Mustamin Anggo
Universitas Halu Oleo

Published : 62 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar R, Rasmiati; Anggo, Mustamin; Kodirun, Kodirun
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 3, No 2 (2018): Terbitan tahun ketiga
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1159.113 KB) | DOI: 10.33772/jpbm.v3i2.5731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pendekatan pembelajaran matematika realistik terhadap hasil belajar matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 48 Eemokolo dan SD Negeri 18 Tedubara dengan jumlah siswa 104 orang. Pengambilan sampel kelas dilakukan dengan menggunakan dua teknik, yaitu purposive sampling dan random sampling. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial pada . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Negeri 48 Eemokolo dan SD Negeri 18 Tedubara mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan. Proses pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik dan pembelajaran langsung terlaksana dengan baik, siswa terlibat dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Secara signifikan, siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan pembelajara langsung. Jadi, penerapan pendekatan pembelajaran matematka realistik lebih efektif daripada penerapan pembelajaran langsung terhadap hasil belajar matematika.
Analisis Kemampuan Pembuktian Matematis Siswa SMA Terhadap Matriks Ditinjau Dari Pengetahuuan Awal Matematika Hermanto, Hermanto; Kodirun, Kodirun; Anggo, Mustamin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.714 KB) | DOI: 10.33772/jpbm.v1i2.8144

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah tiga siswa SMA Negeri 6 Kendari yang terdiri dari satu siswa dengan pengetahuan awal tinggi, satu siswa dengan pengetahuan awal sedang, dan satu siswa dengan pengetahuan awal rendah. Instrumen dalam penelitian ini ada dua macam, yaitu instrumen utama yang adalah peneliti sendiri dan instrumen bantu sebagai pendukung. Teknik pengumpulan data yang dilakukaan dengan pemberian tes pembuktian matematis dan wawancara. Kemampuan siswa dalam melakukan pembuktian terhadap materi matriks diidentifikasi melalui kemampuan siswa dalam beragumentasi secara logis dan menggunakan simbol yang benar atau berdasarkan logika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik siswa dengan pengetahuan awal matematika tinggi, sedang dan rendah kurang mampu dalam melakukan pembuktian matematis. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan pengetahuan awal matematika tinggi lebih memiliki kemampuan pembuktian matematis dibandingkan dengan siswa yang memiliki pengetahuan awal sedang dan rendah.Kata Kunci: Kemampuan Pembuktian Matematis, Pengetahuan Awal Matematika.Abstract: This research is an explorative research with qualitative approach. The subjects of this research were three students of SMA Negeri 6 Kendari consisting of one student with high prior knowledge, one student with moderate prior knowledge, and one student with low prior knowledge. There are two kinds of Instruments in this research, the main instrument that is the researcher himself and the auxiliary instrument as a supporter. Data collection techniques conducted with mathematical proving tests and interviews. he students 'ability to prove the matrix subject is identified through the students' ability to logically argue and use the correct or logical symbols. The results showed that students with high, moderate and low prior mathematical knowledge were less able to perform mathematical prove. In addition, the results showed that students with a high prior mathematical knowledge had more mathematical proving capability than students with moderate and low prior knowledge. Key words: Mathematical proving Ability, Prior Knowledge of Mathematics
Metakognisi Siswa yang Bargaya Kognitif Implusif dan yang Bergaya Kognitif Reflektif dalam Memecahkan Masalah Open-Ended Rahim, Utriani; Anggo, Mustamin; Sudia, Muhammad; Saleh, Saleh
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 3, No 2 (2018): Terbitan tahun ketiga
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.048 KB) | DOI: 10.33772/jpbm.v3i2.5732

