p-Index From 2021 - 2026
10.53
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal NERS Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Nursing Sciences Journal Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Empowerment Journal Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal Keperawatan Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Journal of Educational Innovation and Public Health Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Medika Nusantara Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan EXCELLENT HEALTH JOURNAL Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) JHN: Journal of Health and Nursing DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JURNAL KEPERAWATAN Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Ibu Post Partum Di Puskesmas Mojogedang I Karanganyar Aulia Firly Azzahra; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1760

Abstract

Luka perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada ibu post partum, baik akibat ruptur spontan maupun tindakan episiotomi selama proses persalinan. Apabila tidak ditangani secara optimal dapat menimbulkan nyeri, meningkatkan risiko infeksi, serta menghambat proses pemulihan. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis dalam mempercepat penyembuhan luka perineum adalah menggunakan rebusan daun sirih merah (Piper crocatum), yang diketahui memiliki kandungan antiseptik, antiinflamasi, dan antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan hasil penerapan rebusan daun sirih merah terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Metode penelitian menggunakan rancangan studi kasus dengan metode deskriptif terhadap dua responden di Puskesmas Mojogedang I Karanganyar. Intervensi diberikan dengan membasuh luka menggunakan air rebusan daun sirih merah pada pagi dan sore selama sepuluh hari berturut-turut. Pengukuran penyembuhan luka menggunakan skala REEDA. Penelitian menunjukkan sebelum intervensi, kedua responden mengalami redness, edema, echymosis, discharge, dan approximation. Setelah dilakukan intervensi, terjadi penurunan skala REEDA hingga mencapai nilai 0 pada hari ke-5 untuk responden pertama dan hari ke-6 untuk responden kedua, yang menunjukkan penyembuhan luka secara optimal. Rebusan daun sirih merah terbukti efektif dalam penurunan skor REEDA dan mempercepat proses penyembuhan luka perineum pada ibu post partum.
Penerapan Kompres Hangat Kayu Manis Terhadap Penurunan Skala Nyeri Penderita Gout Arthritis Wilayah Kerja Puskesmas Teguhan Azzahra Amanda Cantika Oriza; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1792

Abstract

Prevalensi gout arthritis menurut World Health Organization mencapai 34,2% dan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Di Indonesia Prevalensinya mencapai 11,9% dan di dominasi dengan usia ≥ 75 tahun (54,8%) dan lebih banyak wanita (8,46%) dibanding pria (6,13%). Prevalensi gout arthritis di Jawa Timur mencapai 17%. Gout arthritis yang tidak ditangani dapat menimbulkan nyeri hebat pada sendi. Salah satu metode nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat kayu manis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh kompres hangat kayu manis terhadap penurunan nyeri pada penderita gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Teguhan. Jenis penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menerapkan kompres hangat kayu manis terhadap nyeri pada penderita gout arthritis. Setelah dilakukan kompres hangat kayu manis sebanyak 4 kali selama 6 hari di dapatkan hasil adanya penurunan skala nyeri pada penderita gout arthritis pada Ny. T dari skala nyeri 6 menjadi 2, dan Ny. S dari skala nyeri 7 menjadi 3. Terdapat penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat kayu manis.
Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Campuran Garam Pada Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Puskesmas Sibela Surakarta Budi Larasati; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v4i1.1820

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan kronis yang bisa memicu komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, dan serangan jantung. Berdasarkan data WHO prevalensi hipertensi sebesar 33%. Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%. Hipertensi di Jawa Tengah mencapai 37,57% sementara hipertensi diwilayah kota Surakarta pada 2023 mencapai 67.355 kasus. Penanganan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologis, namun terapi jangka panjang dapat menimbulkan efek samping. Salah satu alternatif non-farmakologis adalah rendam kaki air hangat campuran garam, yang mampu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi dan vasodilatasi. Tujuan; untuk mengetahui sebelum dan sesudah pengaruh rendam kaki air hangat campuran garam pada tekanan darah penderita hipertensi. Metode; Penelitian deskriptif melalui studi kasus dengan menerapkan rendam kaki air hangat campuran garam setiap pagi selama 15 menit 7 hari berturut-turut pada tekanan darah penderita hipertensi. Hasil; sebelum dilakukan penerapan, Ada perubahan penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah diberi terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam pada dua responden. Kesimpulan : Terdapat pengaruh rendam kaki air hangat campuran garam selama 7 hari berturut-turut selama 15 menit pada tekanan darah penderita hipertensi
Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibela Surakarta Septya Wahyu Nur Aini; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1847

