Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EFEKTIVITAS SOSIALISASI KONTRASEPSI HORMONAL DAN EFEK SAMPINGNYA PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA CIHANJUANG BARBARA, MARIA A.D.; KARLINA, INTAN
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v4i2.3815

Abstract

The Family Planning (FP) program plays an essential role in controlling population growth and improving family welfare by regulating births. FP is a method to achieve the desired number of children and determine pregnancy spacing. This study aims to provide a comprehensive understanding to women of reproductive age (WRA) in Cihanjuang Village, RT 05/RW 08, regarding the benefits of FP, including birth spacing and appropriate contraceptive use. Respondents were 15 WRA aged 19–45 years. The counseling program was designed to enhance WRA awareness of the importance of family planning, which has implications for reducing birth rates, improving maternal and child health, and establishing small, prosperous families. The results showed a significant increase in respondents' average knowledge scores, from 54 on the pre-test to 84 on the post-test, with a P-Value (paired t-test) of Pre-Test <0.01 and Post-Test <0.001. The provided education effectively improved respondents' understanding of hormonal contraception, including types, mechanisms, side effects, indications, and contraindications. In addition to improved knowledge, qualitative analysis revealed that respondents felt more confident and planned to use hormonal contraception after participating in the counseling program. The study concludes that counseling is effective in significantly increasing knowledge (p<0.001) about hormonal contraception, as evidenced by the increase in average scores from 54 in the pre-test to 84 in the post-test. These findings support previous research by Eka Mustika Yanti, Dwi Wirasti, and Supiani (2023), which demonstrated the effectiveness of FP educational interventions in improving knowledge and contraceptive choices among WRA. ABSTRAKProgram Keluarga Berencana (KB) memiliki peran penting dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengendalian kelahiran. KB adalah salah satu cara untuk mencapai jumlah anak yang diinginkan dan menentukan jarak kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada wanita usia subur (WUS) di Desa Cihanjuang RT 05/RW 08 mengenai manfaat KB, termasuk pengaturan jarak kelahiran dan penggunaan alat kontrasepsi yang tepat. Responden adalah WUS dengan rentang usia 19–45 tahun, berjumlah 15 orang. Penyuluhan dirancang untuk meningkatkan kesadaran WUS terhadap pentingnya perencanaan keluarga, yang berimplikasi pada penurunan angka kelahiran, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta pembentukan keluarga kecil yang sejahtera. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan responden, dari rata-rata 54 pada pre-test menjadi 84 pada post-test, dengan nilai P-Value (uji paired t-test) Pre-Test <0,01 dan Post-Test <0,001. Edukasi yang diberikan terbukti efektif meningkatkan pemahaman responden tentang kontrasepsi hormonal, meliputi jenis, mekanisme kerja, efek samping, serta indikasi dan kontraindikasinya. Selain peningkatan pengetahuan, analisis kualitatif menunjukkan bahwa responden merasa lebih percaya diri dan berencana untuk menggunakan kontrasepsi hormonal setelah mengikuti program penyuluhan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan (p<0,001) tentang kontrasepsi hormonal, sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 54 pada pre-test menjadi 84 pada post-test. Temuan ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Eka Mustika Yanti, Dwi Wirasti, dan Supiani (2023) yang menunjukkan efektivitas intervensi edukasi KB dalam meningkatkan pengetahuan dan pemilihan alat kontrasepsi pada WUS.
PERBANDINGAN METODE OPERATIF KONVENSIONAL DAN METODE OPERATIF ERACS TERHADAP KEPUASAN DAN KENYAMANAN PASIEN POSTPARTUM SECTIO CAESAREA Sari, Novita Rotua; Intan Karlina; Anne Loisza; Arie J. Pitono
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 17 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v17i1.291

