Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Bilingual: Mendukung Program Guru MIPA Unggulan (PGMIPA-U) Hamzah Upu; Salam Salam
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.426 KB)

Abstract

Penelitian ini diharapkan mampu mendukung program pemerintah, terutama Pendidikan Guru MIPA Unggulan (PGMIPA U) dan program Bilingual (ICP) FMIPA Universitas Negeri Makasssar. Target khusus adalah menghasilkan: (1) Student Book Model, Student Worksheet Model, dan Lesson Plan Model – Dwi Bahasa, (2) Model Pembelajaran Matematika Bilingual untuk calon guru MIPA unggulan. Desain pengembangan penelitian yang digunakan adalah modifikasi dan adaptasi Research and Development (R&D) model Four-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), Thiagarajan, dkk (1974). Acuan Model Pembelajaran Matematika Bilingual yang diterapkan meliputi: (1) Pembelajaran kreatif, aktif, dan menyenangkan dengan pengantar 2 bahasa (Indonesia dan Inggris), (2) validator model adalah native speakers, dan (3) sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, dampak instruksional, dan dampak pengiring mampu menggiring pola pikir, wawasan keilmuan, dan content knowledge mahasiswa calon guru MIPA unggulan berwawasan internasional. Keywords: Pengembangan Model, Pembelajaran Matematika, Bilingual
Pengaruh Bahan Ajar Keterampilan Berbicara Terhadap Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Berdasarkan Perspektif Latar Budaya Mahasiswa Muhammad Saleh; Salam Salam; Sakinah Fitri
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.453 KB)

Abstract

Abstract.  Speaking skills and cultural/ethnic background of students allegedly affect language politeness in daily communication. This research aims to determine the effect of speaking skills teaching materials on improving the language politeness of Makassar State University students and the influence of students' cultural/ethnic background on their language politeness. This research uses a pre-experimental method. The instrument used in this research was a test, namely pretest and posttest. The results showed that the application of the model of speaking skills teaching materials can improve language politeness. The results of the second research showed that students with Bugis cultural/ethnic backgrounds had a greater impact on speaking politeness than students with Makassar cultural/ethnic backgrounds, especially students of Indonesian Language and Literature Education, Faculty of Language and Letters, State University of Makassar. Keywords: Teaching materials, speaking skills, language politeness, cultural
Pendekatan Holistik dan Terintegrasi dalam Mengembangkan Keterampilan Bahasa dan Sastra Indonesia Salam Salam
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia melibatkan strategi beragam untuk mengasah keterampilan berbicara, membaca, menulis, menyimak, serta penguasaan tata bahasa dan kosa kata siswa. Strategi tersebut mencakup kegiatan percakapan, berbicara estetik, berbicara bertujuan, drama, serta pendekatan proses dalam membaca dan menulis. Tata bahasa dan kosa kata terintegrasi dalam pembelajaran bahasa secara menyeluruh. Pelaksanaan strategi ini memfasilitasi interaksi aktif siswa dengan bahasa dan sastra Indonesia, mendukung penguasaan bahasa yang lebih baik dan penghargaan terhadap sastra Indonesia. Strategi pembelajaran ini mengajukan pendekatan holistik dan terintegrasi untuk pengembangan keterampilan siswa dengan peran guru sebagai kolaborator dan fasilitator, membantu siswa menjadi kompeten dalam berbahasa Indonesia dan menghargai warisan sastra budaya mereka.
Pembelajaran Menulis Puisi dengan Metode Michael Riffaterre Salam Salam
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompe­tensi menulis puisi dimaksudkan agar siswa dapat mengguna­kan bahasa dengan tujuan untuk memahami, mengembangkan, dan meng­komunikasikan gagasan dan informasi, serta un­tuk berintegrasi de­ngan orang lain. Puisi dapat mendorong siswa untuk bermain dengan kata‑kata, menafsirkan dunianya dengan suatu cara baru yang khas, dan menyadari bahwa imajinasinya dapat menjadi konkret bila ia dapat memilih kata‑kata dengan cermat untuk ditulis dalam puisi. Menulis puisi dengan metode Michael Riffaterre merupakan metode yang memung­kinkan siswa dapat mengalami suatu proses pembelajaran yang terarah dan menyenangkan. Dalam pelak­sa­naan pembelajaran, siswa akan dipandu mulai dari tahap penggalian ide, penentuan ide, penulisan, sampai pada tahap penyajian.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DIALOG FILM TARUNG SARUNG KARYA ARCHIE HEKAGERY St. Nurhalisa; Salam Salam; Idwati Idwati
Neologia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indoensia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/neologia.v4i2.52121

