Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Determinan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Cakupan Puskesmas Tertinggi dan Terendah di Provinsi Gorontalo Aswin, Nurlila Puspita; Kadir, Sunarto; Karim, Cecy Rahma
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2368

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Provinsi Gorontalo tercatat sebagai daerah dengan presentase terendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah cakupan Puskesmas tertinggi dan terendah. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 201 responden yang terdiri dari 112 di Puskesmas Kota Timur dan 89 di Botupingge, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian di Puskesmas Kota Timur, variabel signifikan yaitu breastfeeding father (p= 0,007), dukungan ibu mertua (p=0,001), kesehatan mental ibu (p=0,001), jenis persalinan (p=0,001), ketertarikan terhadap susu formula (p=0,000), status ibu bekerja (p=0,028), dan budaya pemberian madu (p=0,006) Sedangkan di Puskesmas Botupingge variabel signifikan yaitu breastfeeding father (p=0,044), dukungan ibu mertua (p=0,030), jenis persalinan (p=0,006), dan ketertarikan susu formula (p=0,002). Faktor dominan di Puskesmas Kota Timur yaitu dukungan ibu mertua (OR=6,914; CI95%: 1,708-27,988) sedangkan di Puskesmas Botupingge yaitu breastfeeding father (OR=16,037; CI95%: 1,023-251,375). Pemberian ASI eksklusif di pengaruhi oleh berbagai faktor di wilayah cakupan Puskesmas tertinggi dan terendah.
Efektivitas Pemberian Tablet Zat Besi, Kombinasi Tablet Zat Besi–Kurma, dan Sari Kurma terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur Said, Adiba; Kadir, Sunarto; Kasim, Vivien Novarina A.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2390

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang masih tinggi prevalensinya, terutama pada wanita usia subur (WUS). Penyebab utama anemia adalah defisiensi zat besi akibat asupan gizi yang tidak adekuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian tablet zat besi, tablet zat besi kombinasi kurma dan sari kurma terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur yang mengalami anemia defisiensi besi. Metode penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan rancangan pre-post test with control group design. Sampel penelitian 45 orang wanita usia subur penderita anemia di kota Gorontalo, dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan, yaitu kelompok tablet zat besi, tablet zat besi kombinasi kurma, dan sari kurma. Intervensi diberikan selama 14 hari. Teknik analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan kelompok pemberian kelompok Tablet zat besi: pretest 9,32 g/dL → posttest 10,95 g/dL (=1,63; p=0,000), kombinasi kurma: pretest 9,19 g/dL → posttest 11,61 g/dL (=2,42; p=0,000), dan Sari kurma: pretest 9,72 g/dL → posttest 10,36 g/dL (=0,64; p=0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian tablet zat besi, tablet zat besi kombinasi kurma, dan sari kurma memberikan pengaruh terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur, namun kelompok tablet zat besi kombinasi kurma memberikan peningkatan kadar hemoglobin paling optimal.
Efektivitas Cuka Apel dalam Menurunkan Kadar Gula Darah dan Trigliserida pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Usman, Yunita; Kadir, Sunarto; Suardi, Suardi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2393

Abstract

Peningkatan prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 serta tingginya angka gangguan metabolik seperti hiperglikemia dan hipertrigliseridemia mendorong perlunya intervensi komplementer berbasis evidensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian cuka apel terhadap kadar gula darah dan trigliserida. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment one group pre-posttest dengan memberikan intervensi berupa minuman cuka apel sebanyak 15 ml yang diberikan 2 kali sehari selama 14 Hari pada 16 responden. Hasil Penelitian Setelah mengonsumsi cuka apel, kadar glukosa darah puasa turun dari 217,6 ±63,7 mg/dL sebelum intervensi menjadi 178,6 ±45,0 mg/dL setelah intervensi, dengan nilai p sebesar 0,000 yang menunjukkan perubahan signifikan. Selain itu, kadar trigliserida turun dari 226,2 ±26,3 mg/dL menjadi 210,4 ±15,4 mg/dL setelah pemberian cuka apel, dengan nilai p sebesar 0,008 yang menunjukkan perubahan secara signifikan. Kesimpulan cuka apel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar gula darah dan trigliserida pada orang yang menderita diabetes melitus.
Effectiveness of netboard-based learning management system (LMS) nutrition education on nutritional intake of pregnant women Kadir, Sunarto; Suardi; Indrawati, Lia
Berita Kedokteran Masyarakat Vol 41 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i11.24855

