p-Index From 2021 - 2026
6.191
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) TEKNIK Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO JETT (Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan) JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) KOMPUTIKA - Jurnal Sistem Komputer TEKTRIKA - Jurnal Penelitian dan Pengembangan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik, dan Elektronika Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Journal of Robotics and Control (JRC) Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Jurnal Syntax Transformation MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII eProceedings of Engineering Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) Jurnal Rekayasa elektrika Jurnal INFOTEL Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Jurnal Isu Teknologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Dan Simulasi Perbandingan Qos Di Routing Protokol Mpls Ospf Dan Mpls Is-is Di Jaringan Ipv6 Menggunakan Gns3 Untuk Layanan Video Streaming Arisman Putra Munggaran; Rendy Munadi; Doan Perdana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kualitas dari suatu layanan merupakan parameter yang perlu diperhitungkan dalam sistem komunikasi jarak jauh. Salah satu layanan yang sedang berkembang adalah video streaming. Video Streaming itu sendiri bekerja pada RTP protocol, atau komunikasi secara real-time. Untuk mewujudkan kondisi komunikasi jarak jauh yang ideal, menentukan routing protocol dari suatu sistem komunikasi dapat mempengaruhi nilai dari Quality of Service (QoS). Routing Protocol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur aliran data dan pemilihan jalur yang terjadi pada jaringan. Dengan ditambahkannya MPLS pada jaringan, diharapkan akan membantu kinerja dari routing protocol. Dalam tugas akhir ini mensimulasikan jaringan IPv6 dengan routing protocol OSPF dan juga IS-IS yang akan ditambahkan teknik MPLS dengan metode xconnect. Setelah itu akan di lakukan analisis QoS untuk layanan video streaming pada masing masing routing protocol. Simulasi dilakukan menggunakan 1 laptop yang dibagi lagi menjadi 2 PC dengan menggunakan VMware, simulator yang digunakan adalah GNS3 dan Cisco 7200 sebagai router. Hasil simulasi dan analisis yang didapat menunjukan bahwa routing protocol IS-IS yang tidak diterapkan MPLS ataupun dengan MPLS xconnect mendapatkan hasil QoS yang lebih baik dari pada OSPF di jaringan IPv6. Dapat dilihat dari perbedaan throughput hingga 61 Kbps, delay 6 ms, packet loss 3% dan jitter sebesar 3ms. Hal ini disebabkan routing protocol OSPF memiliki kompleksitas yang lebih tinggi karena pengenalan neighbour OSPF yang lebih rumit di bandingkan IS-IS. Kata kunci : Routing protocol, MPLS, OSPF, IS-IS, GNS3, xconnect, IPv6, video streaming. Abstract Quality of services is a parameter that needs to be considered in a remote communication system. One of the services that is developing is video streaming. Video streaming itself works on RTP protocol, or real-time communication. To create ideal remote communication, determining routing protocol of a communication network can affect the value of Quality of Service (QoS). Routing protocol is a rule or standard that regulates data flow and determines the path that occurs on the network. With the addition of MPLS to the network, it is expected to help the performance of the routing protocol. In this final project simulate the IPv6 network with OSPF routing protocol and also IS-IS which will be added MPLS technique with xconnect method. Afterwards QoS analysis will be carried out for video streaming services. The simulation works using 1 laptop which is divided int 2 PCs using VMware, GNS3 as a simulator and Cisco 7200 as a router. The results of simulation and analysis obtained that IS-IS routing protocol without implemented by MPLS or with MPLS xconnect gets better result than OSPF on IPv6 network. It can be seen from the differences of throughput at 61 KBps, delay 6ms, packet loss 3%, and jitter 3 ms. This is because OSPF routing protocols have a higher complexity because introduction neighbours of OSPF are more complex than IS-IS. Keywords: Routing protocol, MPLS, OSPF, IS-IS, GNS3, xconnect, IPv6, video streaming.
