p-Index From 2021 - 2026
6.376
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika MATEMATIKA Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) AKSIOMA QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama PRISMA Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Range : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Unnes Journal of Mathematics Education JURNAL MUARA PENDIDIKAN Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Tematik: Jurnal Konten Pendidikan Matematika Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika The International Journal of Mathematics and Sciences Education Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Pendidikan Progresif Journal of Computer Science and Technology Application
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : MATEMATIKA

PEMANFAATAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH SEBAGAI KONSEKUENSI LOGIS OTONOMI DAERAH BIDANG PENDIDIKAN pujiastuti, emi
MATEMATIKA Vol 5, No 3 (2002): Jurnal Matematika
Publisher : MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.849 KB)

Abstract

Pelaksanaan otonomi daerah bidang pendidikan didasarkan atas pasal 11 ayat (2) UU No. 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah dan diikuti oleh PP No. 25/2000 Pasal 2 ayat (11) yang antara lain menuliskan tentang kewenangan pusat untuk mengatur penetapa kurikulum nasional dan evaluasinya, serta penetapan standar materi pelajaran pokok. Sedangkan guru memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan proses pembelajaran secara otonomi. Konsekuensi logisnya, guru dapat mengembangkan kreativitasnya dalam menerapka model-model pembelajaran. Model pembelajaran adalah pola pembelajaran yang diterapkan/dipilih guru dalam menyampaikan materi bahan ajar, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai sesuai dengan yang dikehendaki guru. Dalam menerapkan/memanfaatkan suatu model pembelajaran matematika, diasumsikan bahwa guru dianggap telah menguasai materi bahan ajar dan dapat menyajikannya dengari baik, hangat, dan penuh keantusiasan. Model-model pembelajaran yang dapat diterapkan guru banyak sekali ragamnya. Di antaranya, (1) model pembelajaran Ekspositori., yakni guru mengajarkan materi diselingi dengan latihan-latihan soal, (2) model pembelajaran Quantum Teaching, yang mencoba menciptakan suasana pembelajaran matematika menjadi menyenangkan, menakjubkan dan setiap keberhasilan perlu dirayakan. (3) model pembelajaran Konstruktivis, yakni meminta kepada para siswa untuk mempelajari dahulu materi yang akan diajarkan, (4) model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME), yang dalam hal ini guru harus menyiapkan soal tentang kehidupan sehari-hari yang harus dipecahkan dengan materi pelajaran yang akan diterangkan kemudian, (5) model pembelajaran Problem Posing, yang mengharuskan siswa mengajukan soal dan solusinya, serta (6) model pembelajaran Pengajaran Berbalik (Reciprocal Teaching), yakni meminta siswa untuk menyajikan materi yang dipilih guru, di depan kelas. Diharapkan, dengan adanya otonomi daerah bidang pendidikan ini, dapat dijadikan wahana bagi guru untuk mengembangkan kreativitasnya di bidang penyajian materi bahan ajar.
Co-Authors Adi Nur Cahyono Afriyanti, Ice Alif Hazira, Kurnia Vera Alifatul Muyasaroh Amalludin, Subuh Amidi Amidi, Amidi Amin Suyitno Anggun Tri Prabawati Anintya, Yolanda Astrid Ardhi Prabowo Ary Woro Kurniasih Asih, Tri Sri Noor Azizi, Muhammad Rifqi Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Budhiharti, Susi Juwita Budi Waluya, Stevanus Choifah Choifah Dewi, Arsiana Kusuma Dewi, Heni Lilia Edy Soedjoko Endang Sugiharti, Endang Hamidah Hamidah Handayani, Ika Martyana Haryanto, Clarasati Hery Sutarto Ika Martyana Handayani Ikhsan, Ramiro Santiago Ilyyana, Kharisma Indah Urwatin Wusqo Iqbal Kharisudin Isti Hidayah Jaka Wijaya Kusuma Kartika, Yudha Kristia Kartono , Korkor, Sarah Kristina Wijayanti Kumaralalita, Candrika Kurniati, Ida Wahyu Lala Nailah Zamnah Lala Nailah Zamnah Lina Lutfiyana Makis Setiawan Mariani, Isnaini Rosyida Mariya, Dian Mashuri Mashuri Maulida Nur Muh. Sahidun Muh. Sahidun Muhammad Iqbal Harisuddin Mulyono Mulyono Mulyono Muslih Hasan Pambudi Nikmah, Aizzatun Nisa', Ziyana Endah Khairun Nuhyal Ulia Nungki Anditiasari Nur Fathaillah Pajrin Nurfaidah Nurfaidah Pajrin, Nur Fathaillah Paramitha, Witha Pradinar, Fanindya Dwisetiya Pramesti, Santika Lya Diah Pramesti Pratinuari, Karina Putriaji Hendikawati Rahmawati, Rofiqo Rega Dian Kusuma Rezi Ariawan Rina Rahmawati, Rina Rochmad - Rochmad Rochmad Sahidun, Muh sahidunsuhud sahidun Saodah, Nursaodah Satoto, Seto Scolastika Mariani Scolastika, Mariani Setiawan, Makis Setiyani St. Budi Waluya Sugiarto S Sugiman -, Sugiman Sugiman Sugiman Suhito Suhito Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno, Yohannes Leonardus Sumliyah, Sumliyah Susanti, Wiwik Try Suprayo Ulfiyati, Ulya Veronica, Rahayu Budhiati Vika Oktoviani Virgonanto, Titis Hari Walid Walid, Walid Wardono Wardono Wardono WIDYANINGRUM, PRIMA SEKAR Wuryanto Wuryanto Zaenuri Mastur Zafrullah, Zafrullah Zainnur Wijayanto Zainnur Wijayanto Zakiri, Ishmah Khairina