Claim Missing Document
Check
Articles

Found 107 Documents
Search
Journal : BIMASTER

ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN UJI KRUSKAL-WALLIS TERHADAP BANK SYARIAH Wira Fujiyanto Enizar; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 3 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i3.66804

Abstract

Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Pada penelitian ini pengujian dilakukan dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis yang mana merupakan teknik statistika non-parametrik untuk menguji dua atau lebih sampel. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mencari perbedaan tingkat kesehatan kinerja keuangan tiga bank syariah, yaitu BNI Syariah, BRI Syariah, dan BSM sebelum terbentuk menjadi satu. Langkah awal, data diklasifikasikan berdasarkan kriteria RGEC (Risk profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) dan terlihat bagaimana tingkat kesehatan dari masing-masing ketiga bank syariah. Lalu dilakukan uji Kruskal-Wallis terhadap data, sehingga diketahui ada aspek RGEC yang berbeda. Lebih lanjut dilakukan analisis uji Dunn sebagai uji perbandingan berganda untuk mengetahui bank mana yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa indikator financing deposit to ratio dan Capital adequacy ratio tidak memiliki perbedaan kinerja keuangan pada ketiga bank. Indikator yang mengalami perbedaan yaitu pada non-performing financing, return on asset, return on equity dan net interest margin. Dimana nilai indikator BNI Syariah lebih kecil dibandingkan BRI Syariah. Yang artinya berdasarkan indikator non-performing financing, BNI Syariah lebih sehat dibanding BRI Syariah. Sebab, semakin kecil nilai non-performing financing maka semakin sehat. Namun berbeda dengan indikator return on asset, return on equity, dan net interest margin. Dimana semakin kecil nilai indikator, maka semakin buruk. Oleh karena itu pada indikator return on asset, return on equity, dan net interest margin, BRI Syariah lebih sehat dibanding BNI Syariah. Sedangkan pada indikator biaya operasional terhadap pendapatan operasional, kinerja BNI Syariah lebih besar dibandingkan BRI Syariah. Yang artinya berdasarkan indikator biaya operasional terhadap pendapatan operasional, BNI Syariah lebih sehat dibanding BRI Syariah. Selanjutnya indikator good corporate government BSM memiliki nilai lebih kecil dibandingkan BNI Syariah maupun BRI Syariah. Yang artinya, BSM lebih baik dari kedua bank yang lainnya. Sebab, semakin kecil nilai indikator biaya operasional terhadap pendapatan operasional, maka semakin baik kesehatan banknya.Kata Kunci: Performa keuangan, Kruskal-Wallis, Bank Indonesia
ANALISIS CLUSTER MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS BERDASARKAN FAKTOR PENYEBAB STUNTING PADA PROVINSI KALIMANTAN BARAT Rahmania Andarini Hatti Imanni; Evy Sulistianingsih; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 3 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i3.67061

Abstract

Stunting merupakan suatu permasalahan gizi kronis yang disebabkan ketidak cukupan asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, di Kalimantan Barat persentase stunting mencapai 29,8% dimana lebih tinggi dari rata-rata nasional. Berdasarkan tingginya kasus stunting di Kalimantan Barat, maka diperlukan pengelompokan Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat berdasarkan faktor penyebab stunting. Tujuan dari penelitian ini melakukan pengelompokan Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat berdasarkan faktor penyebab stunting menggunakan Algoritma K-Means. Faktor penyebab stunting yang digunakan yaitu, Persentase rumah tangga yang tidak memiliki akses air minum bersih , persentase kurangnya pemberian ASI eksklusif , persentase bayi berat lahir rendah (BBLR) lahir dengan selamat , persentase rumah tangga tidak memiliki fasilitas sanitasi layak . Berdasarkan hasil analisis, menggunakan jumlah cluster sebanyak 3 diperoleh kesimpulan bahwa pada klaster 1 memiliki karakteristik baik terhadap faktor penyebab stunting. Sedangkan pada klaster 2 yang terdiri dari kabupaten Bengkayang, kabupaten Sanggau dan kabupaten Melawi memiliki prioritas utama yang perlu perhatian pemerintah provinsi atau daerah yaitu terhadap pemberian air susu ibu eksklusif dan berat bayi lahir rendah lahir dengan selamat. Sedangkan karakteristik pada klaster 3 yang perlu diperhatikan yaitu rumah tangga tangga tidak memiliki akses air minum bersih dan kondisi rumah tangga yang tidak memiliki fasilitas sanitasi yang layak. Pada klaster 3 terdiri dari kabupaten Landak, kabupaten Ketapang, kabupaten Sintang, kabupaten Kapuas Hulu dan kabupaten Sekadau.Kata Kunci:   Stunting, Cluster, SSGI
PENERAPAN MODEL VECTOR AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE PADA DATA LOGGING Sasqia Aklysta Antaristi; Yundari Yundari; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 3 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya (dalam proses)
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i3.67123

