Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PACLOBUTRAZOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SORGUM PADA TANAH GAMBUT DI KALIMANTAN BARAT Turu, Selfiandri Bero; Palupi, Tantri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4347

Abstract

Sorghum is a cereal crop that can grow in hot and dry climates. Sorghum plants have varying stem heights depending on the variety. The growth of plant height can be inhibited by engineering by administering growth inhibitors (retardants). The growth inhibitor that is often used is paclobutrazol. The aim of this research is to obtain the best concentration of paclobutrazol that can inhibit growth, but can increase the yield of sorghum plants in peat soil. This research was carried out in Pontianak City, with a research duration of approximately 4 months starting from March to June 2023. This research used a Randomized Group Design consisting of 5 treatment levels, namely; s1 = 0 ppm (without paclobutrazol), s2 = 300 ppm, s3 = 600 ppm, s4 = 900 ppm, s5 = 1200 ppm. The variables observed in this study were plant height, stem diameter, leaf area, plant dry weight, root volume, panicle length, number of seeds per panicle, dry weight of seeds per panicle, seed weight per plot, and dry weight of 1000 seeds. The results of the research showed that giving paclobutrazol at a concentration of 1200 ppm was the best in inhibiting growth in terms of leaf area, plant dry weight and root volume parameters, but was not able to increase the yield of sorghum plants on peat soil. Keywords:  paclobutrazol, peat, sorghum INTISARISorgum merupakan tanaman serealia yang dapat tumbuh di daerah yang beriklim panas dan kering. Tanaman sorgum memiliki tinggi batang yang bervariasi tergantung dari varietasnya. Pertumbuhan tinggi tanaman dapat dihambat dengan dilakukannya rekayasa melalui pemberian zat penghambat tumbuh (retardant). Zat penghambat tumbuh yang sering digunakan adalah paclobutrazol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi paclobutrazol terbaik yang dapat menghambat pertumbuhan, namun dapat meningkatkan hasil tanaman sorgum di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pontianak, dengan lama penelitian kurang lebih 4 bulan dimulai pada bulan Maret sampai Juni 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok  yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu; s1 = 0 ppm (tanpa paclobutrazol), s2 = 300 ppm, s3 = 600 ppm, s4 = 900 ppm, s5 = 1200 ppm. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, berat kering tanaman, volume akar, panjang malai, jumlah biji per malai, berat kering biji per malai, berat biji per petak, dan berat kering 1000 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian paclobutrazol dengan kosentrasi 1200 ppm terbaik dalam menghambat pertumbuhan dilihat dari parameter luas daun, berat kering tanaman, dan volume akar, namun belum dapat meningkatkan hasil tanaman sorgum pada tanah gambut.Kata kunci : gambut,  paclobutrazol, sorgum
APLIKASI PUPUK N, P, K DAN KONSORSIUM MIKROBA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI INPARI ARUMBA DI TANAH ALUVIAL Novita, Devie; Anggorowati, Dini; Palupi, Tantri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4705

Abstract

Arumba Inpari is a superior rice variety highly sought after by the community due to its red- colored rice with high nutritional content in the form of phenolic compounds, serving as antioxidants that help counteract free radicals and prevent diseases in the human body. Microbial consortium is an organic fertilizer containing superior microorganisms (Azotobacter sp., Azospirillum sp., Bacillus sp., Pseudomonas sp., and Chytopaga sp.) that enhance soil fertility more effectively than single strains. This study aims to determine the optimal dosage of N, P, K fertilizers when applied in conjunction with a microbial consortium at a concentration of 40 ml/L water. This research was conducted in the Agricultural Land of Jalan Sepakat 2 Ujung, Bansir Darat, Southeast Pontianak, starting from August to December 2023. The study utilized a Completely Randomized Design consisting of 6 treatment levels of N, P, K fertilizers (%) and microbial consortium (ml/L); m0 = (100 + 0), m1 = (100 + 40), m2 = (75+ 40), m3 = (50 + 40), m4 = (25 + 40), and m5 = (0 + 40). The variables observed in this study consist of plant height, total number of tillers, root volume, plant dry weight, panicle length, total productive tillers, number of filled grains per panicle, 1000-grain weight, and grain weight per hill. The research results indicate that reducing the dosage of N, P, and K fertilizers starting from a 25% level can decrease plant growth. However, reducing the dosage of N, P, and K from 50% to 75%, accompanied by the application of a microbial consortium, yields similar results to the application of 100% N, P, and K with respect to the crop yield variables in rice plants.
PENGARUH KOMBINASI ASAM HUMAT DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL Kurniawan, Yohanes Jordy; Surachman, Surachman; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.86527

