Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kasus : Keperawatan Medikal Bedah Pada NY. Y.S Dengan Dispepsia Anggra Trisna ajani; Hilma Yesii; Mike Asmaria; Milya Novera; Freti Gusrina Putri
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.19

Abstract

Studi Kasus : Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Tn. B dengan Kanker Paru Anggra Trisna ajani; Hilma Yessi; Mike Asmaria; Aldo Putra
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.20

Abstract

Kanker Paru adalah tumor ganas paru yang berasal dari epitel saluran napas. Pada tahun 2020 menurut laporan dari Globocan terdapat 2,3 juta kasus kanker paru secara global (11,4% dari semua kanker) dan 1,8 juta kematian akibat kanker paru (18,4% dari semua kematian akibat kanker). Menurut data Kemenkes tahun 2020 prevelensi kejadian penyakit kanker di Indonesia (136.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23. Berdasarkan data Rikesdas mencatat pada tahun 2018 yang terkena kanker paru di sumbar berjumlah 282 orang. Berdasarkan data yang diperoleh dari Medical Recor RSUP Dr. M. Djamil Padang pada tahun 2019 sampai 2022 didapatkan jumlah kasus kanker paru sebanyak 430 orang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien dengan kanker paru di Ruang Rawat Inap Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang pada tahun 2023. Hasil pengkajian ditemukan 6 diagnosa yang muncul pada Tn. B yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pefusi perifer tidak efektif, nyeri kronis, defisit nutrisi, intoleransi aktivitas, dan distress spiritual. Diharapkan tugas akhir ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan pengetahuan bagi pasien dan keluarganya, sehingga pasien dapat mengetahui berbagai resiko yang terjadi serta pengobatan yang mungkin dapat dilakukan.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. j Dengan Demam Thypoid Asbihul Mahdy; Debby Silvia Dewi; Hilma Yessi; Mike Asmaria
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.59

Abstract

WHO (2018) mengatakan kasus demam thypoid fever terbanyak adalah Afrika, Asia Tenggara dan daerah Pasifik Barat. Riskesdes mencatat parevalensi nasional demam Thypoid adalah 1,60%. Penyakit Thypoid menduduki peringkat ke 5 terbanyak disumatera barat dengan 4.641 kasus. Demam thypoid adalah penyakit infeksi bakteri yang menyerang sistem pencernaan manusia yang disebebkan oleh salmonella typhi dan dapat menular melalui makanan atau minuman. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi kasus mengakaji secara langsung dengan sampel satu orang pasien. Tujuan penelitian ini yaitu memberi asuhan keperawatan pada pasien demam thypoid fever di ruangan mina rumah sakit Aisyiyah Pariaman. Berdasarkan hasil pengkajian pada pasien ditemukan 5 diagnosa yaitu hipertermia, gangguan pola tidur, intoleransi aktifitas, nausea, resiko hipovolemia. Intervensi diuraikan dan disusun berdasarkan diagnosa keperawatan. Setelah implementasi diberikan selama 5 hari pada pasien didapatkan suhu badan pasien berkurang dari 38,5 menjadi 36,2, nafsu makan sudah mulai membaik, dan klien tampak lebih tenang. Setelah diberikan asuhan keperawatan pada pasien, semoga pasien dan keluarga memahami perawatan dan pencegahan agar terhindar dari penyakit demam thypoid.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.y Dengan Tuberculosis Paru faquita rahmadhani; Aulia Asman; Mariza Elvira; Mike Asmaria
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.60

