Claim Missing Document
Check
Articles

Found 82 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

Pendekatan Arsitektur Biofilik pada Perancangan Premium Outlet di Kabupaten Maros Amelia, Yuyun; Amin, Siti Fuadillah Alhumairah; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; Syahruddin, Andi Syahriyunita; Latif, Sahabuddin Latif
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ydey2z20

Abstract

Industri fashion di Indonesia terus mengalami pertumbuhan signifikan yang mendorong munculnya kebutuhan akan pusat perbelanjaan modern yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang sosial, rekreatif, dan edukatif bagi pengunjung. Secara umum, premium outlet merupakan pusat perbelanjaan yang menampung berbagai factory outlet yang menjual produk bermerek langsung dari pabrik dengan harga lebih terjangkau, namun tetap mempertahankan suasana belanja yang eksklusif dan nyaman. Kabupaten Maros yang tengah berkembang di sektor perdagangan dan pariwisata memiliki potensi besar untuk menghadirkan konsep premium outlet yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang premium outlet dengan pendekatan arsitektur biofilik yang menekankan integrasi elemen alam guna menciptakan ruang komersial yang berkelanjutan. Metode perancangan meliputi analisis tapak, perilaku pengguna, serta penerapan elemen alami seperti pencahayaan, vegetasi, air, dan ventilasi silang. Hasilnya menunjukkan peningkatan kenyamanan, kesehatan, dan kesejahteraan pengguna. Kesimpulannya, penerapan arsitektur biofilik mampu memperkuat hubungan manusia dengan alam dan menjadi model pengembangan pusat perbelanjaan berkelanjutan di Kabupaten Maros.
Pendekatan Konsep Arsitektur Hijau pada Perancangan Kawasan Wisata Tepian Sungai Saddang di Kabupaten Enrekang Fahmi, Ridwan; Idrus, Irnawaty; Fuadillah, Siti; Latif, Sahabuddin; Rohana, Rohana; Zainuddin, Salmiah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.7799

Abstract

Kabupaten Enrekang memiliki potensi untuk menjadi salah satu destinasi wisata.Akan tetapi kabupaten Enrekang belum memiliki kawasan wisata yang potensial serta pada kawasan tepian sungai saddang yang sebenarnya di peruntukkan sebagai kawasan wisata namun belum terdapat fasilitas yang memadai maupun menunjang suatu kawasan. Sebagai sebuah Kawasan wisata tepian sungai, objek rancangan kawasan wisata tepian sungai memiliki permasalahan kebutuhan energi, iklim dan pencemaran air sungai. Penyelesaian permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan konsep Kawasan wisata tepian sungai dengan pendekatan arsitektur hijau. Pendekatan arsitektur hijau yang meliput respect for site, resfect for users, working with climate, conversing energy, minimizing new resources,holism. .Arsitektur hijau merupakan sebuah proses pendekatan perancangan dan perencanaan yang berorientasi lingkungan.Metode penelitian  yang digunakan meliputi pengumpulan data, pengelolaan data, konsep, desain gambar.Hasil analisis yang didapat pada objek Kawasan wisata tepian sungai berupa prinsip penerapan arsitektur hijau pada tapak, dengan memaksimalkan ruang terbuka hijau;desain bangunan yang menghasilkan banyak bukaan untuk pencahayaan alami dan sirkulasi udara; menggunakan tumbuhan dan air sebagai pengatur iklim;memaksimalkan pengelolaan air kotor,air bekas, air hujan agar dapat digunakan Kembali.  Dengan penerapan konsep arsitektur hijau atau green architecture kawasan wisata tepian sungai saddang dapat dirancang sebagai kawasan yang ramah lingkungan dan dapat berjalan optimal tanpa meerusak ekosistem dan vegetasi yang terdapat pada tepian sungai saddang di kabupaten Enrekang.
Perancangan Sea World di Makassar dengan Pendekatan Arsitektur Biomorfik murnawati, murnawati; mustafa, mursyid; abdullah, ashari; idrus, irnawati; Syahriyunita, andi; fuadillah, siti
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8650

