Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Peran Guru Sebagai Motivator dalam Mengembangkan Minat Siswa pada Ekstrakurikuler Seni Tari di SD Negeri 75 Kota Bengkulu Sumarsih, Indriastuty; Anggraini, Dwi; Kurniawati, Ike
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 7 No 2 (2024): November
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v7i2.36180

Abstract

This study aims to describe the role of the teacher as a motivator in developing student interest in extracurricular dance at SD Negeri 75 Bengkulu City. This type of research is qualitative research with descriptive methods. With the research subject being the dance extracurricular supervisor teacher and students who take part in dance extracurricular activities totaling 12 students. The research instruments used are observation guidelines, interview guidelines and documentation guidelines. Data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is data collection, data condensation, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that the teacher carries out his role as a motivator in providing direction, encouraging and giving praise/reward. Teachers provide direction to students by directing students to come to practice, directing student movements, and directing students to have knowledge about dance. The teacher also encourages students by giving words of encouragement and showing enthusiasm for dance. Teachers also give praise/rewards to students who diligently practice or memorize dance movements. The conclusion in this study is that the teacher shows his role as a motivator who can develop students' interest in extracurricular dance. Thus students who have an interest in dance cannot be separated from the role of the teacher.
PERAN ETNOMATEMATIKA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA BANGSA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Kurniawati, Ike; Herlin Kurniasari; Dedi Apriansah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 1 (2025): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i1.282

Abstract

Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang erat kaitanya dan tanpa disadari atau tidak sering dijumpai dalam kehidupan sehari hari. Matematika seseorang dipengaruhi oleh latar budayanya, karena yang mereka lakukan berdasarkan apa yang mereka lihat dan rasakan. Matematika juga berkembang bersama aktivitas lingkungan yang bersifat budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran etnomatematika dalam melestarikan budaya bangsa melalui pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur yang diawali dengan mengumpulkan, mempelajari, dan memahami sehingga memperoleh teori dan informasi dari berbagai literatur yang ada pada sebuah penelitian. Keterkaitan matematika dan budaya agar lebih dipahami dan persepsi siswa serta masyarakat mengenai matematika menjadi lebih tepat. Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar juga dapat disesuaikan dengan konteks budaya siswa dan masyarakat sehingga siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran dan pelestarian budaya bangsa dapat terus terjaga. Selain itu, pendidik juga dapat lebih kreatif dan inovatif dalam penyampaian materi matematika dengan mengaitkan kebudayaan yang ada.
KAJIAN NILAI MATEMATIKA DALAM TRADISI MASYARAKAT SERAWAI SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATERI GEOMETRI DI SEKOLAH DASAR Kurniawati, Ike; Tarmizi, Pebrian; Setiono, Panut; Kurniasari, Herlin
ATTA`DIB Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i3.19428

Abstract

Integrasi matematika dan nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari dapat dimanfaatkan untuk memberikan pembelajaran matematika yang berarti bagi siswa. Budaya dapat berasal dari berbagai bentuk, seperti kain tradisional, makanan khas, adat istiadat lokal, bangunan, tarian, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai matematika yang terkandung dalam tradisi masyarakat Serawai, khususnya dalam konteks pembelajaran geometri untuk siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan studi literatur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi-tradisi masyarakat Serawai memiliki nilai-nilai matematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang relevan, khususnya materi geometri di sekolah dasar diantaranya tradisi melemang, tradisi api jagau, tradisi bimbang balai, tradisi tari nappa, dan tradisi menanam padi.
Pengaruh media video terhadap keterampilan menari tari persembahan Bengkulu pada siswa kelas V Dwi Anggraini; Ike Kurniawati; Aisyah Aldini Utami
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i3.93320

