Andi Annisa Amalia Andi Annisa Amalia Andi Sulfajri Andi Syahriyunita Andi Syahriyunita Syahruddin Andi Syahruyinita Andi Yusri andi Yusri Anto, Aprianto Aprianto Anto Aprilia, Aprilia Dwi Anggri Astuty Aris Sakkar Dollah Aris, Aris Sakkar Dollah Ashari Abdullah Ashari Abdullah Ashari, Ashari Abdullah Asriadi Asriadi Azhar, Alif Azman, Andi Baharsin, Syamsir Aman Basir, Nurmiati Citra Amalia Dapubeang, Awaludin Darwis, Nur Wahyuni Dayat, Sapril Hidayat Dollah, Aris Sakkar Fahmi, Ridwan Fath, Raja Ferdi Lamu Fitrawan Umar Fitrawan Umar Gazali, Wahyudi Rahmat Hasra, Mila Karmila Hatta, Ramadhan Heri Hermawan Rahman Huddin, Misba Ibrahim Salam idrus, irnawati Idrus, Irnawaty Intan Batari Saputri Irawati Irawati Irlan Nurasyid irnawati idrus Kadir, Sania Ramadhani Khilda Wildana Nur Khilda Wildana Nur Khilda Wildana Nur Kurnianto, Ucok Kurniawan, Muh. Arif Lamu, Ferdi Latif, Sahabbuddin Lukamanul Hakim M muhajerin Mansyur, Taufik Muh. Arif Kurniawan Muh. Ilmiansah muhajerin, M Muhammad Ardi Bennu Muhammad Artha Tiranda Muhammad Rifai Saputra Muhammad Sofyan Muhammad Sofyan Muhammad Syarif Muhammad Syarif, Muhammad murnawati murnawati Murnawati Murnawati, Murnawati Mursyid Mustafa Mursyid Mustafa Musa, Reski Vendi Musiin, Windi Putri Mustafa, Mursyid Mutiah, Uryun Nana Rohana, Nana Nengsih, Anni Syahrilia Nini Apriani Rumata Nur Wahyuni Darwis NUR, KHILDA WILDANA Nurhikmah Paddayatu Nurhikmah Paddiyatu Nurmiati Basir Paddayatu, Nurhikmah Paddiyatu , Nurhikmah Paddiyatu, Nurhikmah Rahman, Heri Hermawan rahmat ramadan Rahmat Sopianto Raja Fath Ramadan, Rahmat Rapi, Adam Rasmawarni Rasmawarni Rasmawarni, Rasmawarni Reski Vendi Musa Ridwan Fahmi Rifaldi Rifaldi, Rifaldi Riki Rinaldi Riki Rinaldi ROHANA ROHANA Rohana Rohana Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi Safitri, Sulfika Sahabbuddin Latif Sahabuddin Latif Salam, Ibrahim Salmiah Zainuddin Salmiah Zainuddin Saputri, Intan Batari Sembiring, Rinawati Sopianto, Rahmat Sulfajri, Andi Sulfika Safitri Supardi Jaya Tammeng Syahriyunita, Andi Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, A.Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syahruyinita, Andi Syam syam syam, Syam Syarif, Muhammad Syarif Syukur, Ahmad Tammeng, Supardi Jaya taufik, opi Tiranda, Muhammad Artha Umar, Fitrawan Wahyudi Rahmat Gazali Welisfa, Sri Nindy Yusri, Andi Zainuddin, Salmiah