Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EFEK PROBIOTIK Bacillus megaterium PTB 1.4 DAN Pediococcus pentosaceus E2211 TERHADAP REPONS IMUN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN LELE (Clarias sp.) SELAMA UJI TANTANG Aeromonas hydrophila Hamka, Muhammad Subhan; Meryandini, Anja; Widanarni, Widanarni; Kurniaji, Ardana
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 3 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.9

Abstract

Penyakit bakterial pada kegiatan budidaya ikan sudah menjadi masalah yang sering dihadapi pembudidaya. Salah satu jenis bakteri yang menyebabkan penyakit pada ikan lele (Clarias sp.) adalah bakteri Aeromonas hydrophila. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efek pemberian probiotik B. megaterium PTB 1.4 dan P. pentosaceus E2211 terhadap respons imun dan kelangsungan hidup ikan lele selama uji tantang dengan bakteri A. hyrophila. Probiotik yang digunakan adalah kombinasi 0,5% B. megaterium PTB 1.4 dan 0,5%  P. pentosaceus E2211. Pemberian probiotik dilakukan pada hari ke-0 hingga hari ke-30 melalui pakan. Uji tantang dilakukan pada hari ke-30 hingga hari ke-40. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik dapat berpengaruh terhadap respons imun dan kelangsungan hidup ikan lele dalam menekan infeksi A. hydrophila. Total eritrosit, hemoglobin, hematokrit, total leukosit, aktivitas fagositik dan aktivitas lisozim signifikan (P<0,05) teramati meningkat pada hari ke-35 dan menurun pada hari ke-40. Kelangsungan hidup ikan lele berhasil dipertahankan pada 87,62±4,83%. Total bakteri A. hydrophila meningkat pada hari ke-35 dan menurun pada hari ke-40. Pemberian probiotik B. megaterium PTB 1.4 dan P. pentosaceus E2211 pada dosis 0,5% dapat menekan pertumbuhan bakteri A. hydrophila dan meningkatkan status kesehatan ikan lele.
Pertumbuhan dan Rasio Konversi Pakan Udang Vaname yang Dipelihara pada Sistem Bioflok Menggunakan Ampas Tebu (Saccharum officinarum Linn.) Sebagai Sumber Karbon Anton, Anton; Alauddin, Muhammad Hery Riyadi; Yunarty, Yunarty; Renitasari, Diana Putri; Hardianto, Toto; Kurniaji, Ardana
Jurnal Salamata Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/salamata.v6i2.14071

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) adalah salah satu komoditas budidaya perikanan yang bernilai ekonomistinggi. Pengembangan budidaya udang vaname saat ini mengarah pada intensifikasi dengan sistem bioflok.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ampas tebu sebagai sumber karbon terhadappertumbuhan dan rasio konversi pakan (RKP) udang vaname. Penelitian menggunakan tiga perlakuan dan tigaulangan yakni aplikasi ampas tebu sebagai sumber karbon bioflok (AmpT), aplikasi tepung terigu sebagaisumber karbon bioflok (TpgT) dan kontrol tanpa bioflok (Kontrol). Ampas tebu diperoleh dari perusahaan pabrikgula di Kabupaten Bone. Tepung ampas tebu dipreparasi dengan oven 60oC dan digiling dengan mesin penepung.Udang vaname berukuran 18 g/ekor diperoleh dari Tambak Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone. Pemeliharaandengan sistem bioflok dilakukan selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ampas tebusebagai sumber karbon dapat meningkatkan laju pertumbuhan spesifik (LPS) sebesar 0,57±0,01% (AmpT)dibandingkan kontrol 0,33±0,14%. LPS tertinggi diamati pada perlakuan tepung terigu yakni 1,39±0,51% (TpgT).Aplikasi ampas tebu juga dapat menghasilkan RKP lebih rendah yakni 1,36±0,06 (AmpT) dibandingkan kontrol1,69±0,08. Penelitian ini menunjukkan potensi ampas tebu digunakan sebagai sumber karbon pada budidayaudang vaname berbasis sistem bioflok.
APLIKASI BERBAGAI JENIS PROBIOTIK DAN IMUNOSTIMULAN KOMERSIAL PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SECARA INTENSIF DI TAMBAK PLASTIK Usman, Zainal; Kurniaji, Ardana; Anton, Anton; Yunarty, Yunarty; Supryady, Supryady; Hamka, Muhammad Subhan; Saputra, Henry Kasmanhadi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v7i2.1235

