p-Index From 2021 - 2026
9.086
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rekayasa Mesin Policy & Governance Review Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer deliberatif JURNAL INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) TIJAB (The International Journal of Applied Business) Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) JURNAL GOVERNANSI Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Multitek Indonesia : Jurnal Ilmiah Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur INAQUE: Journal of Industrial & Quality Engineering JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Journal of Environmental Science and Sustainable Development Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Jurnal Chart Datum Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil Journal of Metallurgical Engineering and Processing Technology Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi AKM: Aksi Kepada Masyarakat Teknika STTKD: : Jurnal Teknik, Elektronik, Engine Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer (JURITEK) JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik) Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy (JAMERE) Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi INJECTION: Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering Jurnal Sosiologi Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Mahasiswa Kreatif Pedagogik : Jurnal Pendidikan dan Riset Jurnal Polimesin Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Peningkatan Sektor UMKM dalam Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah pada Digitalisasi dalam Mengakselerasi Pengembangan UMKM Ferry Setiawan
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan UMKM yang tinggi selama ini sebagai bantalan perekonomian karena kemampuannya untuk bertahan pada periode tekanan dan dapat tumbuh kembali lebih cepat dan tinggi pasca pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai motor ekonomi rakyat yang dapat mendongkrak ekonomi baru dan pemulihan ekonomi nasional. Berdasarkan latarbelakang tersebut penulis ingin mencaritahu bagaimana Strategi Peningkatan Sektor UMKM dalam Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah pada Digitalisasi dalam digital Pengembangan UMKM. Hasil dari tulisan ini dapat disimpulkan bahwa pertama, Pandemic ini menimbulkan sisi buruk bagi pelaku UMKM khususnya di Kalimantan Tengah dimana dapat dilihat dari banyaknya pelaku UMKM yang dipaksa gulung tikar karena rendahnya daya beli masyarakat di Kalimantan Tengah serta larangan untuk tidak berkumpul dan pembatasan sosial yang berdampak pada Interaksi sosial secara nyata dan minimnya pengetahuan pelaku UMKM terkait pemanfaatan industri 4.0 baik berupa cara penggunaan Digital Marketing maupun interaksi didunia digital, kedua, Pemerintah Kalimantan Tengah belum siap dalam membuat suatu kebijakan dan masih dianggap minim kajian analisis Kebijakan Publik yang dilakukan oleh Pemerintah Kalimantan Tengah yang langsung berdampak pada perputaran ekonomi, ketiga, Keterlibatan dan sinergi atas unsur- unsur dalam kepemerintahan yang dapat dikelompokan menjadi 3 kategori yaitu Pemerintah, Swasta, dan masyakatlah yang dapat Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah pada Digitalisasi dan yang terakhir adalah Rendahnya pemahaman para pelaku UMKM di Kalimantan Tengah dalam membuat laporan keuangan
Peran Pemerintahan Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Di Desa Makunjung Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah Cris Aditya Pratama; Ferry Setiawan
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang Bagaimana Peran Pemerintahan Desa dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur (jalan) di Desa Makunjung Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya. dan Faktor apa saja yang menjadi Peran Pemerintahan Desa dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur di Desa Makunjung Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Bintoro Tjokroamidjojo (2000 :42) tentang bagaimana peran dari Pemerintahan Desa dengan indikator teori perannya sebagai Motivator, Fasilitator dan Mobilisator dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Peran Pemerintahan Desa untuk pemberian motivasi Pemerintahan Desa sebenarnya sudah memberikan motivasi dalam bentuk arahan, namun sepertinya tidak menyeluruh diterima masyarakat. hal ini ditandai dengan adanya pendapat kontra yang mengatakan bahwa kurang bahkan tidak adanya pemberian motivasi ini yang dilakukan oleh pemerintahan desa (2) Peran pemerintahan desa disini sebagai seorang fasilitator ada memberikan bantuan ataupun fasilitas baik berupa alat kerja, dana, serta upaya dengan pengadaan proposal dan kerjasama dengan pihak swasta/perusahaan untuk pembangunan jalan desa. Namun sepertinya fasilitas yang diberikan tidak menyeluruh dirasakan oleh masyarakat. Hal ini ditandai dengan adanya pendapat yang kontra atau tidak setuju dengan pernyataan tersebut karena dirasa tidak adanya pemberian fasilitas yang dilakukan oleh pemerintahan desa kepada masyarakat. (3) Peran pemerintahan desa Makunjung disini sebagai mobilisator ataupun penggerak masyarakat untuk turut ikut serta berpartisipasi dalam pembangunan dan pemeliharaan seperti gotong royong jalan desa itu ada dilakukan namun sepertinya tidak dirasakan oleh seluruh masyarakat dan dinilai kurang bahkan tidak ada oleh masyarakat (4) Rancangan atau rekomendasi yang diajukan pada musrembang sulit untuk diperjuangkan pada tingkat kecamatan dan kabupaten. Kendala yang dihadapi lebih kepada pembagian dana yang ada dengan prioritas pembangunan, letak pembangunan yang tidak memungkinkan, dan kerjasama antara pemerintahan desa dengan masyarakat atau sebaliknya kurang begitu baik.
