Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT KEANDALAN PADA SOPIR DENGAN METODE HEART (HUMAN ERROR ASSESMENT AND REDUCTION TECHNIQUE) (Studi kasus PO XYZ) GINANJAR ADI NUGROHO; Heru Prastawa
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan tingginya tingkat kecelakaan bus, maka kami melakukan penelitian ini dengan mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat keandalan seorang sopir bus serta seberapa besar nilai keandalan sopir dalam menjalankan tugasnya tersebut untuk mengurangi tingginya tingkat kecelakaan yang terjadi di dalam PO Sumber Alam. Metode yang digunakan adalah Metode HEART (human error assessment and reduction technique). Di dalam penelitian ini menggunakan 30 sampel sopir yang diteliti. Data yang akan dikumpulkan adalah berupa hasil observasi tentang penyebab kecelakaan bus dan wawancara dengan sopir dan staf personalia PO Sumber Alam.. Dari hasil pengolahan data, didapat nilai Human Error Probability dari sopir bus saat mengemudikan bus adalah sebesar 0,54. Nilai ini menandakan bahwa dalam melakukan tugas mengemudikan bus, dengan kondisi-kondisi yang telah ditentukan sebelumnya, sopir bus memiliki probabilitas melakukan kesalahan yang cukup besar atau dengan kata lain keandalannya katagori rendah (R<0.5)
Eco-efficiency Modeling in the Production of Alcohol Based on Data Envelopment Analysis Danastri Ratna Nursinta Dewi; Singgih Saptadi; Heru Prastawa
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 20, No 2 (2022): April 2022
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.20.2.325-334

Abstract

Economic growth can be assessed through industrial development. However, problems arise regarding the discharge of waste into lakes or rivers, leading to biodiversity loss and endangering human health. A study conducted in the UK stated that small and medium enterprises (SMEs) were the largest contributor to waste and pollution. This was because they ignored the regulations governing environmental management. As happened in the Bekonang alcohol industry center, the waste from the alcohol production process polluted the Bengawan Solo tributary as the Water Supply Corporation (WSC). In order to overcome these problems, we need a measurement that can increase production efficiency. Eco-efficiency is a concept that combines efficiency and economy based on efficiency principles. The different models are proposed to measure the eco-efficiency of production, namely with a weighting system that aggregates environmental results. The Data Envelopment Analysis (DEA) enables aggregation without the need for subjective or normative judgments about weights. Although DEA does not require subjective or normative judgments, weight restrictions can be incorporated into the framework. The purpose of this study was to determine the eco-efficiency of the Bekonang alcohol production process using the economic results of the production process and the environmental impact assessed through a life cycle assessment (LCA). There were three products, namely 30% alcohol for consumption, 90% alcohol for medical purposes, and hand sanitizer. The environmental impact was assessed from a life cycle assessment, while the economic assessment was determined by calculating the net profit for each product at a capacity of 100 liters/day. Economic assessment can be divided into two perspectives, namely the Social Perspective (SP) and Company Perspective (CP). From the modeling results, the most eco-efficient production process was hand sanitizer with an eco-efficiency value of 1.ABSTRAKPertumbuhan ekonomi dapat dinilai melalui perkembangan industri, tetapi masalah muncul terkait pembuangan limbah ke danau atau sungai yang menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati yang membahayakan kesehatan manusia. Penelitian yang dilakukan di Inggris menyatakan, jika penyumbang limbah dan polusi terbesar adalah dari usaha kecil menengah (UKM), karena mereka mengabaikan peraturan yang mengatur tentang pengelolaan lingkungan. Seperti yang terjadi di sentra industri alkohol Bekonang, limbah hasil proses produksi alkohol mencemari anak sungai Bengawan Solo sebagai suplai air PDAM. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu pengukuran yang dapat meningkatkan efisiensi produksi. Eko-efisiensi merupakan konsep yang menggabungkan efisiensi dan ekonomi berdasarkan prinsip efisiensi. Model yang berbeda diusulkan untuk mengukur eko-efisiensi pada suatu produksi, yaitu dengan sistem pembobotan yang mengagregasi hasil lingkungan. Analisis data envelopment analysis (DEA) memungkinkan agregasi tanpa membutuhkan penilaian subjektif atau normatif pada bobot. Meskipun DEA tidak memerlukan penilaian subjektif atau normatif, pembatasan bobot dapat dimasukkan ke dalam kerangka kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai eko-efisiensi proses produksi alkohol Bekonang, menggunakan hasil ekonomi dari proses produksi dan dampak lingkungan, yang dinilai melalui life cycle assessment (LCA).Terdapat tiga produk yang dianalisi, alkohol 30% untuk konsumsi; alkohol 90% untuk keperluan medis; dan hand sanitizer. Dari hasil pemodelan yang telah dilakukan, proses produksi yang paling eko-efisien adalah hand sanitizer dengan nilai eko-efisiensi adalah 1.
