Claim Missing Document
Check
Articles

KOLABORASI GURU BK DAN GURU MATA PELAJARAN DALAM MEMFASILITASI PENYESUIAN DIRI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI KUALITATIF PADA PESERTA DIDIK DI SMAN 6 SOLOK SELATAN) Pransiska, Meta; Nita, Rahma Wira; Adison, Joni
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i3.6906

Abstract

This study aims to describe the collaboration between Guidance and Counseling (BK) teachers and subject teachers in facilitating the adjustment of children with special needs, particularly children with intellectual disabilities. The study used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including interviews and observations, and data analysis through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that children with intellectual disabilities experience various obstacles in the learning process, such as difficulty maintaining concentration, being easily distracted, and requiring intensive guidance. In writing skills, children are unable to write neatly and organized, characterized by inconsistent letterforms and slow writing. Children also show hesitation in answering questions and delays in understanding teacher instructions. From a social perspective, children with intellectual disabilities experience obstacles in communication and interaction, although they still show a desire to socialize and participate in activities with their peers. Collaboration between BK teachers and subject teachers is carried out through services such as praise, educational games, and decision-making guidance. This collaboration has been proven to help increase children's independence, self-confidence, self-acceptance, and involvement in learning and social activities at school. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi antara guru Bimbingan dan Konseling (BK) dan guru mata pelajaran dalam memfasilitasi penyesuaian diri anak berkebutuhan khusus, khususnya anak tunagrahita. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi, serta analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita mengalami berbagai hambatan dalam proses pembelajaran, seperti kesulitan mempertahankan konsentrasi, mudah terdistraksi, dan membutuhkan pendampingan intensif. Dalam keterampilan menulis, anak belum mampu menulis secara rapi dan terorganisasi, ditandai oleh bentuk huruf yang tidak konsisten dan proses menulis yang lambat. Anak juga menunjukkan keraguan dalam menjawab pertanyaan serta keterlambatan memahami instruksi guru. Dari aspek sosial, anak tunagrahita mengalami hambatan dalam berkomunikasi dan berinteraksi, meskipun masih menunjukkan keinginan untuk bersosialisasi dan mengikuti kegiatan bersama teman sebaya. Kolaborasi antara guru BK dan guru mata pelajaran dilakukan melalui layanan berupa pemberian pujian, permainan edukatif, dan bimbingan pengambilan keputusan. Kolaborasi ini terbukti membantu meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, penerimaan diri, serta keterlibatan anak dalam kegiatan belajar dan sosial di sekolah.
Exploration of Self-Concept and Academic Achievement of Students After the Experience of Broken Home Families Putri, Elga Diana; Nita, Rahma Wira; Triyono, Triyono; Asan, Mohammad Shafiq Bin
Al Musyrif: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 8 No 2 (2025): October
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/almusyrif.v8i2.3192

Abstract

The rising divorce rate in Indonesia poses a significant challenge for students from broken homes, often negatively impacting their self-concept and academic achievement. Although some literature generalizes this impact as always negative, preliminary observations show that some individuals are able to excel despite these challenges. This study aims to explore in depth how students from broken homes perceive themselves and how this affects their academic achievement. This qualitative study uses a case study appzdroach with purposive sampling techniques to select three main informants, and data is collected through semi-structured in-depth interviews and non-participatory observation. The results show significant variations in the formation of self-concept; individuals with a positive self-concept see bitter experiences as motivation to achieve, while those with a negative self-concept tend to lose motivation. Thus, how individuals interpret their experiences is a key factor that determines resilience and academic success. This study contributes to a more nuanced understanding of psychological resilience in dealing with family trauma.
Kolaborasi Guru BK dan Guru Mata Pelajaran dalam Membangun Karakter Peserta Didik(Studi Kualitatif di SMPN 3 Lubuk Sikaping) Oktaria, Missi; Wira Nita, Rahma; Adison, Joni
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2299