Abstract

Prospek budidaya bawang merah cukup baik karena memiliki nilai ekonomis yang baik dan mengingat fungsinya sebagai bumbu penyedap masakan yang digunakan sehari-hari membuat bawang merah menjadi salah satu komoditas pokok pertanian yang perlu diperhatikan agar kebutuhan konsumsi bawang merah nasional dapat tercukupi. Tanah Aluvial yang digunakan sebagai media tanam dihadapkan pada berbagai kendala yaitu berupa sifat fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Peningkatan produksi tanaman bawang merah di tanah aluvial dapat ditingkatkan melalui kegiatan intensifikasi. Upaya intensifikasi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara pemberian pupuk yang dikombinasikan yaitu pupuk organik asam humat dan pupuk anorganik NPK. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik dari kombinasi asam humat dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Jl. Sungai Raya Dalam, dimulai dari bulan November 2023 sampai Januari 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan pertama yaitu, AH 6 kg/ha + NPK 125 kg/ha, AH 5 kg/ha + NPK 150 kg/ha, AH 4 kg/ha + NPK 175 kg/ha, AH 3 kg/ha + NPK 200 kg/ha, AH 2 kg /ha + NPK 225 kg/ha, AH 1 kg/ha + NPK 250 kg/ha, dan Tanpa AH + NPK 275 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kombinasi asam humat dan NPK mempunyai pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Dosis asam humat sebanyak 6 kg/ha dan NPK 125 kg/ha merupakan dosis efektif yang dapat digunakan dalam budidaya bawang merah pada tanah aluvial.
PEMATAHAN DORMANSI BENIH KOPI LIBERIKA MENGGUNAKAN BERBAGAI KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN KNO3 Lushfieka, Diah; Palupi, Tantri; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.86467

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan dalam sub sektor perkebunan yang memiliki nilai pasar yang cukup tinggi baik di dalam ataupun di luar negeri dan juga memiliki kontribusi yang cukup nyata di dalam perekonomian Indonesia. Benih kopi memiliki masa dormansi yang relatif lama yaitu 5-8 minggu untuk muncul kecambah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi dan lama perendaman KNO3 yang terbaik terhadap pematahan dormansi benih kopi liberika. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pontianak, sejak 8 Februari sampai 7 Mei 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yaitu konsentrasi dan lama perendaman, serta setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Perlakuan yang dimaksud terdiri dari : konsentrasi KNO3 0% selama 12 jam, konsentrasi KNO3 0% selama 24 jam, konsentrasi KNO3 0,5% selama 12 jam, konsentrasi KNO3 0,5% selama 24 jam, konsentrasi KNO3 1% selama 12 jam, konsentrasi KNO3 1% selama 24 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini terdiri atas indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang hipokotil, panjang akar, dan berat kering kecambah normal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua interaksi perlakuan yang sama baiknya yaitu konsentrasi KNO3 0,5% dengan lama perendaman 24 jam dan konsentrasi KNO3 1% dengan lama perendaman 12 jam karena menghasilkan ratarata yang tinggi untuk variabel pengamatan indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, dan panjang hipokotil.
KARAKTERISASI PADI BERAS HITAM BELIAH ASAL KABUPATEN BENGKAYANG KALIMANTAN BARAT PADA LAHAN SAWAH PASANG SURUT Palupi, Tantri; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Asnawati, Asnawati; Aprizkiyandari, Siti
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 2 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Mei 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i2.6280