Abstract

Penelitian ini merupakan aplikasi berbagai jenis probiotik dan imunostimulan komersial pada budidaya udang vaname secara intensif menggunakan tambak plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kombinasi penggunaan berbagai jenis probiotik komersial terhadap performa produksi udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dipelihara secara intensif di tambak plastik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif mengamati beberapa parameter pertumbuhan, produksi dan kualitas air. Tambak yang digunakan adalah tambak plastic HDPE dengan ukuran 1.275 m2 yang dipasang instalasi listrik dan kincir. Udang dipelihara selama 107 hari dengan pemberian pakan secara terprogram berdasarkan feeding rate dengan kepadatan 145 ekor/m2. Pemberian probiotik berupa Super NB™, Biklin™, Vanna Pro™ dan imunostimulan Pond Guard™, dan Vitamin C™ dilakukan secara terjadwal baik dosis dan frekuensi pemberian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa udang yang dipelihara dengan pemberian probiotik dan imunostimulan memperoleh ABW akhir 25,64 g/ekor, ADG 0,32 g/hari, biomassa akhir 3,995 Kg, produktivitas 31,33 Ton/Ha, SR 94,34% dengan jumlah pakan yang digunakan 6.027 Kg dan menghasilkan FCR 1,50, efisiensi pakan 66,28%. Populasi bakteri Vibrio sp. yang ditemukan berkisar antara 1,8×102-5,9×103 CFU/mL. Beberapa jenis hama ditemukan yakni kepiting, ikan glodok, burung dan teritip. Kualitas air selama pemeliharaan masih dalam kategori optimal untuk pertumbuhan. Pemberian probiotik dan imunostimulan berpotensi untuk meningkatkan produktivitas budidaya udang vaname di tambak plastik
PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KUALITAS AIR PADA PENDEDERAN LOBSTER PASIR Panulirus homarus YANG DIPELIHARA DENGAN SISTEM RESIRKULASI Prama, Ega Aditya; Kurniaji, Ardana
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i2.37116

Abstract

Ketersediaan benih yang berukuran sama pada budidaya lobster pasir Panulirus homarus menjadi salah satu kendala. Pendederan dengan sistem resirkulasi merupakan teknologi alternatif yang dapat digunakan untuk menyeragamkan ukuran benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pertumbuhan dan kualitas air pada lobster P. homarus yang dipelihara dengan menggunakan sistem resirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan 4 perlakuan dan 2 ulangan yakni bak kontrol (K) menggunakan sistem flow trough, bak perlakuan (SK) dilengkapi skimmer, bak perlakuan (F) dilengkapi dengan trickle filter, bak perlakuan (SKF) dilengkapi kombinasi skimmer dan trickle filter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan harian (LPH) dan FCR tidak berbeda nyata pada semua perlakuan (P>0,05). Bobot tertinggi diperoleh dari kontrol 1,09 g dan panjang tertinggi pada perlakuan SK yakni 3,58±0,09 cm. Suhu relatif stabil pada 25,6-27,1oC, DO 4,6–6,3 mg/L, salinitas 33,4–37,4 ppt, TDS 33,5-36,9 mg/L, pH 7,6-7,9, kadar nitrit (NO2) berkisar antara 0,03–4,1 mg/L. Nilai nitrat (NO3) selama penelitian berkisar antara 0,9–15,5 mg/L. Nilai amonia (NH3) selama penelitian berkisar antara 0,001–0,049 mg/L. Sistem filtrasi (skimmer dan trickle filter) mampu menyediakan kualitas air yang optimal untuk pertumbuhan lobster pasir.
GROWTH OF Thalassiosira sp AND Chaetoceros sp. IN SCALE OF LABORATORY, INTERMEDIATE AND MASSAL Kurniaji, Ardana; Wahid, Eriyanti; Regan, Yip; Rasnijal, Muhammad; Normayanti, Novi
Aurelia Journal Vol 7, No 2 (2025): October
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v7i2.15093