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang berdampak tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani dapat memperburuk kondisi klinis penderita DM. Intervensi untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan melalui pengobatan farmakologi dan non-farmakologi. Salah satu terapi non-farmakologi adalah seperti mendengarkan Murottal Al-Qur'an.Tujuan : Penerapan ini bertujuan untuk mengetahui implementasi terapi Murottal Al-Qur’an terhadap tingkat kecemasan pada penderita DM. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan desain pre-test dan post-test terhadap dua responden yang memenuhi kriteria inklusi. Terapi Murottal menggunakan lantunan Surah Ar-Rahman oleh Muzammil Hasballah dengan durasi 15 menit setiap hari selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil : Hasil penilaian skor menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden setelah diberikan terapi Murottal Al-Qur’an, dari kecemasan berat dan sedang menjadi kecemasan sedang dan ringan. Kesimpulan: Terapi Murottal Al-Qur’an efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada penderita DM, sehingga dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis yang sederhana, murah, dan tanpa efek samping dalam penanganan kecemasan.
The Implementation of Wound Care Education on Post-Cesarean Anxiety in Mothers at Ir. Soekarno Hospital Sukoharjo Sulistyaningrum, Ngesti Puspita; Prajayanti, Eska Dwi; Prastiwi, Yohana Ika; Maurytani, Ardhini
Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Vol. 4 No. 2: August 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkmi.v4i2.518

Abstract

Background: Caesarean Section (CS) is an action to cut the continuity or connection of tissue with an incision to remove the baby and leave a scar from the incision. Anxiety experienced by post-cesarean mothers is usually related to new surgical wounds obtained in the patient's abdomen, what to do, and limited body movements due to the surgical wounds felt by the patient; these things can cause anxiety in caesarean patients. The proper management to reduce post-CS maternal anxiety is through education. Health education can increase maternal knowledge so mothers are more confident and ready to heal wounds. Objective: To determine the results of the implementation of wound care education on anxiety in post-cesarean mothers at Ir. Soekarno Hospital, Sukoharjo Regency. Method: An observational descriptive study with a case study method conducted on two post-cesarean maternal respondents who underwent wound care education to reduce anxiety, which was carried out in the first 12-24 hours post-cesarean until the 2nd day, with 10-15 minutes of assistance. Results: The anxiety scores of both respondents on the first day were at moderate anxiety, and on the second day, after the implementation of education, the anxiety score became mild anxiety. Conclusion: There was a decrease in anxiety after the implementation of wound care education.
The Application of Al-Qur'an Surah Ar-Rahman Recitation Therapy on Hemodynamic Status in Stroke Patients at Dr. Soediran Mangun Sumarso Regional General Hospital, Wonogiri Khotimah, Damayyanti Nur; Prajayanti, Eska Dwi; Sumardi
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 5 No 2: August 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v5i2.521

Abstract

Background: Stroke is a disruption of blood flow to the brain that can cause hemodynamic instability, leading to complications and even death. Its prevalence is high in Indonesia, including at Dr. Soediran Mangun Sumarso Regional General Hospital, Wonogiri. Stroke management can be supported with non-pharmacological therapies, such as listening to the recitation (murottal) of the Qur’an. Surat Ar-Rahman is believed to have a relaxing effect and help stabilize bodily functions. Objective: To determine the application of Qur’anic Murottal Therapy (Surat Ar-Rahman) on hemodynamic status in stroke patients in Dr. Soediran Mangun Sumarso Regional General Hospital, Wonogiri. Method: This study used a descriptive case study with a pre-test and post-test design. The therapy was applied to two respondents for 15–20 minutes over three days. Results: The results showed decreased hemodynamic parameters after implementing Qur’anic Murottal Therapy (Surat Ar-Rahman). This therapy can be considered a non-pharmacological technique or an independent nursing intervention for inpatients in the stroke unit with unstable hemodynamic status. Conclusion: Qur’anic Murottal Therapy of Surat Ar-Rahman can serve as a non-pharmacological or independent intervention for improving hemodynamic status in stroke unit inpatients.
The Effectiveness of Warm Lemongrass Compress Combined with Guided Imagery for Alleviating Osteoarthritis Pain in the Elderly: A Study in Pétoran Village, Surakarta Az Zahra, Hasna Afranovia; Prajayanti, Eska Dwi; Haryani, Nur
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 5 No 2: August 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v5i2.522

