Claim Missing Document
Check
Articles

The Demands for Outpatient Care in Private Hospitals Pujiyanto, Pujiyanto
Kesmas Vol. 7, No. 5
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pendapatan per kapita menaikkan permintaan rawat jalan dan harapan mutu pelayanan rumah sakit. Masyarakat memiliki persepsi pelayanan rumah sakit swasta lebih bermutu daripada rumah sakit pemerintah, sehingga terdapat asumsi pelanggan rumah sakit swasta mempunyai karakteristik khusus. Tujuan studi ini adalah menginvestigasi berbagai faktor yang berhubungan dengan utilisasi rawat jalan dan kelompok yang mendapat manfaat. Studi ini menggunakan 42.540 responden rumah sakit swasta IFLS-4 tahun 2007. Semakin tinggi pendapatan semakin tinggi pula permintaan, kelompok jaminan/asuransi mempunyai permintaan yang lebih tinggi daripada non-jaminan. Kenaikan tarif rawat jalan rumah sakit swasta yang dipersepsi masyarakat sebagai barang mewah meningkatkan permintaan. Namun, kenaikan tarif rawat jalan rumah sakit pemerintah tidak memengaruhi permintaan rawat jalan rumah sakit swasta. Hal tersebut mengindikasikan karakteristik pasien rumah sakit swasta yang berbeda dari rumah sakit pemerintah. Kelompok kaya mendapatkan manfaat rawat jalan rumah sakit swasta lebih besar daripada kelompok miskin. Untuk mengoreksi keadaan ini pemerintah perlu menegakkan peraturan menteri kesehatan tentang fungsi sosial rumah sakit. Improvement of per capita income will boost the demand for outpatient care and lead enhanced expectation of service quality of hospital. People perceived that private hospital has better services than public hospital. Based on these, we assumed that private hospital users have particular characteristics. This study aimed to investigate factors associated with utilization of private hospitals for outpatient care and who get the benefits, the rich or the poor. This study used data of 42,540 respondents from IFLS-4 collected in 2007. Analyses showed the higher the income the higher the demand. Insured’s groups have higher demand than uninsured. Demand analyses revealed that increased price of private hospital caused higher demand. This evidence indicated that outpatient care of private hospital was perceived as luxuries goods. However increased price of public hospital did not influence the demand of private hospital. It is indicate that private hospital has different type with patients of public hospital. It means that the two types of hospital comprise different segment of patients. The rich benefited more outpatient care in private hospital than the poor. It implies that the government should enforced Ministry of Health’s regulation on hospital social function.
The Effect of Health Insurance on Institutional Delivery in Indonesia Mukhlisa, Mazda Novi; Pujiyanto, Pujiyanto
Kesmas Vol. 12, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan berdampak pada menurunnya angka kematian ibu (AKI). Di Indonesia, persalinan di fasilitas kesehatan mengalami peningkatan setiap tahunnya, tetapi masih terdapat sekitar 30% ibu yang bersalin di rumah. Sayangnya, peningkatan pemanfaatan pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan tersebut tidak diimbangi dengan penurunan AKI, sehingga Indonesia tidak berhasil mencapai target MDGs. Untuk mencapai Universal Health Coverage, Indonesia mengimplementasikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengintegrasikan empat jaminan kesehatan, yaitu Askes/ASABRI, Jamsostek, Jamkesmas, dan Jamkesda. Jaminan kesehatan dapat mengatasi kendala biaya pada persalinan di fasilitas kesehatan. Dengan menggunakan data Riset Kesehatan Dasar 2013 dan data Potensi Desa 2011 sebagai sumber data, penelitian ini bertujuan menganalisis bahwa kepemilikan jaminan kesehatan meningkatkan pemanfaatan pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan di Indonesia. Sampel penelitian berjumlah 39.942 perempuan berusia 15-49 tahun yang melahirkan anak terakhir dalam periode waktu 2010-2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekonometri dengan model estimasi probit dan bivariat probit untuk mengestimasi efek jaminan kesehatan dengan mempertimbangkan isu endogenitas pada jaminan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan jaminan kesehatan meningkatkan persalinan di fasilitas kesehatan sebesar 39,52%. Sebagai kesimpulan, ibu yang memiliki jaminan kesehatan akan lebih memanfaatkan fasilitas kesehatan saat persalinan dibandingkan dengan ibu yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Institutional delivery has an impact on the decline in maternal mortality rate. In Indonesia, institutional delivery