Desain Dan Implementasi Detektor Pencemaran Air Sungai Menggunakan Wireless Sensor Network AR. Margans Tanjung; Rendy Munadi; Danu Dwi Sanjoyo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air merupakan kebutuhan paling dasar bagi manusia dan menjadi sumber penghidupan bagi manusia. Kurangnya kesadaran manusia untuk menjaga kualitas air, menyebabkan air menjadi tercemar. Penyebab tercemarnya air adalah budaya membuang sampah dan pembuangan limbah ke sungai ataupun laut. Pencemaran air menyebabkan matinya ekosistem yang ada di air. Dampak pencemaran air contohnya keracunan dan penyakit kulit. Karena itu pemanfaatan Wireless Sensor Network (WSN) sangat dibutuhkan untuk monitoring pencemaran air. Dengan menggunakan sensor node, koordinator, dan monitoring melalui aplikasi smartphone diharapkan dapat mengatasi pencemaran air, karena dapat diketahui dengan cepat sebelum air yang terindikasi pencemaran digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan hidup mereka. Sehingga tidak terdapat korban ataupun kerugian yang ditimbulkan akibat air yang tercemar. Abstrack Water is the most basic need for human beings and a source of livelihood for humans. Lack of human consciousness to maintain water quality, causing water to become polluted. The cause of contaminated water is the culture of disposing of waste and disposal of waste into rivers or the sea. Water pollution causes the death of ecosystems in the water. Impact of water pollution for example poisoning and skin diseases. Therefore, the utilization of Wireless Sensor Network (WSN) is needed for monitoring water pollution. Using node sensors, coordinators, and monitoring through smartphone applications is expected to address water pollution, since it can be quickly identified before the water indicated by pollution is used by the community for their livelihood needs. So there are no casualties or losses caused by polluted water.
Implementasi Dan Analisis Performa Multi Protocol Label Switching - Virtual Private Network (mpls-vpn) Dengan Metode Generic Routing Encapsulation Pada Layanan Berbasis File Transfer Protocol (ftp) Audy Septarindra; Rendy Munadi; Ridha Muldina Negara
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan berbasis IP semakin berkembang dan terintegrasi dengan baik. Untuk integrasi yang baik, salah satu faktor yang jadi bahasan adalah performa jaringan tersebut. Generic Routing Encapsulation (GRE) adalah salah satu mekanisme tunneling yang tersedia yang menggunakan IP sebagai protokol transport dan dapat digunakan untuk membawa banyak protokol penumpang yang berbeda. Terowongan bertindak sebagai jalur virtual point-to-point yang memiliki dua titik akhir yaitu tunnel source dan tunnel destination di setiap endpoint. Fitur ini menggunakan MPLS melalui Generic Routing Encapsulation untuk enkapsulasi paket MPLS dalam terowongan IP. Enkapsulasi MPLS paket dalam IP tunnels membuat link virtual point-to-point di seluruh jaringan non-MPLS. Parameter uji yaitu throughput, RTT Delay, dan Packet Loss menunjukkan penurunan performa dengan diberi tunnel GRE. Penurunan performa tersebut disebabkan oleh adanya penggunaan resource pada jaringan saat interkey exchange pada pembentukan tunnel GRE. Namun penurunan performa bisa saja tidak terjadi saat tidak adanya background traffic sehingga resource yang bisa digunakan masih tesedia. Kata kunci: Throughput, RTT Delay, Packet Loss, GRE, MPLS-VPN, FTP