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurang optimalnya kolaborasi antara guru bimbingan dan konseling (BK) dan guru mata pelajaran dalam membangun karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kolaborasi antara guru BK dan guru mata pelajaran dalam membentuk karakter peserta didik, ditinjau dari: 1) bentuk kolaborasi, 2) tantangan, dan 3) efek dari kolaborasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data deskriptif. Informan kunci adalah guru BK (Bapak APD) dan guru mata pelajaran (Ibu FR), serta tiga informan tambahan yaitu wali kelas (Bapak WAG), wakil kesiswaan (Bapak RA), dan peserta didik (SR). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, sedangkan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru BK dan guru mata pelajaran terjalin melalui saling bertukar informasi tentang peserta didik, diskusi kasus, dan pembiasaan perilaku positif. Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan pandangan, kurangnya komunikasi, dan keterbatasan waktu. Namun, kolaborasi ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab peserta didik. Kolaborasi juga berdampak pada peningkatan profesionalisme guru dan kualitas lingkungan belajar. Guru BK diharapkan menjalin komunikasi aktif dan menjadi penggerak kolaborasi. Guru mata pelajaran diharapkan proaktif berkoordinasi dan mengintegrasikan nilai karakter dalam pembelajaran. Pihak sekolah diharapkan mendukung dengan fasilitas dan pelatihan, serta peserta didik aktif dalam kegiatan pembentukan karakter.
Rancangan Model Layanan Bimbingan Karir Berbasis Identifikasi Minat Peserta Didik Kelas XI di SMAN 3 Padang Lubis, Vaira Oktasari; Nita, Rahma Wira; Putri, Besti Nora Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang kebingungan dalam minat karirnya, kebingungan dalam memilih jurusan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D). Populasi dari penelitian ini merupakan peserta didik di SMA N 3 Padang berjumlah 360 orang peserta didik. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 108 orang peserta didik. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dan instrument yang digunakan adalah angket. Analisis data yang digunakan teknik persentase. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan gambaran minat karir peserta didik 2) Merancang model layanan bimbingan karir berbasis identifikasi minat peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tentang model layanan bimbingan karir berbasis identifikasi minat peserta didik dapat dilihat dari : 1) Minat karir peserta didik secara umum berada pada kategori sedang dengan persentase 58,33%. Rancangan program yang telah divalidasi, berada pada kategori ”Sangat Diterima”. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada Guru BK agar dapat menerapkan Rancangan Model Layanan Bimbingan Karir Berbasis Identifikasi Minat Peserta Didik Kelas XI di SMAN 3 Padang yang telah diupdate sesuai rekomendasi validator.
Rancangan Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal dengan Menggunakan Media Video untuk Meningkatkan Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi (Studi Analisis Deskriptif di Kelas XII MIA 3 SMA Negeri 1 Painan) Dola, Nofia; Kasih, Fitria; Wira Nita, Rahma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9184

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan tentang minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) Gambaran minat peserta didik untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, 2) Rancangan pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan media video untuk meningkatkan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XII MIA 3 SMA Negeri 1 Painan yang berjumlah 36 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Alat Pengumpulan data berupa angket yang dijugde oleh tim ahli, kemudian di analisis dengan menggunakan klasifikasi persentase. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Gambaran minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi berada pada kategori rendah. 2) Rancangan pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan media video untuk meningkatkan minat melanjutkan studi ke perguruaan tinggi sudah dirancang berdasarkan permasalahan dan hasil teori. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada Guru BK untuk dapat melaksanakan layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan media video pada peserta didik kelas XII MIA 3 SMA Negeri 1 Painan dalam meningkatkan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi sebagaimana yang dirancang dalam penelitian ini.
Design of Behavioral Counseling Service Implementation Using Modeling Techniques to Increase Self Confidence (Descriptive Analysis Study on Class XI Students. F S SMA PGRI 2 Padang) Salsabilla, Aulia Nur; Kasih, Fitria; Nita, Rahma Wira
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 7, No 1 (2024): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v7i1.28925

Abstract

This research is motivated by the existence of problems about self-confidence. The purpose is to describe: 1.) The description of self confidence of students in class XI.F S SMA PGRI 2 Padang. 2.) The design of the implementation of behavioral counseling services using modeling techniques to increase self-confidence. This type of research is descriptive analysis. The population in this study were students in class XI. F S at SMA PGRI 2 Padang who have self confidence which amounted to 30 people. Sampling using purposive sampling technique, namely students with a total of 3 people. Data collection tools in the form of a questionnaire, then analyzed using percentage classification. The results of the study revealed that: 1.) The description of students' self-confidence in class XI.F S SMA PGRI 2 Padang, is in the low criteria. 2.) Behavioral counseling service implementation plan using modeling techniques to increase self confidence. Based on the results of this study, it is recommended to the counseling teacher to be able to use the implementation of behavioral counseling using modeling techniques to increase self confidence in the future. 
Penerapan konseling REBT dalam mengentaskan afeksi overpersonal berbasis curahan kasih sayang pada peserta didik broken home Kasih, Fitria; Nita, Rahma Wira; Sani, Hannysa Okta Fiyah
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1104500