Abstract

Data Well Logging merupakan metode pengukuran besaran – besaran atau parameter fisika dan kimia batuan terhadap kedalaman lubang bor. Lapisan batuan dipengaruhi oleh elastisitas dan densitas batuan dalam waktu tertentu. Dengan kriteria tersebut, metode analisis deret waktu yang sesuai adalah VARIMA (Vector Autoregressive Integreted Moving Average). Model VARIMA adalah suatu metode yang digunakan untuk menganalisis data deret waktu dengan melibatkan faktor lokasi dan lebih dari satu variabel. Tujuan penelitian ini membahas tentang penggunaan model VARIMA untuk menganalisis data logging dengan menentukan model dan hasil peramalan data GR, LSD, dan SSD serta tingkat kebaikan model. Data yang digunakan adalah hasil Log Gamma Ray (GR), Long Spacing Density (LSD), dan Short Spacing Density (SSD) pada perusahaan XYZ dalam periode data kedalaman 1.4 m–98.8 m. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan data GR, LSD, dan SSD dilanjutkan uji stasioner ADF, melakukan differencing, mengidentifikasi model MACF dan MPACF, mengestimasi parameter, melakukan peramalan model VARIMA dan diakhiri perhitungan MAPE. Hasil pemodelan terbaik yang diperoleh adalah VARIMA (1,1,0). Tingkat kebaikan hasil peramalan GR kedalaman 99 m–100 m pada MAPE adalah 27,74% dikategorikan cukup baik. Hasil peramalan LSD menurut MAPE bernilai 10.90% tergolong baik. Hasil peramalan SSD bernilai 7.81% yang dikategorikan sangat baik. Kata Kunci:   Logging, Model Peramalan, Vector Autoregresive Integrated Moving Average
PENGUJIAN KORELASI KANONIK PENUMPANG PESAWAT DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SUPADIO Fery Prastio; Shantika Martha; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 2 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.296 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v8i2.31533

Abstract

Analisis korelasi kanonik berguna dalam menguraikan struktur hubungan dari dua kelompok variabel. Penguraian struktur hubungan dilakukan dengan menginterpretasikan muatan silang kanonik untuk mengetahui urutan variabel mana saja dalam sebuah kelompok yang paling berkontribusi terhadap besaran hubungan antara dua kelompok variabel. Pengujian korelasi kanonik pada penelitian ini dilakukan pada data yang berkaitan dengan penerbangan, dimana satu kelompok variabel dependen  yang beranggotakan lima variabel yang memuat data jumlah penumpang bulanan maskapai Kalstar Aviation , Lion Air , Nam Air , Sriwijaya Air  dan Xpress Air  yang dihubungkan dengan sebuah kelompok variabel independen  yang beranggotakan lima variabel diantaranya adalah pergerakan pesawat , banyaknya wisatawan masuk melalui jalur entikong , rata-rata curah hujan , proyeksi jumlah penduduk Kalimantan Barat , dan indeks harga konsumen . Hubungan yang terjadi diantara kedua kelompok variabel tersebut dijelaskan melalui besaran koefisien korelasi kanonik yang dalam penelitian ini menjelaskan bahwa kedua kelompok variabel tersebut berhubungan sangat erat. Kata Kunci: korelasi kanonik, multivariat, analisis penerbangan, bandar udara 
PEMETAAN MAHASISWA BARU DALAM MEMILIH PROGRAM STUDI MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA KOHONEN SELF ORGANIZING MAPS Pitriani Pitriani; Helmi Helmi; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 2 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.212 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v8i2.32468

