p-Index From 2021 - 2026
10.53
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal NERS Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Nursing Sciences Journal Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Empowerment Journal Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal Keperawatan Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Journal of Educational Innovation and Public Health Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Medika Nusantara Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan EXCELLENT HEALTH JOURNAL Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) JHN: Journal of Health and Nursing DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JURNAL KEPERAWATAN Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Efikasi Diri dalam Pengelolaan Hipertensi pada Lansia di UPTD Puskesmas Baturetno 1 Wonogiri Arini Nurhidayati; Eska Dwi Prajayanti
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i3.4127

Abstract

Elderly is someone who has reached the age of >60 years. The elderly will experience a gradual physical, mental and social decline. The aging process in the elderly is characterised by degenerative changes making them vulnerable to a disease, one of which is hypertension. Hypertension is a cardiovascular disease characterised by a blood pressure condition of 140/90 mmHg. The management of hypertension in the elderly is carried out pharmacologically and non-pharmacologically, this is influenced by high or low self-efficacy. Self-efficacy is a person's belief in the ability to take action in accordance with the goals to be achieved. Knowing the description of self-efficacy in managing hypertension in the elderly at UPTD Puskesmas Baturetno I Wonogiri. This type of research uses descriptive methods with a quantitative approach. The sampling method is simple random sampling with inclusion criteria (respondents who have blood pressure> 140/90 mmHg, and the elderly> 60 years), exclusion criteria are respondents who are not present on the spot. The instrument used was the GSES (General Self-Efficacy Scale) questionnaire. The results of this study were 53 respondents (72.6%) elderly people with hypertension had high self-efficacy, while 20 respondents (27.4%) had low self-efficacy. From this study the majority of elderly people with hypertension at UPTD Puskesmas Baturetno I Wonogiri have high self-efficacy in managing their hypertension.
Aktivitas Fisik pada Lansia Hipertensi di Desa Tremas Pacitan Prajayanti, Eska Dwi; Rahmanda, Auliya; Sumardi, Sumardi
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 4 No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v4i2.1181

Abstract

Latar Belakang:Hipertensi merupakan suatu keadaan ketika tekanan darah meningkat secara kronis. Dari data WHO 2021 prevalensi hipertensi secara global sebesar 1,28 juta. Hasil studi pendahuluan Kecamatan Arjosari memasuki 3 besar dengan hipertensi tertinggi. Penyebab utama hipertensi pada lansia adalah pola makan. Lansia hipertensi yang mengalami penurunan fungsi fisik dapat menyebabkan tingginya tekanan darah dalam rentan waktu lama. Tujuan : tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Tremas Pacitan. Metode:  jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian sebanyak 49 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnare (GPAQ) untuk menilai aktivitas fisik lansia hipertensi. Hasil :penelitian menunjukan aktivitas fisik pada lansia hipertensi 39 responden (79,6%) sedang, 8 responden (16,3%) berat, dan 2 responden (4,1%) kurang. Derajat hipertensi lansia di Desa Tremas Arjosari Pacitan menunjukan 46 responden (93,9%) pada hipertensi derajat II dan 3 responden (6,1%) pada derajatI. Kesimpulan: Gambaran aktivitas fisik pada lansia di Desa Tremas Pacitan menunjukkan aktivitas fisik sedang
Penerapan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Dusun Jengglong Kabupaten Karanganyar Padilah Putri Nur Janah; Eska Dwi Prajayanti
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v1i4.2508

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia. Type 2 diabetes mellitus is the most common type of diabetes mellitus, accounting for about 90% of all diabetes cases. If not treated immediately can cause damage to the eyes, kidneys, heart disease, hypertension, stroke and even cause gangrene. One of the non-pharmacological treatments is progressive muscle relaxation therapy. Objective: To determine changes in blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus before and after progressive muscle relaxation therapy. Method: Descriptive method with a case study approach to 2 respondents in Jengglong Hamlet, Karanganyar Regency. The duration of giving progressive muscle relaxation therapy to respondents was 20 minutes in the morning and evening for 7 days from 25 May 2023 to 31 May 2023. Results: The blood sugar levels of the two respondents before applying progressive muscle relaxation therapy were 243 mg/dL and 255 mh/dL. After application, blood sugar levels dropped to 167 mg/dL and 221 mg/dL. Conclusion: The application of progressive muscle relaxation is able to reduce blood sugar levels in both type 2 diabetes mellitus patients in Jengglong Hamlet, Karanganyar Regency.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Pencegahan Anemia di SMPN 2 Kartasura Dita Putri Rahayu; Eska Dwi Prajayanti
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v2i3.4159