Abstract

Kepuasan dan kenyamanan pasien postpartum sectio caesarea merupakan hasil akhir dari pelayanan yang diberikan sehingga diperlukan metode operatif yang paling baik untuk mencapai hasil yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kepuasan dan kenyamanan pasien postpartum sectio caesarea dengan metode operatif konvensional dan metode operatif ERACS di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung tahun 2022. Metode penelitian menggunakan nalisis komparatif numerik pada 2 kelompok tidak berpasangan dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling pada 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan median kepuasan terhadap metode operatif konvensional dan metode operatif ERACS adalah 98,00 dengan p value = 0,0749 dengan nilai signifikan < 0,05. Median kenyamanan terhadap metode operatif konvensional dan metode operatif ERACS adalah 79,85 dan 93,30 dengan p value = 0,023 dengan nilai signifikan < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kepuasan pada kedua kelompok metode operatif tetapi terdapat perbedaan kenyamanan pada kedua metode operatif. Kata Kunci : Kepuasan, Kenyamanan, Metode operatif konvensional, ERACS.
Family Planning : Solusi Cerdas untuk Mengurangi Risiko Kesehatan pada Ibu yang Beresiko Tinggi di Desa Jayagiri Lembang Karlina, Intan; Nurhaliza, Hasna; Rahayu, Rika; Yusuf, Arinda Nikita; Sumarna, Ervina; Nurlela, Ela; Nurhali, Ayva Fidya; Fadilah, Salma Jihan; Hanifa, Zahida Nur; Rahayu, Siti; Osin, Osin
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2054

Abstract

Pemberian informasi yang benar dan tepat sangat penting bagi akseptor keluarga berencana (KB) untuk meningkatkan keyakinan dalam memilih metode kontrasepsi. Informasi yang salah atau tidak tepat dapat menyebabkan keluhan terkait efek samping dan efektivitas alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan program KB pada ibu dengan risiko tinggi, khususnya yang termasuk dalam kategori 4 Terlalu (Terlalu Muda, Terlalu Rapat, Terlalu Banyak, dan Terlalu Tua). Penelitian ini dilakukan pada pasangan usia subur (PUS) yang menjadi akseptor KB di Kampung Ampera, RW 16, Desa Jayagiri, Lembang, dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian informasi yang benar dan tepat mengenai program KB dapat meningkatkan keyakinan dan kepuasan ibu berisiko tinggi dalam memilih metode kontrasepsi, serta membantu mengurangi risiko kesehatan yang mereka hadapi. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan program KB di Desa Jayagiri Lembang. Kata kunci: Keluarga berencana, 4 Terlalu, Program KB, Ibu beresiko tinggi, Pasangan usia subur
The Importance of Contraceptive Use in Spacing Pregnancies and Building a Healthy and Prosperous Family Iga Retia mufti; Intan Karlina; Mila Latifah Farida; Aprilia Najwa Ananta; Lunetta Syahla Salsabila; Melanie Julianti; Milka Shaliha Nugroho; Nadia Herliana; Nabila Musafa’ah Nurrahmi; Resa Rosmayanti; Santi Nurmala; Sifanni Tri Rahmania; Sheira Shiva Puspita
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5639

Abstract

The use of contraception aims to regulate the number of children and the spacing of births to improve family welfare and control population growth. However, many people in Indonesia still harbor fears about using contraception. This study aims to determine the effect of knowledge levels among couples of reproductive age on contraceptive use. The research was conducted at Posyandu Graha Berseri, located in Komplek GBR 3 Rt. 07/Rw 25, Cilame Village, Ngamprah District, Bandung Barat Regency. A qualitative approach with a cross-sectional method was employed to assess the knowledge levels and contraceptive types used by Women of Reproductive Age (WRA). The sample consisted of 35 respondents selected through cluster random sampling. The results showed that the knowledge level of couples of reproductive age regarding contraceptive use was significantly low. The cross-sectional analysis revealed that 91% of respondents were categorized as "Very Good," while none fell into the "Poor" category. Overall, the knowledge level among couples of reproductive age was deemed good. This activity successfully expanded the awareness of Women of Reproductive Age regarding the definition, side effects, benefits, and appropriate timing for contraception use.  
Pemberian Edukasi Ibu dengan Hipertensi Terhadap Penggunaan Kontrasepsi di Kampung Cibodas RW 01 Karlina, Intan; Mutiara, Indah; Ghina, Rania Azzahra Khoirotul; Nurcahyani, Nita; Cahyani, Regita Meisa; Hidayah, Anisa Nurul; Putri, Dea Aulaena Eka; Putri, Laras Kusuma; Setiawati, Fuziana; Munajat, Nazwari Sabrina
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i2.432