Abstract

Peserta didik menghadapi persaingan yang semakin ketat untuk memasuki perguruan tinggi karena angka peminat dan penyeleksi seleksi masuk perguruan tinggi semakin tinggi. Hal itu membuat peserta didik mempersiapkan segalanya dimulai dari memilih perguruan tinggi hingga memilih program studi. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan atribut atau alasan-alasan mahasiswa baru Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura dalam memilih program studi. Pemetaan ini dilakukan dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan algoritma Kohonen Self Organizing Maps yang hasilnya divalidasi dengan metode IDB (Indeks Davies-Bouldin). Penelitian dilakukan untuk mengelompokkan alasan-alasan mahasiswa baru menggunakan 3 klaster dan 4 klaster dengan learning rate 0.05, 0.25, 0.5, 0.75 dan 0.95  serta maksimum iterasi 50, 100, 500, 1000, 2000 dan 5000. Berdasarkan jumlah klaster dan learning rate serta maksimum iterasi tersebut diperoleh IDB terkecil sebesar 1.8226 yaitu dengan menggunakan 3 klaster, learning rate 0.05 dan maksimum iterasi 500. Diantara 3 klaster yang terbentuk maka klaster ke-1 yaitu klaster dengan nilai mean terendah sehingga berdasarkan penskoran kuesioner maka masuk dalam kategori sangat penting. Artinya anggota dalam klaster tersebut menjadi pertimbangan para responden dalam memilih program studi. Keanggotaan klaster ke-1 diantaranya yaitu peluang karir, keinginan mencapai cita-cita, tenaga pendidik profesional, akreditasi program studi, instansi terbaik untuk bekerja dan peringkat universitas.  Kata Kunci : Klaster, Learning Rate, Indeks Davies-Bouldin
PERAMALAN TINGKAT KEMATIAN (MORTALITA) Reni Unaeni; Neva Satyahadewi; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 6, No 01 (2017): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.163 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v6i01.19458

Abstract

Model LeeCarter merupakan model peramalan tingkat kematian yang menggabungkan modeldemografi dengan model statistik time series. Model ini mengambil logaritmadari Age Spesific Death Rate (ASDR). Peramalan tingkat kematian pada model LeeCarter, didasarkan pada ekstrapolasi indeks kematian berdasarkan tahun ke-tyang diperoleh melalui pemilihan model time series yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estimasiparameter pada model Lee Carter menggunakan Singular Value Decomposition (SVD),dan mengaplikasikan ARIMA untuk peramalan tingkat kematian. Proses estimasi dimulai dengan mengestimasi parameter dari rata-ratatingkat kematian dan kecenderungan perubahan tingkat kematian yang diperngaruhiparameter indeks kematian menggunakan SVD. Selanjutnya indeks kematian tersebutdiramalkan menggunakan ARIMA yang kemudian disubtitusikan kembali pada modelLee Carter untuk memperoleh peramalan tingkat kematian. Dari hasil peramalantingkat kematian tersebut dapat dicari peramalan peluang kematian pada lifetable. Dengan demikian hasil yang diperoleh adalah peramalan tingkat kematian(mortalita) menggunakan model Lee Carter dari tahun 2011-2022 dan peramalanpeluang kematian pada life table menurut usia x dari tahun 2011-2022.  KataKunci: Singular Value Decomposition, ARIMA.
PENERAPAN MODEL GSTAR(1,1) UNTUK DATA CURAH HUJAN Ismi Adam; Dadan Kusnandar; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 6, No 03 (2017): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.727 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v6i03.21616