Abstract

Purpose: Analyzing the effect of nutrition education through a Netboard-based Learning Management System (LMS) on the nutritional intake of pregnant women in the working area of the Kota Tengah Community Health Center, Gorontalo Province. Methods: This study employed a quasi‑experimental design with pre‑test and post‑test measures. This study was conducted with two groups: an experimental group that received nutrition education through a Netboard-based LMS, and a control group that received education through conventional methods. The sample consisted of 40 second‑trimester pregnant women in the catchment area of the Kota Tengah Community Health Center, assigned to the experimental group (n=20) and the control group (n=20). Data were collected using a 3 × 24‑hour food recall form that covered indicators of macronutrient and micronutrient intake, as well as dietary patterns. The data were analyzed using an Independent Samples t‑test. Results: The results showed that Netboard‑based LMS nutrition education had a significant effect on pregnant women's dietary intake. The analysis yielded a significance value of 0.000 (< 0.05), with the experimental group demonstrating higher mean scores than the control group. Conclusion: Netboard-based LMS nutrition education effectively enhances the nutritional intake of pregnant women. Notably, 95% of participants in the experimental group achieved a 'good' intake classification post-intervention, compared to only 5% in the control group. This suggests that the digital platform is a promising tool for nutrition education in maternal health settings.
Potential Of Purebred Chicken Egg Shell Waste As Liquid Organic Fertilizer To Promote The Growth Of Tomato Plants (Lycopersicum esculentum Mill) Shalsa Y. Abudrahman; Sunarto Kadir; Moh. Rivai Nakoe
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.10049

Abstract

Eggshell waste is a type of organic waste produced from egg consumption activities, both in households and the food industry. Liquid Organic Fertilizer from eggshell waste has a real effect on the increase in plant height and many leaves in tomato plants. The formulation of the problem in this study is whether the use of eggshell waste is an alternative to increase the growth of tomato plants and whether there is the most effective concentration on the growth of tomato plants. This study aims to analyze the effectiveness of the use of eggshell waste as liquid organic fertilizer in increasing the growth of tomato plants (Lycopersicum esculentum Mill). The type of research is a true experiment using a Complete Random Design (RAL) with four treatments and five replications. The research sample was 20 tomato plant seedlings sown for 21 days. The data was analyzed using the One Way Anova test with an error rate (?) = 0.05 and continued with Tukey's follow-up test. The results showed that the application of liquid organic fertilizer from eggshell waste for six weeks at the high parameters of plants with concentrations of 0 ml (92.40), 50 ml (96.40), 100 ml (110.20) and 150 ml (119.20) with a value of sig. <0.05 and on the parameters of many leaves with concentrations of 0 ml (264.60), 50 ml (270.80), 100 ml (391.60) and 150 ml (406.60) with sig values. <0.05. The results of Tukey's follow-up test obtained that the most effective concentration was 150 ml (P= >0.05). Liquid organic fertilizer from eggshell waste exerts a significant influence on the growth of tomato plants. It is expected for future researchers to use variable variations.
Edukasi MP-ASI Pangan Lokal untuk Pencegahan Gizi Kurang di Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone Hadju, Vidya Avianti; Kadir, Sunarto; Aulia, Ulfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.36699