Abstract

Directive Speech Acts in the Dialogue of the Film Tarung Sarung by Archie Hekagery. This research is a qualitative descriptive research that aims to: describe the form of directive speech acts contained in the dialogue of the film Tarung Sarong by Archie Hekagery and describe the function of directive speech acts contained in the dialogue of the film Tarung Sarung by Archie Hekagery. Data collection was carried out using free-involved listening techniques. The results of this research are related to directive speech acts seen from the aspects of form and function. In the dialogue of the film Tarung Sarong, six forms of directive speech acts are found, namely orders, requests, invitations, prohibitions, advice, and criticism. Judging from the function of directive speech acts, the dialogue in the film Tarung Sarung has various functions. The directive speech act form of command has the function of ordering, ordering, instructing, requiring, and permitting. The form of a request directive speech act has the function of requesting and begging. The directive speech act form of invitation has the functions of inviting, supporting, demanding and demanding. The form of prohibitive directive speech acts has the function of prohibiting and preventing. The directive speech act form of advice has the function of advising, suggesting and reminding. The directive speech act form of criticism has the function of reprimanding, cursing, getting angry and threatening.
Analisis Makna Poster Karya Siswa Kelas X SMA Frater Makassar Maria Inviolata Tamur; Akmal Hamsa; Salam Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2804

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) makna konotasi dan referen (b) makna denotasi dan referen poster karya siswa kelas X SMA Frater Makassar. Penelitian ini dilakukan sejak bulan April hingga Mei 2023. Sumber data penelitian ini adalah poster karya siswa kelas X SMA Frater Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dengan berpedoman pada indikator pemilihan poster yang telah ditetapkan. Poster dianalisis melalui lima tahapan, yaitu (1) membaca data, (2) mereduksi data, (3) mengklasifikasikan data, (4) menginterpretasi data, dan (5) melaporkan data.Hasil temuan mengungkapkan terdapat sepuluh poster bermakna konotasi, lima diantaranya memiliki referen atau acuan dan lima posternya lagi tidak memiliki referen atau acuan. Selain itu, terdapat sembilan poster bermakna denotasi, lima diantaranya memiliki referen atau acuan dan empat diantaranya tidak memiliki referen atau acuan.
Kesalahan Penggunaan Kalimat Efektif pada Tajuk Rencana Harian Fajar Irna Munasirah; Akmal Hamsa; Salam Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendetesiskan kesalahan penggunaan diksi kalimat efektif pada tajuk rencana harian Fajar. (2) Mendetesiskan kesalahan penggunaan struktur kalimat efektif pada tajuk rencana harian Fajar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Desain penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan kata-kata yang tidak sesuai dengan konteks kalimat efektif, sumber datanya dalah struktur kalimat yang tidak benar. Teknik pengumpulan data dilakukan pada kondisi alamiah (natural setting). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari tajuk rencana harian Fajar. Hasil yang di temukan pada kesalahan penggunaan diksi kalimat efektif pada tajuk rencana harian fajar dalam penelitian ini yakni adanya penggunaan kata yang bermakna tidak tepat sehingga menjadikan kalimat tidak baku. Kemudian terdapat kata ciptaan sendiri sehingga kalimat tidak efektif, dan yang terakhir yakni kesalahan dalam ejaan kata imbuhan, sehingga kata dalam tajuk rencana harian fajar kurang efektif ketika dibaca. Bentuk kesalahan penggunaan struktur kalimat efektif pada tajuk rencama harian fajar yakni penggunaan dua kata yang sama artinya dalam sebuah kalimat, penggunaan kata berlebih yang mengganggu struktur kalimat, Penggunaan imbuhan yang kacau, Penggunaan kata dengan struktur dan ejaan yang tidak baku dan pilihan kata yang tidak tepat.
Implementasi Metode Discovery Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan Kurikulum Merdeka: Studi tentang Asesmen Diagnostik Salam; Kasmawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.326

Abstract

Penelitian ini berfokus pada implementasi metode Discovery Learning dalam konteks Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Paniai Timur, dengan tujuan utama untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan pengumpulan data melalui asesmen diagnostik dan observasi kelas. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas VII, dan data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, serta analisis observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor asesmen diagnostik siswa setelah penerapan metode Discovery Learning. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran yang berpusat pada siswa dan menekankan pada proses eksplorasi serta penemuan mandiri oleh siswa dapat meningkatkan pemahaman materi dan keterampilan kognitif. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa Discovery Learning memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas, yang merupakan komponen penting dalam pendidikan abad ke-21. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Discovery Learning, ketika diintegrasikan dalam Kurikulum Merdeka, tidak hanya meningkatkan hasil belajar akademik siswa, tetapi juga memperkaya proses pembelajaran dengan pengalaman yang lebih interaktif dan kreatif. Temuan ini menyarankan pentingnya penerapan metode pembelajaran inovatif dalam sistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di masa depan.
Improving Science Literacy Skills through Interactive Physics E-Learning for students at Lapandewa High School Boma, Muslimin; Mahmudah, Rida Siti Nur'aini; Salam, Salam; Pratiwi, Ika; Syahrir, Syahrir; Chen, Diki; Nofianti, Nofianti; Ariatami, Rezky Nur
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2024): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 10 Issue
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/1.10107