Abstract

Menurut WHO 2020, Penyakit Tuberkulosis merupakan salah satu dalam sepuluh penyakit penyebab kematian terbanyak di Dunia. Terdapat 10 juta kasus insiden TB Paru, kasus yang paling banyak terkena TB adalah pada usia produktif yaitu usia 15-45 tahun. Indonesia berada pada peringkat ke lima dengan Tuberkulosis terrbanyak di Dunia. Berdasarkan data Kemenkes RI 2020 angka kejadian TB Paru di Indonesia terdapat 528.000 kasus. Data yang didapatkan di Rekam medik RSUD Padang Pariaman Tuberkulosisi masuk kedalam 2 besar penyakit terbanyak di Ruang Rawat Inap Paru RSUD Padang Pariaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengaplikasikan asuhan keperawatan pada pasien dengan tuberculosis yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi dan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di Ruang Rawat Inap Paru RSUD Padang Pariaman pada Tanggal 16-20 Februari 2023 pada satu pasien. Setelah dilakukan pengkajian muncul diagnosa keperawatan yaitu : Bersihan jalan napas tidak efektif, Pola napas tidak efektif, Gangguan pola tidur, Risiko Defisit Nutrisi. Intervensi diuraikan dan evaluasi hasil yang dicapai dari implementasi yang dilakukan. Pada studi kasus ini diharapkan pasien dan keluarga dapat memahami perawatan dan pencegahan agar terhindar dari penyakit Tuberkulosis Paru, begitu juga perawat, instansi Rumah Sakit, dan pendidikan diharapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan sebagai acuan dalam pemberian pelayanan.
EFEKTIFITAS EDUKASI DETEKSI DINI STROKE DENGAN METODE ACT FAST TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN RISIKO TINGGI STROKE Asmaria, Mike; Yessi, Hilma; Hidayati, Hidayati; Marni, Linda; Anggia Sari, Dwi Happy; Hasmita, Hasmita
Ensiklopedia of Journal Vol 6, No 4 (2024): Vol. 6 No. 4 Edisi 1 Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v6i4.2600

Abstract

Stroke salah satu penyakit yang masih menjadi penyebab penyakit kedua di dunia.Stroke tidak terjadi dengan sendirinya, banyak faktor yang menyebabkan stroke. Faktor yang paling utama dalam keterlambatan dalam pengobatan stroke adalah kurangnya pengetahuan tentang tanda dan gejala serta indikasi dari penyakit stroke. Upaya pencegahan primer agar menurunkan angka kejadian stroke, salah satunya dengan F. A. S. T. (Face drooping, Arm Weakness, Speech difficulty, Time). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi deteksi dini stroke metode Act FAST terhadap pengetahuan keluarga pada pasien resiko tinggi stroke di Air Santok Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi ekxperimental dengan desain penelitian pre dan post. Responden pada penelitian ini sebanyak 34 orang yang terdiri dari 17 orang kelompok kontroldan 17 orang kelompok perlakuan. Dari penelitian didapatkan nilai rata-rata untuk kelompok perlakuan 73,45% maka dapat disimpulkan pengetahuan pada kelompok perlakuan efektif. Sedangkan nilai rata-rata untuk kelompok kontrol -8,68% maka dapat disimpulkan pengetahuan pada kelompok kontrol tidak efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi deteksi dini stroke metode Act FAST  efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien resiko tinggi stroke. Diharapkan pada responden untuk bisa mempertahankan pengetahuan yang didapat tentang deteksi dini  dengan metoda Act FAST sehingga bisa mempercepat penanganan prehospital stroke.Kata Kunci: Edukasi, FAST, Pengetahuan, Resiko Stroke          
Asuhan keperawatan Pada Ny.Y Dengan Chronic Kidney Disease (Ckd) di Ruang Interne Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman Linda Marni; Yudha Prama Diwanto; Mike Asmaria; Jufrika Gusni; Adela Nofita
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i2.124