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kepulauan terbesar didunia. Dengan luas lautan sebesar 63% dari luas keseluruhan tidak heran jika Indonesia memiliki banyak titik dengan potensi bahari yang tersebar di sepanjang pesisir pulau. Sayangnya, potensi ini tertutupi oleh isu over exploitation dan sampah yang merusak ekosistem laut Indonesia. Dari latar belakang tersebut, masyarakat Indonesia harus mempunyai edukasi untuk mengapresiasi keanekaragaman ini dengan benar, khususnya keanekaragaman laut. Seaworld memiliki beragam fasilitas edukasi, rekreasi, dan konservasi yang mempunyai peran penting dalam hal mengedukasi masyarakat Indonesia. Tetapi sangat disayangkan Seaworld belum dipereradakan di Kota Makassar. Hasil pengumpulan data yang dicapai melalui observasi, survey lapangan, dan kuisioner membuktikan bahwa diperlukan sebuah Seaworld di Kota Makassar. Untuk lebih memperkuat tujuan perancangan digunakan lah sebuah konsep tema Arsitektur Biomorfik yang dimana konsep ini sangat memperhatikan pertumbuhan alam sekitar yang kemudian di tuangkan dalam bentuk bangunan, fasad bangunan dan struktur bangunan. Lokasi projek yang di pilih yaitu Jalan Metro Tanjung Bunga, dimana lokasi sangat berpotensi untuk pembangunan pusat rekreasi berbasis edukasi. Dengan luasan sebesar 51.537,74 M2 yang kemudian akan diolah dengan presentase 30% terbangunan dan 70% Tidak terbangun. Bentuk dasar bangunan ini di angkat dari bentuk Ubur- ubur ( jelly fish) dengan peletakkan massa bangunan yang mengambil analogi ddari cara hidup merekan yaitu dengan berkelompok. Dasar bentuk kemudian diolah menjadi setengan lingkaran kemudian di tambahkan ornament struktur sekaligus menjadi astetika pada fasad bangunan.
Perancangan Pusat Kebudayaan Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Di Kota Timika - Papua Fath, Raja; Latif, Sahabuddin; Idrus, Irnawaty; Syarif, Muhammad; A. Amin, Siti Fuadillah; Paddiyatu, Nurhikmah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8654

Abstract

Gedung pusat kebudayaan di timika-papua dibutuhkan untuk sarana bagi budaya untuk memamerkan kebudayaan setiap budaya-budaya yang berada di timika-papua. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan gedung pusat kebudayaan di timika-papua. Untuk mendapatkan konsep yang ideal, maka dilakukan survey lokasi dan studi kasus bangunan sejenis di beberapa tempat. Hasil desain telah dilaksanakan dengan menghasilkan gambar desain dengan luas kurang lebih 3 ha, menerapkan konsep dengan pendekatan arsitektur neo vernakular yang dapat menampilkan aplikasi tradisional. Dengan adanya bangunan ini, maka kebutuhan sarana pusat kebudayaan di timika-papua terpenuhi.
Peracangan Galeri Seni Mural di Kota Makassar Dengan Pendekatan Arsitektur Organik Gazali, Wahyudi Rahmat; A. Amin, Siti Fuadillah; Paddiyatu, Nurhikmah; Dollah, Aris Sakkar; Abdullah, Ashari; Nur, Khilda Wildana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8665

Abstract

Di Kota Makassar kata mural masih terdengar asing bagi sebagian besar penduduk local dan mendapatkan izin untuk melukis mural di dinding itu sulit, harus mendapat izin dari pemilik tanah atau tembok pengelola. Tidak jarang seniman mural ini biasa disebut vandalisme oleh masyarakat. Para pencipta mural membutuhkan ruang yang dapat menampung berbagai karya seni agar dapat di apresiasi oleh public. Pendekatan   konseptual yang digunakan adalah pendekatan arsitektur organik yang dapat di gambarkan sebagai hasil dari emosi yang hidup, seperti integritas, kebebasan, persaudaraan, harmoni, keindahan kegembiraan dan hubungan antara lingkungan manusia dan alam. Objek rancangan yang ditawarkan yaitu Galeri Seni Mural sebagai wadah perkembanagan kreatifitas seniman mural yang dapat memfasilitasi berbagai macam prasarana penunjang seperti pameran seni, workshop, pertunjukan maupun pelatihan serta dapat memperkenalkan seni mural kepada masyarakat. 
KAWASAN WISATA TANI DI KABUPATEN WAJO DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR ORGANIK Salam, Ibrahim; Latif, Sahabuddin; Amalia, Andi Annisa; Syahruyinita, Andi; Nur, Khilda Wildana; Fuadillah, Siti
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8736

