Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengelolaan Sampah Kreatif: Solusi Praktis Mengubah Limbah Menjadi Barang Bernilai Guna di SMP Negeri 23 Bandar Lampung Aziz, Fikri; Susilawati, Beti; Sari, Rini Kurnia; Anggraini, Eva
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7vd8y351

Abstract

Waste management has become a crucial issue in school environments as it affects cleanliness, health, and students’ ecological awareness. SMP Negeri 23 Bandar Lampung faces the challenge of low student concern in sorting and utilizing waste, which requires innovative approaches through creative waste management. This study aims to provide a practical solution by transforming waste into useful products while enhancing students’ skills and environmental awareness. The method applied was a participatory approach involving creative recycling workshops, direct observation, and mentoring activities where students produced simple products such as handicrafts, plant pots, and household tools from waste materials. The results indicate that creative waste management not only reduces waste volume but also fosters creativity, collaboration, and responsibility among students toward their school environment. Therefore, creative-based waste management can serve as a practical solution as well as a sustainable educational medium in schools.
Implementasi Manajemen Kelas sebagai Kunci Keberhasilan Proses Pembelajaran di MAN 1 Lampung Selatan Anggraini, Eva; Tuala, Riyuzen Praja; Fauzan, Ahmad; Yetri
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1783

Abstract

Manajemen kelas merupakan bagian dari kompetensi guru yang memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajran. Pengelolaan kelas yang efektif menjadi salah satu keterampilan dasar mengajar yang bertujuan untuk menciptakan mengkondisikan, serta mempertahankan suasana belajar yang kondusif, tertib dan menyenangkan bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen kelas sebagai kunci keberhasilan proses pembelajaran di MAN 1 Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian meliputi kepala madrasah, waka kurikulum, guru dan peserta didik. Teknik pemgumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dan observasi digunakan untuk memperoleh data primer terkait praktik manajemen kelas dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen kelas di MAN 1 Lampung Selatan berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatakan kedisiplinan peserta didik, serta mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal. Dengan demikian, manajemen kelas yang baik tidak hanya mencerminkan profesionalisme guru, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan proses pembelajaran di madrasah.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Learning Start With A Question Terhadap Hasil Belajar Biologi Kelas X SMAN 1 Labuapi Anggraini, Eva; Artayasa, I Putu; Merta, I Wayan
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14379

Abstract

Pembelajaran biologi di sekolah sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan membosankan oleh siswa. Hal ini dapat disebabkan oleh metode pembelajaran yang digunakan oleh guru yang kurang efektif dan tidak memotivasi siswa untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Learning Start With A Question terhadap hasil belajar biologi kelas X SMAN 1 Labuapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Pretest dan Postest Control Group Design, dimana terdapat dua kelompok penelitian, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model Learning Start With A Question dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Materi yang digunakan berfokus pada ekosistem. Indikator yang dapat diukur dalam hasil belajar biologi diantaranya aspek kognitif dan analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (0,004<0,05) menggunakan uji ANACOVA antara rata-rata hasil belajar (78,54>42,29) di kelas eksperimen sedangkan di kelas kontrol rata rata hasil belajar (68,33>32,20). Rata-rata nilai postest siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, yang mengindikasikan bahwa penggunaan model pembelajaran learning start with a question memberikan dampak positif  peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penerapan model pembelajaran learning start with a question terhadap hasil belajar biologi.