Implementasi Kebijakan Penanganan Gelandangan Dan Pengemis Oleh Dinas Sosial Kota Palangka Raya (Perda Kota Palangka Raya No. 9 Tahun 2012) Eva Forwanti; Ferry Setiawan
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti gelandangan dan pengemis adalah salah satu masalah yang harus segera ditangani oleh Pemerintah sebab hal tersebut menunjukan adanya warga negara yang belum mendapatakan kebutuhan dasar dengan baik. Dalam hal ini secara khusus Pemerintah Kota Palangka Raya mengeluarkan sebuah kebijakan melalui Perda No. 9 Tahun 2012 tentang Penanganan Gelandangan, Pengemis, Pelacur dan Anak Jalanan. Dimana tujuannya yaitu mengembalikan para gepeng itu untuk beraktivitas kembali sesuai dengan fungsi sosialnya secara wajar dalam masyarakat. Dalam penelitian ini, bahwa implementasi kebijakan penanganan gelandangan dan pengemis oleh Dinas Sosial Kota Palangka Raya menggunakan teori Van Meter dan Van Horn dengan 6 indikator yaitu : 1). Standar dan sasaran; 2). Sumber daya; 3). Komunikasi antar badan pelaksana; 4). Karakteristik organisasi; 5). Disposisi; 6). lingkungan sosial, ekonomi serta politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun informannya ialah pegawai Dinsos dari jabatan fungsional, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat dan masyarakat (pedagang) serta pengemis di pasar besar Kota Palangka Raya. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kebijakan penanganan gelandangan dan pengemis oleh Dinas Sosial Kota Palangka Raya masih belum terlaksana dengan baik. Hal ini didasari dari hanya beberapa indikator yang belum terlaksana dengan baik, seperti masih kurangnya sumber daya manusia, anggaran, fasilitas, sosialisasi serta lingkungan sosial, ekonomi dan politik yang kurang mendukung. Sedangkan faktor penghambat dari implementasi Perda No. 9 Tahun 2012 adalah pelaku gelandangan pengemis yang sama dan masih belum terlaksananya dari indikator sumber daya, komunikasi antar badan pelaksana serta lingkungan eksternal yang belum terlaksana dengan baik. Untuk faktor pendukungnya yaitu masyarakat tidak menolak dengan adanya kegiatan sosialisasi dan petugas keamanan dari pasar besar tersebut sangat mendukung dengan adanya kegiatan itu dan terlaksana dengan baik indikator standar dan sasaran kebijakan serta indikator karakteristik badan pelaksana dan disposisi.
ANALISIS PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAERAH KOTA PALANGKA RAYA Ferry Setiawan
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi kekurangan hal-hal yang biasa untuk dipunyai seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, dan air minum. Kemiskinan kadang juga berarti tidak adanya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan yang mampu mengatasi masalah kemiskinan dan mendapatkan kehormatan yang layak sebagai warga negara. Pemerintah daerah Kota Palangka Raya melalui Dinas Sosial Kota Palangka Raya memiliki program kelompok usaha bersama (KUBE) masyarakat miskin melalui usaha sosial sebagai upaya untuk menanggulangi kemiskinan di daerah Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Model penelitian ini biasanya digunakan dalam pengamatan dan penelitian sosial. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah program kelompok usaha bersama (KUBE) Mawar masyarakat miskin melalui wirausaha sosial di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau berjalan sesuai aspek utama program KUBE yaitu aspek sosial, aspek ekonomi, aspek pendidikan dan aspek pasar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aspek ekonomi kelompok usaha bersama (KUBE) Mawar belum terealisasi dengan maksimal. Sedangkan aspek sosial, aspek pendidikan dan aspek pasar sudah terlaksana dan berjalan sesuai tujuan program.