Abstract

Model Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) merupakan model deret waktu yang mempunyai keterkaitan antar lokasi dengan parameter yang tidak harus sama untuk waktu dan lokasi. Penelitian ini bertujuan mendapatkan model GSTAR dan mendapatkan ramalan curah hujan lima lokasi di Kalimantan Barat yaitu stasiun pengamatan Supadio, Siantan, Sintang, Putussibau, dan Ketapang. Data yang digunakan adalah data curah hujan lima lokasi di Kalimantan Barat dengan periode waktu dari Bulan Januari 2009 hingga Bulan Desember 2014. Pendugaan parameter model GSTAR(1,1) dilakukan dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) dengan bobot invers jarak. Hasil analisis menunjukan bahwa model GSTAR(1,1) dapat digunakan untuk meramal curah hujan dengan baik di lokasi Sintang tetapi tidak cukup baik untuk lokasi lainnya. Kata Kunci : GSTAR, space time, curah hujan, OLS.
PENDANAAN PROGRAM PENSIUN MANFAAT PASTI DENGAN METODE MODIFIED SPREADING GAINS AND LOSSES Mariana Yopi; Setyo Wira Rizki; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 2 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i2.46540

Abstract

Program pensiun adalah program yang mengupayakan manfaat pensiun bagi peserta. Secara umum, program pensiun dibedakan menjadi dua, salah satunya program pensiun manfaat pasti. Program pensiun manfaat pasti adalah program pensiun yang manfaatnya ditetapkan di awal, sementara besar iuran yang dibayarkan didasarkan pada perhitungan aktuaria. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pendanaan program pensiun manfaat pasti dalam jangka panjang jika terjadi perbedaan asumsi tingkat suku bunga pengembalian investasi aktuaria dan tingkat suku bunga pengembalian investasi aktual dengan menggunakan metode modified spreading gains and losses. Perhitungan dimulai dengan bantuan Tabel Mortalita Indonesia (TMI) 2019 pada laki-laki dengan usia masuk kerja 25 tahun dan usia pensiun 56 tahun serta mengasumsikan tingkat suku bunga pengembalian investasi aktuaria yang digunakan sebesar 3%; 4,5%; dan 5%, sedangkan tingkat suku bunga pengembalian investasi aktual sebesar 4,5%. Terdapat tiga asumsi tingkat suku bunga pengembalian investasi, yaitu saat asumsi tingkat suku bunga pengembalian investasi aktuaria kurang dari tingkat suku bunga pengembalian investasi aktual, saat asumsi tingkat suku bunga pengembalian investasi aktuaria sama dengan tingkat suku bunga pengembalian investasi aktual, dan saat asumsi tingkat suku bunga pengembalian investasi aktuaria lebih dari tingkat suku bunga pengembalian investasi aktual. Selanjutnya menghitung normal contribution, actuarial liability, dana pensiun, loss, unfunded liability, supplementary contribution dengan metode modified spreading gains and losses, dan kontribusi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pendanaan program pensiun sepenuhnya terdanai atau tidak terjadi keuntungan maupun kerugian dalam jangka panjang. Kata Kunci: pendanaan pensiun, program pensiun manfaat pasti, tingkat suku bunga
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMBELIAN RUMAH MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL NETWORK PROCESS Misrawi Misrawi; Neva Satyahadewi; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 3 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.435 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v8i3.34092