Abstract

Dilihat dari sektor perekonomian daerah Wajo, secara eksplisit dibidang pertanian yaitu padi sangat dominan dan hampir seluru kecamatan melakukan pekerjaan dibidang persawahan atau padi, sehingga memungkin kan untuk membangun kawasan wisata tani di Kabupaten Wajo. Oleh karena itu mendasain Kawasan wisata pertanian salah satu upaya yang dapat membantu masyarakat dalam melakukan pertumbuhan daerah yang dapat menghasilkan keuntungan dalam sector pertanian maupun ekonomi untuk masyarakat sekitar dan memberikan edukasi ke pada masyarakat bahwa pertanian tidak harus selalu berada dibawa paparan sinar matahari. Untuk mendapatkan konsep yang ideal, maka dilakukan survei lokasi dan studi literatur tentang Wisata Tani dengan konsep arsitektur organik atau studi kasus dengan bangunan sejenis di beberapa tempat. Hasil desain telah dilaksanakan dengan menghasilkan gambar desain dengan luas kurang lebih 8 ha, menerapkan konsep arsitektur organik yang dapat menampilkan aplikasi modern dan tradisional. Wisata tani ini memiliki beberapa fasilitas penunjang diantaranya resto, kafe, penginapan/villa, rumah pembibitan, rumah pengembang biakan, dan masjid. Dengan adanya bangunan ini, maka kebutuhan sarana para wisatawan di Kawasan terpenuhi.
Perancangan Futsal Center di Makassar dengan Pendekatan Konsep Arsitektur Kontemporer Sopianto, Rahmat; Latif, Sahabuddin; Paddiyatu, Nurhikmah; Syahriyunita, Andi; Amalia, Andi Annisa; Fuadillah, Siti
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8750

Abstract

Futsal Center Makassar muncul sebagai jawaban atas beberapa masalah yang ada dalam dunia futsal di Makassar. Permasalahannya dilihat dari banyaknya turnamen yang dapat menarik minat masyarakat pada olahraga ini tidak didukung oleh klasifikasi gedung olahraga tertutup di Sulawesi Selatan, khususnya di kota Makassar sebagai ibu kota provinsi. Fasilitas yang sudah ada tidak dapat menampung penonton yang melimpah saat diselenggarakannya pertandingan berskala regional, nasional dan bahkan internasional. Metode arsitektur yang digunakan dalam menjawab permasalahan tersebut adalah metode programming arsitektural dengan mengacu pada standarisasi ruang bangunan pada gedung olahraga yang meliputi ruang-ruang yang harus tersedia pada gedung olahraga beserta standar minimal ukuran ruangan. Pendekatan konsep Arsitekur Kontemporer juga digunakan untuk menarik perhatian masyarakat terhadap perancangan lapangan futsal berstandar internasional dan sekaligus pusat olahraga futsal di Makassar.Futsal Center Makassar muncul sebagai jawaban atas beberapa masalah yang ada dalam dunia futsal di Makassar. Permasalahannya dilihat dari banyaknya turnamen yang dapat menarik minat masyarakat pada olahraga ini tidak didukung oleh klasifikasi gedung olahraga tertutup di Sulawesi Selatan, khususnya di kota Makassar sebagai ibu kota provinsi. Fasilitas yang sudah ada tidak dapat menampung penonton yang melimpah saat diselenggarakannya pertandingan berskala regional, nasional dan bahkan internasional. Metode arsitektur yang digunakan dalam menjawab permasalahan tersebut adalah metode programming arsitektural dengan mengacu pada standarisasi ruang bangunan pada gedung olahraga yang meliputi ruang-ruang yang harus tersedia pada gedung olahraga beserta standar minimal ukuran ruangan. Pendekatan konsep Arsitekur Kontemporer juga digunakan untuk menarik perhatian masyarakat terhadap perancangan lapangan futsal berstandar internasional dan sekaligus pusat olahraga futsal di Makassar.
Perancangan Toyota Center Di Kota Makassar Dengan Pedekatan Arsitektur Futuristik Anto, Aprianto; Abdullah, Ashari; A. Amin, Siti Fuadillah; Rohana, Rohana; Paddiyatu, Nurhikmah; Amalia, Citra
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8754

