Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMETAAN POTENSI KEKERINGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS) UNTUK MENENTUKAN SISTEM PERTANIAN DI KABUPATEN SAMOSIR PROVINSI SUMATERA UTARA Widya Ningsih; Joey Athana Sembiring; Anas Fela Naibaho; M. Ridha Syafi’I Damanaik; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kekeringan di Kabupaten Samosir dan menentukan sistem pertanian yang sesuai berdasarkan kondisi biofisik wilayah. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan mengolah tiga parameter utama, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, dan jenis tanah. Data ketiga parameter tersebut diklasifikasikan dan dioverlay untuk menghasilkan peta zonasi potensi kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tingkat kerawanan, yaitu sangat rawan, rawan, dan tidak rawan kekeringan. Zona sangat rawan dan rawan umumnya berada di kawasan perbukitan tengah dan barat yang memiliki curah hujan rendah, lereng curam, serta tanah bertekstur kasar sehingga daya simpan air sangat terbatas. Zona kerawanan sedang tersebar pada wilayah dengan curah hujan menengah dan topografi yang tidak terlalu terjal. Sementara itu, zona tidak rawan berada di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi, tanah subur, dan kemiringan landai. Berdasarkan hasil zonasi, rekomendasi sistem pertanian disusun mengacu pada teori Widodo (2014). Zona sangat rawan–rawan direkomendasikan untuk sistem ladang dan tegal pekarangan, zona sedang untuk sistem ladang campuran dan tegal pekarangan intensif, sedangkan zona tidak rawan cocok untuk sistem sawah dan perkebunan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pertanian adaptif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan meminimalkan dampak kekeringan di Kabupaten Samosir
Tingkat pengangguran dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kota Medan 2022-2024 Harefa, Meilinda Suriana; Azizah, Rohil Al; Naibaho, Anas Fela; Lianty , Desty Novry; Haugian, Rusniatri; Ningsih, Widya
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2046

Abstract

Pengangguran merupakan permasalahan penting dalam pembangunan ekonomi daerah karena berdampak langsung terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan tingkat pengangguran dan keterkaitannya dengan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan pada periode 2021–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan. Analisis dilakukan melalui penyajian data dalam bentuk tabel dan interpretasi tren perubahan setiap tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah angkatan kerja dan penduduk bekerja terus mengalami peningkatan dari tahun 2021 hingga 2024, sedangkan jumlah pengangguran mengalami penurunan signifikan dari 121.065 jiwa (10,81%) pada tahun 2021 menjadi 103.840 jiwa (8,13%) pada tahun 2024. Tren tersebut mengindikasikan adanya perbaikan kondisi ekonomi pascapandemi, yang secara tidak langsung berpengaruh positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, upaya peningkatan keterampilan tenaga kerja dan perluasan peluang kerja perlu terus dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan sosial di Kota Medan secara berkelanjutan.
Sharia Digitalization as a Driver of Financial Inclusion in Remote Areas Mawardi, Mukhammad Kholid; Ningsih, Widya
Social and Economic Bulletin Vol. 2 No. 2 (2025): SEBI Journal May 2025
Publisher : Baca Dulu Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70550/sebi.v2i2.232

Abstract

The vacuum in Islamic finance education and poor transportation in outlying rural area will be a real challenge for example to equalize the economic on ethical basis backed by Islam Digitisation or internet is now pushing the Islamic finance further and further, with entrepreneurs defining its service to focus on the need which has been articulated as formless but open so that they can skim more through (depth) or across (width) depending entirely from them. This, in turn, provides one way to get around difficulties of geography and topography through fintech development in the form of mobile banking services, Sharia-compliant QRIS-based payment systems—and so on and so forth right down to Islamic law. However, if they can cope with these technical tasks at the plethora of gadgets we already give them then great, there's some benefits for them where currently were none. This study specifically aim to explore the effectiveness of Sharia financial inclusion in rural area by examining the role digitalization, digital literacy and infrastructure. Each of Impact and the model (of warmth): relation in a qualitative descriptive analysis study shows how these three effects impact each other to reinforce Shariah Digital Ecosystem lead to above table The first it` is that digitization accelerates access time for people to get Islamic financial services. A useful implication of this research is that financial institutions (FIs), regulators and governments should develop a digital architecture which have maqāṣid al-syarī'ah at the core for the masses to benefit The novelty to this study lies in combining technology, literacy and infrastructure as means towards achieving sustainable digital transformations among community based Islamic financiers population initiatives.
FACTORS CAUSING SEXUAL HARASSMENT AGAINST TEENAGERS Ningsih, Widya; Irman, Irman; Yeni, Putri; Myint, Aung; Sharma, Sanjay
International Journal of Research in Counseling Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Minang Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70363/ijrc.v4i2.82