Monitoring Dan Controlling Ketinggian Air Sawah Berbasis Wireless Sensor Network Andrea Eges Seca Barus; Rendy Munadi; Dadan Nur Ramadan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dibeberapa lokasi pertanian di Indonesia terdapat beberapa lahan yang mengalami gagal panen karena lahan tenggelam akibat hujan yang terus terjadi dan lahan yang mengalami kekeringan, pada penyelesaian tugas akhir, penulis akan membuat alat berbasis mikrokontroler yang bertujuan untuk memantau ketinggian air pada lahan menggunakan sensor ultrasonik dan alat ini dapat mengaktifkan sebuah aktuator jika dalam kondisi air kering atau meluap. Alat ini menggunakan teknologi Wireless sensor network yang merupakan seperangkat alat jaringan nirkabel yang mempunyai satu atau beberapa sensor untuk menangkap suatu informasi atau data yang cenderung berubah-ubah, dan petani akan mendapatkan pemberitahuan apabila kondisi air dilahan meluap atau sedang kosong. Untuk mengetahui performansi sistem yang dirancang, maka dilakukan pengujian kualitasi jaringan, dan hasil pengujian kinerja jaringan NodeMcu dengan menggunakan protokol MQTT pada kondisi outdoor maksimal 90 meter. nilai delay, throughput, availability, dan reliability dipengaruhi oleh jumlah node dan jarak. Nilai delay, availability, dan reliability terkecil berada di jarak 30 meter. Nilai throughput terkecil berada di jarak 90 meter. Kata Kunci : Wireless Sensor Network, monitoring, aktuator, ketinggian air, mikrokontroler, sensor ultrasonik ABSTRACT In several agricultural locations in Indonesia there are some land that have failed crops due to drowning land due to continuous rain and drought land, on completion in this final task, the authors will create a microcontroller-based tool that aims to monitor the height of water on the land using ultrasonic sensors and tolos that may activate an actuator if there is dry or overflow water condition. This tool use Wireless sensor network technology which is a set of wireless network tools that have one or several sensors to capture information or data that tends to change, and farmers will get a notification if the water conditions overflow or empty. In order to know the performance of the system designed, we do the network qualitative testing, and the performance test results NodeMcu network using MQTT protocol on outdoor conditions maximum 90 meters. Value of delay, throughput, availability, and reliability are affected by the number of nodes and distances. The smallest delay, availability, and reliability values are within 30 meters. The smallest throughput value is within 90 meters. Keywords: Wireless Sensor Network, monitoring, actuators, water height, microcontroller, sensors ultrasonic
Implementasi Dan Analisis Mobile Cloud Gaming Online Menggunakan Open-source Cloud Gaming Server Gaminganywhere Pada Perangkat Android Edoeardo Setiawan; Rendy Munadi; Sussi Sussi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile cloud gaming merupakan pengembangan dari infrastruktur sebagai model layanan cloud computing. Dengan adanya layanan cloud gaming server menggunakan open-source GamingAnyWhere, perangkat mobile phone dengan operation sytem android yang bekerja sebagai client mampu mengakses server yang menjalankan suatu game melalui jaringan nirkabel secara online. Server melakukan capture terhadap frame audio dan frame video kemudian dikodekan dan dikirimkan kepada client. Setelah client mendapatkan frame A/V, client akan mengdekodekan frame-frame yang diterima sehingga user bisa bermain dan melakukan input control . Untuk mendapatkan hasil performa dari sistem cloud gaming yang diimplementasikan ini, dilakukan pengujian dengan tiga parameter yaitu kebutuhan resource, Quality of Service, dan Quality of Experience. Hasil kebutuhan resource client yang hanya memakai 6.2% cpu usage, 20.6 MB RAM untuk game Neverball dan 3.6% cpu usage, 11.9 MB RAM untuk game Deadpool. Nilai FPS client yaitu 29.1 untuk Neverball dan 14.5 untuk Deadpool, nilai ini terbilang kecil dikarenakan kemampuan rendering server yang kurang maksimal. Untuk delay total sistem cukup memuaskan yaitu bernilai 0.19 detik untuk Neverball pada jaringan lokal dan 0.35 detik pada jaringan online. Sedangkan 0.13 detik untuk Deadpool dengan jaringan lokal dan 0.19 detik untuk jaringan online pada bandwidth 5 Mbps.Kata Kunci: Cloud Gaming, Mobile Cloud Gaming, GamingAnyWhere, Cloud Computing.