Abstract

Di kota-kota besar di Indonesia seperti Makassar, perkembangan industri otomotif ditunjukkan dari peningkatan penjualan mobil pada event-event pameran dari berbagai skala penjualan. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa daya beli konsumen terhadap mobil semakin meningkat. Toyota adalah perusahaan terbesar di dunia, terutama pada Passanger Car (Mobil Penumpang), dan menjamin kualitas kendaraan terdepan di kelasnya karena keseimbangan daya tahan produk, keamanan dan kenyamanan yang tinggi. Tujuan perancangan Toyota Center di Kota Makassar adalah untuk menampung fasilitas showroom, dan servis yang dilengkapi Fasilitas penunjang seperti modifikasi mobil, Cat Mobil, dan Test drive dimana belum didapatkan pada dialer Toyota yang ada di kota makassar. Menyediakan suatu tempat dimana semua produk kategori Passanger Car (Mobil Penumpang) terdapat didalamnya dan memudahkan konsumen dalam pembelian, perawatan, perbaikan. Toyota Center digunakan pendekatan Arsitektur Futuristik Agar bangunan terlihat menarik dan bagian utama pada bangunan ini ialah mobil, dimana mobil memiliki kecanggihan dari sisi teknologi. Keberadaan Toyota Center sangat dibutuhkan sebagai sebuah tempat yang dapat mewadahi aktivitas perdagangan dan pengembangan bangunan yang futuristik untuk menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke Toyota Center sekaligus sebagai sarana untuk memperkenalkan kemajuan industri otomotif kepada masyarakat.
Perancangan Pusat Pertunjukan Seni Musik dan Teater di Kabupaten Toraja Utara dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan ramadan, rahmat; Syarif, Muhammad; Umar, Fitrawan; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8796

Abstract

Seni merupakan sebuah ekspresi perasaan manusia, yang di dalamnya mengandung unsur estetika atau keindahan, serta dapat dirasakan oleh panca indra manusia. Perkembangan seni di Indonesia khususnya daerah Toraja Utara sendiri sangatlah baik, ini dibuktikan dengan berdirinya kelompok-kelompok dan grup seni lokal di Toraja, dan banyaknya kegiatan pertunjukan seni yang diselenggarakan tiap tahun. Bahkan, sudah menjadi agenda rutin, sesuai dengan program Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Toraja yaitu mengembangkan pariwisata di Toraja, sebagai tujuan meningkatkan daya tarik wisata di antaranya, mengembangkan event - event baik tradisional maupun modern, atau event tradisional yang dikemas secara modern, dengan memperhatikan kondisi lingkungan sebagai nilai jual. Rancangan ini harus sesuai standar dapat mewadahi segala aktivitas dan pengembangan kesenian, serta menghadirkan sebuah pusat seni yang ramah lingkungan. Seiring perkembangan teknologi dan gagasan perancangan bangunan yang semakin baik dan modern, bangunan saat ini mulai didesain dengan mengintegrasikan potensi alam sekitar dengan ruangan yang ada di dalamnya, yang kita kenal dengan sustainable architecture. konsep arsitektur yang berusaha meminimalkan dampak negatif lingkungan bangunan, dengan efisiensi penggunaan energi, yaitu memanfaatkan sinar matahari sebagai pencahayaan buatan dengan desain bukaan dan sun shading. Material, yaitu menggunakan sebagian material lokal seperti bambu, batu alam, dan kayu sisa bekisting untuk elemen dekoratif interior. Limbah, mengolah kembali limbah untuk kebutuhan bangunan. Ekonomi, memanfaatkan sebagian lahan untuk kegiatan perkebunan sebagai keberlanjutan komoditas dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Perencanaan Pusat Kebudayaan Sulawesi Selatan Dengan Konsep Post Modern syam, Syam; Syarif, Muhammad; Paddiyatu, Nurhikmah; Amal, Citra Amalia; A. Amin, Siti Fuadillah; Amalia, A. Annisa
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8798

