Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KOMPOS AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH ALLUVIAL R, Nurbaiti; Listiawati, Agustina; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kompos ampas tahu yangterbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah alluvial.Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UniversitasTanjungpura Pontianak. Waktu pelaksanaan dari tanggal 21 Februari sampaitanggal 14 April 2014. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yangterdiri dari 6 taraf perlakuan pemberian kompos ampas tahu yaitu, a1 (3,2 kg/petaksetara dengan 10 ha-1), a2 (6,4 kg/petak setara dengan 20 ton ha-1), a3 (9,6 kg/petaksetara dengan 30 ton ha-1), a4 (12,8 kg/petak setara dengan 40 ton ha-1), a5 (16,0kg /petak setara dengan 50 ton ha-1) dan a6 (19,2 kg/petak setara dengan 60 ton ha-1). Setiap petak percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman dan masing-masingperlakuan diulang sebanyak 4 kali. Variabel yang diamati dalam penelitian iniadalah volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), umur berbunga (hari setelahsemai), umur panen (hst), jumlah buah per tanaman (buah), bobot buah pertanaman (g), bobot per buah (g), diameter buah (cm), hasil per petak (kg). Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kompos ampas tahu mampu meningkatkanpertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah Alluvial. Dosis kompos ampastahu yang efektif untuk diberikan pada tanaman tomat adalah 9,6 kg/petak setaradengan 30 ton ha-1.
Pengaruh Pemberian Kascing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Lobak pada Tanah Podsolik Merah Kuning Gery, Cornelius; Anggorowati, Dini; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9659

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kascing yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak, sejak 13 Mei sampai dengan 27 Juni 2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor yaitu dosis pupuk kascing,dengan 6 taraf perlakuan yakni: (1) k0(kontrol); (2) k1(40 g polybag-1); k2(60 g polybag-1); k3(80 g polybag-1); k4(100 g polybag-1); k5(120 g polybag-1) terdiri dari 4 ulangan, setiap perlakuan dengan 5 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi, berat kering tanaman (g), volume akar (cm3), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g), berat segar umbi (g), panjang umbi (cm). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk kascing memberikan pengaruh yang nyata terhadap berat segar tanaman dan panjang umbi, namun memberikan pengaruh tidak nyata terhadap berat kering tanaman, volume akar, luas daun dan berat segar umbi. Kata kunci: pupuk kascing, lobak varietas radis, tanah podsolik merah kuning.
PENGARUH KONSENTRASI KAPUR TOHOR PADA BERBAGAI LAMA PENGERINGAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH PEPAYA norhayanti, tri; palupi, tantri; asnawati, asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10813

Abstract

Benih pepaya memiliki perbedaan dengan benih lain, yaitu sewaktu masih dalam buah benih pepaya diselimuti oleh aril (sarcotesta) yang menyebabkan kulit benih sulit ditembus oleh air dan oksigen sehingga benih pepaya memiliki masa dormansi. Untuk mematahkan dormansi benih pepaya perlu dilakukan penghilangan sarcotesta yang menempel pada permukaan benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kapur tohor yang terbaik; lama pengeringan yang terbaik; dan interaksi antara konsentrasi kapur tohor dan lama pengeringan terhadap pematahan dormansi benih pepaya. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan petak terbagi (split-plot) dengan 2 faktor. Perlakuan berbagai tingkat lama pengeringan (P) sebagai main plot dengan 3 taraf yaitu (p0) 0 hari, (p1) 2 hari, (p2) 4 hari dan konsentrasi kapur tohor (K) sebagai sub plot dengan 4 taraf yaitu (k0) 0 g/l, (k1) 20 g/l, (k2) 25 g/l, dan (k3) 30 g/l. Keseluruhan perlakuan ada 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kapur tohor 20 g/l merupakan konsentrasi yang efektif untuk pematahan dormansi benih pepaya dengan tolok ukur daya berkecambah, indeks vigor, dan keserempakan tumbuh, sementara lama pengeringan 2 hari efisien untuk meningkatkan daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, dan kecepatan tumbuh.
Pengaruh Cekaman Aluminium Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung Pada Kultur Air sholeha, sholeha; Dr. Tantri Palupi, SP., M. Si, Dr. Tantri Palupi, SP., M. Si; Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si, Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16523