Abstract

Remaja putri merupakan salah satu kelompok rentan terkena berbagai masalah kesehatan gizi salah satunya yaitu anemia. Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar sel darah merah atau Hemoglobin (Hb) dalah tubuh dibawah dari nilai standar rujukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia di SMP Negeri 2 Kartasura, mengingat anemia merupakan masalah kesehatan yang umum di kalangan remaja putri. Pengetahuan yang memadai tentang pencegahan anemia penting untuk mencegah kondisi ini, yang ditandai dengan rendahnya kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah. jenis penelitian ini adalah jenis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara non probability sampling dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. hasil penelitian didapatkan hasil 44 responden atau 72,1% memiliki pengetahuan baik, 10 responden atau 16,4% memiliki pengetahuan cukup dan 7 responden atau 11,5% memiliki pengetahuan kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri di SMP Negeri 2 Kartasura memiliki pengetahuan yang baik mengenai cara mencegah anemia, meskipun masih ada sebagian kecil yang memerlukan peningkatan pemahaman. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran tentang pentingnya pencegahan anemia di kalangan remaja.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kesiapsiagaan Bencana Kekeringan Di Desa Banyurip Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen Febriana, Allinkha Hafia; Eska Dwi Prajayanti
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 2 No. 2 (2024): JHN: Journal of Health and Nursing, November 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v2i1.568

Abstract

Bencana kekeringan adalah kondisi kekurangan air bersih dalam waktu yang lama sehingga menimbulkan kerugian secara material kepada masyarakat. Pengetahuan dalam indikator kesiapsiagaan bencana adalah alasan utama seseorang untuk melakukan perlindungan dalam mengantisipasi datangnya bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Banyurip tentang kesiapsiagaan bencana kekeringan. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive cluster sampling. Jumlah responden 87 sesuai kriteria inklusi kepala keluarga atau perwakilan, bisa membaca, menulis dan tinggal di Desa Banyurip. Kriteria eksklusi yang tidak bisa hadir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi usia masyarakat di Desa Banyurip umur 36-45 tahun sebanyak 28 responden (32.2%), pekerjaan masyarakat yaitu petani sebanyak 50 responden (57,5%), dan tingkat pengetahuan kesiapsiagaan bencana kekeringan masyarakat Desa Banyurip dalam kategori cukup sebanyak 47 responden (54%). Kesimpulan penelitian ini bahwa karakteristik usia responden pada penelitian ini adalah usia 36-45 tahun sebanyak (32.2%). Karakteristik pekerjaan pada penelitian ini mayoritas bekerja sebagai petani sebanyak (57,5%). Tingkat pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana kekeringan di Desa Banyurip tergolong cukup sebanyak 47 responden (54%).
Penerapan Terapi Bermain Clay Terhadap Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak Di Bangsal Anggrek RSUD Kota Salatiga Windiah Nur Kusumaningtyas; Eska Dwi Prajayanti; Siti Khotijah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dan ketakutan merupakan dampak dari hospitalisasi, rasa cemas saat menjalani hospitalisasi yang dirasakan oleh anak disebabkan karena menghadapi stresor yang ada di lingkungan rumah sakit yang asing dan tidak familier. Kecemasan yang sering dialami seperti menangis, dan takut pada orang baru. Terapi bermain merupakan terapi yang digunakan agar mengurangi kecemasan ketakutan dan anak dapat mengenal lingkungan, serta belajar mengenai perawatan serta prosedur yang dilakukan oleh staf rumah sakit. Bermain Clay akan melepaskan anak dari ketegangan dan kecemasan yang di alami. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan terapi bermain clay terhadap kecemasan hospitalisasi anak di bangsal anggrek RSUD Kota Salatiga. Metode : Penerapan jurnal ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : Hasil setelah dilakukan penerapan ini terdapat perubahan penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden. Kesimpulan : Terdapat perubahan penurunan tingkat kecemasan hospitalisasi pada kedua responden, penerapan terapi bermain clay dapat menurunkan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak yang mengalami kecemasan ketika di rumah sakit.
Penerapan Teknik Relaksasi Progresif Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Hipertensi Di Desa Jeporo Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri Rahma Nur Solikah; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang konstan. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat mempengaruhi tekanan darah dan memperburuk kondisi hipertensi. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2019 memperkirakan terdapat 1,13 milyar orang dengan hipertensi di seluruh dunia, sementara itu angka kecemasan menurut WHO terjadi sebanyak 42% pada tahun 2020. Oleh karena itu, penting untuk mengelola kecemasan pada pasien hipertensi untuk meningkatkan kesehatan. Oleh sebab itu, perlu adanya terapi relaksasi progresif yang dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi. Terapi ini dapat menjadi alternatif pengobatan yang efektif untuk pasien hipertensi. Tujuan; Mengetahui pengaruh teknik relaksasi progresif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi. Metode; Penerapan ini menggunakan metode studi kasus dengan melakukan observasi tingkat kecemasan pada kedua responden. Hasil; Setelah dilakukan penerapan selama 2 kali sehari dalam 1 minggu berturut-turut menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi pada Ny. S dari skor 24 (cemas sedang) turun menjadi 20 (cemas ringan). Sedangkan pada Ny. T dari skor 22 (cemas sedang) turun menjadi 18 (cemas ringan). Kesimpulan; Terdapat penurunan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi setelah dilakukan terapi relaksasi progresif.
TINGKAT KECEMASAN LANSIA DI WILAYAH RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR DESA KEMUNING KECAMATAN NGARGOYOSO Arta, Kurnia Suci; Prajayanti, Eska Dwi
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i1.380