Abstract

Beras hitam merupakan salah satu jenis beras yang mulai populer di masyarakat, yang dikonsumsi sebagai pangan fungsional karena bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu cara melestarikan plasma nuthfah padi beras hitam yaitu dengan memberikan identitas, dengan harapan agar masyarakat lebih mengenal padi ini sehingga terbiasa dengan keberadaan plasma nuthfah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakter morfologi dan agronomi padi beras hitam Beliah asal kabupaten Bengkayang yang ditanam di lahan sawah pasang surut. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat selama kurang lebih delapan bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan cara membenamkan bagian akar padi pada media tanam, dengan 1 bibit/lobang, jarak tanam 25 x 25 cm. Jumlah tanaman yang diamati terdiri dari 100 sampel. Adapun komponen yang diamati dalam penelitian ini adalah karakter morfologi dan agronomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padi beras hitam Beliah memiliki karakter sudut batang sedang, diameter 8,3 mm, dengan warna bergaris ungu; bentuk lidah 2-cleft, lidah daun panjang, warna lidah-leher-telinga adalah ungu, permukaan daun sedang, sudut daun dan daun bendera tegak, panjang dan lebar daun sedang; panjang malai dan jumlah gabah/malai sedang, tipe malai antara kompak dan sedang; warna ujung gabah ungu, berbiji panjang, lebar biji 1,9 mm, dan bobot 1000 butir 23,22 g; kemampuan beranak sedang, ketegaran batang kuat, tinggi tanaman pendek, kerontokan agak mudah, fertilitas gabah fertil, dan umur tanaman sangat panjang. Padi beras hitam Beliah berpotensi untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber plasma nutfah di Kalimantan Barat.
Penggunaan Hormon Tumbuh Alami dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao Ramanda, Rika Fitry; Palupi, Tantri; Rianto, Fadjar
J-Plantasimbiosa Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jplantasimbiosa.v6i2.3781

Abstract

Cocoa seeds are recalcitrant seeds, namely seeds that cannot tolerate drying, and are sensitive to low temperatures and humidity. Naturally, cocoa seeds do not have dormancy, have low shelf life and are sensitive to changes in the storage environment. Therefore, proper handling is required after the seeds arrive at their shipping destination (after the seeds have been stored during shipping). Among them is by providing growth regulator (ZPT) treatment, so that seed vigor can be maintained. Cocoa plants can grow well if planted in media with a composition of organic materials and nutrients needed by the plants. This research aims to look at the interaction of natural growth hormones and planting media on cocoa seeds which experience a decrease in quality on the growth of cocoa seedlings. This research used a split plot design with a RAL pattern consisting of a main plot which was a combination of planting media and sub plots which were natural growth hormones, each treatment was repeated 3 times. Each experimental unit consisted of 3 seed samples, so that 90 seeds were obtained. The research results showed that there was no interaction between the use of natural growth hormones and the composition of the planting medium on the parameters of seed water content, vigor index, germination power, growth speed, seed height, number of leaves, leaf area and root volume, as well as seed dry weight. The best hormonal treatment for the parameters of leaf area, root volume and dry weight of seedlings is a hormone from tomato extract. The best planting media composition is alluvial topsoil + chicken manure + husk charcoal (1 : 1 : 1).
INVIGORASI BENIH PADI MENGGUNAKAN MIKROBA FUNGSIONAL Ety Herawati; Fadjar Rianto; Tantri Palupi
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i2.4935

Abstract

Penggunaan benih bermutu rendah dengan viabilitas dan vigor yang rendah akan menghasilkan produktivitas yang rendah. Untuk benih yang sudah mengalami kemunduran perlu dilakukan peningkatan vigor benih. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang mengalami penurunan kualitas melalui perlakuan hidrasi dengan cara direndam di dalam larutan mikroba fungsional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2019 di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dan UPT PSB Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan empat ulangan. Faktor yang diuji adalah perlakuan perendaman benih dalam larutan mikroba fungsional yang terdiri dari 12 perlakuan, dengan daya kecambah benih: 93% (kontrol tanpa isolat), 93% + 4A isolat, 75 % (kontrol tanpa isolat), 75% + isolat WH24, 75% + isolat WH31C, 75% + 4A isolat, 75% + IAA, 63% (kontrol tanpa isolat), 63% + isolat WH24, 63% + isolat WH31C, 63% + 4A isolat, dan 63% + IAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan invigorasi menggunakan larutan mikroba fungsional mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran (daya berkecambah 75%), dan bahkan dapat menyamai viabilitas dan vigor benih bermutu dengan daya berkecambah 93%. Perendaman dalam larutan isolat 4A pada benih padi dengan daya berkecambah 75% adalah perlakuan terbaik dalam meningkatkan indek vigor dengan nilai yang lebih tinggi yaitu 81,5%, dibandingkan dengan benih kontrol 93% yaitu sebesar 65,5%.
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN AIR KELAPA TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN TOMAT DALAM MENGATASI CEKAMAN SALINITAS Siti Nur Rahma; Tantri Palupi; Wasi'an Wasi'an
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i2.7814