Abstract

Background: Osteoarthritis is a degenerative joint disease commonly experienced by the elderly, causing chronic pain that can reduce quality of life and hinder daily activities. Non-pharmacological approaches such as warm lemongrass compresses and guided imagery are safe alternatives to help reduce pain without the harmful side effects associated with long-term medication use. Objective: This study aims to determine the effectiveness of warm lemongrass compresses and guided imagery techniques in reducing osteoarthritis pain in the elderly in Kampung Petoran RT 02 RW 07, Jebres Village, Jebres District, Surakarta City. Methods: This study used descriptive research with a case study conducted on two elderly respondents with osteoarthritis and moderate pain. The intervention was carried out for 2 consecutive days, each lasting 15 minutes. Results: Following the intervention, there was a reduction in pain levels from moderate to mild. The first respondent experienced a decrease from a scale of 4 to 2, and the second respondent from a scale of 5 to 3. Conclusion: Warm lemongrass compresses and guided imagery effectively reduce osteoarthritis pain in the elderly and can be recommended as a non-pharmacological therapy in geriatric nursing.  
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI LIMA JARI TERHADAP KECEMASAN PRE OPERASI PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DI RSUD Ir. SOEKARNO KABUPATEN SUKOHARJO Cahayani, Wahyu Esa Cahayani; Prajayanti, Eska Dwi; Prastiwi, Yohana Ika
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka tindakan sectio caesarea terus meningkat secara global, lebih dari 1 dari 5 (21%) dari angka kelahiran. Sectio caesarea merupakan suatu proses kelahiran janin melalui jalur abdominal (laparatomi) yang memerlukan insisi pada uterus (histerotomi). Persalinan sectio caesarea termasuk tindakan bedah untuk mengeluarkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding rahim. Masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien pre operasi sectio caesarea salah satunya yaitu kecemasan. Salah satu tindakan yang dapat menurunkan tingkat kecemasan yaitu terapi relaksasin lima jari. Relaksasi lima merupakan metode ketenangan yang menggunakan pola pikir untuk menurunkan tingkat kecemasan. Tujuan: Mengetahui hasil implementasi pemberian terapi relaksasi lima jari untuk mengurangi kecemasan Pre Operasi pada Pasien Sectio caesarea di RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo. Metode: Jenis penelitian ini studi kasus yang menggunakan metode penelitian desain deskriptif, melibatkan 2 responden. Hasil: Terdapat penurunan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan selama 10 menit pada Ny. I dari skala berat menjadi sedang dan Ny. N dari skala berat menjadi ringan. Kesimpulan: Terapi relaksasi lima jari dapat menurunkan tingkat kecemasan pada ibu Pre Sectio caesarea.
Overview of Physical Activity in Elderly People with Hypertension in Ngemplak District, Boyolali Regency Nirmala, Annisa Rosie; Prajayanti, Eska Dwi
INDOGENIUS Vol 4 No 3 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i3.848

