Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Implementasi Aspek Keunikan Dalam Peradilan Agama Di Indonesia Restu Teguh Imani; Moh. Imam Mahmudin; Yuli Agung Nugroho; Lintang Zufar Satyanagama; Nur Rofiq
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v2i1.2532

Abstract

Religious Courts in Indonesia have unique, complex and interesting aspects, reflecting the diversity of religions and cultures in society. This uniqueness includes the legal basis, the role of religious courts in resolving religion-based conflicts, as well as the various challenges faced in ensuring justice. Religious Courts also present unique and interesting dynamics in the state justice system. The uniqueness of Religious Courts lies in the harmonization of religious law and national positive law, creating a unique and often complex legal framework. This article aims to describe and analyze the unique aspects of religious justice in Indonesia. With a deeper understanding of these challenges, efforts can be directed towards improving and developing the religious justice system so that it remains relevant and effective in handling legal conflicts related to religious aspects in Indonesian society. This research examines the implementation of unique aspects in the religious justice system in Indonesia. The religious justice system in Indonesia has unique characteristics that reflect various cultural, religious and social dimensions in a country with a diverse population. As a country with a majority Muslim population, religious courts play an important role in enforcing family and marriage laws based on Islamic law. This study underlines the importance of understanding the unique aspects of religious justice in Indonesia in the context of a legal state based on the supremacy of law. Ensuring a balance between local values, religion, and national positive law is a complex task, but essential to achieving justice in Indonesia’s rapidly evolving religious justice system.
PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DALAM PRAKTIK KEWAJIBAN PEMBAYARAN ZAKAT FITRAH MELALUI ONLINE Zulfa Rusyda Fadiyah; Salma Amalia Amanda; Nurul Hidayah; Intan Nailul Muna; Nur Rofiq
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v3i3.2998

Abstract

Salah satu rukun islam yang wajib kita jalankan adalah zakat, yang terdiri dari dua macam yakni zakat fitrah dan zakat maal. Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat muslim tanpa terkecuali.Di Indonesia sendiri tata cara pengelolaan zakat diatur dalam Undang Undang No 23 tahun 2011 yang berisi mengenai kegiatan perencanaan, dan pengkoordinasian dalam pengumpulan,pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Sesuai perkembangan zaman yang semakin bertambahnya inovasi dan teknologi, dalam melakukan aktivitas pembayaran dan pengelolaan zakat khususnya zakat fitrah yang mana memiliki hukum untuk wajib dilaksanakan oleh semua muslim. Untuk memudahkan dalam melakukan aktivitasnya, zaman sekarang bisa dilakukan secara online, akan tetapi dalam penggunaanya harus memerlukan preferensi yang sesuai dengan hukum islam. Dalam kajian ini menggunakan metode Istinbath al-Ahkam al-Ijtima’iyah (Penelitian Sosiologis) dan metode Ushul Fiqh (Penelitian Teks). Metode penelitian sosiologis digunakan untuk menganalisis hukum Islam dari segi sosial dan budaya masa kini seperti adanya pembayaran zakat fitrah secara onlinedengan menggunakan aplikasi tertentu. Sedangkan metode penelitian teks digunakan untuk menganalisis teks atau bahan kajian mengenai zakat fitrah dalam hukum Islam dengan melibatkan mazhab atau aliran tertentu. Sehingga dengan menggunakan kedua metode penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan tulisan yang relevan dan edukatif bagi masyarakat.
PERCERAIAN DI INDONESIA DITINJAU DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM YANG BERLAKU Muhammad Saukha Aulana; Cornelius Rangga; Agung Rakha; Dimas Herdian Nugrahimsyah; Nur Rofiq
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i1.3149

Abstract

Perceraian di Indonesia Ditinjau Dalam Perspektif Hukum Islam Yang Berlaku. Pendahuluan Perceraian merupakan fenomena kompleks yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan budaya di berbagai masyarakat, termasuk di Indonesia. Kehadirannya tidak hanya memengaruhi individu yang terlibat secara langsung, tetapi juga berdampak pada keluarga, masyarakat, dan bahkan sistem hukum yang mengaturnya. Dalam konteks Indonesia, perceraian menjadi peristiwa yang sering kali dipertanyakan, diperdebatkan, dan diatur secara ketat, terutama ketika dilihat dari perspektif hukum Islam Dalam hal "Perceraian di Indonesia Ditinjau Dalam Perspektif Hukum Islam Yang Berlaku", salah satu metode penelitian yang kami dapat digunakan adalah metode penelitian studi kasus dapat digunakan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana perceraian diatur dan diterapkan dalam konteks hukum Islam di Indonesia.
PERAN PENGADILAN AGAMA DALAM MENYELESAIKAN KASUS SENGKETA WAKAF Irvanda Rizqi Maulana P; Gita Jemima Ardhana; Arum Nurul Layalia Mufaidah; Melati Lintang Kirana; Nur Rofiq
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i1.3462