Analisis Performansi Qos Inter Autonomous System Mpls-vpn Back-to-back Vrf Pada Layanan Ims Sabrina Chairunnisa; Rendy Munadi; Danu Dwi Sanjoyo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, kebutuhan akan layanan multimedia berbasis IP pun semakin tinggi. Lebih dari setengah penduduk Indonesia kini telah terhubung ke internet. Perkembangan teknologi internet juga telah membuktikan bahwa jaringan internet yang terpisah harus dapat dibangun dan dihubungkan satu sama lainnya sehingga user atau pelanggan dapat mengirim dan menerima traffic tanpa harus memikirkan bahwa beberapa provider terlibat dalam transportasi pengiriman paket data. Salah satu teknologi yang mendukung hal tersebut adalah teknologi Inter AS Multi Protocol Label Switching (MPLS) dengan fitur VPN (Virtual Private Network). Pada Tugas AKhir ini, telah dilakukan pengujian performansi kualitas layanan IMS yang dijalankan pada jaringan backbone berbasis Inter AS MPLS VPN background traffic 0, 1, 5, 10, 20 Mbps. Hasil pengujian menunjukan nilai throughput berbanding terbalik dengan besarnya nilai background traffic. Nilai throughput pada layanan VoIP menurur dari nilai sebesar s.d 0,08576 Mbps s.d. 0,06265 Mbps dan menurun sebesar 0,6802 Mbps s.d 0,5806 Mbps pada layanan video call. Pada kedua layanan didapatkan nilai jitter rata- rata << 1 ms dan delay < 150 ms. Dan didapatkan nilai packet loss dari kedua layanan pada kedua metode masuk kedalam kategori layak untuk background traffic 0 Mbps , 1 Mbps , dan 5 Mbps. Kata kunci : Kamailio, SIP, NGN, IMS, VoIP, Video Call, QoS Abstract Nowadays, the advancement of information and communication technology is increasing rapidly, where the need for IP-based multimedia services is even higher. More than half the population of Indonesia has now connected to the internet. The development of internet technology has also proven that separate internet networks must be built and connected to each other so that users or customers can send and receive traffic without having to think that some providers are involved in transporting packet data delivery. One of the technologies that support it is Inter AS Multi Protocol Label Switching (MPLS) technology with VPN (Virtual Private Network) feature. At the end of this task, performance testing of IMS service quality has been performed on InterAS MPLS VPN backbone with the variable of background traffic 0, 1, 5, 10, 20 Mbps. The test results show the throughput value is inversely proportional to the value of the background traffic. The throughput value of VoIP services decreases from a value of s. 0.08576 Mbps s.d. 0.06265 Mbps and decreased by 0.6802 Mbps s.d 0.5806 Mbps in video call services. In both services, the average jitter value is << 1 ms and the delay is <150 ms. And obtained packet loss value from both services in both methods entered into a feasible category for 0 Mbps, 1 Mbps and 5 Mbps background traffic.Keywords : Kamailio, SIP, NGN, IMS, VoIP, Video Call, QoS
Perancangan Dan Implementasi Sistem Monitoring Gas Berbahaya Pada Mobil Berbasis Logika Fuzzy Menggunakan Mikrokontroler Fendy Purwanto; Rendy Munadi; Unang Sunarya