Abstract

Artikel ini membahas tentang metakognisi siswa yang bergaya kognitif impulsif dan reflektif dalam memecahkan masalah open-ended. Metakognisi siswa impulsif: (a) pada tahap memahami masalah dapat melakukan perencanaan, monitoring dan evaluasi metakognisi; (b) pada tahap membuat rencana pemecahan masalah dapat melakukan perencanaan, monitoring, dan evaluasi metakognisi; (c) pada tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah dapat melakukan perencanaan dan evaluasi metakognisi, tetapi tidak dapat melakukan monitoring metakognisi; (d) pada tahap memeriksa kembali hasil pemecahan masalah dapat melakukan perencanaan dan evaluasi metakognisi, tetapi tidak dapat melakukan monitoring metakognisi. Metakognisi siswa reflektif: (a) pada tahap memahami masalah dapat melakukan perencanaan, monitoring, dan evaluasi metakognisi; (b) pada tahap membuat rencana pemecahan masalah dapat melakukan perencanaan, monitoring, dan evaluasi metakognisi; (c) pada tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah dapat melakukan perencanaan, monitoring, dan evaluasi metakognisi; dan (d) pada tahap memeriksa kembali hasil pemecahan masalah dapat melakukan perencanaan, monitoring, dan evaluasi metakognisi.
Eksplorasi Etnomatematika Pernikahan (Kawia’a) Masyarakat Binongko Setiyawan, Wa Ode Nining; Kadir, Kadir; Anggo, Mustamin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.042 KB) | DOI: 10.33772/jpbm.v4i1.6519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalasis etnomatematika yang terkandung pada pernikahan (kawia’a) masyarakat Binongko. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan perpanjangan keikutsertaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam kawia’a terdapat beberapa konsep matematika: (a) Konsep rasio; (b) Konsep proporsi; (c) Konsep perkalian; (d) Konsep kelipatan; (e) Konsep relasi dan fungsi; (f) Konsep bilangan ganjil; (g) Konsep penjumlahan; (h) Konsep pembagian; (i) Konsep bentuk lingkaran; (j) Konsep persegi panjang; (k) Konsep  bentuk segi enam; (l) Konsep bentuk trapesium; (m) Konsep bentuk tabung. Konsep yang terkandung dalam kawia’a masyarakat Binongko tersebut belum digunakan dalam pembelajaran di sekolah.Kata kunci: Etnomatematika, Kawia’a
Analisis Metakognisi Dalam Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Rachmady, Rasdiana; Anggo, Mustamin; Busnawir, Busnawir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.458 KB) | DOI: 10.33772/jpbm.v4i1.6927

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana proses metakognisi siswa dalam memecahkan masalah matematika kelas VIII SMP Negeri 9 Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang siswa kelas VIII yang terdiri dari satu siswa kategori tinggi, satu siswa kategori sedang, dan satu siswa kategori rendah dalam pemecahan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Siswa kategori tinggi pada semua tahap pemecahan masalah melibatkan aktivitas metakognisi yakni planning, monitoring, dan reflection. 2) Siswa kategori sedang pada beberapa tahap pemecahan masalah melibatkan aktivitas metakognisi yakni planning, monitoring, dan reflection, namun pada tahap membuat rencana pemecahan subjek tidak melibatkan aktivitas metakognisi monitoring. 3) Siswa kategori rendah pada tahap membuat rencana pemecahan subjek tidak melibatkan aktivitas metakognisi monitoring dan reflection. Pada tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah dan mengevaluasi pemecahan masalah subjek tidak melibatkan aktivitas metakognisi planning, serta subjek sangat kurang dalam hal perhitungan.Kata kunci: Metakognisi, Pemecahan Masalah Abstract: The purpose of this study was to analyze how students' metacognition processes solve mathematical problems in class VIII of SMP Negeri 9 Kendari. This type of research is exploratory research with a qualitative approach. The subjects in this study were three class VIII students consisting of one high category student, one medium category student, and one low category student in problem solving. The results of this study indicate that, 1) High category students at all stages of problem solving involve metacognition activities namely planning, monitoring, and reflection. 2) Medium category students at several stages of problem solving involve metacognition activities namely planning, monitoring, and reflection, but at the stage of making a plan for solving the subject does not involve monitoring metacognition activities. 3) Low category students at the stage of making plans for solving the subject do not involve monitoring and reflection metacognition activities. At the stage of implementing the problem solving plan and evaluating problem solving the subject does not involve planning metacognition activities, and the subject is very lacking in terms of calculations. Keywords: Metacognition, Problem Solving
Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Asissted Individualization (TAI) Dengan Pendekatan Saintifik Safrin, Safrin; Anggo, Mustamin; Sani, Asrul
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.603 KB) | DOI: 10.33772/jpbm.v3i1.7236