Abstract

Penulisan artikel ini dilakukan sebagai bentuk dari pemenuhan dari tugas PJBL hukum islam yang dimana berisi tentang penyelesaian sengketa wakaf serta keikutsertaan pengadilan dalam menyelenggarakan sengketa wakaf. Wakaf merupakan menghalangi atau menahan harta benda atau pun kuasa yang digunakan untuk kebajikan demi ibadah kepada Allah SWT. Akan tetapi, hal ini tak luput dari adanya keikusertaan dalam sengketa yang terjadi dalam pelaksanaan wakaf tanah. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai tindakan baik secara preventif maupun secara represif. Dalam upaya penyelesaian sengketa secara preventif dapat dilakukan dengan musyawarah, arbitrase, mediasi. Akan tetapi, jika sengketa yanh terjadi tidak dapat dilakukan secara baik-baik antara kedua belah pihak maka hal ini bisa dilakukan dengan cara terakhir yaitu dengan diadili lewat pengadilan.
Application of the Weighted Product Model Method for Vendor Selection at PT. Indonesia Comnets Plus Nur Rofiq; Puji Raja Bagus Kausar
Jurnal Inotera Vol. 9 No. 2 (2024): July - December 2024
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol9.Iss2.2024.ID361

Abstract

PLN Icon Plus is a subsidiary of PLN which runs its business in the telecommunications sector as an internet service provider (ISP) requiring collaboration with vendors in various aspects of work. In order to fulfill work functions quickly and precisely and efficiently in the costs incurred, selection is required, so that the results of the work and the costs incurred can reach the target. This problem may require the implementation of a system that can help make decisions in the vendor selection process, namely a decision support system (DSS) with the Weighted Product (WP) method. WP is a popular multi-criteria analysis decision and this method is also based on computational complexity that is not too difficult so the time required to produce calculations is relatively short. The results of this research were obtained from calculating several criteria factors such as legality of PT, Evidence of Technical Qualifications, Unit Specifications, Price and Track Record, resulting in the ranking process within the scope of PT. PLN Icon Plus produces the vector V1 value as the highest value, namely 0.238. This value is an alternative to PT. Sanestri Bangun Jaya (SBJ). The Decision Support System (SPK) which was developed based on a website and has carried out black box testing shows that the system developed has worked well.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENINGKATAN DISPENSASI KAWIN (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kota Magelang) Nur Rofiq
AS-SALAM Vol 11 No 1 (2022): TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN HUKUM ISLAM PASCA PANDEMI
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i1.377