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik pada keluarga broken home yang memperlihatkan perilaku afeksi overpersonal seperti berkasih sayang, bercinta (berpacaran) di luar batas kewajaran di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan konseling model Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam mengentaskan perilaku afeksi overpersonal berbasis curahan kasih sayang pada peserta didik broken home. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis eksperimen one group pre test – post test design.  Populasi penelitian ini adalah semua peserta didik yang mengalami broken home di SMP Muhammadiyah 6 Padang yang berjumlah 35 orang peserta didik, dan sampelnya adalah peserta didik yang mengalami perilaku afeksi overpersonal pada keluarga broken home dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner dan teknik analisis datanya dengan menggunkan persentase dengan cara membandingkah hasil pre - test dan post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat afeksi overpersonal berbasis curahan kasih sayang pada peserta didik yang mengalami broken home sebelum diberikan perlakuan berada pada kategori tinggi dengan persentase 100% dan tingkat afeksi overpersonal berbasis curahan kasih sayang pada peserta didik broken home setelah diberikan perlakuan berada pada kategori rendah dengan persentasenya 60% dan kategori sangat rendah dengan persentasenya 40%. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan konseling model REBT dalam mengentaskan afeksi overpersonal berbasis curahan kasih sayang pada anak broken home baik untuk digunakan para Guru BK.
KOLABORASI PERSONIL SEKOLAH DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING ( DI SMA NEGERI 2 LUBUK SIKAPING ) Muthia Indah Pratiwi; Rici Kardo; Rahma Wira Nita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32578

Abstract

This research is motivated by the limited collaboration between guidance and counseling (GC) teachers and subject teachers in addressing student bullying behavior. The objectives of this study are to describe the collaboration between GC teachers and subject teachers in overcoming student bullying behavior, reviewed from: 1) the forms of collaboration, 2) the challenges of collaboration, and 3) the effects of collaboration. This study used a qualitative approach with descriptive data. Key informants in this study were a GC teacher (IAH) and a subject teacher (RP), along with three additional informants: a homeroom teacher, the vice principal for student affairs, and students. Data collection techniques were conducted through interviews, observation, and documentation studies, while data analysis techniques used the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that 1) the forms of collaboration established between GC teachers and subject teachers are carried out through information exchange about students, case discussions, and the fostering of positive behavior. 2) The challenges faced include differences in perspective, lack of communication, and time constraints. 3) The effects of this collaboration are very tangible and positive, especially in improving student discipline, honesty, and responsibility. Collaboration also impacts the improvement of teacher professionalism and the overall quality of the learning environment. Based on the research results, it is recommended that GC teachers and subject teachers actively improve communication and align perspectives through routine discussions, and utilize technology for efficient information exchange to strengthen collaboration in fostering positive behavior and addressing bullying behavior.    
RANCANGAN MODEL LAYANAN RESPONSIF PADA PESERTA DIDIK DENGAN KEPERCAYAAN DIRI YANG RENDAH (FASE F DI SMA PGRI 2 PADANG) Salsabilla, Mutiara; Nita, Rahma Wira; Adison, Joni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34313

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya peserta didik yang memiliki kepercayaan diri yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Mendeskripsikan gambaran kondisi kepercayaan diri yang rendah pada peserta didik Fase F di SMA PGRI 2 Padang. 2) Merancang model layanan responsif pada peserta didik dengan kepercayaan diri yang rendah Fase F di SMA PGRI 2 Padang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development (R&D). Populasi dari penelitian ini merupakan peserta didik Fase F di SMA PGRI 2 Padang dengan jumlah sebanyak 44 orang peserta didik. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 44 orang peserta didik. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling, dan instrument yang digunakan adalah angket. Berdasarkan hasil penelitian ini, mengungkapkan bahwa: 1) Mendeskripsikan gambaran kondisi kepercayaan diri yang rendah pada peserta didik Fase F di SMA PGRI 2 Padang berada pada kategori cukup tinggi. 2) Model rancangan layanan responsif dengan kepercayaan diri yang rendah pada peserta didik yang telah divalidasi oleh pakar teoritis, berada pada kategori ”Sangat Diterima” dan layak digunakan. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada guru bimbingan dan konseling agar dapat menerapkan rancangan model layanan responsif untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.
RANCANGAN MODEL LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BERBASIS PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) DENGAN TEKNIK COGNITIVE DISPUTATION DALAM MENGENTASKAN PERILAKU MALADJUSTMENT(STUDI PADA PESERTA DIDIK BROKEN HOME DI SMP MUHAMMADIYAH 6 KOTA PADANG) Taajdjamil, Rulaa Sarah; Nita, Rahma Wira; Wae, Rahmawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42743