COMMUNITY BASED TOURISM DI KAWASAN WISATA KERENG BANGKIRAI Ferry Setiawan; Emi Triani
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community Based Tourism di Kawasan Wisata Kereng Bangkirai. Destinasi wisata yang sukses di seluruh dunia saat ini menghadapi tantangan berat karena daya tarik daerahnya sendiri, seperti pada Kawasan Wisata Kereng Bangkirai. Perkembangan pariwisata ini mendorong munculnya permasalahan macet, kurangnya lahan parkir dan tata ruang yang tidak terkendali. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat pengelolaan pariwisata Wisata Kereng Bangkirai pada pendekatan Community Based Tourism (CBT) pada lima dimensi: sosial, ekonomi, politik, lingkungan dan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa CBT di Wisata Kereng Bangkirai mendukung perkembangan dimensi ekonomi, politik dan budaya, sedangkan dimensi lingkungan dan sosial belum terakomodir dengan optimal karena Wisata Kereng Bangkirai belum memiliki carrying capacity serta kurangnya pemahaman wisatawan terhadap karakter Wisata Kereng Bangkirai sebagai daerah pariwisata budaya.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM BALAI LATIHAN KERJA (BLK) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TENAGA KERJA PADA BIDANG OTOMOTIF (Studi Kasus Pada Balai Latihan Kerja Kota Palangka Raya) Yongki Candra; Ferry Setiawan; Sontoe
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai latihan kerja merupakan lembaga masyarakat yang berfungsi mengadakan pelatihan berbasis kompetensi, Adanya balai latihan kerja ini dapat membantu meningkat kualitas dan keterampilan kerja masyarakat sehingga mempermudah bagi masyarakat membuka usaha ataupun mencari pekerjaan. Oleh kerena itu peneliti tertarik melakukan penelitian tentang “Analisis Program Balai Latihan Kerja (BLK) Dalam Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja Pada Bidang Otomotif (studi kasus pada balai latihan kerja kota Palangka Raya)”. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif dimana data yang diperoleh dari dua sumber yaitu data primier yang terdiri dari wawancara dan observasi, yang kedua dari dari data sekunder melalui studi kepustakaan dan studi dokumentasi yang diperoleh dari instasi terkait dengan penelitian. Kesimpulan dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa program balai latihan kerja (BLK) dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja pada bidang otomotif di kota Palangka Raya sudah berjalan dengan efektif. hal ini dapat dilihat dari tiga indikator yang peneliti gunakan: (a) pencapaian tujuan, mengenai tujuan dari program balai latihan kerja yaitu meningkatkan kualitas kerja masyarakat sendiri sudah tercapai hal ini dapat di lihat dari peserta pelatihan kerja yang berhasil lulus uji kompetensi dan minat perusahaan atau pengusaha terhadap tenaga kerja lulusan balai latihan kerja kota Palangka Raya, (b) pendekatan sistem, dalam proses mencapai tujuan dari balai laitihan kerja pendekatan sistem yang digunakan mulai dari tahap seleksi, pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi sudah berjalan dengan baik, (c) pendekatan konstituensi strategis, pendekatan yang satu ini melihat efektivitas dari kemampuan balai latihan kerja kota Palangka Raya dalam memuaskan kontituen (pelanggan) dilihat berdasarkan keberhasilan blk dalam memenuhi tuntutan dari kontituen. dari hasil penelitian lapangan yang peneliti lakukan bahwa untuk tuntutan dari konstituen itu sendiri sudah berhasil terpenuhi.
Analisa Kebijakan Publik Dalam Upaya Memecahkan Masalah Pengangguran Di Kabupen Deliserdang Setiawan, Ferry; Nurul Hikmah
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 11 No. 1 (2025): (JAP) Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jap.v11i1.19055

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh Kabupaten Deliserdang, memengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan publik yang relevan dalam mengatasi masalah pengangguran serta menyusun rekomendasi strategis untuk para pembuat kebijakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen kebijakan, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi intervensi berbasis pelatihan kerja, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta investasi sektor industri dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi tingkat pengangguran.