PEMBERDAYAAN RUMAH POTONG AYAM MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK UNTUK MENINGKATKAN BISNIS SUSTAINABILITY Ratna Purwaningsih; Novie Susanto; Heru Prastawa; Aries Susanty; Susatyo Nugroho WP; Putri Indah Ramadani
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan PT Ciomass Adisatwa berupa penyelenggaraan pelatihan manajemen resiko menggunakan metode House of Risk untuk pekerja produksi di Rumah Potong Ayam yang berlokasi di Pabelan Kab Semarang.Selain penjelasan tentang materi para pekerja juga langsung melakukan praktek dengan melakukan penilaian pada proses produksi yang terjadi di RPA mulai dari receiving, handling, storage dan distribution. Para pekerja melakukan penilaian dan merencanakan mitigasi sesuai dengan hasil penilaian dari house of risk tahap 1 dan tahap 2. Tahap 1 berfokus pada penilaian resiko yang significant dan identifikasi risk agent sedangkan tahap 2 berfokus pada penyusunan rencana mitigasi dan penilaian rencana mitigasi. Manfaat yang diperoleh dari pelatihan ini adalah: (i) identifikasi dan penilaian resiko pada RPA; (ii) memahami dan dapat melaksanakan rangkaian metode penilaian risiko dengan HoR; dan (iii) Menyusun rekomendasi yang aplikatif untuk diterapkan di RPA untuk mengurangi probability terjadi dan severity impact dari setiap resiko. Hasil yang diperoleh dari HoR tahap I adalah ditemukan 26 kejadian risiko. 52 penyebab risiko dan 12 penyebab risiko potensial yang diperoleh dari nilai ARP yang sudah diurutkan dari yang terbesar hingga yang terkecil. HoR tahap II mengusulkan 28 aksi mitigasi risiko dan didapatkan 8 aksi mitigasi terpilih yang diperoleh dari nilai ETDk yang diurutkan nilainya dengan mempertimbangan tingkat kesulitan penerapannya baik dari segi biaya, sumber daya manusia dan lingkungan di perusahaan.
OPTIMALISASI PARAMETER PROSES PRODUKSI UNTUK MEMINIMALKAN JUMLAH BATU BATA PATAH MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI (SK: SENTRA INDUSTRI BATU BATA BLANCIR - SEMARANG) Aries Susanty; Meriska Damayanti; Bambang Purwanggono; Ratna Purwaningsih; Heru Prastawa; Novie Susanto; Susatyo Nugroho W.P.
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 2, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahun kebutuhan rumah bertambah menyebabkan permintaan batu bata meningkat. Salah satu penghasil batu bata yaitu Sentra Industri Blancir yang terletak di Pedurungan Kidul, Semarang. Proses produksi di Sentra Industri Blancir masih menghasilkan batu bata patah. Saat ini belum ada standar teknis baik dari segi material maupun metode dalam proses produksi batu bata di Sentra Industri Blancir. Oleh karena itu, perlu dilakukan optimalisasi parameter proses produksi menggunakan desain eksperimen Taguchi dengan karakteristik kualitas smaller the better. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh level optimal parameter proses produksi untuk meminimalkan jumlah batu bata patah. Variabel penelitian terdiri dari enam parameter proses yaitu air, sekam padi, pengadukan, pendiaman, pengeringan, dan pembakaran. Rasio S/N, analisis variansi, dan uji T digunakan untuk menentukan level optimal dan menganalisis efek parameter proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi level optimal yaitu air 20%, sekam padi 4%, pengadukan bahan 7 kali, pendiaman campuran 6 jam, pengeringan 12 jam, dan pembakaran 5 hari. Urutan parameter proses yang berpengaruh signifikan untuk meminimalkan batu bata patah yaitu jumlah pengadukan bahan, lama pembakaran, jumlah air, jumlah sekam padi, dan lama pengeringan. Sedangkan lama pendiaman campuran tidak berpengaruh signifikan. Berdasarkan eksperimen konfirmasi menggunakan level optimal, jumlah batu bata patah dapat berkurang sebanyak 2,25%.