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan terjadinya penurunan fungsi ginjal yang menyebabkan keseimbangan dalam tubuh terganggu, penumpukan sisa metabolisme seperti ureum, dan terganggunya keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Menurut WHO tahun 2019 penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) menyebabkan kematian pada 850.000 orang setiap tahunnya. Di Indonesia prevelensi kejadian CKD naik menjadi 3,8%, angka kejadian terbanyak oleh Nefropati diabetik 52% dan di ikuti oleh Hipertensi sebanyak 24%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengaplikasikan Asuhan Keperawatan pada pasien Gagal Ginjal Kronis dengan melakukan Pengkajian, menegakkan Diagnosa, Intervensi, Implementasi, Evaluasi Keperawatan danPendokumentasian. Penelitian ini dibuat dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah menggunakan metode studikasus sesuai dengan data yang diperoleh dengan proses anamnesa. Penelitian ini dilakukan di Ruang Interne RSUD Pariaman pada Tanggal 14-18 Februari 2023 pada 1 pasien. Setelah dilakukan pengkajian muncul 7 diagnosa yaitu pola napas tidak efektif, hipertermi, perfusi perifer tidak efektif, defisit nutrisi, gangguan pola tidur, kesiapan peningkatan pengetahuan dan risiko infeksi. Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan keterampilan keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan Gagal Ginjal Kronis. Diharapkan kepada pasien dan keluargadapat meningkatkan pengetahuan serta dapat menjaga pola hidup sehat.
STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN PSIKOLOGIS PENDERITA RESIKO TINGGI STROKE PADA MASA PANDEMI COVID-19 Mike Asmaria; Hilma Yessi; Hidayati Hidayati; Dwi Happy Anggia Sari
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.2169

Abstract

Meningkatnya angka mortalitas akibat covid-19, juga berpengaruh pada penyakit cormobid seperti Penyakit Tidak Menular (PTM) resiko tinggi stroke. Walaupun Penanggulangan sudah dilakukan namun belum maksimal dikarenakan pandemi covid-19 yang menimbulkan rasa cemas pada penderita. Jika kecemasan terjadi terus menerus dan tidak di tangani dengan baik, maka dapat berujung pada kematian. Hasil survey di Wilayah Puskesmas Pariaman, di temukan bahwa pasien merasa takut ke pelayanan kesehatan bahkan rumah sakit. Padahal pasien resiko tinggi stroke perlu melakukan kontrol kesehatan secara rutin. Pentingnya aspek kesehatan mental juga sama dengan kesehatan fisik bagi pasien resiko tinggi stroke. Hal ini membuat peneliti ingin mengetahui Pengalaman Psikologis Penderita Resiko Tinggi Stroke Pada Masa Pandemi covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi dengan penentuan subyek purposive dan kriteria yang sudah ditentukan. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik pendekatan Creswell. Hasil penelitian di temukan 3 tema. yaitu kecemasan tertular virus covid-19, kecemasan dilakukan swab test dan di rawat di rumah sakit, kecemasan akan protokol penguburan jenazah covid-19. Untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien resiko tinggi stroke, maka diharapkan petugas kesehatan bisa memberikan terapy Psikoedukasi kepada pasien tentang penularan dan protokol penanganan covid-19, termasuk penanganan jenazah pasien covid-19.Kata kunci : Covid-19 ; Kecemasan ; Pengalaman ; Psikologis ; Stroke
Pemberian Terapi Teknik Relaksasi Napas Dalam Pada Pasien Appendiktomi muhammad faiz; Asmaria, Mike; Asman, Aulia; Novariza, Rika
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i1.218