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh berbagai konsentrasi dan lama perendaman air kelapa muda terhadap perkecambahan dan pertumbuhan tomat di cekaman salin serta mengukur tingkat toleransinya terhadap garam. Penelitian dilaksanakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat sejak Februari hingga Maret 2023. Penelitian terdiri dari 2 fase yaitu fase perkecambahan dan pertumbuhan awal. Fase perkecambahan menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang diulang 4 kali terdiri atas 2 faktor yaitu konsentrasi (0, 30, dan 60%) dan lama perendaman (1, 2 dan 3 jam). Fase pertumbuhan awal menggunakan metode eksperimen dengan pola Split Block yang diulang sebanyak 3 kali. Anak petak berupa konsentrasi kelapa muda + lama perendaman (0% + 1 jam dan 30% + 3 jam) dan kadar garam (0, 4, dan 6 dS/m) sebagai petak utama. Hasil penelitian pada fase perkecambahan maupun pertumbuhan awal didapatkan pemberian air kelapa dengan konsentrasi 30% + perendaman selama 3 jam memberikan respon terbaik terhadap indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang plumula, jumlah daun pada 3 minggu setelah tanam, dan panjang akar. Pemberian air kelapa dengan konsentrasi 30% + perendaman selama 3 jam mampu meningkatkan ketahanan tanaman tomat dilihat dari respon panjang akar yang sama hasilnya pada kadar garam 6 dS/m dan tanpa cekaman garam (0 dS/m). Kadar garam 6 dS/m memberikan pertumbuhan paling rendah pada semua variabel pengamatan.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI INPARI IR NUTRI ZINC TERHADAP KOMPOSISI PUPUK UREA DAN PUPUK HIJAU PADA TANAH ALUVIAL Aynun Syahira; Tantri Palupi; Dini Anggorowati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4700

Abstract

high Zn content than other varieties. The research objective was to determine the best dose of urea fertiliser composited with green manure on the growth and yield of Inpari IR Nutri Zinc rice on alluvial soil. The research was conducted at Jalan Sepakat 2, Pontianak from August to December 2023. This study used a completely randomised design consisting of 1 factor. The factor tested was the application of urea fertiliser with green manure composition. consists of 5 treatment levels: (A) 100 kg/ha urea and 500 kg/ha green manure, (B) 150 kg/ha urea and 450 kg/ha green manure, (C) 200 kg/ha urea and 400 kg/ha green manure, (D) 250 kg/ha urea and 350 kg/ha green manure, and (E) 300 kg/ha urea, with 5 replications. The observed variables were: plant height, number of tillers, number of productive tillers, leaf blade colour index, plant dry weight, panicle length, number of filled grains per panicle, number of empty grains per panicle, number of panicles per clump, 1000 seed weight, grain weight per clump, and grain loss per panicle. The results showed that the composition of the doses of urea and green manure 250 and 350 kg/ha can streamline the use of urea fertiliser by 17% equivalent to 50 kg/ha in producing growth and yield of Inpari IR Nutri Zinc rice plants on alluvial soils.
Penyuluhan Perlakuan Benih Sebelum Tanam pada GAPOKTAN Sido Makmur Desa Kuala Dua Kubu Raya Anggorowati, Dini; Palupi, Tantri; Ashari, Asri Mulya; Aprizkiyandari, Siti
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17108