Abstract

ABSTRACT Indonesia has the opportunity to be suppliers of corns in the world, but agricultural land is used less and less. The other alternative to make agriculture still running is to use marginal lands as an extension of the land, but it has some obstacles and one of the obstacle is about solubility levels of aluminum mineral (Al) and iron (Fe) is still high. So that in order to make the land can be planted we have to choose corns varieties that can grow optimally on marginal lands. To obtain corns varieties which is suitable to be cultivated on marginal land, it can be selected in the culture medium of water, because the results can be obtained in a short time. This study aims to determine the level of tolerance of different varieties of corn plants through stress of Al. This research was conducted in the Greenhouse Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, from March to May 2016. Using the method of field experiments in the form of a pattern factorial randomized group design consist of two factors, stress of Al consists of 5 levels: a0 (without Al), a1 (0.1 mM Al), a2 (0.2 mM Al), a3 (0.4 mM Al), a4 (0.8 mM Al) and varieties consists of 3 levels: v1 (Sukmaraga), v2 (Local) and v3 (Bima7). The variables were observed in this research include Al poisoning symptoms,height of plant, the dry weight of the heading and the dry weight of root. The results of this research indicated that varieties of Sukmaraga and Local were resistant of poisoning on concentration of 0.1 mM and 0.2 mM Al Al. Bima7 variety was resistant of poisoning Al on concentration of 0.1 mM Al.
Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Ekstrak Rumput Laut Terhadap Viabilitas Benih Sirsak Delviandra, Alfianus; Wasi'an, Wasi'an Wasi'an; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16548

Abstract

Benih sirsak merupakan salah satu benih rekalsitran yang memiliki viabilitas rendah dan masa hidup yang pendek apabila kehilangan kadar air awal. Viabilitas benih sirsak dapat ditingkatkan, salah satunya dengan perendaman ekstrak rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhkonsentrasi ekstrak rumput laut dan lama perendaman terhadap viabilitas benih sirsak serta mengetahui konsentrasi ekstrak rumput laut dan lama perendaman yang terbaik untuk meningkatkan viabilitas benih sirsak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap dalam bentuk faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak rumput laut dengan 4 taraf yaitu k0 = tanpa ekstrak rumput laut, k1 = 12,5%, k2 = 25%, k3 = 37,5% dan faktor kedua adalah lama perendaman dengan 2 taraf yaitu p1 = 24 jam dan p2 = 48 jam. Setiap perlakuan diulang 4 kali, masing-masing ulangan menggunakan 25 benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak rumput laut yang diberikan dan lama perendaman sudah mampu meningkatkan viabilitas benih sirsak. Konsentrasi ekstrak rumput laut 25% dan lama perendaman 48 jam merupakan kombinasi perlakuan dengan rata-rata tertinggi dalam meningkatkan viabilitas benih sirsak tolok ukur daya berkecambah (81%), indeks vigor (1,93%), keserempakan tumbuh (79%), dan kecepatan tumbuh (2,22%/etmal). Kata Kunci : benih sirsak, ekstrak rumput laut, konsentrasi, lama perendaman, viabilitas
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS PADI UN GGUL BARU PADA SAWAH TADAH HUJAN RIDWAN, RIDWAN; PALUPI, TANTRI; RIANTO, FADJAR
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari daya adaptasi dan produksi beberapa varietas padi unggul baru pada sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Dungun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat berlangsung dari Desember 2015 sampai April 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok. Perlakuan dalam penelitian terdiri dari 5 jenis varietas padi yakni: A (Inpari 30), B (Inpari 32), C (Inpari 33), D (IPB 3S) dan E (IPB 4S). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap unit percobaanterdiri dari 5 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi: tinggi tanaman, jumlah anakan, persentase anakan produktif, panjang malai, bobot 1000 butir, jumlah gabah per malai, persentase gabah bernas per malai, jumlah biji total per rumpun, berat gabah per petakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan dan produksinya yang ditanam tidak optimal dibandingkan dengan deskripsinya yang disebabkan oleh faktor genetik dan factor lingkungan. Kendala yang dihadapi saat melakukan penelitian yaitu serangan hama tikus yang mengakibatkan 3 varietas padi tidak dapat dipanen. Kata kunci: adaptasi, padi, pertumbuhan, produksi, sawah tadah hujan, varietas unggul baru.
RESPON PADI LOKAL KABUPATEN KETAPANG TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN PADA FASE PERKECAMBAHAN SAWITRI, IBNI; PALUPI, TANTRI; RULIYANSYAH, AGUS
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17951

