Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Keanekaragaman, Keseragaman, Dan Dominansi Biota Karang Pada Sisi Timur dan Barat Pulau Tarahan, Kecamatan Bojonegara, Banten Futri, Adelia; Rabbani, Ahmad Riza; Nuari, Dini Fat Zhara; Nugroho, Cahyo Sandy; Sinaga, Christian Firdotua Pangihutan; Firdaus, Aditya Putra; Hasanah, Afifah Nurazizatul; Santoso, Prakas; Saad, Moch; Rabbani, Riza
JKP - Jurnal Kelautan dan Pesisir Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kelautan dan Pesisir
Publisher : JKP - Jurnal Kelautan dan Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Tarahan merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di Utara provinsi Banten. Letak dari Pulau Tarahan tidak terlalu jauh dari kawasan industri yang berada di sekitar Bojonegara, Banten. Karena letaknya yang dekat dengan kawasan industri itu membuatnya rentan terdampak pencemaran yang mengakibatkan berkurangnya keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi biota yang hidup di karang mati di Pulau Tarahan, Banten. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi biota pada karang mati yang ada di Pulau Tarahan, Banten. Penelitian ini berfokus pada 2 titik stasiun yaitu sisi Barat dan sisi Timur Pulau Tarahan. Metode yang digunakan adalah metode random sampling. Penelitian ini menemukan pada sisi Barat dan Timur pulau terdapat beberapa persamaan dan perbedaan spesies dari sampel karang mati yang diambil. Pada stasiun Barat ditemukan 4 filum dengan total 24 spesies dan pada stasiun Timur ditemukan 4 filum dengan total 21 spesies. Berdasarkan hasil penghitungan nilai indeks keanekaragaman stasiun Barat adalah 2,83 sedangkan untuk stasiun Timur adalah 2,55. Untuk indeks keseragaman stasiun Barat adalah 0,90 sedangkan untuk stasiun Timur adalah 0,84. Nilai indeks dominansi tertinggi ditemukan pada stasiun Timur dengan nilai 0,12 sedangkan untuk stasiun Barat adalah 0,08. Setelah mengetahui nilai dari indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi pada stasiun Barat dan stasiun Timur dapat dikaitkan dengan kondisi perairan pada Pulau Tarahan untuk diambil kesimpulan apakah biota pada karang mati tersebut terbilang stabil atau tidak.
EFEK PENGGUNAAN PUPUK BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN SENYAWA FIKOSIANIN Spirulina sp. Suryono, Jundi Putra; Pratama, Ginanjar; Hasanah, Afifah Nurazizatul
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 4 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.4.231-237

Abstract

Spirulina sp. adalah mikroalga yang kaya akan senyawa bermanfaat, seperti protein, lemak, mineral, dan pigmen alami (fikosianin, β-karoten, dan klorofil) yang memiliki efek antioksidan. Berbagai macam kandungan yang dimiliki oleh Spirulina sp. sangat dipengaruhi oleh nutrisi dan lingkungan kultivasi. Nutrisi seperti pupuk walne merupakan nutrisi yang sering digunakan dalam kegiatan budidaya Spirulina sp. tetapi dikarenakan harganya yang kurang ekonomis menjadikan hal tersebut sebagai masalah tersendiri. Pupuk alternatif sudah banyak dikembangkan, beberapa bahan seperti magnesium, fosfat, urea, dan molase dapat dijadikan solusi nutrisi yang jauh lebih murah dibandingkan dengan pupuk walne. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan pupuk walne, pupuk buatan, dan pupuk campuran (walne dan buatan) dengan masing-masing 3 ulangan. Tahapan penelitian dibagi menjadi dua fase yaitu fase pertama merupakan proses kultivasi dan pemanenan, dilanjutkan dengan fase dua yaitu ekstraksi fikosianin. Hasil yang diperoleh adalah pada penelitian ini adalah laju pertumbuhan Spirulina sp. berjalan serupa hingga terjadi penurunan nilai optical density pada perlakuan penambahan pupuk buatan (P1) dan penambahan pupuk campuran (P2) di hari ke-21. Protein yang dihasilkan tidak berbeda nyata dengan nilai rata-rata tertinggi pada perlakuan penambahan pupuk buatan (P1) senilai 6,03%. Rendemen biomassa basah terbesar berada pada perlakuan penambahan pupuk walne (K) dengan nilai sebesar 0,09%. Rendemen fikosianin yang terbesar berada pada perlakuan penambahan pupuk campuran (P2) dengan nilai 33.48%. Konsentrasi fikosianin terbesar berada pada perlakuan penambahan pupuk walne (K) dan penambahan pupuk buatan (P1) dengan nilai 2.79%. Berdasarkan hasil yang diperoleh diketahui bahwa pupuk buatan memiliki efek yang serupa dengan pupuk walne dalam aspek kadar protein, rendemen biomassa basah, dan konsentrasi fikosianin. Sedangkan pupuk walne lebih optimal pada aspek laju pertumbuhan dibanding dengan pupuk buatan.
