Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Penerapan Akuntansi Digital terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada UMKM: Penelitian Eko Cahyo Mayndarto; Waluy; Hari Satia Nugraha; Nita Laila Asyifa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi digital terhadap kualitas laporan keuangan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui metode studi literatur. Perkembangan teknologi digital mendorong UMKM untuk mulai memanfaatkan sistem informasi akuntansi berbasis digital dalam proses pencatatan dan pelaporan keuangan. Namun, masih terdapat berbagai kendala dalam implementasinya, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan kompetensi pengguna, dan kurangnya pemanfaatan teknologi secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah dan penelitian terdahulu yang relevan mengenai akuntansi digital, sistem informasi akuntansi, serta kualitas laporan keuangan UMKM. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan literatur, seleksi sumber, analisis data, dan sintesis hasil penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan akuntansi digital memberikan pengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Penggunaan teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, relevansi, dan transparansi laporan keuangan sehingga mempermudah pelaku usaha dalam pengambilan keputusan bisnis. Selain itu, sistem informasi akuntansi berbasis digital juga membantu UMKM dalam memenuhi standar pelaporan keuangan serta meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan usaha. Faktor pendukung seperti kompetensi digital, literasi teknologi, dan dukungan manajemen turut memengaruhi keberhasilan implementasi akuntansi digital pada UMKM. Dengan demikian, penerapan akuntansi digital menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan dan mendukung keberlanjutan UMKM di era transformasi digital.
Liparis condylobulbon Reichb. f. from Gumitir, Indonesia: Morphology, Molecular, and Phytochemical Profile Ulum, Fuad Bahrul; Arum, Asyifa Yasmin; Sa’adah, Kurnia; Setyati, Dwi; Dwinianti, Edia Fitria; Rajamani, Ranjithkumar; Nugraha, Ari Satia; Su’udi, Mukhamad
Makara Journal of Science Vol. 30, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Liparis condylobulbon Rchb.f. is an epiphytic orchid across South and Southeast Asia, which holds notable ethnomedicinal and pharmacological significance. This study aims to characterize Indonesian Liparis condylobulbon using integrated morphological, molecular (matK, rbcL, ITS2), and phytochemical (LC-MS, DPPH) analyses of specimens from Mount Gumitir, providing the first comprehensive taxonomic and pharmacological profile to support species authentication and future bioprospecting. The L. condylobulbon specimen displays diagnostic epiphytic morpho-logy, including fusiform pseudobulbs, two elongate leaves, and an erect inflorescence bearing ~123 flowers. Molecular barcoding using matK, rbcL, and ITS2 confirmed its identity, with phylogenetic analyses consistently clustering it with L. condylobulbon, supporting taxonomic placement despite minor ITS2-based variation. Metabolomic analysis revealed 58 distinct secondary metabolites, including 30 flavonoids, 22 terpenoids, and 6 phenolic compounds, with key bioactives such as diosmin, picrasinoside B, and 6-gingerol exhibiting known anti-inflammatory, antioxidant, and anticancer properties. Although the crude extract showed relatively low antioxidant capacity (IC₅₀ = 650 µg/mL), the chemical diversity and presence of pharmacologically active constituents underscore the species' potential for future phytotherapeutic applications.