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia. Terdapat 4 varietas padi lokal di Kabupaten Ketapang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon padi lokal Kabupaten Ketapang terhadap cekaman kekeringan pada fase perkecambahan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan parameter pengamatan daya berkecambah (%), indeks vigor (%), kecepatan tumbuh (%/etmal), panjang akar (cm), panjang plumula (cm) dan berat kering kecambah normal (g). Polyethylen glycol (PEG) 6000 20% digunakan untuk simulasi cekaman kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon terhadap cekaman kekeringan hanya pada panjang akar, dengan rerata panjang akar hanya berkisar 0,2 cm (varietas lokal) sampai 1,4 cm (varietas nasional).
Karaktersisasi Morfologi Beberapa Padi Lokal Di Kabupaten Kubu Raya SUSANTI, TIWI; Palupi, Tantri; Asnawati, -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ciri atau karakter morfologi beberapa padi lokal Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan motode deskriptif kualitatif. Terdapat 5 jenis padi local yaitu padi Jarum Mas, padi Siam, padi Selutut, padi Ketumbar, padi Hitam. Setiap jenis tanaman padi lokal diulang sebanyak 3 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 9 sampel yang diamati pada setiap variable pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Karakter Morfologi padi lokal Kubu Raya yang memiliki banyak kemiripan yaitu padi lokal Jarum Mas, Siam, dan Ketumbar. Kemiripan sifat tersebut dapat dilihat pada beberapa karakter morfologi seperti tinggi bibit, panjang daun, lebar daun, permukaan daun, sudut daun bendera, warna leher daun, warna pelepah daun, bentuk lidah, sudut batang, umur berbunga, tipe malai, keluarnya malai, tinggi tanaman, umur tanaman, anakan produktif dan gabah/malai. Padi lokal Selutut dan Hitam memiliki kemiripan karakter paling sedikit dengan padi lokal Jarum Mas, Siam, dan Ketumbar.Karakter tersebutmeliputi tinggi bibit, lebar daun, waktu berbunga, warna ujung gabah, tinggi tanaman, umur tanaman, jumlah gabah/malai, dan bobot 100 butir. Kata Kunci: karakterisasi, morfologi, padi lokal, Kubu Raya
Identifikasi Karakter Morfologi Fase Generatif Padi Beras Hitam Senakin Dan Beliah Di Tanah Sawah faizal, muhammad; palupi, tantri; rianto, fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20647

Abstract

Karakter morfologi padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah sangat diperlukan. Selain memberi identitas, mengumpulkan sifat-sifat unggul yang terdapat pada padi lokal beras hitam dapat dimanfaatkan sebagai program perbaikan varietas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakter morfologi fase generatif padi lokal beras hitam varietas Senakin danBeliah yang ditanam di tanah sawah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak selama 67 hari,mulai 14 November 2016 sampai dengan 19 Januari 2017.Penelitian menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 2 (dua) perlakuan varietas, Senakin dan Beliah. Setiap perlakuan diulang 8 (delapan) kali, dan setiap ulangan terdiri dari 6 (enam) sampel tanaman. Variabel pengamatan ini adalah waktu berbunga, warna ujung gabah, ekor/bulu ujung gabah, keluarnya malai, tipe malai, tinggi tanaman, umur tanaman, jumlah malai per rumpun, persentase anakan produktif, jumlah gabah per malai, bobot 1000 butir, warna kulit ari berasdan pengamatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakter morfologi dari kedua varietas padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah ini memiliki kesamaan pada waktu berbunga, warna ujung gabah berwarna putih, ekor/bulu ujung gabah tergolong indica, tipe malai antara kompak dan sedang, tinggi tanaman, umur tanaman,persentase anakan produktif, dan jumlah gabah per malai. Karakter yang berbeda kedua varietas adalah keluarnya malai, jumlah malai per rumpun, bobot 1000 butir dan warna kulit ari beras. Kata kunci: Identifikasi karakter, fase generatif, padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah
VEGETATIVE PHASE CHARACTERISTIC OF TABAH VARIETY OF BLACK RICE GROWN IN RED-YELLOW PODSOLIC SOIL COMBINE WITH ORGANIC MATERIALS YUNIARTI, RAHMA; Wasi'an, Wasi'an; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20743

