Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN METODE FUN LEARNING DI MADASAH DINIYAH SDN 1 DESA JENANGAN, KECAMATAN SAMPUNG, KABUPATEN PONOROGO Yusuf Al Manaanu; Fazari Zul Hasmi Kanggas; Rizqi Fadhlilah Ananta; Vikry Fahriyal Utama; Mohammad Kholid Muslih; Imam Haryadi; Khoirul Fata
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41418

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Madrasah Diniyah di SDN 1 Desa Jenangan, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo dengan menerapkan metode fun learning. Observasi awal menunjukkan bahwa pembelajaran di Madrasah Diniyah cenderung monoton, membuat siswa kurang aktif dan mudah merasa jenuh. Program ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan kepada guru dan pendampingan dalam menerapkan metode yang menyenangkan dan interaktif, terutama dalam pembelajaran hafalan Juz 'Amma, tajwid, makhorijul huruf, serta doa-doa harian. Hasil dari pelaksanaan program ini menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran, dengan siswa yang lebih aktif dan tertarik dalam mengikuti pelajaran. Metode fun learning mampu menciptakan suasana kelas yang lebih hidup dan menyenangkan, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif. Program ini juga memperbaiki pemahaman siswa dalam melafalkan Al-Qur'an dengan tajwid yang benar dan meningkatkan hafalan mereka. Diharapkan, penerapan metode ini dapat berlanjut dan diterapkan di Madrasah Diniyah lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di tingkat dasar.
Refuting New Atheism: A Critical Response to Richard Dawkins and Its Negative Impacts on Korean Society with Proposed Solutions Ayman Turk; Amal Fathullah Zarkasyi; M. Kholid Muslih
Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol. 9 No. 2 (2025): Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam
Publisher : University of Darussalam Gontor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article critically examines the ideology of New Atheism, with particular focus on the writings and influence of Richard Dawkins. New Atheism, which rose to prominence in the West after the events of September 11, 2001, challenges religious belief through aggressive rationalism and popular science. Richard Dawkins, a key figure, is best known for The God Delusion, which has sparked wide global debate. This study explores the impact of New Atheism on Korean society, highlighting its moral and social implications, including the normalization of incest, bestiality, child exploitation, and abortion. Methodologically, this study applies inductive, critical-analytical, historical, and statistical approaches to refute atheistic claims and to promote Islamic theological responses. The research addresses four central questions: the origins and spread of New Atheism, the arguments used by its proponents, the rational proofs for the existence of God, and effective strategies to mitigate its influence. The study concludes that collaborative efforts among scholars, institutions, and society are vital in countering the spread of atheism and guiding youth toward faith and moral clarity.