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cukup banyak kasus telah diberitakan media masa tentang tewasnya seseorang (atau lebih) yang terjadi saat mereka tidur di dalam mobil dalam kondisi mesin dan AC menyala, sedangkan posisi mobil dalam keadaan parkir atau berhenti. Dari hasil penyelidikan polisi, penyebab utama dari mayoritas kejadian tersebut adalah keracunan gas berbahaya di dalam mobil. Salah satu jenis gas berbahaya adalah karbon monoksida (CO). Jika terhirup ke dalam tubuh, gas CO akan mengikat hemoglobin dalam darah, sehingga mengurangi ikatan oksigen di dalam darah. Efek yang terjadi adalah tubuh kekurangan oksigen dan menyebabkan lemas. Gas beracun lainnya adalah amonia (NH3). Kontak dengan gas amonia konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kerusakan paru-paru dan bahkan kematian. Untuk mengantisipasi terjadinya akumulasi gas beracun di dalam mobil, dalam tugas akhir ini dibuat sebuah alat monitor kandungan gas berbahaya di dalam mobil. Perangkat dirancang terdiri dari tiga blok utama, yaitu input, proses, dan output. Input berfungsi sebagai sensor gas, diimplementasikan dengan sensor MQ-7 (gas karbonmonoksida) dan sensor MQ-135 (gas amonia). Bagian proses diimplementasikan dengan mikrokontroler, fungsinya adalah menganalisa data pembacaan sensor kandungan gas di dalam mobil, berdasarkan logika fuzzy Sugeno dan menyimpulkan kondisi akhir menjadi kategori AMAN, WASPADA, atau BAHAYA. Bagian Output bertugas memberikan respon berupa informasi pada display LCD, alarm, serta pesan singkat GSM (SMS). Implementasi perancangan menghasilkan perangkat yang mampu memonitor kandungan gas berbahaya di dalam mobil, menjadi tiga kategori (AMAN, WASPADA, atau BAHAYA). Berdasarkan pengujian, sensor MQ-7 dan MQ-135 dapat berfungsi dengan baik. Implementasi logika fuzzy dapat dipastikan akurat 100%. Kata Kunci : gas berbahaya, mobil, sensor MQ-7, sensor MQ-135, Mikrokontroler, Logika Fuzzy Sugeno
Analisis Perbandingan Protokol Komunikasi Zigbee Dan Rf 2.4 Ghz Pada Implementasi Sistem Penyajian Informasi Lalu Lintas Kendaraan Berbasis Wireless Sensor Network Wisma Dwi Kurnia; Rendy Munadi; Gustommy Bisono
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Infrastruktur yang belum memadai serta kurangnya informasi tentang jalur alternatif dan kepadatan suatu ruas jalan mengakibatkan kemacetan yang menjadi sebuah masalah tersendiri pada negara berkembang seperti Indonesia. Pentingnya tentang informasi kepadatan suatu ruas jalan akan memberikan solusi tersendiri dan diharapkan informasi yang real time akan sangat membantu pengendara untuk mendapatkan informasi kepadatan lalu lintas dan memberikan solusi untuk pengembangan sistem smart traffic. Untuk mewujudkan informasi kepadatan lalu lintas secara realtime pada penelitian ini digunakan suatu sistem Wireless Sensor Network (WSN) dengan menggunakan perangkat sesnsor ultrasonik sebagai perangkat masukan dan perangkat mikrokontroler open source yang diharapkan mampu untuk mendeteksi kepadatan lalu lintas dan disajikan melalui laman web. Untuk mewujudkan sistem tersebut dibutuhkan protokol komunikasi yang optimal. Pada penelitian kali ini, dilakukan pencarian akurasi sistem dalam mendeteksi kemacetan dan perbandingan untuk dua buah protokol komunikasi yakni protokol ZigBee dan RF 2.4 GHz. Hasil analisis yang didapat berupa rata-rata delay dan troughput untuk membandingkan kedua buah protokol tersebut dari paramater QoS yang dihasilkan. Akurasi sensor yang didapat adalah 95,31 % untuk membaca kecepatan kendaraan. Kedua protokol komunikasi dapat diimplementasikan