Abstract

The availability of high-quality live feeds, such as Thalassiosira sp. and Chaetoceros sp., is a critical factor for the success of shrimp aquaculture; however, it is often constrained by fluctuations in growth performance and cell density at different production scales. This study aimed to identify the growth of Thalassiosira sp. and Chaetoceros sp. at laboratory, intermediate, and mass scales. The research was conducted using an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) with two treatments and three replications. The treatments were different microalgae species cultured at different production scales and compared. Cell density data and growth phases were analyzed statistically using SPSS. The results showed that Chaetoceros sp. had higher growth compared to Thalassiosira sp. The cell density range of Chaetoceros sp. was 1.1×10⁷ - 5.0×10⁷ cells/mL, while Thalassiosira sp. was 1.7×10⁶ - 5.2×10⁶ cells/mL. The growth rate of Chaetoceros sp. also reached the peak of the exponential phase faster at Day of Culture (DOC) 4 compared to Thalassiosira sp., which peaked at DOC 5. Water quality during the study across all production scales showed an optimal range for the growth of both microalgae species.
EFEKTIVITAS EKSTRAK SEDUH BATANG PISANG AMBON Musa paradisiaca TERHADAP Argulus sp. PADA IKAN MAS KOKI Carassius auratus Nuryati, Sri; Widanarni, Widanarni; Yulianti, Susy Anisa; Kurniaji, Ardana
Media Akuakultur Vol 20, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/ma.20.2.2025.71-79