Implementasi Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 41 Tahun 2023 Tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kota Palangka Raya Ulfah, Sri; setiawan, ferry; Yolan Daniel Beni
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 11 No. 1 (2025): (JAP) Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jap.v11i1.20857

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Kota Palangka Raya, sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, mencatat prevalensi stunting yang masih tinggi, sehingga memerlukan intervensi kebijakan yang efektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Wali Kota Palangka Raya Nomor 41 Tahun 2023 tentang Percepatan Penurunan Stunting, dengan menggunakan model implementasi kebijakan yang menitikberatkan pada empat variabel utama: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan telah dijalankan dengan cukup baik, khususnya dalam aspek komunikasi dan sikap pelaksana yang menunjukkan dukungan dan komitmen kuat. Namun, masih terdapat hambatan dalam hal keterbatasan jumlah tenaga pelaksana, belum optimalnya pemanfaatan sumber daya, serta belum tersedianya standar operasional prosedur khusus yang secara teknis mengatur pelaksanaan program. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun kebijakan telah diimplementasikan secara fungsional, efektivitasnya masih dapat ditingkatkan melalui penguatan kelembagaan, penyusunan pedoman teknis, dan penambahan sumber daya yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam menyempurnakan strategi percepatan penurunan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan.
EFEKTIVITAS LAYANAN E-PPID DALAM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK OLEH BADAN PEMERIKSA KEUANGAN (BPK) PERWAKILAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Amelia, Sonia; Ferry Setiawan; Melia Sintha
Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jap.v11i2.21340

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan E-PPID dalam mendukung keterbukaan informasi publik di BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan E-PPID telah memenuhi indikator efektivitas menurut Duncan dalam Yoga (2019), yaitu Pencapaian tujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Dari segi pencapaian tujuan, layanan ini berhasil memenuhi target waktu penyelesaian permintaan informasi sesuai SOP. Namun, sosialisasi yang belum optimal menyebabkan rendahnya penggunaan layanan pengaduan masyarakat secara daring. Integrasi layanan telah dilaksanakan melalui prosedur yang jelas, tetapi perlu peningkatan dalam menjangkau masyarakat luas. Sementara itu, adaptasi pegawai dan masyarakat terhadap layanan dinilai baik, didukung sarana prasarana yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan sosialisasi dan literasi digital untuk mengoptimalkan manfaat layanan E-PPID. Kata Kunci: Efektivitas, Layanan E-PPID, Keterbukaan Informasi Publik, BPK.
Kajian Penambahan Matos Soil Stabilizer Terhadap Pasir Sungai Berlumpur Untuk Meningkatkan Kinerja Kuat Tekan Mortar Menggunakan Pasir Kalikotes Setiawan, Ferry; Nusantoro, Agung; Widyananto, Eksi
Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Kalikotes adalah salah satu dari sekian banyak sungai yang kandungan lumpur dalam pasir melebihi 5% yang menjadi syarat pembuatan mortar. Matos soil stabilizer dipilih sebagai upaya melakukan inovasi dalam pembuatan mortar menggunakan pasir sungai berlumpur, karena pada saat ini penggunaan Matos soil stabilizer hanya digunakan sebagai bahan untuk memadatkan dan menstabilkan tanah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah: (1) mengetahui kandungan lumpur Sungai Kalikotes Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo, (2) mengetahui pengaruh penambahan Matos soil stabilizer terhadap kuat tekan mortar yang menggunakan pasir sungai berlumpur dari Sungai Kalikotes, (3) mengetahui kadar optimal Matos soil stabilizer yang harus ditambahkan untuk menghasilkan kuat tekan mortar yang baik pada umur 7, 14 dan 28 hari. Penelitian menggunakan metode eksperimental. Benda uji kubus berukuran 5x5x5 cm dengan menggunakan pasir sungai yang mengandung lumpur lebih dari 5%. Matos soil stabilizer ditambahkan dengan variasi 0%, 0% (dicuci), 2%, 4%, 6%, 8% dan 10% dari berat semen dengan total benda uji mortar sebanyak 105 buah. Perbandingan pasir semen yang digunakan adalah 1:3. Curing yang dipakai dengan cara didiamkan dalam suhu ruangan. Pengujian dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil pengujian kandungan lumpur dalam pasir Kalikotes sebesar 7,77% menunjukkan bahwa pasir Kalikotes belum memenuhi syarat sebagai agregat halus di mana jumlah kandungan lumpur yang disyaratkan < 5,00%. Matos soil stabilizer berpengaruh terhadap peningkatan nilai kuat tekan mortar yang menggunakan pasir sungai berlumpur dari Kalikotes, penambahan kandungan Matos soil stabilizer dalam jumlah 6% dapat meningkatkan nilai kuat tekan mortar, namun jika terlalu banyak akan mengakibatkan nilai kuat tekannya menurun. Kadar optimum Matos soil stabilizer yang ditambahkan untuk menghasilkan kuat tekan yang baik pada umur 7,14 dan 28 hari adalah 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umur 7 hari nilai kuat tekan mortar tertinggi dihasilkan oleh variasi Matos soil stabilizer 6% dengan nilai 4,39 MPa dengan persentase kenaikan 43,93 %. Umur 14 hari nilai kuat tekan mortar tertinggi dihasilkan variasi Matos soil stabilizer 6% dengan nilai 5,38 MPa, dengan persentase kenaikan 70,79 %. Umur 28 hari nilai kuat tekan mortar tertinggi dihasilkan variasi Matos soil stabilizer 6% dengan nilai 6,11 MPa dengan persentase kenaikan 59,53 % dari kuat tekan mortar pasir berlumpur tanpa tambahan Matos soil stabilizer.