Redesain Fasilitas Tangga Sebagai Evaluasi Ergonomi dengan Kerangka Ideas dan Analisis Posture Evaluation Index pada Objek Wisata Muria Kudus Heru Prastawa; Manik Mahachandra; Ratna Purwaningsih; Eko Satriyo
Jurnal Ergonomi dan K3 Vol 3, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Perhimpunan Ergonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.157 KB) | DOI: 10.5614/j.ergo.2018.3.2.3

Abstract

Tangga, sebagai bagian bangunan yang menghubungkan antar ruangan, sebenarnya sudah dilengkapi dengan standar SNI dalam panduan perancangannya. Namun dalam aplikasinya, masih ada rancangan tangga yang kurang ergonomis dan menimbulkan potensi bahaya, seperti pada lokasi objek wisata Muria Kudus. Jalur pendakian ini memiliki kurang lebih 400 anak tangga, dengan jarak sekitar satu kilometer. Studi ini dilakukan sebagai upaya evaluasi ergonomi pada kondisi tersebut. Berdasarkan hasil kuesioner pendahuluan yang disebarkan pada 30 orang wisatawan dan analisis Posture Evaluation Index (PEI), diketahui bahwa rancangan tangga menyebabkan wisatawan mengalami tekanan berlebih pada otot skeletal yang meliputi punggung, pinggang, dan otot-otot bagian bawah. Penelitian kemudian dilanjutkan dengan simulasi dan Task Analysis Toolkit (TAT) pada Virtual Environment postur aktual dengan perangkat lunak Jack 8.2. Lalu diaplikasikan empat macam konfigurasi desain tangga usulan dengan kombinasi ketinggian pegangan tangan dan ketinggian anak tangga, sesuai SNI 03-1746-2000. Berdasarkan perhitungan ulang nilai PEI dan analisis TAT pada kondisi perbaikan disimpulkan bahwa konfigurasi 10-96 merupakan yang terbaik. Dengan mengaplikasikan solusi praktis ini, maka potensi cedera otot-rangka pada wisatawan yang berkunjung di objek wisata Muria Kudus dapat diminalisir.
USULAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PRODUK UNTUK MENCAPAI TINGKAT PERSEDIAAN OPTIMAL PADA PT XYZ (Studi Kasus : Depot Supply Point Semarang) Dita, Harani Silmi; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pelumas terbesar diIndonesia. Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa terdapat permasalahan yang sedangdihadapi perusahaan yaitu penggunaan metode pengendalian persediaan yang kurang efektif untukmengatasi stock out ataupun over stock pada Depot Supply Point Semarang. Oleh karena itu, penelitianini bertujuan untuk membantu perusahaan dalam menentukan berapa jumlah dan titik pemesananproduk yang optimal untuk Depot Supply Point Semarang pada tahun 2023. Berdasarkanpermasalahan tersebut maka penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Economic OrderQuantity (EOQ) dan menentukan jumlah safety stock serta reorder point. Objek pada penelitian iniyaitu tiga produk PT XYZ yang ada di Depot Supply Point Semarang yaitu Pelumas Mobil Diesel,Pelumas, dan Pelumas Mobil Bensin. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa nilaiEOQ untuk ketiga produk tersebut berturut-turut adalah sebanyak 22 kl, 8 kl, dan 10 kl. Metode inimenghasilkan jumlah pemesanan ekonomis agar persediaan tidak berlebih dengan mempertimbangkanbiaya pesan dan biaya simpan selama tahun 2022. Selain itu, penentuan jumlah safety stock yang harusdimiliki Depot Supply Point Semarang untuk ketiga produk tersebut berturut-turut adalah sebanyak 13kl, 6 kl, dan 4 kl serta untuk titik pemesanan kembali atau reorder point berturut-turut adalah 19 kl, 9kl, dan 6 kl.Kata kunci: Economic Order Quantity (EOQ); Safety Stock; Reorder Point Abstract [Title: Suggestion for Product Inventory Control to Achieve Optimal Inventory Levels at PT XYZ(Case Study: Depot Supply Point Semarang)] PT XYZ is one of the largest manufacturers of lubricantsin Indonesia. Based on observations, it is known that the company is facing a problem with the use ofineffective inventory control methods to address stock outs or overstocking at the Semarang DepotSupply Point. Therefore, this research aims to help the company determine the optimal amount andorder point