Abstract

Hipertensi, yang didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥130 mmHg atau diastolik ≥80 mmHg, merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat. Di Kampung Cibodas RW 01, ibu-ibu dengan hipertensi sering kali mendapatkan edukasi yang kurang efektif mengenai penggunaan kontrasepsi dari kader dan bidan di posyandu. Hal ini dapat berdampak pada pemilihan kontrasepsi yang kurang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu dengan hipertensi mengenai penggunaan kontrasepsi yang aman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi interaktif, yang melibatkan 20 peserta dengan riwayat hipertensi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, 55% peserta memiliki pemahaman yang kurang mengenai kontrasepsi yang aman bagi penderita hipertensi. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan pemahaman secara signifikan, dengan 70% peserta masuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai risiko dan manfaat penggunaan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman ibu-ibu dengan hipertensi mengenai kontrasepsi yang aman. Oleh karena itu, disarankan agar program edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu-ibu di Kampung Cibodas tentang kesehatan reproduksi dan penggunaan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi medis mereka.
Family Planning: Solusi Cerdas Untuk Mengurangi Resiko Kesehatan Pada Ibu Yang Beresiko Tinggi Intan Karlina; Rika Rahayu; Hasna Nurhaliza; Arinda Nikita Yusuf; Siti Rahayu
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2404

Abstract

Pemberian informasi yang benar dan tepat sangat penting bagi akseptor keluarga berencana (KB) untuk meningkatkan keyakinan dalam memilih metode kontrasepsi, karena informasi yang salah atau tidak akurat dapat menyebabkan keluhan terkait efek samping dan efektivitas alat kontrasepsi yang digunakan. Penelitian ini berfokus pada penerapan program KB pada ibu dengan risiko tinggi, khususnya yang termasuk dalam kategori 4 Terlalu (Terlalu Muda, Terlalu Rapat, Terlalu Banyak, dan Terlalu Tua). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan program KB di Kampung Ampera, RW 16, Desa Jayagiri, Lembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan populasi pasangan usia subur (PUS) yang menjadi akseptor KB dan sampel sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur pemahaman dan penerimaan informasi tentang KB, dan dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran tentang efektivitas pemberian informasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas pemberian informasi KB bagi ibu berisiko tinggi serta aspek-aspek yang perlu ditingkatkan dalam program KB. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan program KB di wilayah tersebut, sehingga akseptor KB dapat membuat keputusan yang lebih baik dan tepat dalam pemilihan metode kontrasepsi.
Pemberian Edukasi tentang Keluarga Berencana dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Puskesmas Cimahi Utara, Kabupaten Bandung Barat Loisza, Anne; Syuhada, Dhea Rizky; Almawa, Zellyatu; Anindita, Agnia Ayu; Septiani, Risma; Nopianto, Siva Agustin; Nursakinah, Ririn; Fitria, Deisylva Niko; Sumiyati, Rani; Yulianti, Nisa; Karlina, Intan
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i1.736

Abstract

Keluarga berencana adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera, sebagaimana diatur dalam UU No. 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019, mayoritas peserta KB aktif lebih memilih metode kontrasepsi suntikan dan pil (lebih dari 80%) dibandingkan dengan metode IUD dan implan. Pengetahuan yang baik sangat berpengaruh dalam membentuk perilaku positif. Jika pengetahuan seseorang baik akan meningkatkan pengetahuan dan mendorong perilaku lebih baik. Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, diadakan penyuluhan tentang keluarga berencana dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Cimahi Utara yang melibatkan Wanita Usia Subur (WUS) berusia 17–50 tahun. Metode yang digunakan adalah community development atau pengembangan masyarakat melalui presentasi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Sebelum penyuluhan, hanya 38% responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik, 24% cukup, dan 28% kurang. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan yaitu 62% responden memiliki pengetahuan baik, dan 8% responden lainnya masih kurang memiliki pengetahuan yang baik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya MKJP.
Pemberian Edukasi Tentang Kontrasepsi Dengan Metode Gamifikasi Pada Penyintas HIV di LSM Female Plus dan IPPI Kota Bandung Karlina, Intan; Mustika, Nova; Cahya, Nafisha Kania; Saputri, Citra Aura; Utami, Anggun Retno; Hanifah, Anggini; Nurjulika, Siti; Nurkholifiah, Siti Shofiah; Fitriani, Silvi Amelia; Zaelanti, Puteri Alfiah; Putri, Siti Nurmalia; Indriyani, Fitri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i1.732