Abstract

The rice plant (Oryza sativa L.) is a rice-producing crop which is very important for the people of Indonesia, because most of the Indonesian population consuming rice as main food. Black rice contain a higher iron than white and brown rice. Black rice could increased body resistance to disease, improves liver cell damage, prevents kidney dysfunction, prevents cancer, slows aging, as antioxidants, cleans cholesterol in the blood and prevents anemia. The objective of this research was to obtain information on vegetative stage characteristics of black rice which treated with organic material on Red-Yellow Podsolic (RYP) soil. It also to understand the effect of organic material addition to the phenotypic phenotype phases of vegetative rice of black rice of Tabah variety. This study used a Completly Randomized Design (CRD) consisting of 6 levels i.e A = 0% (without inorganic), B = 100% cow compost, C = 75% cow compost + 25% Chicken manure, D = 50% cow compost + 50% Chicken manure, E = 25% cow compost + 75% chicken manure, F = 100% chicken manure. Each treatment consisted of 4 replications and each replication consisted of 4 samples. The study was conducted in experimental garden of Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. This research obtained 13 character of Vegetative phases of black rice of Tabah. Qualititative characters of black rice at vegetative phase of of Tabah rice was not signivicantly different in all treatments. Various combinations of organic materials significantly affect the high character of seedlings, vegetative phase height, leaf length, leaf width and angle rods in black rice Stout.
Co-Authors ., Darusalam ., nortin AGROTEKNOLOGI 2014, CHANDRA agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Sirojul Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si, Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si Akhmad Fuadi Alviah, Fajri Ambarwanti, Cahreta AMRAN ISMADI,M.P, AMRAN ISMADI Anjas Anjas, Anjas Aprizkiyandari, Siti ARI KURNIAWAN Arini, Wilhelmina Aris Setiawan Ashari, Asri Mulya Asiang, Asiang Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati, - Astina Astina, Astina Aynun Syahira baehaqi, eko Bahtiar Bahtiar Basuni, Basuni Bintoro Bagus Purmono Cornelius Gery, Cornelius Darusalam, Darusalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam, Darussalam Delviandra, Alfianus Dendri, Dendri Dewi, Jeananda Kusuma Dini Anggorowati Dini Anggorowati Dini Anggorowati DIVANI, FRANSISKUS Dr,Ir.H.Wasi'an,MS, Wasian Wasian Dwi Suprapti Sari Dwi Zulfita DWI ZULFITA Elly Mustamir Elsa Nurhanian Eni Handayani Eny Widajati Ety Herawati Fadjar Rianto FADJAR RIYANTO FADJAR RIYANTO Faramedina Putri Pratiwi FRANKY PANGARIBUAN Gase, Kosmas Ladora Gustian Gustian HALOMOAN NABABAN, ANDRE WINASCO Harum, Dwi Asih Sekar HEARNES Hidayat Ikawati, Ratna Intan Permatasari Ir.Rini Susana,M.Sc, Ir.Rini Susana,M.Sc Irpansyah, Irpansyah Iwan Sasli JOKO, JANG Jonatan Pautina Deselia juwita, katarina Karismando, Kingkun Kukuh Hernowo Kurniawan, Yohanes Jordy Lande, Fresh Leo, Yosep Lesmana, Muh Duwi Lina Lina Lumban Gaol, Modesta Roma Mutiara Lushfieka, Diah Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Mariono, Dominikus Dino Martina Martina Masangge, Yelsi Maulidi Maulidi Messyana Messyana Muhammad Faizal Muhammad Machmud Muhammad Machmud MUHAMMAD MACHMUD nelis, kornelia Nisa, Yaumin Novita, Devie Nugraha Banu Safitri Nugroho, Muhammad Fikri Nur Fatimah Nurbaiti R, Nurbaiti Nurhayati Nurhayati Nurjani NURKHAMDANI, RESTU Palari, Deo Pangaribuan, Franky Pipit Prihatini Pitri Jannah Pradana, Gusti Fitrah Prayogi Prayogi prihatini, reni Purba, Yohanda Samuel Purwaningsih - Purwaningsih Purwaningsih Rahmat Rahmat Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadania Ramadania, Ramadania Ramanda, Rika Fitry rianto, fajar Ridwan, Ridwan Rini Susana Riris, Riris Rita Kurnia Apindiati Riten, Arif Rahman Rossalinda, Berliana Safara Safara, Safara Sahwaldi, Sahwaldi Saputra, Dimas Mulia Sari, Rizqi Norma Satrias Ilyas Satriyas Ilyas SATRIYAS ILYAS SATRIYAS ILYAS SAWITRI, IBNI sholeha, sholeha Sianturi, Tota Selvia Simbolon, Marini Siregar, Helda Esteria Octaviani Hosiana Siti Aprizkiyandari, Nurul Qomariyah, Shantika Martha, Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Nur Rahma Sodiqin, Sodiqin SRI RAHAYU Sukriyadi, Sukriyadi Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syafiuddin, Wasi'an syafiudin, Wasian TAPANG, VENLIANUS Tariyanti Tariyanti Tiwi Susanti tomi, marianus tri norhayanti, tri TRIS HARIS RAMADHAN Turu, Selfiandri Bero Wasi'an Wasi'an Wasi'an WASI'AN, WASI'AN Wasi'an, Wasi'an Wasi'an WASIAN Wasian - wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an Wiguna, Ade Sagita WIREN, WIREN yanto, meggi Yulius Heli, Yulius Yuniarti Yuniarti Yuniarti, Fitria YUNIARTI, RAHMA