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video terhadap keterampilan menari tari Persembahan pada siswa kelas V SD Negeri Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain penelitian matched only control group pretest-posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara informasi skor posttest baik pada kelompok kontrol maupun kelompok eksperimen mengenai penggunaan media video. Hasil ini dibuktikan melalui program SPSS 24 yang menunjukkan hasil analisis inferensial yang memiliki nilai thitung (2,271) > ttabel (2000). Nilai Sig. (2-tailed) adalah (0.027) < (0.05). Nilai rata-rata keterampilan menari pada kelompok eksperimen adalah (19.22), sedangkan pada kelompok kontrol adalah (18.21). Perbedaan skor tersebut terjadi karena adanya perlakuan yang berbeda pada saat pembelajaran, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh media video terhadap keterampilan menari Tari Persembahan pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.The effect of video media on the dance skills of Bengkulu offering dance for class V students Abstract: The purpose of this study is to ascertain the impact of video media on the dancing skills of Persembahan dance in class V students of SD Negeri Gading Cempaka District, Bengkulu City. This kind of study is quantitative with a quasi-experimental method and a matched-only design of the pretest-posttest control group. The results of this study show that a distinction exists between the post-test score information for both the control group and the experimental group regarding the use of video media. This result is proven through the SPSS 24 program, which shows the inferential analysis's findings, which had a value of tcount (2.271) > ttable (2000). Sig value. (2- tailed) is (0.027) < (0.05). The average score for the dancing skills in the test group was (19.22Conversely, the control group's was (18.21). The difference in scores occurs because there is different treatment during learning, hence, it may be said that there is an influence of video media on the dancing skills of Persembahan Dance in Class V Students of State Elementary School, Gading Cempaka District, Bengkulu City.
THE EXPLORATION OF MATHEMATICS CONCEPT ON THE JAVANESE CALENDRICL SYSTEM BY JAVANESE COMMUNITY IN BENGKULU WITHIN ETHNOMATHEMATICS PERSPECTIVE Ike Kurniawati; Herman Lusa
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i2.13015

Abstract

The Javanese calendrical system is rich in history, philosophy, and math. This ethnomathematical study examined Javanese calendar mathematical concepts and their potential as a learning resource for elementary mathematics. This qualitative research collected data through direct observation, interviews, and literature review. The study used Miles and Huberman's analysis model for data reduction, display, and conclusion drawing. The Javanese calendrical system—Saka Year, Wetonan, lunar cycles, solar cycles, Pasaran, and Wuku cycles—is closely linked to elementary school math concepts. These include time calculations, pattern recognition, cyclical sequences, measurement, whole numbers, fractions, and conversions. The study found how incorporating the Javanese calendar into mathematics education to improve students' contextual understanding and make learning more engaging and culturally relevant. This study emphasizes ethnomathematics' role in meaningful learning by integrating mathematics with local culture. The Javanese calendar connects abstract mathematical theories to real-world applications through interactive education. The study suggests that ethnomathematics can boost student engagement, critical thinking, and cultural appreciation.
Pengaruh Pendekatan Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN Gugus III Kota Bengkulu Sheni Shintia; Neza Agusdianita; Ike Kurniawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92178

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan berdiferensiasi terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SDN Gugus III Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen (Quasi Experimental Design) dan desain penelitian yaitu the matching only posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN 03 Kota Bengkulu. Sampel penelitian yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel adalah Cluster Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan posttest berupa soal pilihan ganda. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif, uji prasyarat (uji normalitas serta uji homogenitas) dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil data yang diperoleh didapatkan bahwa nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 75,40 sedangkan kelas kontrol sebesar 66,60. Hasil uji normalitas dinyatakan berdistribusi normal, serta hasil uji homogenitas memiliki varian yang homogen, dan hasil dari uji-t diperoleh hasil Sig.(2-tailed) sebesar 0,010 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh dari pendekatan berdiferensiasi terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SDN 03 Kota Bengkulu.
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Gugus III Kota Bengkulu Yupita Tri Rejeki; Neza Agusdianita; Ike Kurniawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92379

Abstract

Kemampuan literasi numerasi ini sangat penting di era globalisasi dimana kita dituntut untuk mampu memahami dan menggunakan nalar untuk menganalisis hal-hal yang terjadi disekitar kita.Penelitian ini betujuan untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa kelas IV SD Negeri Gugus III Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dengan desain survei. Pemilihan sampel menggunakan Simple Random Sampling, jumlah sampelnya yaitu sebanyak 40 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes berupa soal uraian berjumlah 3 soal.  Teknik analisis data pada penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah pada setiap indikator siswa paling banyak memperoleh skor 2. Pada indikator pertama rata-rata skor siswa 2,02, indikator kedua rata-rata skor siswa 1,92 dan indikator ketiga skor rata-rata siswa 1,45. Kemampuan Literasi Numerasi siswa dilihat dari rata-rata hasil tes siswa yaitu 59,16 berada pada kategori sedang. Hal ini terlihat pada hasil tes yang telah diberikan kepada siswa. Walaupun kemampuan literasi numerasi siswa sudah berada pada kategori sedang, siswa masih perlu meningkatkan lagi kemampuan literasi numerasinya.
DEVELOPING ANIMATION VIDEOS AND GAME CARDS FOR TEACHING TELLING TIME IN ENGLISH TO FOURTH-GRADE STUDENTS Kurniawati, Ike; Widagdo, Arif
English Review: Journal of English Education Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v13i1.10305

