Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Profil pengembangan metakognisi dimensi strategic use pada peserta didik kelas iv sekolah dasar dalam pembelajaran ipas Dita Maya Angelina; Karsono Karsono; Peduk Rintayati
Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 5 (2024): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v12i5.88635

Abstract

This study aims to provide an overview of how the strategic utilization dimensions are developed in Grade IV of SDN Karangasem 4 Surakarta. The research employs a qualitative method, including observation, interviews, and document analysis, to gather data. Participants include teachers and students from these classes. Data analysis follows Miles and Huberman's interaction analysis technique. Findings indicate that while there has been some progress in developing the dimensions of strategic use in the IPAS learning process, further optimization is still needed. This study underscores the importance of these dimensions in enhancing children's metacognitive skills. The strategic use dimension helps learners employ appropriate learning strategies for encountered issues. The use of strategies aids learners in easily resolving problems. The implementation of metacognitive dimensions helps learners recognize their own capabilities. Therefore, awareness of metacognition assists learners in completing tasks or solving problems they face. Additionally, learners can easily determine the appropriate learning strategies in the problem-solving process.Keywords : metacognition, strategic use dimensions, science learning, and elementary school
Profil kemampuan guru sekolah dasar benguet filipina dalam menganalisis soal HOT (Higher Order Thinking) materi IPA Rista Tiana; Idam Ragil Widianto Atmojo; Karsono Karsono
Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 1 (2019): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v7i1.30546

Abstract

The purpose of this research was to analyze the ability of profile teachers from elementary schools. The subjects were 14 teachers taken from all the teachers in Elementary Laboratory School of Benguet State University in Philippines. This was a mix methode of qualitative and quantitative research. The instrument used had 15 items with HOT Levels that were comprised of C4 (Analyze) represented in 5 items, C5 (Evaluate) referring to 5 items, and C6 (Create) referring to 5 items. The result of teacher’s ability to analyze is showed by two category, there are: 1) the category based   the subject of teachers, and 2) the category based on the item object questions. The level that could be analyzed by the teachers with the highest percentage of 93,33%. Meanwhile, the lowest percentage that could be analyzed by teachers is 33,33%. While the category based on the object items in C4 level is 77,51%, in C5 level is 58,94%, and in C6 level is 67,41%. Based on the result, it could be concluded that in analyzing HOT questions the ELS teachers could analyze the questions correctly, the ELS’s teachers were classified in the good category in analyzing the HOT science questions.Keywords: HOT (Higher Order Thinking), analyze questions, teachers, and elementary laboratory school
PERAN EKSTRAKURIKULER PASKIBRA SMK GANESHA TAMA BOYOLALI DALAM PEMBENTUKAN GENERASI MUDA YANG TANGGUH DAN BERKARAKTER Karsono Karsono; Wahyu Noviansyah
PKn Progresif : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan Vol 19, No 1 (2024): Jurnal PKn Progresif Volume 19 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/pknp.v19i1.87518

Abstract

AbstrakGenerasi muda merupakan tumpuan harapan bangsa. Masa depan bangsa bergantung pada generasi muda yang tangguh dan berkarakter. Di era globalisasi ini, generasi muda dihadapkan pada berbagai rintangan dan tantangan yang kompleks, seperti kemerosotan moral, maraknya narkoba, dan pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, diperlukan upaya nyata untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki potensi besar untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter adalah Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera). Kegiatan ekstrakurikuler paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) merupakan salah satu organisasi kesiswaan diluar pelajaran formal di SMK Ganesha Tama Boyolali yang merupakan wadah untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, pembentukan sikap sebagai contoh generasi muda yang tangguh dan berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekstrakurikuler Paskibra SMK Ganesha Tama Boyolali dalam pembentukan generasi muda yang tangguh dan berkarakter. Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler Paskibra terbukti efektif dalam menumbuhkan disiplin, keterampilan, karakter, moral, kepercayaan diri, rasa persahabatan, semangat persatuan, dan kekompakan pada diri para siswa. Keberhasilan Paskibra tidak lepas dari peran penting pembina dan kepala sekolah. Namun masih terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti kurangnya minat siswa, fasilitas yang belum memadai, dan belum adanya kerjasama dengan orang tua. Saran yang diberikan adalah meningkatkan kualitas pelatihan, menyediakan fasilitas yang memadai, meningkatkan kerjasama dengan orang tua, melaksanakan kegiatan yang lebih variatif, dan mengembangkan jaringan dan kerjasama dengan instansi lain. Kata Kunci: Berkarakter, Ekstrakurikuler, Generasi Muda, Paskibra, Tangguh.