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita, khususnya wasting, masih menjadi isu kesehatan masyarakat karena berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan balita. Kondisi ini berkaitan erat dengan praktik pemberian makan yang belum memadai, khususnya kualitas dan ketepatan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemberian MP-ASI berbasis pangan lokal sebagai upaya pencegahan gizi kurang. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone melalui pendekatan edukatif berupa penyuluhan gizi seimbang dan MP-ASI berkualitas dengan media leaflet dan pemberian contoh makanan selingan berbahan pangan lokal. Sasaran kegiatan adalah 20 ibu balita yang dipilih karena perannya dalam pengambilan keputusan terkait pemilihan dan pengolahan makanan keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta dengan analisis data secara deskriptif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan ibu setelah kegiatan edukasi, dari 66,5 ± 24,76 pada pre-test menjadi 77 ± 20,79 pada post-test. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi yang terarah dan kontekstual efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait pemberian MP-ASI berbasis pangan lokal. Kesimpulannya, edukasi gizi kepada ibu balita merupakan pendekatan yang relevan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak setelah masa ASI eksklusif. Disarankan agar kegiatan edukasi MP-ASI berbasis pangan lokal dilaksanakan secara berkesinambungan dan terintegrasi dengan kegiatan posyandu guna memperkuat praktik pemberian makan balita di tingkat rumah tangga.
Pengaruh Edukasi Gizi Pengaruh Edukasi Gizi Audio Visual Terhadap Pengetahuan Gizi dan Persepsi Body Image Siswa SMPN 1 Tilango: Studi Quasi-Eksperimen Pretest–Posttest dengan Kelompok Kontrol Farlin Usman; Sunarto Kadir; Yoyanda Bait
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52512

Abstract

Nutrition education plays a crucial role in improving adolescent nutritional literacy and helping them develop healthier eating patterns. Audio-visual media is considered more effective than traditional methods because it presents information visually and audibly, making the material easier to understand and remember, including in shaping perceptions of body image. This study aimed to measure the effect of audio-visual-based nutrition education on nutritional knowledge and body image perceptions of students at SMP Negeri 1 Tilango. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental pretest-posttest and control group design. A total of 60 students were divided into two groups: the intervention group with audio-visual media and the control group with leaflets. Analysis was performed using the Wilcoxon Signed-Rank Test, Paired Sample T-Test, and Mann-Whitney test. The results showed a significant improvement in the audio-visual group, with average nutritional knowledge increasing from 65.3 to 85.7 (p=0.001) and body image perception from 58.4 to 80.2 (p=0.002). The leaflet group also experienced a smaller increase in knowledge, from 64.9 to 75.1 and body image perception from 57.9 to 68.3 (p<0.05). A comparison of the two groups indicated that audiovisual media was more effective in improving nutrition knowledge (p=0.01) and body image perception (p=0.03). This study confirms that audiovisual media is a more engaging and easily understood educational tool, making it suitable for use by schools and health professionals to improve nutrition understanding and body image perception in adolescents. Keywords: Nutrition Education, Audiovisual Media, Nutrition Knowledge, Perception, Body Image
Implementasi Dots Sebagai Determinan Utama Kepatuhan Pengobatan Fase Intensif Pasien Tbc Ervan Djafar; Margaretha Solang; Vivien Novarina Kasim; Teti Sutriyati Tuloli; Cecy Rahma Karim; Sunarto Kadir
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53634

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi beban kesehatan masyarakat terutama di negara dengan insidensi tinggi seperti Indonesia. Strategi Directly Observed Treatment Short-course (DOTS) yang direkomendasikan WHO berperan penting dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan, namun kepatuhan selama fase intensif masih menjadi tantangan. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan implementasi strategi DOTS dengan kepatuhan minum obat anti-TB pada fase intensif pada pasien TBC paru di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 75 responden diperoleh melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara seluruh komponen DOTS dengan kepatuhan: komitmen pemerintah (p=0.006), pemeriksaan mikroskopis (p=0.003), pengawasan minum obat (p=0.000), ketersediaan obat (p=0.002), serta sistem pencatatan dan pelaporan (p=0.004). Faktor yang paling dominan adalah pengawasan minum obat, dengan p-value 0,001 dan OR = 0,133 (CI: 0.039 – 0.459). Implementasi DOTS sangat berhubungan dengan kepatuhan minum obat fase intensif. Penguatan peran pengawas minum obat, ketersediaan obat, dan sistem pelaporan diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Puasa antara Peserta Prolanis dan Non-Prolanis pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Fachriany, Chindy; Kadir, Sunarto; Tuloli, Teti Sutriyati
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2425