increases every year, but there are still 30%-37% mothers who deliver at home. Unfortunately, the increase is not in line with maternal mortality reduction, so that Indonesia does not achieve the fifth MDGs goal. To achieve Universal Health Coverage, Indonesia implements National Health Insurance (NHI). NHI integrates four types of health insurance, namely Askes/ASABRI, Jamsostek, Jamkesmas and Jamkesda. One of its benefits is maternal health services. Health insurance can address financial barriers on delivery in health facility. By using secondary data of National Basic Health Research 2013 and Village Potential 2011 data, this study aimed to analyze effect of health insurance on institutional delivery in Indonesia. Samples were 39,942 women aged 15-49 years old who gave birth to their last child during 2010-2013. The study used econometric approach by applying probit and bivariate probit as estimation model to estimate the effect with consideration to endogeneity issue of health insurance. The results found that health insurance was likely to increase institutional delivery by 39.52%. In conclusion, women who have health insurance prefer to deliver birth at health facility compared to those who do not have health insurance.
The Effect of Health Insurance on Institutional Delivery in Indonesia Mukhlisa, Mazda Novi; Pujiyanto, Pujiyanto
Kesmas Vol. 12, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan berdampak pada menurunnya angka kematian ibu (AKI). Di Indonesia, persalinan di fasilitas kesehatan mengalami peningkatan setiap tahunnya, tetapi masih terdapat sekitar 30% ibu yang bersalin di rumah. Sayangnya, peningkatan pemanfaatan pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan tersebut tidak diimbangi dengan penurunan AKI, sehingga Indonesia tidak berhasil mencapai target MDGs. Untuk mencapai Universal Health Coverage, Indonesia mengimplementasikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengintegrasikan empat jaminan kesehatan, yaitu Askes/ASABRI, Jamsostek, Jamkesmas, dan Jamkesda. Jaminan kesehatan dapat mengatasi kendala biaya pada persalinan di fasilitas kesehatan. Dengan menggunakan data Riset Kesehatan Dasar 2013 dan data Potensi Desa 2011 sebagai sumber data, penelitian ini bertujuan menganalisis bahwa kepemilikan jaminan kesehatan meningkatkan pemanfaatan pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan di Indonesia. Sampel penelitian berjumlah 39.942 perempuan berusia 15-49 tahun yang melahirkan anak terakhir dalam periode waktu 2010-2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekonometri dengan model estimasi probit dan bivariat probit untuk mengestimasi efek jaminan kesehatan dengan mempertimbangkan isu endogenitas pada jaminan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan jaminan kesehatan meningkatkan persalinan di fasilitas kesehatan sebesar 39,52%. Sebagai kesimpulan, ibu yang memiliki jaminan kesehatan akan lebih memanfaatkan fasilitas kesehatan saat persalinan dibandingkan dengan ibu yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Institutional delivery has an impact on the decline in maternal mortality rate. In Indonesia, institutional delivery increases every year, but there are still 30%-37% mothers who deliver at home. Unfortunately, the increase is not in line with maternal mortality reduction, so that Indonesia does not achieve the fifth MDGs goal. To achieve Universal Health Coverage, Indonesia implements National Health Insurance (NHI). NHI integrates four types of health insurance, namely Askes/ASABRI, Jamsostek, Jamkesmas and Jamkesda. One of its benefits is maternal health services. Health insurance can address financial barriers on delivery in health facility. By using secondary data of National Basic Health Research 2013 and Village Potential 2011 data, this study aimed to analyze effect of health insurance on institutional delivery in Indonesia. Samples were 39,942 women aged 15-49 years old who gave birth to their last child during 2010-2013. The study used econometric approach by applying probit and bivariate probit as estimation model to estimate the effect with consideration to endogeneity issue of health insurance. The results found that health insurance was likely to increase institutional delivery by 39.52%. In conclusion, women who have health insurance prefer to deliver birth at health facility compared to those who do not have health insurance.
Patient Satisfaction The Seger Waras Pratama Clinic in Polokarto Sukoharjo Pujiyanto, Pujiyanto; Istiatin, Istiatin; Sudarwati, Sudarwati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10552