Abstract

HIV masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dengan sekitar 6000 ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) tercatat di Lembaga Female Plus Bandung. Penyuluhan kontrasepsi penting dilakukan untuk mencegah penularan HIV. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ODHA tentang kontrasepsi, double protection, dan kejujuran dalam pemasangan kontrasepsi di fasilitas kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus I Institut Kesehatan Rajawali dengan melibatkan 20 responden ODHA. Metode penyuluhan menggunakan pendekatan gamifikasi melalui media Canva dan Kahoot. Hasil pengabdian menunjukkan sebanyak 18 ODHA (90%) memperoleh peningkatan pengetahuan dengan kategori "baik”, sementara 2 ODHA (10%) dengan kategori "cukup". Hal ini menegaskan pentingnya edukasi untuk mengatasi masalah HIV di Indonesia. Penyuluhan diikuti oleh perwakilan dari LSM Female Plus dan IPPI. Penyuluhan dilakukan melalui 5 tahapan atau level, termasuk pre-test, pemaparan materi interaktif, studi kasus berbasis gamifikasi dengan media Kahoot, diskusi kelompok, dan post-test. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa penyuluhan tentang kontrasepsi pada ODHA memberikan peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan.
Penyuluhan Kesehatan Membangun Keluarga Berkualitas dengan Program Keluarga Berencana di Desa Tugumukti Kabupaten Bandung Barat Mulyani, Irma; Rustendi, Salma Sania; Azzahra, Rahmi Erliana; Yosan, Katarina Oktaviany; Oktapiani, Resvi; Nurzanah, Dian Siti; Munawar, Rohimah; Rostiana, Lusi; Mutiara, Fahsya Aulia; Salama, Meutia Putri; Dyanti, Susi Eka Kusman; Karlina, Intan
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i1.735

Abstract

Menurut Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Pasangan Usia Subur (PUS) merupakan pasangan suami istri yang istrinya berusia 15-49 tahun dan masih haid. PUS perlu menjaga dan memanfaatkan kematangan organreproduksinya dengan menekan angka kelahiran menggunakan program Keluarga Berencana (KB). Pada tahun 2021,menurut data Badan Pusat Statistik Kab. Bandung Barat, terdapat 321.992 PUS namun hanya sekitar 74% (237.780) yangaktif mengikuti program KB. Penyuluhan kesehatan dengan tema "Membangun Keluarga Berkualitas dengan Program Keluarga Berencana" dilaksanakan di Desa Tugumukti, Kabupaten Bandung Barat, dengan sasaran utama PUS. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman PUS tentang pentingnya perencanaan keluarga dalammenciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. Penyuluhan ini dihadiri oleh 10 PUS yang diharapkan dapat memahamimanfaat program KB dalam mengatur jumlah dan jarak kelahiran, serta dampaknya terhadap kesehatan ibu dan anak. Metode yang digunakan meliputi kegiatan pretest dan post-test, presentasi materi, dan diskusi interaktif untuk memberikan informasi yang komprehensif mengenai pilihan metode, manfaat, serta cara akses layanan KB yang tersedia. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan PUS di Desa Tugumukti mengenai program KB. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Tugumukti dalam mengikuti program KB untuk mewujudkan keluarga berkualitas.
Efektivitas Program Edukasi KB dalam Meningkatkan Pengetahuan Wanita Usia Subur di Posyandu Denkavkud Desa Cihideung Barbara, Maria Awaldina Dua; Karlina, Intan; Nurhalimah, Wida; Sintia, Rina; Indriani, Rivana; Agustiani, Sherlia; Rizkita K.P., Amanda; Putri C.R., Salmathya; Maharani M., Thipany Marchanda; Aliffia, Isma Nur; Permatasari, Ladya Putri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i1.738