Abstract

Desa Kuala Dua merupakan salah satu desa yang mendapat perhatian sebagai daerah pengembangan padi di Kalimantan Barat. Akan tetapi sampai saat ini belum dapat meningkatkan kemampuan petani dalam menjalankan sistem usahataninya. Berdasarkan survey pendahuluan pada gabungan kelompok tani Merak Mandiri, produktivitas padi di daerah ini masih dibawah 3 ton ha-1. Rendahnya produktivitas padi diduga karena cara budidaya yang belum maksimal. Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu dilakukan upaya peningkatan produktivitas padi, antara lain dengan memperbaiki cara budidaya dimulai sejak perlakuan benih sebelum tanam. Dengan melakukan perlakuan benih secara khusus sebelum tanam akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman padi di Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya. Lokasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini akan dilaksanakan di Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya. Upaya peningkatan produktivitas padi di Desa Kuala Dua, antara lain dengan memperbaiki cara budidayanya. Selain perbaikan cara budidaya, petani padi di Desa Kuala Dua juga didorong untuk melakukan perlakuan benih sebelum semai/tanam. Dengan melakukan perlakuan benih sebelum tanam akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berupa penyuluhan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi awal, memberikan penyuluhan tentang perlakuan benih sebelum tanam yang diberikan oleh TIM PKM, dan pada akhir kegiatan dilakukan diskusi dengan peserta penyuluhan. Hasil dari kegiatan PKM ini telah membuka cakrawala berfikir masyarakat tani di Gapoktan Sido Makmur, terutama tentang kegiatan perlakuan benih sebelum semai/tanam sebanyak 80%. Mereka kini telah dapat melakukan perlakuan benih sebelum semai/tanam sendiri dan merasakan manfaatnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi yang mereka usahakan
Co-Authors Ade Sagita Wiguna agus ruliyansyah AGUS RULIYANSYAH agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Sirojul Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si Ahmad Mulyadi, S. Si, M. Si Akhmad Fuadi Alfianus Delviandra Alviah, Fajri Ambarwanti, Cahreta AMRAN ISMADI AMRAN ISMADI,M.P ANDRE WINASCO HALOMOAN NABABAN Anjas Anjas, Anjas Aprizkiyandari, Siti ARI KURNIAWAN Ashari, Asri Mulya Asnawati Asnawati ASNAWATI ASNAWATI Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Aynun Syahira Bahtiar bahtiar Bintoro Bagus Purmono CHANDRA AGROTEKNOLOGI 2014 Cornelius Gery Darusalam . darusalam darusalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam Darussalam, Darussalam Dendri, Dendri Deo Palari Dewi, Jeananda Kusuma Dini Anggorowati Dini Anggorowati Dini Anggorowati DINI ANGGOROWATI Dini Anggorowati Dwi Suprapti Sari dwi zulfita Dwi Zulfita Elly Mustamir Elsa Nurhanian Eni Handayani Eny Widajati Ety Herawati Fadjar Rianto FRANSISKUS DIVANI Gustian Gustian Harum, Dwi Asih Sekar Helda Esteria Octaviani Hosiana Siregar Hidayat - IBNI SAWITRI Ikawati, Ratna Intan Permatasari Ir.Rini Susana,M.Sc, Ir.Rini Susana,M.Sc Irpansyah, Irpansyah Iwan Sasli JANG JOKO Kingkun Karismando kornelia nelis Kosmas Ladora Gase Kukuh Hernowo Kurniawan, Yohanes Jordy Lande, Fresh Lina Lina Lushfieka, Diah mardiansyah mardiansyah Marianus Tomi Mariono, Dominikus Dino Martina Martina Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Messyana Messyana Muh Duwi Lesmana Muhammad Faizal Muhammad Machmud Nisa, Yaumin nortin . Novita, Devie Nugraha Banu Safitri Nugroho, Muhammad Fikri Nur Fatimah Nurbaiti R Nurhayati Nurhayati Nurjani Pangaribuan, Franky Pitri Jannah Pradana, Gusti Fitrah Prayogi Prayogi Prihatini, Pipit Purba, Yohanda Samuel Purwaningsih - Purwaningsih Purwaningsih Purwaningsih Purwaningsih RAHMA YUNIARTI Rahmat Rahmat Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadania Ramadania, Ramadania Ramanda, Rika Fitry RESTU NURKHAMDANI Ridwan Ridwan Rini Susana Riris, Riris Rita Kurnia Apindiati Riten, Arif Rahman Rizqi Norma Sari Rossalinda, Berliana Safara Safara, Safara Sahwaldi, Sahwaldi Salsabila, Unik Hanifah Satrias Ilyas SATRIYAS ILYAS Sholeha Sholeha Simbolon, Marini Siti Aprizkiyandari, Nurul Qomariyah, Shantika Martha, Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Nur Rahma Sodiqin Sodiqin Sri Rahayu Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syafiuddin, Wasi'an Tariyanti Tariyanti TIWI SUSANTI tri norhayanti TRIS HARIS RAMADHAN Turu, Selfiandri Bero VENLIANUS TAPANG WASI'AN WASI'AN WASI'AN WASI'AN Wasi'an Wasi'an Wasi'an Wasi'an Wasi'an Wasi'An Wasian - Wasian syafiudin Wasian Wasian Wasian Wasian Dr,Ir.H.Wasi'an,MS Wasi’an, Wasi’an Wilhelmina Arini WIREN WIREN yanto, meggi Yelsi Masangge Yulius Heli Yuniarti Yuniarti Yuniarti, Fitria