Co-Authors A'tha Dhafa Bayu Setya Adi Susanto Adi Susanto Afina Radityani, Fitri Akif, Muhammad Mahdi Aprilliyanti, Andira Aris Munandar Aris Munandar Aris Munandar Aryani, Desy Ayi Meata, Bhatara Bagas Septian Pratama Baretta Ari Nauli Basyair, Bunyamin Bhatara Ayi Meata Bhatara Ayi Meata Candraningtiyas, Serlina Devi Faustine Elvina Nuryadin Devi Faustine Elvina Nuryadin Devi Faustine Elvina Nuryadin Dewantara, Esza Cahya Dharmayanti, Wina Dinda Trie Suci Dini Surilayani Dini Surilayani Dini Surilayani, Dini Dwi Mulyani Edo Ahmad Solahuddin Erik Munandar Exel Muhamad Rizki Fadillah, Tia Noer Fahresa Nugraheni Supadminingsih Fahresa Nugraheni Supadminingsih, Fahresa Nugraheni Fanny Yulianti Fatimah Fathimah Zahro Fatimah, Fanny Yulianti Faustine Elvina Nuryadin, Devi Fauzy, Insan Firdaus, Aditya Putra Fitri Afina Radityani Fitria, Syarlla Putri Ara Futri, Adelia Gilang Ramadhan Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Gracia, Jeaneatte Habil Hisyam Hanifah Fitriani Hayati, Puput Putri Hendrawan Syafrie Herjayanto, Muh. Inas Almira Indra Taruna Widodo Indriyawati, Fharikha Insan Fauzy Intan Nadiya Intan Nurani Drana Wasistha Jasmine, Agitha Saverthi Jasmine, Agitha Saverti Julian Alifka Rizky Julian Saputra Khalifa, Muta Ali Kiki Roidelindho Lana Izzul Azkia, Lana Izzul Leku Putri Raihanna Lestari, Nurhaliza Amalia Lukman Anugrah Agung Mainaki, Abdul Muid Mas Bayu Syamsunarno Mas Bayu Syamsunarno, Mas Bayu Maulana Waliuddin, Rifqi Maulida, Meilisa Meata, Bhatara Ayi Meata, Bhatara Ayi Meliyantika, Rindi Moch Saad Moehammad Pramana Hussein Mulkas Hadi Sumantri Munandar, Aris Munandar, Erik Muta Ali Khalifa Muzaki, Fahri Nabila Putri Nadia, Putri Neneng Sulastri Nico Wantona Prabowo, Nico Wantona Nuari, Dini Fat Zhara Nugroho, Cahyo Sandy Nunung Noer Aziizah, Nunung Noer Nurwahyuni, Ida Nuryadin, Devi Faustine Elvina Nuryadin, Devi Faustine Elvira Oktavia, Sella Prakas Santoso Pratama, Rifki Putra Suryono, Jundi Putri, Nabila Rabbani, Ahmad Riza Rabbani, Riza Radityani, Fitri Afina Ratna Sari, Dea Rena Puji Rahayu Rifki Prayoga Aditia Rifki Prayoga Aditia Rifki Prayoga Aditia Rifki Prayoga Aditya Rita Arisma Banjarnahor Riva Regina Nabilah Rizki, Exel Muhamad Roidelindho, Kiki Rosad, Rosad Rostiati, Aini Saad, Moch Sakinah Haryati Sakinah Haryati Sakinah Haryati Sakinah Haryati Santoso, Prakas Sayyida Nafisa, Devina Sinaga, Christian Firdotua Pangihutan Sipahutar, Yesika Solahuddin, Edo Ahmad St. Nurul Fadilah Suci, Dinda Trie Supadmaningsih, Fahresa Nugraheni Suryono, Jundi Putra Tia Noer Fadillah Udin, Ato Wantona, Nico Wasistha, Intan Nurani Drana Yanuarti, Rini Zahra Amalia Putri Zahro, Fathimah