for products at the Semarang Depot Supply Point in 2023. Based on this problem, theresearch was conducted using the Economic Order Quantity (EOQ) method and determining theamount of safety stock and reorder point. The objects of this research are three PT XYZ products at theSemarang Depot Supply Point: Pelumas Mobil Diesel, Pelumas Hydraulic, and Pelumas Mobil Bensin.Based on data processing results, the EOQ value for these three products is 22 kl, 8 kl, and 10 klrespectively. This method produces an economical order quantity to prevent excess inventory byconsidering order costs and storage costs for 2022. In addition, the determination of the amount ofsafety stock that Semarang Depot Supply Point must have for these three products respectively is 13kl, 6 kl, and 4 kl, and the reorder point respectively is 19 kl, 9 kl, and 6 kl. Keyword: Economic Order Quantity (EOQ); Safety Stock; Reorder Point
IDENTIFIKASI KERUSAKAN KOMPONEN KENDARAAN RODA EMPAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODES AND EFFECTS ANALYSIS PADA PT. XYZ Ferdianto, Ilham Akbar; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan yang cukup serius dimana berdasarkan dari data WHO mengatakan bahwa setiap detiknya terdapat manusia yang meninggal akibat kecelakaan lalulintas. Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya data dari Kementerian Perhubungan Indonesia yang mengatakan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia termasuk tinggi.Peningkatan kasus kecelakaan terjadi pada tahun 2020 yang tadinya dari 100.028 perkara menjadi 103.645 perkara. Penyebab terjadinya kecelakaan ada 3 yang tertinggi, yaitu sekitar 61 % kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia, 30 % disebabkan oleh faktor lingkungan, dan 9 % karena faktor kemampuan serta karakter pengemudi. Menanggapi permasalahan tingginya kasus kecelakaan, teknologi otomotif modern saat ini menghadirkan fitur keselamatan yang saat ini komponen utama dan penting dari mobil Selain itu, perawatan mobil secara rutin juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalulintas. Penelitian ini memiliki berbagai tujuan mulai dari mengidentifikasi kerusakan komponen pada kendaraan roda empat dengan menggunakan metode FMEA, mengidentifikasi perbedaan kerusakan komponen pada PT. XYZ yang berada di Kota Semarang dan Kabupaten Pati, mengidentifikasi akar penyebab terjadinya kerusakan components pada mobil di Kota Semarang dan Kabupaten Pati berdasarkan karakter demografi, mengidentifikasi risiko dan bahaya yang dapat terjadi jika tidak segera melakukan perbaikan components tersebut. Penelitian ini dilakukan padaPT. XYZ yang berkawasan di Semarang Barat, Kota Semarang. Di tempat tersebut, dilakukan identifikasi resiko dan bahaya pada suatu komponen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Efek Kegagalan Mode (FMEA).Kata kunci: Kecelakaan lalu lintas, Distribusi Frekuensi, FMEA, Diagram Blok FungsionalAbstractTraffic accident is a serious problematic, proven by a statement from WHO that said at least one person per second who died because of traffic accident. Ministry of Transportation in Indonesia stated that Indonesia is also cathegorized as one of the higest traffic accident rate in the world. Based on the data from Statistic Organization in Indonesia (BPS), the elevating case in 2020 is pretty significant (from 100.028 cases into 103.645 cases).Top 3 causes of Traffic accident is 61 % of human factors, 30 % of environtment factors, and 9 % of driver skills. In order to response, automotive industry start to create a technology which focusing on passenger’s safety. Besides, a periodical service is also required to identify some enginee’s trouble. The aim of this research is to make an identification of broken components in PT. XYZ that located in Semarang and Pati, analyze the root cause of the damaging components, and elaborate the risk and hazardous for not doing an early service toward the broken components. This research is hold in PT. XYZ in Semarang and Pati using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) methods.Keywords: Traffic Accident, Frequency’s distribution, FMEA, Functional Bloc Diagram