Abstract

 Pembelian rumah saat ini bukan hal yang sulit lagi, seiring perkembangan teknologi dewasa ini yang semakin berkembang. Fenomena ini menyebabkan banyak developer real-estate menawarkan begitu banyak keuntungan dan fasilitas pada pembeli rumah. Sebagai akibatnya, seseorang akan berhadapan dengan keputusan yang sangat kompleks untuk membeli sebuah rumah. Salah satu cara untuk menyelesaikan pengambilan keputusan dibutuhkan suatu metode untuk menganalisis pemilihan perumahan. Analytic Network Process (ANP) merupakan suatu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis pengambilan keputusan pemilihan perumahan. Metode ini digunakan dalam bentuk penyelesaian dengan pertimbangan atas penyesuaian kompleksitas masalah secara penguraian sintesis disertai adanya skala prioritas yang menghasilkan pengaruh prioritas terbesar. Berdasarkan penelitian  dapat diperoleh kesimpulan bahwa kriteria tipe rumah menjadi salah satu pertimbangan paling penting dalam pembelian rumah dengan nilai bobot 44,97%. Kriteria Harga memiliki nilai bobot 43,63% dan kriteria lokasi memiliki nilai bobot 11,40%. Sedangkan pertimbangan paling penting ketika seluruh hubungan antar subkriteria dibandingkan yaitu Tipe Rumah 36 dengan nilai bobot 25,30%. Dalam pemilihan pembelian rumah digunakan alternatif perumahan. Hasil analisis diperoleh Perumahan RBK menjadi alternatif pembelian rumah paling baik dengan nilai bobot paling tinggi yang sesuai kriteria dan subkriteria dengan nilai bobot 46,50%. Kata Kunci: ANP, Support Decision, Alternatif Perumahan.
PENENTUAN PROPORSI KEUNTUNGAN UNTUK KONTRAK ASURANSI JIWA DWIGUNA UNIT LINK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANNUAL RATCHET Yopi Saputra; Neva Satyahadewi; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 3 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.638 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v7i3.26134