Abstract

Abstrak Dampak pandemi COVID-19 di Indonesia merambah ke seluruh sendisendi kehidupan masyarakat, antara lain banyaknya kasus pengajuan dispensasi kawin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui alasan-alasan pemberian dispensasi kawin terhadap anak di bawah umur 19 tahun pada Pengadilan Agama Kota Magelang dan seberapa jauh dampak pandemi Covid-19 terhadap peningkatan dispensasi kawin yang terjadi di Kota Magelang. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan didukung penelitian lapangan (field research). Kemudian obyeknya diteliti menggunakan pendekatan analytical approach. Tehnik pengumpulan datanya wawancara, observasi dan dokumentasi, serta analisis datanya menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajuan dispensasi kawin mulai sebelum COVID-19 sampai dengan masa COVID-19 menunjukkan kenaikan yang luar biasa yaitu mencapai 300%. Hal ini bisa dilihat dari data di Pengadilan Agama Kota Magelang mulai Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2021. Pada Tahun 2017 permohonan dan sekaligus dikabulkannya dispensasi kawin oleh Pengadilan Agama Kota Magelang sebanyak 7 kasus, Tahun 2018 ada 5 kasus, Tahun 2019 ada 6 kasus, Tahun 2020 mulai Januari sampai Pebruari ada 4 kasus. Sedangkan mulai Maret sampai Desember 2020 yang merupakan awal munculnya COVID-19 sebanyak 22 kasus dan pada tahun 2021 terdapat 22 kasus. Namun kenaikan tersebut bukan semata-mata karena kesempatan dibalik pandemi COVID-19, tetapi karena diberlakukannya UU perkawianan terbaru yaitu UU Nomor 16 Tahun 2019 yang berisi bahwa usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun baik perempuan maupun laki-laki. Namun jika berdasarkan UU perkawinan lama yaitu UU No.1 Tahun 1974, maka tidak ada kenaikan pengajuan dispensasi kawin tetapi justru mengalami penurunan.
PERANAN BIMBINGAN PERKAWINAN (BIMWIN) DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA PERCERAIAN PADA MASA PASCA COVID-19 DI KOTA MAGELANG Nur Rofiq; Kuswan Hadji; Mohammad ‘Ulyan
Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marriage is an inner and outer bond between a man and woman in order to create a happy and blessing full ever after family. In fact, some problems perhaps appear through family lifetime. The aim of this research: to analyze the role of Marriage Guidance and the obstacle of that in minimalizing the divorce cases amid Covid-19 in Magelang. The methodology in this research is descriptive qualitative analysis by field research model. Results: The highly dominant role of Marriage Guidance that is applied by the council on the Religious Affairs Office in minimalizing the divorce. They are the front troopers in helping pre-marriage couple to build strong family in the harmony then they can create sakinah, mawaddah, and rahmah family. The obstacles which is faced by the Religious Affair Offices are still the same, such as; it is hard to invite the pre-marriage couple coming to the office to get the guidance because they have to work and difficult to get off days for the guidance. Contribution to the scientific world: The result of this research can be references for any researcher who has focus on the marriage field, especially pre-marriage couple that did not have enough time to join and get the Marriage Guidance.
Perbandingan Metode KNN, Decision Tree Dan Neural Network Untuk Deteksi Malware Pada Platform Android Nurjaya; Nur Rofiq
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 2 No 4 (2024): JRIIN: Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Android telah menjadi platform yang paling dominan dan banyak digunakan di seluruh dunia, pada tahun 2021 tercatat lebih dari 3,5 miliar pengguna aktif, perkembangan tersebut berdampak kepada ancaman keamanan terhadap platform android yang semakin besar oleh serangan malware. serangan malware mampu menyebabkan kerusakan pada sistem komputer dan juga menimbulkan kerugian yang sangat besar terhadap korbannya. Ada banyak penelitian untuk mendeteksi serangan malware, tetapi saat ini belum ada yang pernah membandingkan antara metode K-Nearest neighbor, neural network, Decision Tree untuk mendeteksi malware pada platform android sehingga belum di ketahui metode mana yang lebih akurat, Oleh karena itu pada penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketiga metode tersebut agar dapat di ketahui metode mana yang lebih akurat dalam mendeteksi serangan malware. Hasil dari penelitian membuktikan metode neural network lebih tinggi tingkat akurasi sebesar 97% (R-Squared = 0.97) jika dibandingkan dengan metode KNN dengan tingkat akurasi sebesar 96% (R-Squared = 0.96) dan juga metode decision tree dengan tingkat akurasi sebesar 95% (R-Squared = 0.95).
PELATIHAN PEMBUATAN ANIMASI KEPADA SISWA PAKET B PKBM ANTA SALAAM Sholihin; Nurjaya; Nur Rofiq
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2024): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan animasi yang diselenggarakan oleh PKBM Anta Salaam kepada siswa Paket B merupakan langkah progresif dalam memperluas spektrum pendidikan di luar kurikulum formal. PKBM Anta Salaam, sebagai lembaga pendidikan nonformal yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat, menyadari pentingnya memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan kreatif dalam industri kreatif yang berkembang pesat. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pembuatan animasi kepada siswa Paket B. Siswa diajarkan konsep dasar animasi, seperti prinsip-prinsip animasi, jenis-jenis animasi, serta sejarah dan perkembangannya. Pelatihan juga mencakup pengajaran tentang penggunaan efek visual dan suara dalam animasi. Siswa belajar cara menambahkan efek transisi, musik latar, dan efek suara untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik animasi mereka. Metode pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan praktik langsung, di mana siswa diberi kesempatan untuk langsung mencoba membuat animasi menggunakan perangkat lunak yang disediakan. Mereka dibimbing oleh instruktur yang berpengalaman dan mendapatkan dukungan penuh selama proses pembelajaran. Dengan mengikuti pelatihan ini, siswa Paket B di PKBM Anta Salaam diharapkan dapat mengembangkan keterampilan baru yang relevan dengan industri kreatif. Mereka memiliki kesempatan untuk meningkatkan potensi karir mereka di masa depan dan menjadi bagian dari perkembangan industri animasi yang terus berkembang. Pelatihan ini juga memberikan siswa pengalaman belajar yang bermanfaat di luar kurikulum formal, meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri mereka.
Dampak Psikologis Pernikahan Dini Terhadap Keluarga Harmonis Tika Nur Azizah; Putri Nurfara Gayanti; Egata Ihsanda Sultan; Prastiwi Dwi Rahmawati; Cantika Alyssa Savitri; Marceliazizah Aning Wendari; Vicky Irawan; Nur Rofiq
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2024): June: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v1i3.328

