Articles
Indigo Adult Adjustment
Hafidzah Rahmah Adi Setia Putri;
Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53608
This study aims to describe the process of adjustment in indigo adults and the factors that influence the adjustment in indigo adults. This research uses a qualitative approach with a case study method. The participants in this study were three indigo individuals who reached middle adulthood. Data collection was carried out through semi-structured interviews using data analysis from Miles and Hubarman. Test the validity of the data using member checking. The results of the study showed that the three participants had different descriptions of the adjustment process. In the adjustment of indigo adults, two indigo adults were able to achieve adjustment because they could achieve the process of self-acceptance and one other indigo was unable to achieve adjustment because they could not achieve the process of self-acceptance, felt disturbed by their sixth sense abilities, and were unable to control emotions. The process of adjustment to indigo adults is jointly influenced by factors which include physical conditions, development and maturity, psychological conditions, and environmental conditions. Key word : Adjustment, Indigo, Maturity
Coping Stress pada Mahasiswa yang Menjalin Hubungan Posesif
Laila Nur Syafitri;
Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53633
Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi coping stress pada mahasiswa yang menjalin hubungan posesif dengan pasangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap responden memiliki cara yang berbada menghadapi pasangan posesif. Setiap responden memiliki permasalahan keposesifan pasangan yang berbeda. Dengan berbagai masalah yang dilalui responden, responden mampu membuat strategi yang efektif dalam mengatasi stress yang datang dalam hubungan responden. Pengalaman-pengalaman permasalahan yang terjadi, menjadi sebuah tinjauan untuk mengatasi permasalahan kedepannya. Hubungan posesif didasari pada ketidakpercayaan pasangan pada responden. Responden mampu mengatasi keposesifan pasangan dengan berbagai cara yang telah responden pikirkan sebelumnya dan efektif.
The Relationship Between Peer Conformity and Bullying Behavior in Middle School Students
Lailatus Sholihah;
Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53680
This research is motivated by the rise of cases of bullying behavior in adolescents, one of the causes of which is peer conformity, especially at school. The purpose of this study was to find out whether there is a relationship between peer conformity and bullying behavior of junior high school students, the research location is SMP Negeri 2 Puri Mojokerto. The respondents used were class VII and VIII with a total sample of 158 students. This research method is quantitative with saturated sampling technique using SPSS 17.0 for Windows. The instrument used is the conformity scale and bullying behavior using a questionnaire. In this analysis using the Product Moment Correlation Analysis formula using SPSS 17.0 for windows, the researcher conducted an analysis test on 158 students with a result of 0.000 which was significantly less than 0.05 or p<0,05. Hypothesis testing produces a correlation coefficient of -0.363 between the variables of conformity and bullying behavior, to test the hypothesis using Pearson's Product Moment, showing a low negative correlation between the x and y variables. So there is a significant relationship between peer conformity and student bullying behavior so that it has a negative but low correlation. Key word : Conformity, Bullying behavior
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI MASA PANDEMI COVID-19
’Alimah, Chabibatul;
Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40972
Abstrak Pembelajaran mahasiswa dilakukan secara daring selama pandemi, termasuk dalam pengerjaan skripsi. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan stres akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di masa pandemi Covid-19. Metode pengambilan data dengan skala self-efficacy dan skala stres akademik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 100 mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan analisis korelasi product moment-Pearson dengan bantuan SPSS 24.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi r=-0,340 yang berarti adanya korelasi negatif antara self-efficacy dengan stres akademik. Hasil tersebut menunjukkan jika semakin rendah self-efficacy maka stres akademik mahasiswa semakin tinggi. Kata Kunci: self-efficacy, stres akademik, mahasiswa, skripsi Abstract Online learning process used by undergraduate students during pandemic, including in thesis work. This study aimed to examine the relationship between self-efficacy and academic stress among undergraduate students who are working on their thesis during the Covid-19 pandemic. The data was collected using self-efficacy scale and academic stress scale. The subjects for this study was chosen through purposive sampling process. A total of 100 undergraduate students were obtained to be the subjects of this study. The result of Pearson analysis showed a negative correlation between self-efficacy and academic stress with the coefficient correlation value of r = -0,340. This correlation indicated that students with low self-efficacy shows a higher score in academic stress. Keywords: self-efficacy, academic stress, undergraduate students, thesis
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI PADA MASA PANDEMI COVID-19
Fadila, Noerma Ayu;
Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40974
Abstrak Pandemi yang terjadi membuat mahasiswa mengikuti pembelajaran dari rumah. Keadaan tersebut memberikan dampak negatif dalam kegiatan belajar mengajar. Terlebih lagi pada mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Banyak kendala-kendala yang menimbulkan prokrastinasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian kali ini merupakan metode kuantitatif. Populasi dalam Subjek penelitian kali ini merupakan 224 mahasiswa universitas x yang sedang mengerjakan skripsi. Instrumen penelitian yang akan digunakan adalah skala self efficacy dan skala prokrastinasi akademik. Skala disusun sesuai dengan teori teori yang sesuai dengan setiap variabel serta dianalisis dengan menggunakan software SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis pearson product moment correlation menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara self efficacy dengan prokrastinasi akademik dengan nilai pearson correlation -672 pada taraf signifikansi 0,000. Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tinggi self efficacy maka semakin rendah perilaku prokrastinasi akademik. Hal tersebut juga berlaku sebaliknya, jika tingkat self efficacy yang dimiliki rendah amaka semakin tinggi perilaku prokrastinasi akadmik yang akan terjadi. Kata kunci: Self efficacy, prokrastinasi akademik, mahasiswa Abstract The pandemic that occurred made all students study at home. This situation has a negative impact on teaching and learning activities. Especially for the final semester students who are working on their thesis. Lot of troubles cause them in the state of academic procrastination. This research is keen to seek the relation between self efficacy and academic procrastination within the student who completing their thesis during the covid-19 pandemic. This research was conducted in a quantitative method. The subjects of this study were 224 university x students who were working on the thesis. The self efficacy scale and academic procrastination scale is applied as the research instrument and formulated based on variable-relevant theories then analysed using SPSS 25.0 for windows. Pearson product moment correlation analysis from this research shows that there is negative correlation between self efficacy and academic procrastination with Pearson Correlation Score at -672 with 0,000 significance. It implies that the higher self efficacy lowering the level of academic procrastination and vice versa. Keyword: self efficacy, academic procrastination, college student
Hubungan antara Konsep Diri dengan Kecenderungan Cinderella Complex pada Wanita Dewasa Awal
Deristarini, Cicilya;
Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p1136-1150
Salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal adalah mencapai kemandirian, namun pada masa ini masih ditemukan adanya ketergantungan. Ketergantungan tersebut dapat mengarah pada kecenderungan cinderella complex. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kecenderungan cinderella complex pada wanita dewasa awal. Penelitian ini dilakukan pada wanita yang berusia 18-40 tahun di Desa X Provinsi Jawa Timur dengan sampel 266 wanita dewasa awal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi pearson dengan bantuan SPSS 26.0 for windows. Hasil penelitian mengungkapkan ada hubungan antara konsep diri dengan kecenderungan cinderella complex. Nilai koefisien korelasi sebesar -0,431 dengan signifikansi 0,000 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan tidak searah. Artinya semakin tinggi konsep diri, maka semakin rendah kecenderungan cinderella complex pada wanita dewasa awal, begitupun sebaliknya. Kata kunci : Konsep Diri, Cinderella Complex, Wanita Dewasa Awal
Celebrity Worship Syndrom di Kalangan Perempuan Dewasa Awal Penggemar K-Pop
Mila, Najwa Athiyatul;
Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p1151-1167
Penelitian psikologi kualitatif ini berusaha mengungkap pengalaman celebrity worship perempuan dewasa awal yang menggemari K-Pop dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur bersama kelima partisipan, yaitu perempuan yang menggemari K-Pop. Interpretative phenomenological analysis (IPA) atas data penelitian menghasilkan tiga tema induk: a) pengalaman celebrity worship, b) faktor-faktor yang mempengaruhi celebrity worship, dan c) proses celebrity worship. Tema pertama menjelaskan tentang dimensi celebrity worship yang dialami oleh partisipan. Tema kedua merujuk pada faktor-faktor yang mempengaruhi celebrity worship. Tema ketiga menampilkan proses para partisipan hingga mereka sampai pada perilaku celebrity worship. Studi ini menyimpulkan bahwa kelima partisipan memiliki celebrity worship hingga ke dimensi kedua yaitu intense-personal feeling dimana mereka merasakan perasaan yang kuat pada selebritas yang mereka sukai. Namun, faktor-faktor yang mempengaruhi celebrity worship ditemukan tidak signifikan terhadap celebrity worship mereka.
Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Celebrity Worship pada Penggemar K-pop Dewasa Awal
Qorina, Mayzuhra Nikma;
Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p1168-1179
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan celebrity worship pada penggemar K-pop dewasa awal. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimen dengan tujuan meneliti korelasi antar variabel. Pengambilan sampel memakai teknik purposive sampling dengan subjek penelitian 130 responden penggemar K-pop. Teknik pengumpulan data menggunakan skala yang terdiri atas skala kontrol diri yakni The Brief Self-Control Scale dan skala celebrity worship yakni The Celebrity Attitude Scale. Data yang didapat akan dianalisis dengan uji korelasi product moment melalui bantuan SPSS 26.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kontrol diri dengan celebrity worship. Hal tersebut dapat dilihat dari taraf signifikansi sebesar 0.003 (p < 0.05) dengan skor koefisien korelasi sebesar 0.255. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan positif antara kontrol diri dengan celebrity worship pada penggemar K-pop dewasa awal. Maka semakin tinggi kontrol diri yang dilakukan oleh penggemar K-pop, maka semakin tinggi pula perilaku celebrity worship nya, begitupun sebaliknya.
Perbedaan Tingkat Kecemasan Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Mahasiswa yang sedang Menyusun Skripsi
Safitri, Adisti Dian;
Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11n3.p1383-1399
Skripsi merupakan salah satu syarat penentuan kelulusan di Perguruan Tinggi berupa karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa berisikan penelitian yang telah dilakukan yang kemudian dipertanggungjawabkan. Beberapa penelitian di Indonesia menemukan bahwa mahasiswa yang menyusun skripsi akan cenderung mengalami kecemasan dengan tingkat relatif sedang hingga tinggi. Penelitian bertujuan mengetahui perbedaan tingkat kecemasan ditinjau dari jenis kelamin pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kecemasan seseorang, dengan salah satunya termasuk jenis kelamin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Kecemasan dalam penelitian ini didefinisikan sebagai suatu respon khawatir, gangguan kognitif, tegang, dan adanya indikator fisiologis terhadap situasi yang dipersepsikan mengancam keberhasilan meraih tujuan. Metode pengambilan data dengan skala kecemasan dalam menghadapi skripsi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan yang termasuk dalam kategori yang telah ditetapkan peneliti dengan sampel sebanyak 35 orang digunakan untuk data penelitian. Analisis data dilakukan dengan analisis Mann-Whitney U-Test dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi kecemasan mahasiswa sebesar 0,336 sehingga hipotesis ditolak yang berarti tidak ada perbedaan pada tingkat kecemasan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan yang sedang menyusun skripsi.