Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Paklobutrazol dan Sukrosa Terhadap Pertumbuhan Umbi Mikro Kentang (Solanum tuberosum L.) Secara in vitro Ananta, Dzaky; Lukman, Lukman; Handayani, Selvy; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi paklobutrazol dan sukrosa terhadap pembentukan umbi mikro kentang (Solanum tuberosum L.) secara in vitro. Permasalahan utama dalam budidaya kentang adalah rendahnya kualitas benih akibat penggunaan benih turunan yang rentan penyakit. Teknik kultur jaringan menjadi alternatif untuk menghasilkan bibit berkualitas dalam waktu relatif singkat. Keberhasilan pembentukan umbi mikro dipengaruhi oleh zat pengatur tumbuh dan sumber karbon seperti sukrosa. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada Oktober–Desember 2024 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama adalah paklobutrazol dengan tiga taraf (0, 5, dan 10 mg/L), sedangkan faktor kedua adalah sukrosa (30, 60, dan 90 g/L). Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 10 ulangan sehingga diperoleh 90 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif dan pembentukan umbi mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paklobutrazol berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, waktu tumbuh tunas, jumlah nodus, jumlah akar, dan jumlah umbi per planlet. Konsentrasi terbaik adalah 5 mg/L. Sementara itu, sukrosa berpengaruh terhadap waktu tumbuh tunas dan jumlah akar, dengan konsentrasi terbaik 90 g/L. Interaksi kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata pada sebagian besar variabel. Kombinasi perlakuan terbaik dalam mempercepat pembentukan umbi mikro adalah paklobutrazol 5 mg/L dan sukrosa 90 g/L, dengan waktu pembentukan umbi tercepat pada 42 hari setelah tanam. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaturan konsentrasi paklobutrazol dan sukrosa dapat meningkatkan efisiensi produksi benih kentang secara in vitro.
Genotype-dependent response of soybean (Glycine max L.) to the vermicompost application in the lowland agroecosystem Putri, Naja Ananda; Nilahayati, Nilahayati; Rosnina, A. G.
Agrium Vol. 23 No. 1: March 2026
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v23i1.26508

Abstract

Soybean (Glycine max L.) productivity in Indonesia remains insufficient to meet national demand, necessitating improvements in both genetic potential and nutrient management strategies. This study aimed to evaluate the growth and yield performance of four soybean genotypes under different vermicompost doses in lowland agroecosystems. The experiment was conducted in Paloh Lada Village, Dewantara District, North Aceh, using a factorial randomized block design with two factors: four soybean genotypes (Anjasmoro, Dena 1, Denasa 2, and M.1.1.3 line) and three vermicompost doses (0, 5, and 10 t ha⁻¹). Data were analyzed using ANOVA followed by Duncan’s Multiple Range Test at 5% significance level. Results showed that genotype significantly affected all observed variables except leaf area. The M.1.1.3 line consistently produced the highest yield (up to 4.12 t ha⁻¹, compared with 10 t ha⁻¹ vermicompost). Vermicompost application significantly increased plant height, root nodules, filled pods, seed weight per plant, seed weight per plot, and yield. Significant genotype × vermicompost interactions were observed for plant height, nodulation, seed weight, and yield. The optimal dose was 10 t ha⁻¹. These findings demonstrate that integrating responsive genotypes with appropriate organic fertilization enhances soybean productivity in lowland environments.
Co-Authors A.G, Rosnina A.S, Dicky Adi S Afnan, Afnan Ainaya, Ainaya Aisah Amini Al Usrah, Cut Rizka Alfikri, Muhammad Sani Anak Agung Gede Sugianthara Ananta, Dzaky Annisa, Kholilah Arbi, Dwiki Prahdano Baiti, Nurisna Berutu, Chainandro Dewi Sartika A Eva Darnila Eva Yuliana, Cut Fadhliani, Fadhliani Fadli Fadli Faisal Faisal Faradilla, Tamara Febry Ananda, Nurul Fuadi Fuadi Fuadi Fuzari, Razul G. Gunawan Gemasih, Melati H, Safrida Hafidhah, Siti Hafifah Hafifah Hafifah, Hafifah Hafifah, Hafifaj Handayani, Rd Selvy Handayani, Rd Selvy Handayani, Selvy Harianja, Ayu Anggraini Herri Mahyar Huswaton, Huswaton Ichsan Ichsan Ichsan Inayatillah, Aufa Irawan, Gusti Irawan, Mulia Dwi Nurul Islamy, Jalin Atma Ismadi Ismadi Ismadi Jamidi, Jamidi Jeffri, Ary Kembaren, Emmia Tambarta Khaidir Khaidir Khaidir Khaidir, Khaidir Khairun Nisa Khalidi, M. Al Laila Nazirah Latifah Latifah Lollie Agustina P. Putri Lubis, Uchti Nuzul Qhinanti LUKMAN, LUKMAN Mahdaliana, Mahdaliana Maisura Maisura Mauliza, Mauliza Meutia, Indah Mira Humaira Molina, Rizka Mora, Yun Fita Muhamad Yusuf, SE., M.Si. Muhammad Daud Muhammad Ridho Muhammad Rivai muhammad rizky, muhammad Muiz, Kharendra Nasruddin Nasruddin Nasrun Liwanza Nazimah Nazimah Nunsina, Nunsina Nurdin, Muhammad Yusuf Nurwahdani, Syarifah P, Asyifa Pratama, Joe Putri, Naja Ananda Rachma Perdani, Wahyu Rafli, Muhammad Rahma Elfiza, Dilla Rahmayanti Rahmayanti Ramadania Ramadania, Ramadania Ramadhani, Almuna Rd. Selvy Handayani Rd. Selvy Handayani Rosnina nina A.G Rosnina, A. G. Safrizal Safrizal Safrizal Safrizal Salahuddin Salahuddin Saragih, Negi Prianda Sayed Fachrurrazi Sintia Ningrum Siregar, Eka Pratika Duri Siregar, Nadya Karisda Siti Aisyah Suyansyah, Istover Taufiqurrahman Taufiqurrahman Tristiana, Eni Usnawiyah, Usnawiyah Wirda, Zurahmi Yulia, Eva Yurni, Irma Yusra Yusra, Yusra Zainuddin Harahap Zaiyanti, Arina Zia, Khaliza Zurrahmi Wirda Zurrahmi Wirda