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperastif tipe TAI dengan pendekatan saintifik.  Penelitian ini menggunakan desain eksperimen preetest-postest control group design.  Populasi penelitian penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII SMP Negeri 20 Kendari, sampel penelitian diambil dua kelas dengan teknik Purposive sampling dan penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dipilih secara random.  Siswa kelas eksperimen mendapat model pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan pendekatan saintifik dan kelas kontrol mendapat model pembelajaran PBL dengan pendekatan saintifik.  Instrumen yang yang digunakan adalah pretest dan posttest untuk kemampuan representasi matematis.  Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji hipotesis menggunakan Uji t , dan uji t berpasangan pada .  Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan kemampuan representasi matematis siswa yang mendapat model pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan pendekatan saintifik memperoleh peningkatan yang signifikan lebih tinggi dari pada siswa yang mendapat model pembelajaran PBL dengan pendekatan saintifik.Kata kunci: Kemampuan representasi Matematis, model pembelajaran Kooperaif tipe TAI, Model Pembelajaran PBL dan Pendekatan Saintifik. Abstract: The purpose of this study was to increase students’ ability in mathematic representation by applying the Team Assisted Individualization (TAI) type of cooperative learning model integrated into scientific approach. The study used a pretest-posttest control group design. Population of the study included all students of class VIII in SMP Negeri 20 of Kendari, and samples were two classes determined using the purposive sampling technique. One experimental class and one control class were assigned randomly. Students in the experimental class received the Team Assisted Individualization (TAI) type of cooperative learning model with scientific approach, whereas their cohorts in the control class were taught using the PBL model with scientific approach. Instruments used were pretest and posttest to measure the students’ mathematic representation ability. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics, whereas hypotheses testing were performed using t-test, and paired t-test at α = 0.05. Based on the result of data analysis, it could be concluded overall the mathematic representation ability demonstrated by the students who received the TAI type of cooperative learning model with scientific approach increase significantly higher than that gained shown by their cohorts who were taught using the PBL model with scientific approach. Keywords: mathematic representation ability, TAI type of cooperative learning model, PBL model, scientific approach
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MAWASANGKA Falihin, Falihin; Anggo, Mustamin; Kadir, Kadir
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v7i3.11381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengkaji secara deskriptif pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan scientific, 2) mengkaji secara deskriptif aktivitas siswa dalam model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan scientific, 3) mengkaji secara deskriptif pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan scientific terhadap hasil belajar matematika, 4) mengkaji secara deskriptif pengaruh model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika, 5) mengkaji secara inferensial perbedaan pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan scientific dan pengaruh model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Mawasangka yang terdiri dari 8 kelas paralel dengan jumlah siswa sebanyak 237 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasidan tes. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dalam penelitian ini diperoleh kesimpulan yaitu pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan scientific lebih tinggi daripada pengaruh model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 15 KENDARI Arohman, Bayu; Anggo, Mustamin; Zamsir, Zamsir
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v8i1.11222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Negeri 15 Kendari. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 15 Kendari yang berjumlah 70 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Dari cara tersebut, dipililih 2 kelas sebagai sampel, yakni kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen yang belajar dengan model Discovery Learning dan kelas VII-3 yang belajar dengan model Problem Based Learning. Data hasil penelitian ini dikumpulkan melalui pemberian isntrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan lembar observasi.Tenik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan model Discovery Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Negeri 15 Kendari.
Eksplorasi Etnomatematika Alionda Masyarakat Buton Utara Hariyani Ode, Nining; Kadir, Kadir; Anggo, Mustamin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v5i1.14987

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep etnomatematika yang terkandung pada Alionda masyarakat Buton Utara. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara semi terstuktur. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Sumber data penelitian ini berasal dari masyarakat Buton Utara yang memahami betul tentang Alionda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alionda adalah Tradisi masyarakat Buton Utara yang berarti merangkaikan tangan. Alionda masyarakat Buton Utara tersebut memuat beberapa konsep  matematika yaitu: (a) Himpunan; (b) Peluang; (c) Lingkaran; (d) relasi. Adegan Alionda yang dimaksud adalah adegan mekoka dan adegan melionda. Konsep matematika yang digunakan dalam Alionda masyarakat Buton Utara tersebut mempunyai kesamaan dengan konsep matematika formal di Sekolah.Kata kunci: Etnomatematika, AliondaAbstract: This study aimed to explore the concept of ethnomathematics in Alionda of North Buton society. The data collection technique of this study was a semi-structured interview. The data validation test was carried out using triangulation of the source. The data source of this study was from North Buton society who fully understood Alionda. The results of the study showed that Alionda is a tradition of North Buton society, which means to join hands. Alionda of North Buton society contains several mathematical concepts, including: (a) Set; (b) Probability; (c) Circle; (d) Relation. The Alionda scenes include the mekoka scene and the melionda scene. The mathematical concept used in Alionda of North Buton society has similarities with the concept of formal mathematics in the School. Keywords: Ethnomathematics, Alionda
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari Gender Dzarian, Wa Ode; Salam, Mohamad; Anggo, Mustamin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18618