Co-Authors Adiksa, Ekklesia Christian Aditya Mahendra, Dimas agung nusantoro Ahmad Saefulloh Akmal Akmal Aldo novando, Aldo novando Alexandro Grandy, Yoseph Alkhalif, Farhan Amelia, Sonia Amri, Chairul Angger Bagus Prasetiyo Ani Yuningsih Arfie Armelia Erissonia assidiq, maulana hasbi Atie Rachmiatie Atmoko, Dwi Ayu, Katriani Puspita Azies, Ibnu Abdul B, Berkat Benny Aprianto Saputra Bhayu Rama Bhayu Rhama Chalik, Faturrahman Christina, Meilianna Devita Cris Aditya Pratama Dian Yulie Reindrawati Dina Prasetia, Gilang Dotrimensi . Edi Sofyan Edi Sofyan, Edi Edy Sofyan, Edy Emi Triani Endy Aditya, Virgiawan Eva Forwanti Evi Puspitasari Fajar Pradana Febriyanto, Chandra Fikri, Moh Afif Fikri Haris Ardianto, Haris Hazhari, Fadhlah Hermawan, Aldi Henda Hillal, Raden Fatchul Hotma P. Sibuea Ilhami, Zaqi Arya Zullfawas Jayadi, Arid Jiwangga Hadi Nata Ka'Issa, Adestima Kandriana, Kandeg Kasanah, Mauridhatul Lili Mulyani M. Zainuddin L. F Mahendra, Dimas Aditya Malik, Kurnia Marausna, Gaguk MARIA BINTANG Marvy Ferdian Agusta Sahay Muh Anhar Muhammad Ditya Satrianto Muhammad Luqman Bukhori Nazarullah, Ibny Noerachman, Edy Nur Hamzah, Muhammad Nurdiana, Yuda Nurul Hikmah NURUL HIKMAH Octaline Putri Efma Putra, Aldi Maha Putra, I Wayan Sumardana Eka Putra, Ikbal Rizki Putra, Ikbal Rizky Qayyum, A Reny Puspita Sari Nasution Reny Puspita Syari Nasution Reo Yudhono Retno Widyaningrum, Retno Rilah Fitria Utami Riswanto, Cipto Rizki, Ikbal Romadhon, Doni Sakti , Faras Bimo Saphira, Bella Saputro, Bayu Sapto Satria Maulana, Dede Satrya Buana, Allan Sehono Selvia, Fitriana Sintha, Melia Sitio, Elisabeth Fransisca Saragi Sofiyan, Edy Sofyan, Rifal Ma'rifatulloh Sontoe Sri Rejeki Murtiningsih Suja’i, Imam Sukwatus Suroso, Indreswari Syahirul Alam, Mochamad Doddy Syahirul Alam Taaqbier, Mohammed Tri Afirianto, Tri Tulis, Riamona Sadelman Ulfah, Sri Utami Irwan, Andi Ilmi Wahyuni Christiany Martono Wicaksono, Dhimas Wichaksono, Dhimas Widagdo, Djoko Widodo S Pranowo Widyananto, Eksi Wira Samudra, Elang Wiratama, Arif Prasetya Yolan Daniel Beni Yongki Candra Yorgen Kaharap Zulfa, Auliya Failaih Zulfikar Ramdhan, Muhammad