Abstract

Asuransi jiwa dwiguna unit link merupakan asuransi yang menggabung keseluruhan asuransi jiwa tradisional dwiguna dengan asuransi modern unit link yang menyediakan perlindungan dan investasi.Salah satu metode yang digunakan dalam kontrak asuransi jiwa unit link yaitu metode pengindeksan dengan tingkat partisipasi.Metode pengindeksan yang digunakan adalah annual ratchet, dimana tingkat partisipasi dievaluasi dari tahun ke tahun. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data saham penutupan harian PT. Telkom tahun 2012 dan suku bunga Bank Indonesia bulan Januari tahun 2013. Data probabilitas hidup mengikuti Tabel Mortalita Indonesia tahun 2011. Hasil penelitian ini diperoleh proporsi keuntungan menggunakan desain compound ratchet sebesar 56,09% untuk nasabah dan 43,91% untuk perusahaan. Sedangkan proporsi keuntungan menggunakan desain simple ratchet sebesar 6,27% untuk nasabah dan 3,73% untuk perusahaan. Kata Kunci: Unit link, Annual ratchet, Proporsi keuntungan. 
Co-Authors Al Amin Alatin, Isam Aldien, Royan Gustio Alex Sander Almazmar, Giatul Khodijah Hodijah Andani, Wirda Andi Hairil Alimuddin Anggi Putri Dewi Anggi, Muhamad Anis Fakhrunnisa Annisa Fitri Antoni, Frans Xavier Natalius Apriliyani, Techa Aprizkiyandari, Siti Ariady Zulkarnain Arsyi, Fritzgerald Muhammad Assa Trissia Rizal Atikasari, Awang Atlantic, Virginnia Aulia Puteri Amari Azura, Tina Calissta, Leanna Belva Cesoria, Yola Zerlinda Crismayella, Yuveinsiana Dadan Kusnandar Dadan Kusnandar Dadan Kusnandar Dadan Zaliluddin Debataraja, Naomi Nessyana Dedi Rosadi Deni Wardani Dinda Lestari Dwi Nining Indrasari Dzakirah, Nasya Rabbi Eka Rizki Wahyuni Elga Fitaloka Endah Saraswi Ersawahyuni, Aisna Evi Noviani Evy Sulistianingsih Faizah, Putri Alya Nur Fajar, Arif Nur Fallah, Khalishah Ghina Febriani, Nindy Febriani, Rani Febriyanto, Ferdy Fery Prastio Fidianty, Fadilla Firhan Januardi Firman Saputra Fortuna, Nia Fitriana Gilang Habibie Gunawan, Sucipto Hafifah, Nanda Handayani, Aditya Hapipah, Liza Darojatul Hariadi, Wahyudio Shaney Fikri Harnanta, Nabila Izza Hasanah, Kutsiatul Hasanuddin Hasanuddin Helmi Helmi Hidayat, Rani Lestari HUDA, NUR’AINUL MIFTAHUL Huriyah, Syifa Khansa Iman Sanjaya Imanni, Rahmania Andarini Hatti Imro'ah, Nurfitri IMRO’AH, NURFITRI Imtiyaz, Widad Indriani, Maria Meilinda Ira Mona Irwanto, Dicky Ismi Adam Jajad Sudrajat Jawani Jawani Juniarti, Leni Khabib Mustofa Laksono Trisnantoro Lilit Tamara Dinta Lisa Lestari M. Deny Hafizzul Muttaqin Ma’ruf, Ikhwan Maisarah Maisarah Margaretha, Ledy Claudia Mariana Yopi Mariatul Kiftiah Martha, Shantika Marwalida Rachmadiar Maulida Amanasari Mega Tri Junika Mida Mida Millennia Taraly Misrawi Misrawi Muhamad Ikbal Muhammad Ahyar Muhammad fauzan Muhardi Muhtadi, Radhi Mursyidah, Lailatul Mutiara Nurisma Rahmadhani Nabilah, Niken Aushaf Nanda Ayuni Nanda Shalsadilla Naomi Nessyana Debataraja Naomi Nessyana Debataraja Neva Satyahadewi Novita, Irene Nugrahaeni, Indah Nur Asiska Nur Azmi Nurfitri Imro'ah Nurfitri Imro’ah Nurhanifa, Nurhanifa Nurin Hafizah Nurmaulia Ningsih Nurul Huda Padilah, Ariski Paisal Paisal Pinasari, Repi Pitriani Pitriani Pranata Anggi Puji Ardiningsih Puspita, Risma Putri, Vinna Septyara Qalbi Aliklas Rafika Aufa Hasibuan Rahman, Tri Wanda Rahmania Andarini Hatti Imanni Rahmasari, Yulia Ramadhan, Nanda Ratna Nursariyani Ratna Sari Dewi Reni Unaeni Retnani, Hani Dwi Ria Fuji Astuti Rina Rina Risa Nofiani Risko, Risko Rivaldo, Rendi Rizki, Setyo Wira Robbiati, Dian Roeswandi, Irine Fajrin Rofatunnisa, Sifa Sadikin, Utin Azwa Sayhani Salsabila, Hana Samson Samson Santika Santika Sasqia Aklysta Antaristi Sesilisvana, Nevil Setyo Wir Rizki Setyo Wira Rizki Setyo Wira Rizki Setyo Wira Rizki Shantika Martha Shantika Martha Shantika Martha Silvia Andriany Sinaga, Steven Jansen Sindia, Eri Sintia Margun Siti Julaeha, Siti Siti Septiani Rahayu Putri Solly Aryza Suci Angriani Suhardi Suprianto, Okto syuradi, Syuradi Tamtama, Ray Taraly, Inggriani Millennia Thariq Thariq Tiara, Dinda Titania Aurellia Trifaiza, Fadhela Wafiq Nurhaliza Wahyu Diyan Ramadana Wilda Ariani Wira Fujiyanto Enizar Wirda Andani Wirdha Eryani Yogi, Vinsensius Yohane, Novi Yonatan, Yulianus Yopi Saputra Yudhi Yumna Siska Fitriyani Yundari, Yundari Yundari, Yundari Yustosio, Darwis Yuveinsiana Crismayella Zahidah, Zahra