Abstract

Keluarga Berencana adalah program yang bertujuan membantu pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur interval diantara kehamilan, mengontrol waktu saat kelahiran (dalam hubungan dengan suami istri), dan menentukan jumlah anak dalam keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan terpadu mengenai Program Keluarga Berencana (KB) kepada wanita usia subur (WUS) di Posyandu RW 16/ RT 02 Jl. Denkavkud No.80, Karyawangi, Kec.Parongpong, Kabupaten Bandung Barat yang menikah di usia muda. Bentuk kegiatannya berbentuk penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan WUS tentang KB. Hasil evaluasi melalui pemberian pretest dan post-test menunjukkan bahwa nilai rerata pengetahuan WUS terkait KB sebelum dan sesudah penyuluhan mengalami peningkatan. Program kegiatan penyuluhan kepada wanita usia subur di Posyandu RW 16 Denkavkud ini diharapkan dapat lebih meningkatkan pengetahuan tentang pemilihan alat kontrasepsi KB (Keluarga Berencana) yang sesuai dengan syarat kesehatan dan dapat lebih menambah pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan.
Co-Authors Adinda Sri Wahyuni Adla, Amalia tuhfatul Aeni Suci Rizki Nurul Agisna Lestari, Meilani Agustiani, Sherlia Ahlam Azzahrah Aisyah, Tasya Mardiani Aliffia, Isma Nur Alipia, Pazrin Aliya Sifa, Nur Almawa, Zellyatu Alya Artika Pertiwi Alya Aryika Pertiwi Amanda Aderifa Fakhira Amelia Ramadani, Salsa Ananda, Syaira Andi Aurelia Putri Angelia Karomia Anggraeni, Meylinda Dewi Anggraini, Meylinda Dewi Anindita, Agnia Ayu Anisa Nur Hidayanti Anisa, Sarah Anne Loisza Anne Loisza Apriani, Riska Aprilia Najwa Ananta Aprilia Najwa Ananta Arie J. Pitono Arinda Nikita Yusuf Asti Aida Putri Aulia, Kaila Aulrelya Nandini Nur Anisa Avissina, Maulida Al Az-Zahra, Chinta Salma Azizah, Sri Rahayu Nur Azwati, Neneng Sifa Azzahra, Rahmi Erliana Azzahrah, Ahlam Barbara, Maria A.D BARBARA, MARIA A.D. Barbara, Maria Awaldina Dua Bila, Nadya Salsa Cahya, Nafisha Kania Cahyani, Regita Meisa Cucu Julianti Dany Hilmanto Dela Silvia Zahra Desvi Lutviani, Neng Dhini Wahyuni Novitasari Diani Aliansy Diani Aliansy Dwi Rinzani, Regyna Dyanti, Susi Eka Kusman Ekasari, Rosdiana Endang Sutedja Fadilah, Riska Puteri Fadilah, Salma Jihan Fauziah, Nurul Silmi Fauziyah, Sipa Febrianingsih, D. Alni Febrianti, Neng Reza Feby Amelia Wijaya Fitri Puspita Sari Fitria Dewi, Rahma Fitria, Deisylva Niko Fitriani, Silvi Amelia Ghina, Rania Azzahra Khoirotul Hamzah, Nazma Raine Hanifa, Zahida Nur Hanifah, Anggini Hany, Hany Haryandini, Winda Hasanah, Cindy Meliana Hasna Nurhaliza Herlina, Lestiana Hidayah, Anisa Nurul Hilmi Yanti Siti Masitoh HSP, Allyah Iga Retia Mufti Iga Retia mufti Indira Ayu Repita Indriani, Rivana Indriani, Tasya Dwi Indriyani, Fitri Intan Khoerul Anwar, Tantri Intan Oktaviany Irma Mulyani Julianti, Cucu Karisna, Eno Euis Kartiwa, Tasya Oktaviani Keysa Violita Konita Putri, Salsabila Kurnia, Ai Lela Lidiawati, Reska Loisza, Anne Lunetta Syahla Salsabila Lunetta Syahla