Abstract

Indonesia is prone to natural disasters because of its geographical and geological location. Regional Agency for Disaster Management (BPBD) of Karanganyar Regency considered that the most frequent natural disasters are landslides with 250 cases, cyclones with 231 cases, and fires with 44 cases. Furthermore, post-disaster victims have psychological reactions, such as mild or moderate mental disorders, which refer to PTSD, and severe disorders like psychosis, depression, and severe anxiety. This study aims to describe the anxiety level of the elderly in the landslide-prone area of Kemuning Village, Ngargoyoso District. The type of research was descriptive with a simple analysis. This study's population was elderly in Kemuning Village, Ngargoyoso District. Meanwhile, the sampling technique used purposive sampling technique. In addition, the level of anxiety in the elderly was measured by the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire. The result of the study is no anxiety (19.7%), mild anxiety (41%), moderate anxiety (26.5%), and severe anxiety (12.8%). Thus, most of the elderly in landslide-prone areas experience mild anxiety.
Application of Finger-Hold Relaxation Technique on Postoperative Pain Intensity in Laparotomy Patients: A Case Study in dr. Moewardi General Hospital, Surakarta Kayasa, Auliasa Hanum; Prajayanti, Eska Dwi; Wulandari, Isti
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 5 No 3 (2025): December 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v5i3.524