Abstract

Changes in the curriculum in education affect how the implementation of existing learning, as well as in learning media, is needed as an effort to stimulate students' abilities in the learning process to be more effective and efficient. The purpose of this research is to develop animation video media and game cards on Telling Time material in English. This research uses the type of research and development with the ADDIE model. The research subjects were fourth grade students of Wates 01 Semarang State Elementary School. Data collection techniques used in this research are (1) interview; (2) observation; (3) questionnaire; (4) test; and (5) documentation. The instruments used are interview guides, documentation, needs questionnaires, media response questionnaires, pretest and posttest questions, and validation sheets conducted by 2 experts, namely media experts, material experts, and language experts. Data analysis techniques were carried out by normality test (Shapiro-Wilk), t test, and n-gain test. The results showed that animated video media and playing cards can improve student understanding and student learning outcomes in English. This result is evidenced from the average value on students there is an increase in small-scale learning outcomes pretest average value 58.3 and posttest average 86.8 then on a large scale pretest average value 57 and posttest average value 82.8. Then the results of the N-gain test on a small scale of 0.7512 and a large scale of 0.5925 which means the high and medium categories, can be concluded to be effective for use in learning. Therefore, it can be concluded that animation video media and game cards can be said to be a category worth using in an interesting learning process and can improve student understanding and learning outcomes. 
PELATIHAN PEMBUATAN KARYA ECOPRINT PADA SISWA SD SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN SDN 52 KOTA BENGKULU Kurniawati, Ike; Amaliyah, Yuli; Sari, Ratna; Nur'aini.RY, Wahyutri; Adilah, Faizah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4734

Abstract

Pelatihan pembuatan karya ecoprint di sekolah dasar adalah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan konsep seni ramah lingkungan kepada siswa-siswa di tingkat dasar. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa kelas IV SDN 52 Kota Bengkulu. Kegiatan dimulai dengan pendahuluan tentang apa itu ecoprint dan pentingnya praktik seni yang ramah lingkungan. Para siswa diperkenalkan dengan konsep bahan-bahan alami yang dapat digunakan dalam ecoprint, seperti daun, bunga, dan rempah-rempah. Tim Pengabdi memperlihatkan secara langsung kepada siswa bagaimana cara membuat karya ecoprint. Setelah demonstrasi, para siswa diberi kesempatan untuk mencoba membuat karya ecoprint sendiri. Setelah selesai membuat karya ecoprint. Dilakukan sesi diskusi untuk menggali pengalaman siswa selama proses pembuatan. Kegiatan ditutup dengan merangkum pembelajaran yang didapat oleh siswa selama pelatihan. Siswa juga diminta untuk memamerkan karya-karya mereka, sehingga dapat memberi inspirasi kepada siswa lainnya. Terakhir, dilakukan evaluasi terhadap kegiatan pelatihan ini. Kegiatan pelatihan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan seni kepada siswa, tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga lingkungan serta memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab
Pengaruh Pop-Up Book Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas IV SDN Gugus III Kota Bengkulu Hernelti, Yetri; Dalifa; Kurniawati, Ike
JURIDIKDAS Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/juridikdas.v8i2.44642

Abstract

Finding out how pop-up book media affected fourth-grade students' scientific learning results at SD Negeri Gugus III in Bengkulu City was the aim of this study. This research is quantitative. To put it simply, the Matching The Pretest-Posttest Control Group Design approach is one kind of quasi-experimental study. Primary school students in Bengkulu City's third cluster made up the study's population. Fourth-grade state primary schools 57 and 48 in Bengkulu City served as the study's sample, and cluster random sampling was used as the selected sampling method. A cognitive aspect learning outcome exam consisting The learning aids consist of multiple-choice questions on both the pre-test and the post-test. the methodology applied to data analysis. Descriptive statistics, preliminary test analysis, and inferential analysis using the t-test are examples of quantitative data analysis techniques employed in this study. The findings of the inferential analysis show that t count (4.557) > t table (2.005). The two-sided significance criterion is 0.000 < 0.05. As a result, the average value of the science course of the experimental group (72) is different from the control group (57). The value varies because the experimental group and the control group were given different treatments. This shows how the use of pop-up book media in science learning for grade IV students of SD Negeri Gugus III Kota Bengkulu affects science learning outcomes.