Abstract

Sexual harassment is behavior or attention of a sexual nature that is unwelcome and undesirable and has the effect of disturbing the recipient of the harassment. Sexual harassment includes, but is not limited to: sexual payment for wanting something, coercion to perform sexual activities, derogatory statements about sexual orientation or sexuality, requests to perform sexual acts that the perpetrator likes, speech or behavior that has a sexual connotation; all can be classified as sexual harassment. This research is normative legal research or library legal research, namely research carried out by examining library materials or secondary data. Secondary data includes: - Primary legal materials, which consist of statutory regulations in this case in the form of: Criminal Code, Law no. 23 of 2004 and other related regulations. - Secondary legal materials, which provide explanations of primary legal materials, such as written works from legal circles, opinions of legal experts. The main motive for the perpetrator to abuse the victim is because the victim responded to the attitude shown by the perpetrator or the feedback shown by the victim. The response intended by the perpetrator is an open attitude shown by the victim, such as frequently replying to the perpetrator's WA chats, smiling and saying hello when they meet, being friendly, appearing seductive according to the perpetrator, and not avoiding being approached by the perpetrator.
Pemetaan Pola Persebaran Destinasi Wisata Budaya Di Kabupaten Karo Berbasis Sistem Informasi Geografis Ahmad Fauzi Sinuraya; Joey Athana Sembiring; Widya Ningsih; Elsa Kardiana; Rusniatri Hasugian; Rud Sahanaiya Sari Nona
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2026): April 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i2.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran destinasi wisata budaya di Kabupaten Karo menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada belum meratanya persebaran objek wisata budaya serta belum tersedianya pemetaan spasial yang terintegrasi untuk mendukung perencanaan pengembangan pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial melalui Average Nearest Neighbor (ANN) untuk mengetahui pola distribusi titik destinasi wisata. Data yang digunakan berupa data sekunder, yaitu koordinat lokasi objek wisata budaya dan batas administrasi wilayah yang diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan destinasi wisata budaya yang sebagian besar terkonsentrasi di wilayah timur dan tenggara Kabupaten Karo, khususnya di Kecamatan Berastagi, Kabanjahe, Simpang Empat, dan Tigapanah. Berdasarkan hasil analisis ANN, diperoleh nilai Observed Mean Distance sebesar 2,79 km dan Expected Mean Distance sebesar 2,12 km, dengan nilai Nearest Neighbor Ratio (NNR) > 1, z-score sebesar 1,814, dan p-value sebesar 0,069. Hasil ini menunjukkan bahwa pola persebaran destinasi wisata budaya cenderung tersebar (dispersed pattern).
Co-Authors Abdul Rahman Ahmad Fauzi Sinuraya Akhmad Rifa'i Ali Ridho Amala Nurjanah Ananda, Aisyah Ananda Anas Fela Naibaho Aristianti, Aristianti Ariyani, Risma Artianta, Wenny Asriah Nurdini M. Asy’ari, Hasyim Asy’ari Azizah, Rohil Al A’yun, Dya Qurotul Baihaquey Gabreil Bangsawan, Muhammad Ali Barokah, Nadya Beta Marsaulina Dalimunthe, Nurzaidah Putri Danu Ardiansyah Desrani, Rinda Destrina Alin Sudarsono Devi Risma Doddy Setiawan Eddy Hermawan Hasudungan Eka Sari, Eka Elsa Kardiana Fadilah, Muhammad Ilham Farhan Fauzan Ahdaputra Febriyana, Kailah Fitri Yanti Fitria Anggraini Fitriya Fitriya Guna, Shubhan Tri Haddad, Maya Harahap, Asih Ester E.G Harefa, Meilinda Suriana Haugian, Rusniatri Hilda Anjarsari Holiawati, Holiawati Idi Warsah Iin Rosini Ilvina Arfiza Indriani Nisja Irman Irman Iswadi Bahardur Joey Athana Sembiring Karina Karina Laili Fitri Yeni Lianty , Desty Novry Lianty, Desty Novry M. Ridha Syafi’I Damanaik Maulana, Kemas Muhammad Fadhlan Muhammad Kadafi Mukhammad Kholid Mawardi Myint, Aung Naibaho, Anas Fela Nofryanti Nurul Fatiyah, Nurul Panjaitan, Anju Diah Natalia Payamta Pratiti, Dian Prayogi, Septian Ratnaningsih, Sita Ratnaningsih Ratno Purnama Sari Refi Arzeti Ridho Alfaridzi RR. Ella Evrita Hestiandari Rud Sahanaiya Sari Nona Rusniatri Hasugian Sabil, Ridho Sahala Fransiskus Marbun Sanjay Sharma, Sanjay Sari, Oca Paramita Sari, Vingkan Sevira Violita Silvia Silvia Sisilia, Sisilia Syamsiar, Syamsiar Tengku Islamilzza Najib Utami, Imelia Putri Vita Nurliana Wahud, Fitria Wahyu Widarjo Warti Wartiningtyas Waryono Abdul Ghofur Wida Ningsih Wildan Izzulhaq Winarti Wulan, Ananda Ayu Y. Anni Aryani Yeni, Putri Zulkifli '