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku maladjustment pada peserta didik broken home, seperti mudah tersinggung, mencari perhatian berlebih, dan kebiasaan menunda-nunda. Tujuannya adalah untuk: 1) Mengidentifikasi perilaku maladjustment pada peserta didik tersebut menggunakan pendekatan REBT dengan teknik cognitive disputation, dan 2) Membuat model layanan konseling individual berbasis REBT untuk mengatasi perilaku tersebut di SMP Muhammadiyah 6 Kota Padang. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan sampel 24 peserta didik dari 72 total populasi, yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku maladjustment berada pada kategori "Cukup Banyak" (63%), dan rancangan model layanan konseling mendapatkan validasi yang “Sangat Diterima” dengan skor rata-rata 3,44. Diharapkan model ini dapat diterapkan oleh guru BK untuk mengatasi perilaku maladjustment pada peserta didik broken home.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Adison, Joni Afrizal Sano Agiesty, Cornellya Ali Djamhuri Amora, Aditia Teguh Asan, Mohammad Shafiq Bin Asmaiwaty Arief Asmaneli Asmaneli Astuti, May Dwi Azrul Said Bastari Dara Mega Berlian Navisa Chaniago Bertha Ivhone Betti Sebriyanti Cantika Meria Winnie Chandra, Yarial Chandra, Yasrial Dasrizal Dasrizal Dedi Miswar Deni Yuliandri Desri Afriani Diana Diana Dinda Aulia Putri Rosanty Dola, Nofia Don Toni Suardi Effendi, Cut Riska Elsya, Ulfah Nabila Endang Susanti Erlina Wilda Erna M.Si Juita S.Pd Fadil Eka Putra Fauzan . FAUZI Fitria Kasih Fitria Kasih Fitria Kasih Fitria Kasih Gelly Fitria Santi Gusrayani, Gusrayani Hafifah Madaniah Hannysa Okta Fiyah Sani Hannysa Okta Fiyah Sani Helma Helma Helma Helma Iffah Abdilah Berlian Ikhsanul Hakimi Indra Ibrahim Indra Priono Iponofita Yani Ira Maisyara. S Islamiatul Niza Isra Irman Jefri Sardika Putra Jessy Zulpatri Lina Karlina Lina Nofriani Lubis, Vaira Oktasari Maifitra Maifitra May Syarah Ratuloli Mayang, Sri Mellyarti Syarif Mita Anggela Putri Mori Dianto, Mori Muhammad Nur Qalbi Muthia Indah Pratiwi Nadia Pratiwi Nelfayanti Nelfayanti Nike Julia Safari Nora Dwi Putri, Besti Novia Vandini Novita Sari Ogi Julianda Okta Jumelda Putri Oktaria, Misi Oktaria, Missi Pransiska, Meta Putra, Fuddillah Putri, Besti Nora Dwi Putri, Elga Diana Rahmawati Wae Rahmi Syafrianis Ramadhani, Fadrila Randa Gunawan Rati Febriani Resci Nova Linda Rici Kardo Rila Rahma Mulyani, Rila Rina Alfiani Rintan Dwina Putri Robi Romadani Rosalinda Rosalinda Roza Lanofita Salsabilla, Aulia Nur Salsabilla, Mutiara Sandra, Heru Kartika Sani, Hannysa Okta Fiyah Santa Maria Shofie Istiqomah Sinta Syafridayanti Siti Arsyah Sri Yuliani Suryadi Suryadi Suryadi Suryadi Suryadi Suryadi Syafnita, Putri Syavira Syofia Andini Taajdjamil, Rulaa Sarah Tanjung, Sabrina Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono, Triyono Triyono, Triyono Usman, Citra Imelda Vera Nofelira Hendry Wae, Rahmawati Winnie, Cantika Meria Wira Solina Yetrina Dewi Yopirizal Yopirizal Yulia Musnika