ANALISIS RISIKO KERJA MENGGUNAKAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DENGAN PENDEKATAN HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT, RISK CONTROL (HIRARC) PADA BAGIAN CONVERTING PT JAWASURYA KENCANA INDAH Indriyant, Ladunia Adzka; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPT. Jawasurya Kencana Indah merupakan perusahaan manufaktur produksi kertas karton dan corrugated box di Semarang. Berdasarkan data perusahaan dan audit ISO 9001:2015 terdapat beberapa kasus kecelakaan kerja seperti tangan terjepit dan tersayat mesin serta adanya potensi kecelakaan seperti tersengat listrik dan jari terpotong. Pada saat pengamatan langsung di lapangan, ditemukan potensi bahaya lain seperti udara yang berdebu, substansi yang menganggu mobilitas, penggunaan mesin-mesin dengan mata pisau tajam dan alat jahit kawat lancip dengan kecepatan tinggi,serta postur tubuh yang kurang ergonomis. Selain itu, belum adanya audit rutin mengenai K3 pada perusahaan secara tidak langsung juga dapat memengaruhi terhadap potensi terjadinya kecelakaan kerja. Sehingga dilakukan proses identifikasi bahaya dan menganalisis tingkat risiko serta memberikan usulan pengendalian sehingga dapat meminimalisir kecelakaan kerja kedepannya agar kenyamanan dan keamanan bekerja meningkat. Metode yang digunakan yaitu Job Safety Analysis (JSA) dengan pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment, Risk Control (HIRARC). Tools tersebut mengidentifikasi bahaya (hazard) dari setiap langkah pekerjaan sehingga dinilai lebih detail dan sistematis serta memudahkan peneliti dalam penyusunan potensi risiko. Hasil penelitian pada proses stitching 21 variabel risiko dengan mayoritas tingkat medium, proses slittering 19 variabel risiko dengan mayoritas tingkat high, proses glue manual sebanyak 16 risiko dengan mayoritas tingkat high. Selanjutnya diberikan 10 buah rekomendasi pengendalian risiko menggunakan analisis hierarcy control menurut OHSAS 18001:2007 yang terdiri dari eliminasi, subtitusi, kontrol teknik, kontrol administrasi, dan penggunaan APD.Kata Kunci: JSA, HIRARC, K3, Kecelakaan KerjaABSTRACTPT. Jawasurya Kencana Indah is a paperboard and corrugated box manufacturing company in Semarang. Based on company data and the ISO 9001:2015 audit, there are several cases of work accidents such as hands being pinched and cut by machines as well as potential accidents such as electric shocks and cut fingers. During direct observations in the field, other potential dangers were found, such as dusty air, substances that interfere with mobility, the use of machines with sharp blades and sharp wire sewing tools at high speed, and less ergonomic body posture. Apart from that, the absence of routine audits regarding K3 in companies can also indirectly influence the potential for work accidents. So that the process of identifying hazards and analyzing the level of risk is carried out and providing control suggestions so that work accidents can be minimized in the future so that work comfort and safety increases. The method used is Job Safety Analysis (JSA) with the Hazard Identification, Risk Assessment, Risk Control (HIRARC) approach. This tool identifies the dangers of each work step so that it is assessed in more detail and systematically and makes it easier for researchers to prepare potential risks. The research results on the stitching process had 21 risk variables with the majority being medium level, the slittering process had 19 risk variables with the majority being high level, the manual glue process had 16 risks with the majority being high level. Next, 10 risk control recommendations are given using hierarchy control analysis according to OHSAS 18001:2007, consisting of elimination, substitution, technical control, administrative control and use of PPE.Keywords: JSA, HIRARC, K3, Work Accidents