Isolasi Fungi Tanah Muara Sungai Desa Kalinaun Sulawesi Utara serta Skrining Antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa Muhammad Habiburrohman; Nafa Rosyida Zanuba; Muhammad Zainul Arifin; Saeful Akhmad Tauladani; Gani Asri Muharam; Asia Asia; Dwi Koko Pratoko; Bawon Triatmoko; Ari Satia Nugraha
Journal of Pharmascience Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v10i1.13825

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan mortalitas dan morbiditas di dunia yang dapat diterapi menggunakan antibotik. Adanya resistensi dapat mengancam efektivitas antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kandidat antibiotik yang bersumber dari fungi tanah muara yang diuji aktivitasnya terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa. Ekosistem tanah muara  mangrove memiliki kondisi ekstrem sehingga menuntut mikroorganisme untuk bertahan hidup dengan memproduksi senyawa antibiotik untuk bersaing dengan mikroorganisme lain. Sampel tanah diambil dari Muara Sungai Desa Kalinaun, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Sampel tanah yang didapat sebanyak empat isolat fungi berpotensi dalam menghambat bakteri uji, yaitu IS2-BTG11-1-1, IS2-BTG11-2-1, IS2-BTG11-2-2, IS2-BTG11-2-3. Keempat isolat tersebut dilakukan fermentasi selama 14 hari lalu diekstraksi dengan pelarut etil asetat. Setelah didapatkan ekstrak etil asetat, dilakukan skrining fitokimia dan didapatkan hasil bahwa keempat ekstrak mengandung senyawa golongan terpenoid. Setelah dilakukan skrining fitokimia, dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode mikrodilusi. Uji mikrodilusi dilakukan dengan konsentrasi tunggal 50 µg/mL. Berdasarkan uji mikrodilusi, keempat ekstrak fungi tanah muara memberikan aktivitas penghambatan berturut-turut dari terbesar ke terkecil : IS2-BTG11-2-3 (50,9% ± 7,6); IS2-BTG11-2-1 (49,8% ± 13,5); IS2-BTG11-1-1 (34,4% ± 2,4); IS2-BTG11-2-2 (37,2% ± 7,7). Pada penelitian ini senyawa yang berperan sebagai antibakteri belum bisa dipastikan, sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut. Kata Kunci: Antibakteri, Pseudomonas aeruginosa, Fungi Tanah Muara, Mikrodilusi, Desa Kalinaun  Infectious diseases are one of the leading causes of mortality and morbidity in the world that  can be treated with antibiotics. The existence of resistance can threaten the effectiveness of antibiotics. This study aims to find new antibiotic candidates from fungi in estuary soils and tested the activity against Pseudomonas aeruginosa bacteria. Estuary soil ecosystems have extreme conditions that require microorganisms to be able to survive Soil samples were taken from the Estuary of the Kalinaun Village, East Likupang District, North Minahasa Regency, North Sulawesi Province. Soil samples obtained were 4 isolates of fungi that had the potential bacteria inhibition, namely IS2-BTG11-1-1, IS2-BTG11-2-1, IS2-BTG11-2-2, IS2-BTG11-2-3. Four isolates were fermented for 14 days and extracted with ethyl acetate solvent. Phytochemical screening of the extract was carried out and the results showed that the four extracts contained terpenoid compounds. Antibacterial activity was tested using the microdilution methods with a single concentration of 50 µg/mL. Based on the microdilution test, four estuary soil fungal extracts gave inhibitory activity from the largest to the smallest: IS2-BTG11-2-3 (50.9% ± 7.6); IS2-BTG11-2-1 (49.8% ± 13.5); IS2-BTG11-1-1 (34.4% ± 2.4); IS2-BTG11-2-2 (37.2% ± 7.7). In this study, the compound that acts as an antibacterial has not been determined, so it requires further research.
Isolasi Fungi Tanah Muara Desa Katialada Gorontalo dan Skrining Aktivitas Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus Zanuba, Nafa Rosyida; Arifin, Muhammad Zainul; Tauladani, Saeful Akhmad; Muharram, Gani Asri; Asia, Asia; Triatmoko, Bawon; Wulandari, Lestyo; Nugraha, Ari Satia
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v10i2.91460

Abstract

Penyalahgunaan antibiotik sebagai agen terapi pada infeksi dapat memberikan ancaman resistensi antibiotik yang mengakibatkan efektifitas pengobatan menjadi kurang optimal. Untuk mengatasi persoalan tersebut, banyak penelitian dilakukan untuk mencari agen antibakteri baru dari bahan alam seperti fungi tanah sebagai pengujian antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri dari metabolit sekunder fungi tanah terhadap bakteri Staphylococcus aureus yang ditunjukkan melalui nilai persen penghambatan. Penelitian ini menggunakan metode mikrodilusi untuk mngetahui besaran aktivitas antibakteri pada sampel fungi tanah. Fungi tanah didapatkan dari sampel tanah yang diambil dari desa Katialada, Gorontalo dengan kode lokasi BTG-6 dan dikultur pada media PDA dan diisolasi pada media PDA baru hingga didapatkan 11 isolat tunggal. Skrining awal aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode uji antagonis pada 11 isolat dengan hasil enam isolat diantaraya memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Keenam isolat tersebut akan dilakukan fermentasi dan ekstraksi menggunakan etil asetat untuk mendapatkan ekstrak yang akan digunakan pada pengujian antibakteri menggunakan metode mikrodilusi. Hasil pengujian menunjukkan keenam isolat memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri uji dan direpresentasikan melalui persen penghambatan pada masing-masing isolat sebesar IS2-BTG6- 1-1 sebesar 34,6 ± 2,4%; IS3-BTG6-1-3-2 sebesar 42,8 ± 3,1%; IS2-BTG6-3-3 sebesar 41,1 ± 4,4%; IS3-BTG6-1-2-1 sebesar 41,8 ± 2,9%; IS3-BTG6-1-2-2 sebesar 47,8 ± 2,6%; IS2-BTG6- 3-3 sebesar 59,2 ± 4,8%.