Abstract

Argulus sp. merupakan patogen utama yang menyebabkan luka pada inang yang akan diikuti infeksi sekunder. Ekstrak seduh batang pisang ambon mengandung saponin, tanin, flavonoid dan immunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi penggunaan ekstrak seduh batang pisang ambon yang tepat sebagai upaya pengobatan infeksi Argulus sp. pada ikan mas koki (Carassius auratus) dengan teknik perendaman. Ikan mas koki yang digunakan dalam penelitian ini berukuran panjang 6,06±0,70 cm dengan bobot 8,13±1,80 g. Ikan direndam dalam air yang mengandung ekstrak seduh batang pisang ambon dengan dosis berbeda yaitu 500 mg/L, 1.000 mg/L, dan 1.500 mg/L selama 1 jam. Kontrol positif adalah ikan yang tidak diberikan ekstrak. Uji tantang dilakukan dengan perendaman parasit Argulus sp. sebanyak 5 ekor parasit setiap ekor ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dosis yang digunakan tidak menyebabkan kematian pada uji toksisitas dan mampu menurunkan prevalensi serta intensitas parasit pada ikan. Perlakuan dosis 1.500 mg/L memberikan kelangsungan hidup ikan mas koki tertinggi pasca uji tantang sebesar 100%. Pemberian ekstrak mampu mengembalikan kesehatan ikan pasca pengobatan ditandai dengan ikan yang bergerak aktif dan peningkatan konsumsi pakan. Perlakuan dosis 1.500 mg/L adalah dosis terbaik yang digunakan untuk mengendalikan infeksi Argulus sp. pada ikan koki.
PERAN PROBIOTIK Bacillus megaterium PTB 1.4 DAN Pediococcus pentosaceus E2211 DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KONSUMSI PAKAN IKAN LELE (Clarias sp.) Muhammad Subhan Hamka; Anja Meryandini; Widanarni Widanarni; La Ode Wahidin; Ardana Kurniaji
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Probiotik telah menjadi kebutuhan dalam kegiatan akuakultur karena peranannya yang penting dalam meningkatkan produksi. Bakteri probiotik B. megaterium PTB 1.4 dan P. pentosaceus E2211 diketahui dapat meningkatkan pertumbuhan dan konsumsi pakan pada ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberian kombinasi bakteri B. megaterium PTB 1.4 dan P. pentosaceus E2211 sebagai probiotik untuk pada pertumbuhan dan konsumsi pakan. Ikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan lele (Clarias sp.) dan bakteri B. megaterium PTB 1.4 dan P. pentosaceus E2211 dengan dosis 0.5% pada masing-masing bakteri. Probiotik diberikan melalui pencampuran pakan dan diberikan tiga kali sehari secara satiasi selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan lele yang diberikan probiotik menunjukkan tingkat kelangsungan hidup 97.78± 3.85%, laju pertumbuhan harian 5.11±0.05 g/hari, jumlah konsumsi pakan 520.47±0.13 g dan rasio konversi pakan 0.66±0.02. Populasi total bakteri pada saluran pencernaan 8.4±0.01 Log-CFU mL-1, bakteri asam laktat 7,77±0.005 Log CFU mL-1, 6,32±0.008 Log CFU mL-1 untuk bakteri B. megaterium PTB 1.4 dan 6,2±0.014 log-CFU mL-1 untuk bakteri P. pentosaceus E2211. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pemberian bakteri B. megaterium PTB 1.4 dan P. pentosaceus E2211 sebagai probiotik dapat memberikan efek baik pada pertumbuhan dan konsumsi pakan ikan lele.
Co-Authors Aisyah Saridu, Siti Alauddin, Muhammad Hery Riyadi Amalia, Ayu Rizki Andi Sulistiawati Andika Ramadani Ani Leilani Anja Meryandini Anja Meryandini Anja Meryandini Anton Anton Anton Anton Anton Anton Anton Anton Anton Anton Awaluddin, Muhammad Iswan Budiyati Budiyati Budiyati Budiyati Budiyati Budiyati Budiyati Budiyati, Budiyati Dendi Hidayatullah Diana Putri Renitasari Diana Putri Renitasari Diana Putri Renitasari Diana Renitasari Dinamella Wahjuningrum Eriyanti Wahid Eriyanti Wahid Eriyanti Wahid Esti Handayani Hardi Eudry Deasty Fanggi Fanggi Fanggi Fanggi Fanggi, Fanggi Hanafi, Maula Arif Rosyidi Hardianto, Toto Heni Pujiastuti Iba, Wa Ihwan Ihwan Ihwan Ihwan Ihwan Ihwan IIN SITI DJUNAIDAH Irzal Effendi Karina Prisilia Kristomy Rama Kusuma, Ni Putu Dian La Ode Wahidin Lideman Zawawi Maula Arif Rosyidi Hanafi Muhammad Hery Riyadi Alauddin Muhammad Idris Muhammad Iswan Awaluddin Muhammad Rasnijal Muhammad Resa Muhammad Subhan Hamka Muhammad Syahrir Muhammad Syahrir Muliani Muliani, Muliani Mulyono, Mugi Najli, Najli Normayanti, Novi Nursakinah Nursakinah Nurul Hikmah Prama, Ega Aditya Putri Renitasari, Diana Rahardjo, Sinung Rahma Mulyani Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmina Rahmina Rahmina, Rahmina Ramadani, Andika Rasnijal, Muhammad Regan, Yip renitasari, diana Renitasari, Diana Putri Ridwan, Ridwan Risman Risman RR. Ella Evrita Hestiandari Saputra, Henry Kasmanhadi Saridu, Siti Aisyah Sektiana, Sinar Pagi Siti Aisyah Saridu Siti Aisyah Saridu Siti Aisyah Saridu Sri Nuryati Suhermanto, Achmad Sukenda Sukenda Supryady Supryady Supryady Supryady Supryady Supryady Supryady, Supryady Syafitrah Rahman Wahid, Eriyanti Wellem H. Muskita Widanarni Widanarni WIDANARNI WIDANARNI Yip Regan Yulianti, Susy Anisa Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty Yunarty, Yunarty Zainal Usman Zainal Usman Zainal Usman Zawawi, Lideman Zulhelmi, Arif