Abstract

This study aims to develop physics e-learning to improve students' science literacy skills at SMAN 3 Lapandewa. This research uses the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The analysis stage involves conducting observations and in-depth interviews at school; the design stage involves designing the initial e-learning product; and the development stage involves developing the e-learning product. The implementation stage involves implementing the developed product, while the final stage involves evaluating the product and its impact on learning outcomes. The determination of research samples involves the use of random sampling techniques and a specific research design. Pretest-Posttest Control Group Design. The research sample amounted to 25 respondents in the control class and 29 respondents in the experimental class. Three validators declared the analysis of science literacy-based teaching materials on temperature and heat feasible, citing easy-to-understand criteria with an average readability of 74.11%. The increase in science literacy skills of students who use science literacy-based teaching materials is higher than that of students who use teaching materials used at school. The increase in science literacy skills among students who use science literacy-based teaching materials is 0.63, compared to 0.38 for students who use traditional school books. Therefore, we can conclude that e-learning enhances students' science literacy abilities.
Representation of Ideology in Local Wisdom Verbal Forms: The Discourse Analysis of Islamic Friday Sermon Sukirman, Sukirman; Salam, Salam; Aswar, Nurul; Firman, Firman; Mirnawati, Mirnawati; Rusdiansyah, Rusdiansyah
Jurnal Adabiyah Vol 22 No 2 (2022): Islamic Humanities
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v22i2a4

Abstract

This study aims to reveal the ideology represented by the preachers through Friday sermons expressed in the form of local wisdom in Palopo City. This study used a qualitative approach to describe and to interpret research data. The data generated from words, phrases, and sentences contain social and religious ideology for data acquisition used a recording instrument. The data source was obtained from the preacher's narrative through expressions of local wisdom. Furthermore, the data were analyzed using the techniques of description, interpretation and explanation. The results showed that the narrative of ideology combined with the expression of local wisdom in the Friday sermon formed the competence of reasoning power and attractiveness of the congregation. It motivates, influences, and encourages worshipers to engage in increasing pious social behavior. Thus, the essence of the sermon's purpose, which states the invitation, has been realized in the practice of diversity (social and religious). الملخص لملخص: تهدف هذه الدراسة إلى الكشف عن الفكر الذي نقله الخطباء في خطبة الجمعة المعبر عنه في شكل الثقافة المحلية التي جرت في مدينة بالوبو. في هذه الدراسة، تستخدام المنهج النوعي لوصف وتفسير بيانات البحث. مصدر البيانات مأخوذ من تعبير الخطباء المعبر عن الثقافة المحلية. تحتوي البيانات من الكلمات والعبارات والجمل الفكرية الدينية الإجتماعية. للحصول البيانات، تستخدام أداة تسجيل . ثم تحلل البيانات باستخدام تقنيات الوصف والتفسير والشرح. وقد وجد أن سرد الفكر المتكامل مع تعبير الثقافة المحلية في خطبة الجمعة يمكن أن يحفز قوة التفكير وجاذبية المصلين. هذا يحفز المصلين ويؤثر عليهم ويشجعهم على عمل وإرتقاء التقوى الإجتماعية. وهكذا ، فإن جوهر الغرض من الخطبة هو الدعوة وقد تحقق في ممارسة التنوع (التقوى الإجتماعية). الكلمات المفتاحية: التمثيل الأيديولوجي. حكمة محلية؛ شكل لفظي خطبة الجمعة Abstrak Penelitian ini bertujuan mengungkap ideologi yang direpresentasikan para khatib melalui khutbah jumat yang diekspresikan dalam bentuk kearifan lokal yang berlangsung di Kota Palopo. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif mendeskripsikan dan menginterpretasi data penelitian. Sumber data diperoleh dari penuturan khatib berupa ungkapan kearifan lokal. Data dihasilkan dalam bentuk kata, frasa dan kalimat mengandung ideologi religius sosial. Untuk perolehan data digunakan instrumen perekam. Selanjutnya, data dianalisis dengan teknik deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Ditemukan bahwa penuturan ideologi yang dipadu dengan ungkapan kearifan lokal dalam khutbah jumat membentuk kompetensi daya nalar dan daya tarik jamaah. Hal tersebut memotivasi, mempengaruhi dan mendorong jamaah melakukan perilaku kesalehan sosial yang semakin meningkat. Dengan demikian, hakikat tujuan khutbah yang menyatakan ajakan telah diwujudkan dalam pengamalan keberagaman (religius sosial). Kata Kunci: Representasi ideologi; Kearifan lokal; Bentuk verbal; Khutbah jumat