Abstract

Background: Effective postoperative pain management is essential to enhance recovery, reduce complications, and improve patient comfort following major abdominal surgery such as laparotomy. Non-pharmacological interventions offer safe adjuncts to conventional analgesia, particularly in resource-conscious or multimodal pain management settings. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of the finger grip relaxation technique in reducing pain intensity among post-laparotomy patients. Methods: A descriptive case study was conducted with two female patients diagnosed with colon cancer who underwent elective laparotomy at Flamboyan 5 Ward, Dr. Moewardi General Hospital, Surakarta, Indonesia. Pain intensity was assessed using the Numeric Rating Scale (NRS; 0–10) before and after the intervention. The finger grip relaxation technique, a simple, self-administered method involving rhythmic gripping and releasing of the fingers, was applied once daily for three consecutive days, with each session lasting 20 minutes. Results: Both patients exhibited clinically meaningful reductions in pain intensity following the intervention. Patient A’s NRS score decreased from 4 to 2, and Patient S’s score declined from 6 to 3, indicating a shift from moderate to mild pain levels. No adverse effects were observed. Conclusion: The finger grip relaxation technique is a feasible, non-invasive, and low-cost adjunctive strategy for managing acute postoperative pain after laparotomy. These preliminary findings support the integration of this approach into multimodal pain management protocols. However, larger controlled trials are warranted to confirm efficacy, determine optimal dosing, and assess broader clinical applicability.
Co-Authors ., Mulyaningsih Adelia Qusnul Khotimah Anggi Hapsari Putri Anjayani, Safitri Annisa Annisa Arini Nurhidayati Arta, Kurnia Suci Astuti, Intan Ayu Dewi Aulia Firly Azzahra Auliya Rahmanda Auliya Rahmanda Az Zahra, Hasna Afranovia Azzahra Amanda Cantika Oriza Bintang, Kiki Mega Budi Larasati Cahayani, Wahyu Esa Cahayani Charel Ardi Nugroho Clariza Nugraheni Dian Puspitasari Diah Amanda Putri Diah Nur Rahmawati Dimas Ivan Saputra Dita Putri Rahayu Dwi Mia Ardani Dyah Fitri Esti Utami Dyah Kusuma Wardhani Dyah Kusuma Wardhani Erika Dewi Noorratri Fani, Hajeng Tiffanidhani Fatimah Laila Hidayati Fatin Nurhayati Febriana Dwi Cahyaningrum Febriana, Allinkha Hafia Haq, Rosma Karinna Harmayetty, Harmayetty Haryani, Nur Heni Sulistyaningsih Hery Susanto Ika Prastiwi, Yohana Indarwati Indarwati Indri Magfiroh Rahmawati Ingkang Wilujeng Irma Mustika Sari Ismi Uswatun Khasanah Isti Wulandari Kayasa, Auliasa Hanum Kharisma Wahyu Widodo Khotimah, Damayyanti Nur Kusnanto Kusnanto Lisa Aryanti Maiyun, Niken Palupy Maryatun Maurytani, Ardhini Mulyaningsih Mulyaningsih . Mursudarinah Mursudarinah Nanda Dhona Bhertayana Nanda Putri Nanik Dewi Wahyuni Navaline Aulia Hexendri Nirmala, Annisa Rosie Nur Rahmawati, Diah Nuraini, Oky Intan Ayu Nurul Adkha Oktaviana, Putri Oky Intan Ayu Nuraini Olyviana Yuni Pratama Opie Yunia Widiati Padilah Putri Nur Janah Panggah Widodo Panggah Widodo Permatasari, Kristin Suci Prastiwi, Yohana Ika Purwanto Purwanto Putri Fatihah Cahyaningrum Rahma Nur Solikah Rahmanda, Auliya Rahmawati, Diah Nur Rahmawati, Dyah Nur Raihan Satria Alam Sakti Perdana Ratrinaningsih, Suciana Rhido Rhizeky Suroso Ridwan Fajar Prasetyo Rini Widarti Rysta Aditiya Permadani Safitri, Saddan Sari Salsabilla Az Zahra Sandra Cika Febiyana Santika Primaratri Sari Rohmaniah Selli Eka Wardani Septya Wahyu Nur Aini Sinung Dony Utomo Siti Nurwahidah Slamet Nurrochmad Sofyan Mahendra Firdaus Sri Amalia Sri Mulyani Sulistyaningrum, Ngesti Puspita Sumardi Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sutarwi Sutarwi Syafi’I Ma’arif, Imtihan Tika Alvio Nita Tri Susilowati Tri Susilowati Tri Susilowati Utari, Dewi Wahyu Sejati Waluyo Wardiyatmi Windiah Nur Kusumaningtyas Wulandari, Isti Yasinta Ciptanti Ramadhan Yulaikha Istiqomah