Abstract

Background & Objective: Older adults experience physiological changes, including in the cardiovascular system, which can potentially cause hypertension. In Central Java Province, the prevalence of older adults reaches 15.46%, while in Boyolali District there are 14.83% or 160,188 people aged over 60 years. Physical activity plays an important role in controlling blood pressure and preventing complications of hypertension, but many elderly people have low to moderate levels of physical activity. This study aims to describe the level of physical activity in elderly people with hypertension in Ngemplak Subdistrict, Boyolali Regency. Method: A quantitative descriptive method was used with 92 elderly respondents selected using accidental sampling. The research instrument was the GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire) from the WHO. Data collection was conducted on June 9, 2025, in the Ngemplak Community Health Center working area. Result: The results showed that 52.17% of respondents had a moderate level of activity, 31.52% had a light level, and 16.30% had a heavy level. Conclusion: The conclusion of this study is that the majority of elderly people with hypertension in the area have moderate physical activity. These findings are expected to be a reference for health workers in designing promotion and education programs, as well as motivating the elderly to increase regular physical activity to prevent worsening hypertension.
Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Di RSUD Pandan Arang Boyolali Dimas Ivan Saputra; Eska Dwi Prajayanti; Panggah Widodo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO (2021) jumlah klien yang menjalani tindakan operasi mencapai angka peningkatan yang sangat signifikan setiap tahunnya. Tercatat di tahun 2021 ada 234 juta jiwa klien di semua rumah sakit di dunia. Tindakan operasi/pembedahan di Indonesia tahun 2021 mencapai hingga 1,2 juta jiwa. Setelah prosedur operasi selesai, pasien memasuki masa post operasi dimana pasien merasakan nyeri. Nyeri akan mengakibatkan pasien merasa tidak nyaman, jika tidak segera ditangani, nyeri tersebut akan berdampak buruk pada paru, kardiovaskular, pencernaan, endokrin, dan sistem imun. Salah satu tindakan non farmakologis yang dapat diberikan pada pasien post operasi adalah mobilisasi dini. Tujuan; Mengetahui hasil penerapan mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi. Metode; Penerapan ini menggunakan metode deskripsi dengan studi kasus . Hasil; Skala nyeri kedua pasien sebelum diberikan penerapan mobiliasi dini adalah skala 7-9 (Nyeri berat terkontrol). Skala nyeri pasien setelah diberikan penerapan mobilisasi dini turun menjadi skala 4-6 (Nyeri sedang) pada responden 1 dan skala 2-3 (Nyeri ringan) pada responden 2. Terdapat penurunan intensitas nyeri pasien post operasi antara sebelum dan sesudah diberikan penerapan mobilisasi dini. Kesimpulan; Terdapat penurunan intensitas nyeri pasien post operasi antara sebelum dan sesudah diberikan penerapan mobilisasi dini
Co-Authors ., Mulyaningsih Adelia Qusnul Khotimah Anggi Hapsari Putri Anjayani, Safitri Annisa Annisa Arini Nurhidayati Arta, Kurnia Suci Astuti, Intan Ayu Dewi Aulia Firly Azzahra Auliya Rahmanda Auliya Rahmanda Az Zahra, Hasna Afranovia Azzahra Amanda Cantika Oriza Bintang, Kiki Mega Budi Larasati Cahayani, Wahyu Esa Cahayani Charel Ardi Nugroho Clariza Nugraheni Dian Puspitasari Diah Amanda Putri Diah Nur Rahmawati Dimas Ivan Saputra Dita Putri Rahayu Dwi Mia Ardani Dyah Fitri Esti Utami Dyah Kusuma Wardhani Dyah Kusuma Wardhani Erika Dewi Noorratri Fani, Hajeng Tiffanidhani Fatimah Laila Hidayati Fatin Nurhayati Febriana Dwi Cahyaningrum Febriana, Allinkha Hafia Haq, Rosma Karinna Harmayetty, Harmayetty Haryani, Nur Heni Sulistyaningsih Hery Susanto Ika Prastiwi, Yohana Indarwati Indarwati Indri Magfiroh Rahmawati Ingkang Wilujeng Irma Mustika Sari Ismi Uswatun Khasanah Isti Wulandari Kayasa, Auliasa Hanum Kharisma Wahyu Widodo Khotimah, Damayyanti Nur Kusnanto Kusnanto Lisa Aryanti Maiyun, Niken Palupy Maryatun Maurytani, Ardhini Mulyaningsih Mulyaningsih . Mursudarinah Mursudarinah Nanda Dhona Bhertayana Nanda Putri Nanik Dewi Wahyuni Navaline Aulia Hexendri Nirmala, Annisa Rosie Nur Rahmawati, Diah Nuraini, Oky Intan Ayu Nurul Adkha Oktaviana, Putri Oky Intan Ayu Nuraini Olyviana Yuni Pratama Opie Yunia Widiati Padilah Putri Nur Janah Panggah Widodo Panggah Widodo Permatasari, Kristin Suci Prastiwi, Yohana Ika Purwanto Purwanto Putri Fatihah Cahyaningrum Rahma Nur Solikah Rahmanda, Auliya Rahmawati, Diah Nur Rahmawati, Dyah Nur Raihan Satria Alam Sakti Perdana Ratrinaningsih, Suciana Rhido Rhizeky Suroso Ridwan Fajar Prasetyo Rini Widarti Rysta Aditiya Permadani Safitri, Saddan Sari Salsabilla Az Zahra Sandra Cika Febiyana Santika Primaratri Sari Rohmaniah Selli Eka Wardani Septya Wahyu Nur Aini Sinung Dony Utomo Siti Nurwahidah Slamet Nurrochmad Sofyan Mahendra Firdaus Sri Amalia Sri Mulyani Sulistyaningrum, Ngesti Puspita Sumardi Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sutarwi Sutarwi Syafi’I Ma’arif, Imtihan Tika Alvio Nita Tri Susilowati Tri Susilowati Tri Susilowati Utari, Dewi Wahyu Sejati Waluyo Wardiyatmi Windiah Nur Kusumaningtyas Wulandari, Isti Yasinta Ciptanti Ramadhan Yulaikha Istiqomah