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuikemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari gender. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIA MTs Asy-Syafi’iyah Kendari yang terdiri dari  6 (enam) subjek yaitu laki-laki maskulin, laki-laki feminim, perempuan maskulin, perempuan feminim, laki-laki bersifat androgini dan perempuan bersifat Undifferentiated. Kemampuan komunikasi matematis dalam penelitian ini diidentifikasi melalui 3 indikator yaitu (1) menjelaskan dengan menggunakan bahasa sendiri dengan membuat model situasi matematika secara tulisan. (2) menggambarkan situasi masalah dan menyatakan solusi masalah menggunakan gambar, grafik, dan diagram ke dalam ide-ide matematika (3) mengeksperikan konsep matematika dalam bahasa dan simbol matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari secara tertulis. kemampuan komunikasi matematis siswa pada subjek perempuan bersifat undifferentiated lebih unggul baik secara tertulis maupun lisan dibandingkan subjek perempuan bersifat maskulin dan perempuan bersifat feminim. Demikian pula dengan siswa laki-laki bersifat androgini lebih unggul daripada laki-laki bersifat feminim dan laki-laki bersifat maskulin. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa perbedaan peran gender pada siswa dapat mempengaruhi kemampuan matematisnya.  
Co-Authors & Yulsi Santri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aisyah Wiyono Alfa Syahrin Amrin, Taty Andriati Andina Alawia Anggita Sultraeni Anita . Ardiyani Febi Isnaeni Arohman, Bayu Arsidaryani Putri Imran Arvyaty Arvyaty Arvyaty Arvyaty Asrul Sani Asrul Sani Awaludin Awaludin Awaludin Awaludin Baharuddin Baharuddin Baidu, La Busnawir Busnawir Citra, Sandri Yulia Dahlan Wahyudi Dayangku Yasmin Gunarti Dzarian, Wa Ode Edi Cahyono Fahinu Fahinu . Fahinu Fahinu Fahinu Fahinu Fahinu, Fahinu Falihin, Falihin Hafiludin Samparadja Hafiludin Samparadja Hariyani Ode, Nining Haryaty, Nur Hasmal Hasmal Hasnawati Hasnawati Hermanto Hermanto Hikma Hikma Ikman . Inca Rahmat Kadir Kadir Kadir Kadir Kodirun La Arapu La Arapu La Arapu La Masi La Masi La Masi La Ode Ahmad Jazuli La Ode Arsad Sani La Saudi Lambertus . Lambertus Lambertus Lambertus Lambertus Lambertus Lambertus, Lambertus Makkulau Makkulau Makmur Makmur Misu, La Mohamad Salam Muhammad Sudia Muhammad Sudia Muhammad Sudia Nini Ratna Sari Novayanti, Novayanti Novi Purnadewi Nur Hajarus Afiatman Nursam Okja Orin Rahayu Pebi Tri Susanto Putri Imran, Arsidaryani R, Rasmiati Rachmady, Rasdiana Rahim, Utriani Rahmad Prajono Rahmat Bahar Rahmat Rahmat Rahmawati . Ratma Ratma Ratna Palapasari Rinus . Rizal . Rosiani, Rosiani Rusdin Rusdin Ruslan . Rusli Badaruddin Safrin, Safrin Saleh Saleh, Saleh Samron, Samron Sandri Yulia Citra Sarman Sarman Setiyawan, Wa Ode Nining Sitti Ramalan Sri Risky Manurani Sri Wahyuni Ningsih Sry Novita M Suhar . Sulasri Suddin Sumalwan . Wa Ode Nurlina Mbay Wahyu Pratama Mahiuddin Wati, Dwi Asridha Zamsir Zamsir Zulham Alfari