Co-Authors Adinda Kusuma Pertiwi Afrian Rosyadi Aissa Dinar Yanuariski Alfarisyi, Muhammad Iqbal Amrina Rosyada Fajriyanti Andhika Puspito Nugroho Arthur Hariyanto Prakoso Arthur Hariyanto Prakoso Arthur Hariyanto Prakoso Arthur Hariyanto Prakoso Arum, Asyifa Yasmin Asia Asia Asia Asia Asia Asia Asia, Asia Ayik Rosita Puspaningtyas1 Azhari, Nuri Putri Azis, Deri Abdul Bambang Kuswandi Bambang Kuswandi Banun Kusumawardani Bawon Triatmoko Billy Harnaldo Putra, Dini Fatmi, Dewi, Itut Septiana Dian Agung Pangaribowo Dinar Mutia Rani Dinarwati, Sri Dwi Koko Pratoko Dwi Setyati Dwinianti, Edia Fitria Eko Cahyo Mayndarto Endah Puspitasari Fathunnisa, Fathunnisa Fawwas Batio Putra Pamungkas Febi, Qonita Nafilah Fuad Bahrul Ulum Gani Asri Muharam Gani Asri Muharam Gusriyani, Sri Harry Ade Saputra Ifan Arif Maulana Ilma, Laila Nurul Indah Purnama Sary, Indah Purnama Indah Purnamasary Ita Husnul Chotimah Iyan Setiawan Kartika Senjarini Kintoko Kintoko Larissa Tania Lestyo Wulandari Lestyo Wulandari Luh Putu Ratna Sundari Mardani Eka Ningrum Mariatul Kibthiyyah Muhammad Habiburrohman Muhammad Habiburrohman Muhammad Habiburrohman Muhammad Zainul Arifin Muhammad Zainul Arifin Muhammad Zainul Arifin Muhammad Zainul Arifin Muharam, Gani Asri Muharram, Gani Asri Nafa Rosyida Zanuba Naura Bathari Winarto Nimas Ayu Amanda Putri Ninisita Sri Hadi Nita Laila Asyifa Nugroho, Irfan Agus Nuri Nuri Nuri Putri Azhari Pairah, Pairah Prakoso, Arthur Hariyanto Putri Dwi Apriliani Putri Handayani, Maulina Surindri Rajamani, Ranjithkumar Ramadhan Bagus Cahyono Rike Oktarianti Rofiko Nuning Rahayu Rohmatillah, Wilda Nur Romadhona, Ananda Briliana Rosidah, Malihatul S. Sudarko Saeful Akhmad Tauladani Savitri, Ganevi Resta Sa’adah, Kurnia Septianingtyas, Christabel Reviana Silvya Fitri Nur Azizah Sri Untari Siwi Su’udi, Mukhamad Tauladani, Saeful Akhmad Untari, Ludmilla Fitri Waluy Wathon, Syubbanul Wilda Nur Rohmatilah Wilda Nur Rohmatillah Wilda Nur Rohmatillah Wilda Nur Rohmatillah Yandy Noviandri Yashinta Nirmala Siswanti Yoshinta Debby Yulia Yesti, Yulia Zanuba, Nafa Rosyida Ziyan Nihlatul Millah