untuk sistem ini, namun teknologi RF 2.4 Ghz yang diimplementasikan pada modul komunikasi nRF24L01 dinilai lebih bak untuk digunakan dengan rata-rata delay 2.782562 uS dan rata-rata troughput 24,8722 Byte/s untuk jangkaua jarak hingga 102 meter. sedangkan Protokol Zigbee pada modul XBee S2C menghasilkan rata-rata delay 6.065685 dan rata-rata troughput 20.27232 Byte/s meskipun jangkauan jaraknya hingga 112 meter. Kata Kunci : WSN, Ultrasonik, ZigBee, RF 2,4 GHz Abstract Inadequate infrastructure and lack of information about alternative routes and the density of a road lead to congestion which is a problem in developing countries such as Indonesia. The importance of information on the density of a road segment will provide its own solution and it is expected that real time information will greatly help the rider to obtain traffic density information and provide solutions for the development of smart traffic system. To realize realtime traffic density information in this research, a Wireless Sensor Network (WSN) system using an ultrasonic device as input device and open source microcontroller device is expected to be able to detect traffic density and presented through web page. To realize the system requires an optimal communication protocol. In this research, searching system accuracy in detecting congestion and comparison for two communication protocol namely ZigBee protocol and RF 2.4 GHz. The result of the analysis is the average of delay and throughput to compare the two protocols from the generated QoS parameters. Accuracy obtained sensor is 95,31% to read speed of vehicle. Both communication protocols can be implemented for this system, but the 2.4 Ghz RF technology implemented on the nRF24L01 communications module is rated more for use with an average delay of 2.782562 uS and an average 24,8722 Byte / s of throughput up to 102 meters. While the Zigbee Protocol on the XBee S2C module yields an average delay of 6,065685 and an average throughput of 20,232 Bytes / s despite its range of up to 112 meters. Keywords : WSN, Ultrasonic, ZigBee, RF 2.4 GHz
Analisis Performansi Routing Pada Layanan Multimedia Dalam Jaringan Terintegrasi Manet Menuju Lte Reza Lutfi Ananda; Rendy Munadi; Ridha Muldina Negara
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehandalan sistem komunikasi sangat dibutuhkan terutama dalam hal skalabilitas, mobilitas serta kecepatan data yang tinggi. Akan tetapi apa jadinya jika sistem komunikasi terjadi pada kondisi kurang ideal seperti di daerah dengan kondisi alam dan infrastruktur komunikasi yang kurang baik. MANET adalah teknologi yang dapat diterapkan pada kondisi yang tidak ideal dimana jaringan ini beroperasi dan mengatur diri sendiri tanpa adanya sentralisasi. Dalam penelitian ini dilakukan pengintegrasian antara jaringan MANET dan jaringan LTE guna meningkatkan coverage dan availability jaringan. Dalam topologi yang dirancang, terdapat node UE yang bertindak sebagai gateway pada jaringan MANET sehingga semua node yang berada pada jaringan MANET dapat terhubung ke jaringan LTE. Node UE tersebut memiliki 2 buah interface yang terhubung ke jaringan MANET dan ke jaringan LTE dimana dengan menggunakan proactive adhoc routing DSDV dan OLSR dijaringan MANET dan menggunakan static routing dijaringan LTE. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa perancangan jaringan terintegrasi MANET-LTE berhasil dilakukan dengan memanfaatkan UE sebagai double interface yang dapat berperan seperti hal nya eNode-B. Berdasarkan perubahan jumlah node, rata-rata nilai throughput untuk routing DSDV sebesar 336,10 kbps dan routing OLSR sebesar 333,13 kbps. Rata-rata nilai delay untuk routing DSDV sebesar 367,35 ms dan routing OLSR sebesar 358,48 ms. Rata-rata nilai PDR untuk routing DSDV sebesar 32,18 % dan routing OLSR sebesar 31,92 %. Ratarata nilai Jitter untuk routing DSDV sebesar 52,64 ms dan routing OLSR sebesar 52,09 ms. Berdasarkan perubahan background traffic, rata-rata nilai throuhgput untuk routing DSDV sebesar 132,6 kbps dan routing OLSR sebesar 131,61 kbps. Rata-rata nilai Delay untuk routing DSDV sebesar 279,98 ms dan routing OLSR sebesar 271,77 ms. Rata-rata nilai PDR untuk routing DSDV sebesar 12,51% dan routing OLSR sebesar 12,4%. Rata-rata nilai Jitter untuk routing DSDV sebesar 23,62 ms dan routing OLSR sebesar 22,2 ms.Kata kunci : MANET, LTE, Parameter, Protokol Routing, QoS
Packet Scheduling Max Throughput Dan Proportional Fair Pada Jaringan Lte Arah Downlink Dengan Skenario Multicell Faris Salman Hakim; Rendy Munadi; Tjahjo Adiparabowo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja jaringan LTE dengan cara menganalisis parameter QoS seperti delay,packet loss ratio,throughput,fairness,dan spectral efficiency. Untuk mengetahui hasil dari analisis tersebut penulis menggunakan algoritma packet scheduler max throughput dan proportional fair dengan scenario multicell yang disimulasikan menggunakan software LTE-Sim release 5. Hasil dari penelitian ini adalah packet scheduler Max-Throughput lebih baik dari packet scheduler Proportional Fair dari perbandingan throughput dan spectral efficiency, sementara packet scheduler Proportional Fair lebih baik dari packet scheduler Max-Throughput dari perbandingan packet loss ratio, delay, dan fairnessKata Kunci: Packet Scheduler,LTE,QOS,Max Throughput,Proportional Fair
Co-Authors Abdulqadir Muhtadi Achmad Rizal Danisya Adinda Ayu Herdianto Adinda Riztia Putri Aditya Bram Wiratma Aditya Ramadwiputra Adnan Purwanto Ahmad , Ali Hanafi Ahmad Abdillah Siddiq Ahmad Saifuddin Mufid Ahmad Thoriq Azzam Ahmad Tri Hanuranto Ahmad, Ali Hanafi Ahsanuddin, Rafiq Irham Airlangga Baihaqi Wicaksono ajibekti, ari Akhmad Hambali Akhmad Syauqi Alam Nasyrah Muharram Nasution Alfin Hikmaturokhman Algafaru, Aldo Ali Muayyadi, Ali Alif Faikah Alifiyah Pratiwi P.Wedda Almyra Rosedyana AM, Debby Tri Wulandari Ammatia Risty Ammatia Risty, Ammatia Andi Ainun Najib Andrea Eges Seca Barus Andri Agustav Wirabudi Andri Suwignyo Anego, Raga Esa Angga Rusdinar Anisia, Rianda Aqila Safira Hasnul AR. Margans Tanjung Ardhi Anzala Muhammad Arfianto Arfianto Arfianto Fahmi Ari Ajibekti Masriwilaga Ari Satrio Arief Goeritno Arief Rakhman Arief Rakhman Saputra Arif Indra Irawan Arisman Putra Munggaran Arta, Virda Amalia Asep Mulyana Asep Mulyana Audy Septarindra Ayu Irmawati Azzam, Ahmad Thoriq Bachtiar Hendro Assiddiq Bahtiar Widayanto Basuki Rahmat Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bayu Erfianto Beny Triantono Bima Sanjaya Boby Priaksa Briantono, Mahardika Hanif Cendika Deby Hartanta Chrisna Fiddin Dadan Nur Ramadan Dadan Rohdiana Dadang Gunawan Dadiek Pranindito Damayanti, Widya Danu Dwi Sanjoyo Derryanda Sulistio Devi Fitriani