Abstract

Self-marriage is a big problem in various countries, one of which is Indonesia. Due to this problem, the World Health Organization (WHO, 2021) also emphasizes that delaying the age of marriage can improve family welfare. The aim of this research is to identify the factors that cause early marriage in Indonesia, causing early marriage for perpetrators, children and the surrounding community, various efforts that can be made to prevent and overcome early marriage in Indonesia. This research uses a qualitative approach by collecting various data such as articles and journals on early marriage. Early marriage can occur due to various factors such as economic factors, parental factors, accidents (marriage due to accident), family traditions, local customs. According to the United Nations Children's Fund (UNICEF), early marriage is a marriage carried out officially or unofficially by a person before the age of 18 and has been carried out in various regions. To encourage the current rate of increase in the problem of early marriage, an innovation program was formed, namely the Action of GenRe program. as a promotive and preventive effort against cases of early marriage, it can help teenagers, society and the government in raising healthy and moral teenagers so that it can reduce the occurrence of early marriage.
Co-Authors Adhirajasa Shidqi Muhammad Agung Rakha Ahmad Galih Prasetyo Ainunnisa Lita Aisyah Lashinta Dewi Alifah Nur Fatin Anang Hidayah Arief Nugroho Arum Nurul Layalia Mufaidah Asep Dharmanto Asep Saepudin Aslinda Gangga Sari Cantika Alyssa Savitri Cornelius Rangga Cyntia Ardita Budiono Deriel Pratama Putra Desmita Nindya Devita Putri Dewi Sekar Pembayun Dhamar Djati Sasongko Dhevanda Ashar Evrast Avrizal Dimas Herdian Nugrahimsyah Domodite, Aswin Dwi Wulandari Edith Pradita Egata Ihsanda Sultan Eka Fitriana Eka Putri Kurniati Ema Marhumah Eny Latifah, Eny Essa Hertiana Fadhilatul Amaliya Fani Rahmasari Fariska Sari Fidanzani Zulfadikhan Azhar Gita Jemima Ardhana Hamdan Fadhli Hamim ILyas Harnum Nabela Hastuti Rahmasari Heni Nur Rohim Hyldalia Arindra Pratama Ikhwan Nur Ramadhan Indi Shofiyah Intan Nailul Muna Irvanda Rizqi Maulana P Isna Nurul Hasanah Keisya Oktavia Afida Denna Khorina Widya Kiki Oktiyana Kuswan Hadji Lailatul Isti'ana Lintang Zufar Satyanagama Lisa Oktavia Ramadhani Listyowati Dewi M. Zidny Nafi' Hasbi Malkah Melia Oktaviana Marceliazizah Aning Wendari Melati Lintang Kirana Meylani Anggitasari Moh. Imam Mahmudin Mohammad ‘Ulyan Muhammad Reza Muhammad Saukha Aulana Nabila Hidayatul Lail Nanda Citra Aryaningsih Nicky Nanda Putri Dalimin Nugroho, Ridho Robby Nurjaya Nurul Aeni NURUL HIDAYAH Okti Indah Lestari Orien Effendi Orien Effendi Prastiwi Dwi Rahmawati Puji Raja Bagus Kausar Putri Nabila Qawiah Putri Nurfara Gayanti Rahmawati Rahmawati Rahmawati Restu Teguh Imani Reswara Tsalits Risti Febri Astuti Riyan Destra Dwi Ardianto Rohmatul Jannah Salma Amalia Amanda Salma Rifda Salsabila Saskia Sabrina Lajadda Sheva Andika Ramajagandhi Sholihin Simon Simarmata Siti Miftachul Siti Saerah Ahmad Maulani Siti Uli Nihayati SULISTIYANI SULISTIYANI Syaeful Machfud Syera Nadia Prastya Tania Salsabela Surya Saputra Theo Galih Prayudha Tika Nur Azizah Trendi Firmansyah Tsaniyah Rahmah Halizah Ulfah Banatun Vicky Irawan Wilarso, Wilarso Youliana Youliana Yuli Agung Nugroho Zahra Anisa Wira Yuda Za’imatul Ulya Zulfa Rusyda Fadiyah