ANALISIS DAN USULAN PERBAIKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) DAN FTA (FAULT TREE ANALYSIS) (Studi Kasus di PT. X) Sabaraya, Ignatius Jeffry; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Meningkatnya angka kecelakaan kerja menurut data dari BPJS Ketenagakerjaan seharusnya membuat perusahaanperusahaan menaruh perhatian khusus pada bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Mengidentfikasi risikokecelakaan kerja merupakan suatu upaya dalam tindakan pencegahan kecelakaan kerja. Dalam penelitian ini,peneliti ingin mengidentifikasi dan menganalisis penyebab terjadinya suatu kecelakaan kerja pada suatu proseskerja perusahaan mebel (PT. X). Penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan metode FTA(Fault Tree Analysis). Kegunaan dari metode FMEA adalah untuk mengidentifikasi risiko yang paling dominandalam suatu pekerjaan sedangkan metode FTA berguna untuk mengidentifikasi potensi penyebab kecelakaankerja. Hasil dari analisis menggunakan metode FMEA didapati bahwa ada 4 risiko kecelakaan kerja yang paling tinggiialah gangguan penglihatan karena residu potongan kayu masuk kedalam mata (pada pekerjaan pemotongan kayuke ukuran yang lebih kecil); cidera pada tangan karena tertusuk oleh serat serat kayu yang tajam (pada pekerjaankiln dry); cidera pada kaki karena tertusuk sisa sisa potongan kayu (pada pekerjaan unload log kayu); dangangguan pernapasan karena residu dan material masuk ke dalam sistem pernapasan (pada pekerjaan mouldingprocess). Keempat risiko kecelakaan kerja ini kemudian dianalisis lagi menggunakan metode FTA sehinggamenghasilkan basic event potensi penyebab kecelakaan kerja. Penelitian ini juga sebagai masukan kepada PT. Xuntuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Kata kunci : Risiko, kecelakaan kerja, FMEA, FTA, Perusahaan mebel
PENGGUNAAN METODE WORK LOAD ANALYSIS (WLA) DALAM PENGUKURAN BEBAN KERJA PRODUKSI JOK BUS SERI SR 2 HDDG SUITE CLASS (SLEEPER) UNTUK OPTIMALISASI JUMLAH TENAGA KERJA (Studi Kasus: CV. Laksana Karoseri Semarang) Ristika, Naeni; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam industri manufaktur sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam kerberjalanan suatu perusahaan. Harus ada perencanaan sumber daya manusia yang baik untuk tercapainya proses yang baik juga. CV. Laksana Karoseri merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri otomotif. Perusahaan ini memproduksi produk utama yaitu karoseri bus. Pada masa pandemi ini evaluasi perencanaan sumber daya manusia diperlukan untuk mengetahui jumlah tenaga kerja agar efektif dan efisien dalam menjalankan proses manufaktur. CV. Laksana Karoseri terus berupaya membenahi faktor internal perusahaan demi tetap bertahan di situasi ini. Salah satu upaya yang dilakukan ialah penyesuaian jumlah tenaga kerja akibat adanya penurunan jumlah permintaan bus. Penyesuaian antara beban kerja dengan jumlah tenaga kerja perlu dilakukan untuk meminimalisisir ketidaksesuain sehingga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan. Oleh karena itu, pengukuran beban kerja diperlukan untuk menghitung jumlah tenaga kerja yang optimal yang dihitung menggunakan metode Workload Analysis (WLA) untuk mengetahui bagaimana pembagian tenaga kerja yang tepat dalam menyelesaikan beban kerjanya. Metode untuk mengumpulkan data yang dipakai yaitu observasi langsung, wawancara serta data perusahaan untuk memperoleh data yang dibutuhkan seperti waktu baku, beban kerja, output produksi, allowance dan performance rating. Hasil yang didapatkan berupa Workload Analysis dari masing-masing workcenter yang kemudian diberikan rekomendasi banyaknya tenaga kerja yang tepat berdasarkan hasil WLA agar banyaknya tenaga kerja di CV Laksana Karoseri optimal, sesuai dengan beban kerjanya sehingga tidak mengalami kekurangan ataupun kelebihan.Kata kunci :Workload