Abstract

Pusat Kebudayaan merupakan tempat atau wadah untuk mengenalkan, membina, dan mengembangkan potensi budaya masyarakat. Sulawesi Selatan berbagai macam kebudayaan tradisional, yang ber anekaragam sehingga dibutuhkan sebuah sarana untuk memfasilitasi kebudayaan tersebut. Sarana ini dibuat agar dapat melestarikan budaya khas Sulawesi Selatan dan diharapkan menjadi ikon di sulawesi selatan. Pusat Kebudayaan ini terletak pada Jl.Dg. Tata Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan yang merupakan kawasan wisatawan, sehingga para wisatawan dapat mengetahui kebudayaan- kebudayaan yang ada di Sulawesi Selatan dengan satu kali kunjungan dan menjadi bagian dari tempat Parawisata di benteng Somba Opu. Konsep Pendekatan pada pusat kebudayaan ini yaitu konsep Post modern yang mengarah atau menuju ke bentuk masa depan agar bangunan tidak termakan oleh Jaman, untuk menerapkan konsep tersebut pada bangunan yang mencerminkan kekhasan Sulawesi Selatan dengan mempertahankan nilai-nilai lokal maka bentuk bangunan akan di bentuk seperti kipas dan topi patonro, selain dari bentuk bangunan akan di terapkan juga pada material fasad yang ber ornamen tradiosonal.
Co-Authors A. Annisa Amalia A. Syahriyunita Syahruddin A.Syahriyunita Syahruddin Abdullah, Ashari Ade Mawardi Syamsuddin Ahmad Fadli Ahmad Syukur Alma Widiyanti Amal, Citra Amalia Amalia, A. Annisa Amalia, Andi Annisa Amalia, Citra Amelia, Yuyun Andi Annisa Amalia Andi Annisa Amalia Andi Sulfajri Andi Syahriyunita Andi Syahriyunita Syahruddin Andi Syahruyinita andi Yusri Andi Yusri Anto, Aprianto Aprianto Anto Aprilia, Aprilia Dwi Anggri Astuty Aris Sakkar Dollah Aris, Aris Sakkar Dollah Ashari Abdullah Ashari Abdullah Ashari, Ashari Abdullah Asriadi Asriadi Azhar, Alif Azman, Andi Baharsin, Syamsir Aman Basir, Nurmiati Citra Amalia Dapubeang, Awaludin Darwis, Nur Wahyuni Dayat, Sapril Hidayat Dollah, Aris Sakkar Fahmi, Ridwan Fath, Raja Ferdi Lamu Fitrawan Umar Fitrawan Umar Gazali, Wahyudi Rahmat Hasra, Mila Karmila Hatta, Ramadhan Heri Hermawan Rahman Huddin, Misba Ibrahim Salam idrus, irnawati Idrus, Irnawaty Intan Batari Saputri Irawati Irawati Irlan Nurasyid irnawati idrus Kadir, Sania Ramadhani Khilda Wildana Nur Khilda Wildana Nur Khilda Wildana Nur Kurnianto, Ucok Kurniawan, Muh. Arif Lamu, Ferdi Latif, Sahabbuddin Lukamanul Hakim M muhajerin Mansyur, Taufik Muh. Arif Kurniawan Muh. Ilmiansah muhajerin, M Muhammad Ardi Bennu Muhammad Artha Tiranda Muhammad Rifai Saputra Muhammad Sofyan Muhammad Sofyan Muhammad Syarif Muhammad Syarif, Muhammad murnawati murnawati Murnawati Murnawati, Murnawati Mursyid Mustafa Mursyid Mustafa Musa, Reski Vendi Musiin, Windi Putri Mustafa, Mursyid Mutiah, Uryun Nana Rohana, Nana Nengsih, Anni Syahrilia Nini Apriani Rumata Nur Wahyuni Darwis NUR, KHILDA WILDANA Nurhikmah Paddayatu Nurhikmah Paddiyatu Nurmiati Basir Paddayatu, Nurhikmah Paddiyatu , Nurhikmah Paddiyatu, Nurhikmah Rahman, Heri Hermawan rahmat ramadan Rahmat Sopianto Raja Fath Ramadan, Rahmat Rapi, Adam Rasmawarni Rasmawarni Rasmawarni, Rasmawarni Reski Vendi Musa Ridwan Fahmi Rifaldi Rifaldi, Rifaldi Riki Rinaldi Riki Rinaldi ROHANA ROHANA Rohana Rohana Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi Safitri, Sulfika Sahabbuddin Latif Sahabuddin Latif Salam, Ibrahim Salmiah Zainuddin Salmiah Zainuddin Saputri, Intan Batari Sembiring, Rinawati Sopianto, Rahmat Sulfajri, Andi Sulfika Safitri Supardi Jaya Tammeng Syahriyunita, Andi Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, A.Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syahruyinita, Andi Syam syam syam, Syam Syarif, Muhammad Syarif Syukur, Ahmad Tammeng, Supardi Jaya taufik, opi Tiranda, Muhammad Artha Umar, Fitrawan Wahyudi Rahmat Gazali Welisfa, Sri Nindy Yusri, Andi Zainuddin, Salmiah