Salsabila Lutfiyani, Mulki M, Devi Maharani M., Thipany Marchanda Maria Awaldina Dua Barbara Maria Awaldina Dua Barbara Maula Humaira, Zahara Maulida Al Avissina Melanie Julianti Melanie Julianti Melinda, Tiara Citra Merlisya, Syalwa Rifti Meylita, Azka Mila Latifah Farida Mila Latifah Farida Milka Shaliha Nugroho Milka Shaliha Nugroho Mira Miraturrofi&#039;ah MN, Nabila Mulya Andini Mulyani, Irma Munajat, Nazwari Sabrina Munawar, Rohimah Mutiara, Fahsya Aulia Mutiara, Indah Nabila Musafa’ah Nurrahmi Nabila Musafa’ah Nurrahmi Nadia Herliana Nadia Herliana Nadya Putri Fitria Nazhia Fatimah Azahra Nazia Salsyabila, Riva Neng Desvi Lutviani NH, Zahida Niken Ayu Agustini Nopianto, Siva Agustin Nova Mustika, Nova Novita Rahmawati, Novita Nuraeni Nuraeni Nuraeni, Enjeh Latipah Nuraeni, Rita Nurcahyani, Nita Nurhali, Ayva Fidya Nurhalimah, Wida Nurhaliza, Hasna Nurhaliza, Salma Nurhasanah Nurhasanah Nurhidayanti, Anisa Nurjulika, Siti Nurkholifiah, Siti Shofiah Nurlaelawati, Linda Nurlaila Romdoniah, Siti Nurlela, Ela Nurpadilah, Putri Rahayu Nursakinah, Ririn NURUL HIDAYAH Nurul Patimah, Sulistia Nurul Silmi Fauziah Nurvita, Anisa Nurzanah, Dian Siti Oki Suwarsa Oktapiani, Resvi Osin, Osin Palayukan, Katrini Patimah, Dea Nur Permadi, Fatmalasari Permatasari, Ladya Putri Pitriani, Eliya Purwanti, Putri Dewi Putri C.R., Salmathya Putri Dewi Purwanti Putri Fitria, Nadya Putri Rahayu Nurpadilah Putri, Dea Aulaena Eka Putri, Laras Kusuma Putri, Salsabilla Konita Putri, Siti Nurmalia R, Resa Raden Tina Dewi Judistiani Rahayu, Rika Rahma Trianita, Yufi Rahmafitri, Novi Nur Rahmawati, Melinda Rahmawati, Silvi Ramadhani, Fauziyyah Dhea Ratna Sari Regyna Dwi Rinzani Resa Rosmayanti Resa Rosmayanti Rezitania, Tiara Rianti, Tia Rika Rahayu Riva Nazia Salsyabilla Riya Novita Sari Riyani, Amelia Rizkita K.P., Amanda Rohendi, Rindi Rostiana, Lusi Rustendi, Salma Sania S, Sri Sabila Azzahra, Salsa Sadiah, Nurhalimatul Salama, Meutia Putri Salma Az-Zahra, Chinta Salma Nabillah, Shafiyyah Salma, Syifa Salsabila, Salma Salsabila, Shofa Santi Nurmala Santi Nurmala Saputri, Citra Aura Sari, Novita Rotua Septiani, Arti Septiani, Risma Septiyani, Riana Septiyani, Thalita Noor Setiawati, Fuziana Shafiyyah Salma Nabillah Sheira Shiva Puspita Sheira Shiva Puspita Sifanni Tri Rahmania Sifanni Tri Rahmania Silvi Rahmawati Sintia, Rina Sirait, Citra Eltary Debora Siti Azizah Nuraeni, Fadhia Siti Masitoh, Hilmi Yanti Siti Nurjanah Siti Rahayu Siti Rahayu Siti Rohmah Sobari, Akmi Siti Aden Sumarna, Ervina Sumiyati, Rani Susanti, Ai Nely Suyanti, Natasya Sri Syifa Salma Syuhada, Dhea Rizky Takhsya Ma’ashilhaq, Dwi Tantri Intan Khoerul Anwar Tiara M, Tina Tiara Rezitania Utami, Anggun Retno Utami, Rismayanti Warinda Wahyuni, Pradiska Sri Wahyuningsih, Adinda Sri Wida Audiaturahman Winda Haryandini Wulandari, Niken Ayu Yosan, Katarina Oktaviany Yulianti, Nisa Yuni Susanti Pratiwi Yunita Sopyan, Nazwa Yusuf, Arinda Nikita Yuyun Yunengsih Zaelanti, Puteri Alfiah Zahra, Dela Silvia