Abstract

Appendictomi merupakan pembedahan pada peradangan apendiks vermiformis atau biasa dikenal dengan peradangan pada usus buntu. jika tidak segera ditangani akan menjadi komplikasi parah seperti perforasi atau sepsis yang dapat menyebabkan kematian. Berdasarkan data WHO tahun 2021, insiden appendicitis di Dunia mancapai 7% dari keseluruhan jumlah penduduk dunia. Di Indonesia berkisar 24,9 kasus per 10,000 populasi. Dari hasil pengajian peneliti di RS aisyiyah pariaman tahun 2023 didapatkan jumlah appendiktomi yaitu 55 orang, di ruangan mina yaitu 16 orang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan post op apprndiktomidi ruang mina RS aisyiah Pariaman pada tahun 2024,. Hasil pengkajian ditemukan klien mengeluh nyeri di bagian luka post op yaitu di bagian perut bawah sebelah kanan dengan skala nyeri 7, luka klien tampak basah dan memerah, panjang luka klien ± 7cm. Ditemukan 3 diagnosa yang muncul pada Ny.S yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis,resiko infeksi, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan nyeri post op. Intervensi yang dilakukan yaitu manajemen nyeri,pencegahan infeksi, dukungan mobilisasi. dengan implementasi 5 hari. Hasil evaluasi yang telah dilakukan masalah teratasi 5 hari pada tanggal 19-23 maret 2024 dalam bentuk SOAP.Penyakit ini jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi dan dapat menimbulkan terjadinya kematian. Diharapkan tugas akhir ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan pengetahuan bagi pasien dan keluarganya, sehingga pasien dapat mengetahui berbagai resiko yang terjadi serta pengobatan yang mungkin dapat dilakukan.
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Ny. M Dengan Tumor Mammae Post Op Lumpektomi Annafi Putri, Pujha; Asmaria, Mike; Marni, Linda; Asman, Aulia; Yessi, Hilma
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i1.269

Abstract

Tumor mammae merupakan salah satu jenis tumor paling umum di dunia, yang terjadi ketika sel-sel abnormal dalam jaringan payudara tumbuh tanpa terkendali. Menurut laporan Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO), tumor mammae paling banyak dialami di Indonesia yaitu sebanyak 65.858 kasus, Provinsi Sumatera Barat periode Januari-September 2022 mencapai 2.350 kasus dengan jumlah tumor mammae yang diindikasi operasi yaitu 479 kasus, di Rumah Sakit Dr. Reksodiwiryo Padang tahun 2023 terdapat 370 kasus (38,9%). Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan tumor mammae post op lumpektomi di RS. Dr. Reksodiwiryo Padang. Metode penelitian study kasus. Hasil penelitian ditemukan pengkajian pada Ny.M terdapat keluhan nyeri di bagian luka post op di dada sebelah kanan, luka tampak basah dan memerah, panjang luka sekitar 6 cm. Diagnosa keperawatan yang ditemukan yaitu resiko infeksi, nyeri akut, gangguan integritas kulit, gangguan rasa nyaman akibat efek samping terapi, dan gangguan citra tubuh. Intervensi diberikan meliputi manajemen nyeri, perawatan integritas kulit, terapi relaksasi, dan promosi citra tubuh. Evaluasi perkembangan pasien menunjukkan masalah teratasi dalam 5 hari. Darihasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan pengetahuan bagi pasien / keluarga tentang penyakit Tumor Mammae.
PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA PAUH BARAT KOTA PARIAMAN Yessi, Hilma; Asmaria, Mike; Anggita, Kheniva Diah; Marni, Linda; Hasmita, Hasmita; Yuderna, Vivi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.3015

Abstract

tahun keatas pada laki-laki sebanyak 24% dan wanita 20,5%. Data hipertensi di wilayah Puskesmas Pariaman pada tahun 2021 sebanyak 881, tahun 2022 hipertensi sebanyak 903. Desa Pauh Barat memiliki sebaran lansia hipertensi yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku pencegahan stroke pada lansia hipertensi di Desa Pauh Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia hipertensi desa Pauh Barat. Sampel penelitian berjumlah 36 orang. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 19 (52,77%) responden memiliki perilaku yang tidak baik dalam pencegahan terjadinya stroke, sebanyak 17 (47,22%) responden memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan terjadinya stroke. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk mengontrol perilaku pencegahan stroke pada lansia hipertensi secara teratur melalui posyandu lansia.Kata kunci : Perilaku, pencegahan, hipertensi, lansia, stroke