Analysis; Analisis Beban Kerja; Pengukuran KerjaAbstractIn the manufacturing industry, human resources have an important role in the running of a company. There must be good human resource planning to achieve a good process too. CV. Laksana Karoseri is a manufacturing company operating in the automotive industry. This company produces the main product, namely bus bodies. During this pandemic, evaluation of human resource planning is needed to determine the number of workers to be effective and efficient in carrying out the manufacturing process. CV. Laksana Karoseri continues to strive to improve the company's internal factors in order to survive in this situation. One of the efforts made is to adjust the number of workers due to a decrease in the number of bus requests. Adjustments between workload and number of workers need to be made to minimize discrepancies so as to reduce costs incurred. Therefore, measuring the workload is needed to calculate the optimal number of workers which is calculated using the Workload Analysis (WLA) method to find out how to properly distribute the workforce to complete the workload. The methods for collecting data used are direct observation, interviews and company data to obtain the required data such as standard time, workload, production output, allowances and performance ratings. The results obtained are in the form of a Workload Analysis from each work center which is then given recommendations for the right 2 number of workers based on the WLA results so that the number of workers at CV Laksana Karoseri is optimal, according to their workload so that they do not experience shortages or excesses.Keywords: Workload Analysis; Work Measurement
Co-Authors Adrianus Destian Heru Widanto Aimathin Diana Aldisa Kusumaningsari Allison, Chellsy Anastasia Febiyani Andhana, Myana Rino Andini Ratih i Nurdiant Aniqatus Nurhamidati Anita Mustikasari Aries Susanty Ary Arvianto Azzahra, Aqila Nurfadiyah Bagus Hario Setiadji Bambang Purwanggono Bambang Suhardi Barus, Monalisa Putri Danang Faridh Pringgabaya Danastri Ratna Nursinta Dewi Darminto Pujotomo Daru Lestantyo Deddy Kristanto Dhialma Yonathan Susilo Dian Wijayanto Diana Novita Sari, Diana Novita Diana Puspita Sari Diana Puspita Sari Dinda Ayu Rakhmawati DINDA GEOVANI ZEDA Dita, Harani Silmi Dyah Lintang Eko Satriyo Eko Sunarto Endang Purbowati Enny Purwati Nurlaili Fachry Abda El Rahman Ferdianto, Ilham Akbar Fifiana Wisnaeni Fithria Khoirunnisa Foibe DR Simbolon GINANJAR ADI NUGROHO Ginting, Cyntia Grace Eloita Pratidina Harman Donida, Deandy Audy Haryo Santoso Hemasita, Hapsari Widya Herdiana Nur Anisa Hery Suliantoro Hidayah, Monita Febriani Indriyant, Ladunia Adzka Keke Nikea Dewantoro Kurnia, Dita Juni Kusuma Wardhana, Daniel Arya Laila Izzatunnisa Limbong, Vanri Apri Yanto Luh Putu Ratna Sundari Luqman Hilmy Mohammad Mahachandra, Manik Mahdiyyah, Aji Syarifah Annisa Afifah Manik Mahachandra Manik Mahachandra Meidiana Dwidiyanti Meikel Zekben S Meriska Damayanti Misykatul Haq Fithriana Monika Suhalim Muhammad Fauzan Marantama Raharjo Nahdiar Rezky Marsya Naniek Utami Handayani Nia Budi Puspitasari Ningrum, Erwin Setya Novie Susanto Octavia Rosari Gultom Oktavia, Nirtalia Ananda Primandha Eka Arjuna Pringgo Widyo Laksono Purnawan Adi Wicaksono Putri Indah Ramadani R. Rizal Isnanto Rakhmawati, Dinda Ayu Rani Rumita Ratih Aprilia Sari Ratna Purwaningsih Ratna Purwaningsih Reyhan Rinda Pradhana Riana Pratiwiningrum Ristika, Naeni Sabaraya, Ignatius Jeffry Saputra, Dhimas Wachid Nur Setyowati, Ro'fah Sihombing, Iyain Singgih Saptadi Sitoarum Jayaningtyas Sri Hartini Sriyanto Sriyanto Susatyo Nugroho Susatyo Nugroho W.P. Susatyo Nugroho WP Suswianti Suswianti Tiara Anindita Kusumawardhani Tio Prima Matondang Try Nofri Verliza, Mutia Wahyu Oktavianto Widiyanti, Fitrianita Wiwik Budiawan Wiwik Budiawan Wulandari, Ratna Ayu Yoga Satria Yuliana Rahmasari Yuliana Rahmasari Zainal Fanani Zainal Fanani Rosyada