Devyta Asterina Dewa Gede Cahya Prastika Dewanto, Ramadhika Dini Adlina Salman DJOMI, MANZILA IZNIARDI Doan Perdana Dong Ho Lee Dong-Sung Kim Dwi Sanjoyo, Danu Edoeardo Setiawan Eka Santi Wahyuningtyas Emeraldo Faris Aufar Endang h Chumaidiya Enrico Megantara Evan Adhi Kurniawan F. Ahmadi Djajasugita Fadhil Riardy Rivai Fadhilah, Muhammad Zidan Fahmi Bagaskara Perdana Fahriza, Mochammad Iqbal Fanny Tarida Tampubolon Fardan Fardan Faris Salman Hakim Favian Dewanta Fendy Purwanto Feralia Fitri Feri Teja Kusuma Fidar Adjie Fidar Adjie Laksono Fidelis Surya Putranta Fidelis Surya Putranta Fitra Purwandika Galih Erki Basuki Gendhis Azzukhruf Dynastuti Gilang Perdana Putra Gita Indah Hapsari Gumilar Hadi Prabowo Gustommy Bisono Habib Al Ghani Hadhara, Fikri Hafidudin . Harry Rachmatsyah Helni Mutiarsih Jumhur Herda Theo Perdana Hirwandi Agusnam I Made Wahyuda Permana Ida Wahidah Ilham Reza Wijaya Imam Hedi Santoso Iman Hedi Santoso Iman Santoso Indra Maulana, Bintang Indra Perdana Putra Sutejo Indra Perdana Putra Sutejo Indrarini Dyah Indrarini Dyah Irawati Intan Laily Muflikhah Irawan, Muhammad Naufal Nur Irma Noviandari Irma Nurlita Dewi Irmansyah, Tedy Irwanda Kurniawan Istikmal Jafar Alim Habibi Jorjiana Aminatus Kadi, Aufaryafi Baskara Khurniawan, Amri Leanna Vidya Novita Leanna Vidya Yovita Leanna Yovita Listya Wulandari Mardiah M.Yanis, Naili Ikrimah Mahardika Hanif Briantono Mas’ud Bayu Sadewo Maulana, Bintang Indra Maya Rosalia Menachem Bayazid Aufar Mohamad Samudra Mohammad Andre Mutalibov Mohammad Kurnia Putra Mohammad Rizky Pratama Muhammad Azriel Muhammad Fuadi Sururuzzaman Muhammad Furqan Ramadani Muhammad Geo Unggul Putra Kusuma Utomo Muhammad Hafizh Triaoktora Muhammad Hamzah Mushaddiq Nabila Nabila Nachwan Mufti Adriansyah Nachwan Mufti Ardiansyah Natasya Nurul Putri Nigo Wisnu Wijaya Ningrum, Ratna Widya Ningrum, Sussi Novia Indrawati Nugraha, Umar Nur Andini Nur Irawan, Muhammad Naufal Nurwulan Fitriyanti Nyoman Bogi Aditya Karna Periyadi, Periyadi Piove Wiraguna Prasojoe, Rahmat Ramadan putri angelia R Rumani Rumani R Rumani Rumani, R Rumani Raden Arjani Rosalina Radian Priambodo Radiv Herdian Rafif Taruna Ramadhan Ramadhika Dewanto Ramadhika Dewanto Ratih Loviesta Nurbed Ratna Mayasari Rein Rachman Putra Repka Mochamad Zaqy Mulyadi Resi Pramudyo Pariwibowo Retno Hendriyanti Reza Arlan Reza Fahlevi Zulkarnaen Reza Lutfi Ananda Rianda Anisia Rianda Anisia Riano Febrianto Riany Erdiyanti Ridha Muldina Negara Rifqi, Muhammad Naufal Risang Suryadi Saputra Risyaf Fawwaz Pradipta Rivaldi Fawzian Rizal Erwin Irwansyah Rizka Darmawan Dwi Putra Robby C. Manurung Rudi Sianipar Ruly Naufaldi Kurniawan S, Andhika Sabrina Chairunnisa Safida Reynita Sari Sahrul Mulia Sandra Erpanji Sar Sardy Satria Bagus Pratama Septian Nurul Chalik Setyorini Setyorini Setyorini Sevierda Raniprima Shihab, Kusvihawan Muhammad Sofia Naning Hertiana Sugondo Hadiyoso Suryamiharja, Andhika Sussi Sussi Sussi , Sussi Syarifuddin, Sri Dewi Sartika Tanjung Perdana Kusuma Tengku Ahmad Riza Tjahjo Adiparabowo Tjahjo Adiprabowo R Tuntun Aditara Maharta Uke Kurniawan Usman Unang Sunarya Usep Taufiq Hidayat Vikry Fadillah Virginia Rosaline Wibowo, Truly Baaqii Widyanto, Toto Wisesa, Pradipa Catya Wisma Dwi Kurnia Yanis, Naili Ikrimah M. Yasir, Dara Kusumawati Ramadani Yohanes Dickson Yuggo Afrianto Yusuf Budiman Zhafari Luthfan Oswar