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan pertumbuhan tercepat secara global dan menjadi tantangan besar bagi pelayanan kesehatan primer. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) diharapkan berkontribusi pada pengendalian glukosa darah melalui pendekatan edukasi, pemantauan, dan manajemen berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kadar gula darah puasa (GDP) antara pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang mengikuti Prolanis dan yang tidak mengikuti program tersebut di Puskesmas Ilangata. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 118 responden, terdiri atas 59 peserta Prolanis dan 59 non-Prolanis. Pemeriksaan GDP dilakukan setelah minimal delapan jam puasa. Data dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar GDP antara kelompok Prolanis dan non-Prolanis (p < 0,001), dengan median GDP peserta Prolanis lebih rendah dibandingkan kelompok non-Prolanis. Temuan ini mengindikasikan bahwa keikutsertaan dalam Prolanis berpotensi berperan dalam pengendalian glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2.
Hubungan Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Kabupaten Pohuwato, Indonesia Lasalutu, Astuti; Kadir, Sunarto; Kasim, Vivien Novarina A.
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2453

Abstract

Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki risiko lebih tinggi terhadap kematian neonatal serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada masa kanak-kanak dibandingkan bayi dengan berat lahir normal. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam kejadian BBLR adalah kondisi kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil, yang dapat diperberat oleh adanya penyakit infeksi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kekurangan energi kronik pada ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 72 ibu melahirkan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kondisi KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR, di mana keberadaan penyakit infeksi pada ibu hamil dengan KEK memiliki peluang lebih besar terhadap kejadian BBLR (OR = 5,11). Temuan ini menunjukkan bahwa penyakit infeksi pada ibu hamil dengan KEK merupakan faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Pohuwato. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan KEK serta penyakit infeksi selama kehamilan perlu menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan ibu guna menurunkan risiko kejadian BBLR.
Co-Authors Agusrianto Yusuf Ahmad I. Mohune Aisa Melinda Amalia, Safira Aprilita Putri Salsabila Arikalang, Mutya Rahmawaty Arpin Arwati, Niluh Aswin, Nurlila Puspita Aulia, Ulfa Ayu Rofia Nurfadillah Cecy Rahma Karim Chairunnisah J Lamangantjo Dakio, Ferawati Dehi, Regita Della Fatimi Modeong Djafar, Iswanto Dwi Juliani Mertosono Ekawaty Prasetya Ervan Djafar Fachriany, Chindy Faradilla Valencia Sinandaka Farlin Usman Fatlun Indriani Adam Ginoga, Febriyanti Hadju , Vidya Avianti Inang Musa Indrawati, Lia Irwan Irwan Irwan irwan Irwan Irwan Ismail, Nurhavia Ismiaty Abdullah Kadir, Laksmyn Karim, Cecy Rahma Kasim, Vivien N. A Khairunnisa Lamalani Kum, Fahria Laksmyn Kadir Lasalutu, Astuti Lia Amalia Lintje Boekoesoe Lintje Boekoesoe Manaf, Tyas Pratiwi Margaretha Solang Meryati Towapo Mifta Hulzana Yunus Moh. Rivai Nakoe Moh. Rivai Nakoe Mohamad Sarpan Ibrahim Muhammad isman Jusuf Musawir, Sadam Nikmatisni Arsad Nikmawati Palilati Nur Ain Nur Ayini S Lalu Nurdiana Djamaluddin Nuryaningsih Yusup nusi, ilmin Pakaya, Yusnan Paneo, Fuji Dayanti Paneo, Ibrahim Panigoro, Moh Lutfi Pratiwi Hulinggi Putri Julistia Nakoda Ramli, Rahmiyati Ramly Abudi Sadik, Karmila Said, Adiba Saleh, M Sahrul A sartika laiya Sartika Nusi Shalsa Y. Abudrahman Shannaz Dea Puspita Lengkong Siti Nur Ain B. Hamid Sri Manovita Pateda Suardi Suardi Tahir, Nurkemala Suleman Tatu, Muslima S. Teti Sutriyati Tuloli Tiara Monoarfa Tiara Septiana Mohamad Toar, Puput Oktafiani Tomu, Putri Ayu Tri Septian Maksum Ulva Aulia Usman, Yunita Vidya Avianti Hadju Vivien Novarina Kasim Vivien Novarina Kasim Yasin, Sri Rahmawaty Yasir Mokodompis Yoyanda Bait Yunus, Deis Zulfikal Dulalimo Zulyana Arapa