Abstract

This research aims to determine the influence simultaneously (simultaneously) and partially of variablestherapeutic communication, service quality, brand image and trust in patient satisfaction at the Pratama Seger Waras Clinic in Polokarto Sukoharjo. This research method uses a quantitative research design. The population in this study were 863 patients at the Pratama Seger Waras Clinic in Polokarto Sukoharjo. The sampling technique used in this research was a purposive sampling technique with a sample size of 86 respondents. Data collection using questionnaires. The data analysis techniques used for statistical analysis are multiple linear regression test, F test, t test, and coefficient of determination. The research results show that therapeutic communication, service quality, brand image and trust simultaneously and significantly influence patient satisfaction at the Pratama Seger Waras Clinic in Polokarto Sukoharjo. Suggestions from this research, Pratama Seger Waras Clinic in Polokarto Sukoharjo continues to improve therapeutic communication, service quality, brand image and existing trust, so that patient satisfaction will increase and be better than before.
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI RSIA HARAPAN BUNDA, KABUPATEN KUDUS Hulma, Metha Arsilita; Pujiyanto, Pujiyanto
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Sumber daya manusia adalah aspek yang penting dalam pelayanan kesehatan. Kinerja dari karyawan sebagai sumber daya manusia sangat berpengaruh pada berbagai keluaran layanan kesehatan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja selain karakteristik individu yakni terdapat kepuasan kerja yang turut berperan dalam kinerja karyawan. RSIA Harapan Bunda sebagai salah rumah sakit ibu anak tipe C khusus memiliki persentase turnover karyawan rata-rata 6,03% dalam 5 tahun terakhir dengan angka tertinggi di tahun 2023 yakni sebesar 15,31%. Salah satu faktor yang memengaruhi turnover adalah kepuasan kerja. Data tentang kepuasan kerja karyawan belum pernah diteliti di rumah sakit ini. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai hubungan antara karakteristik individu dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan rancangan studi cross sectional. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada karyawan RSIA Harapan Bunda pada bulan November 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang. Hasil: Tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik individu seperti usia, lama bekerja, status karyawan, jenis kelamin, dan pendidikan terhadap kinerja. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja dengan kinerja karyawan (p=0,001). Kesimpulan: Kepuasan kerja memiliki kontribusi terhadap kinerja karyawan sehingga menjadi langkah praktis yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam temuan penelitian.
Buku Ajar Sebagai Salah Satu Alternatif Percepatan Studi Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual Pujiyanto, Pujiyanto
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 1 No. 01 (2015): February 2015
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v1i01.953

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi sebenarnya yang terjadi pada Program Studi Desain Komunikasi Visual, yaitu mahasiswa lulus S1 dilakukan tercepat 10 semester, paling lama hingga perpanjangan studi mencapai 18 semester. Lamanya mahasiswa dalam studi tersebut salah satunya disebabkan oleh pemrograman matakuliah wajib yang sifatnya persyarat, yaitu Desain Komunikasi Visual I s.d V. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan kajian dilakukan secara kualitatif dengan subjek sample penelitian adalah dokumen, dosen, dan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual Univeritas Negeri Malang, Universitas Sebelas Maret Surakarta, dan Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Data penelitiannya berupa hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian kualitatif ini peran peneliti dalam melakukan penelitian adalah sebagai pengamat bersifat partisipatif untuk menjaring data-data yang bersifat verbal. Adapun analisis data, menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik triagulasi. Data diperoleh di tiga perguruan tinggi hampir sama yaitu mahasiswa kurang adanya motivasi, kurang lancar, dan tidak tepat waktu dalam studi di Program Studi Desain Komunikasi Visual. Agar perkuliahan tersebut berjalan dengan lancar dan tepat waktu maka diperlukan media pembelajaran berupa buku ajar pada matakuliah Desain Komunikasi Visual I hingga Desain Komunikasi Visual V.Kata kunci: buku ajar, percepatan studi, desain komunikasi visual
Analisis Pelaksanaan Telehealth di Rumah sakit selama pandemi covid-19 di Indonesia : Literature review Elawati, Dian; Pujiyanto, Pujiyanto
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i05.584

Abstract

Telehealth is the provision of a variety of clinical and non-clinical services, and technology to people in remote locations using information telecommunication technology (ICT). Utilization of telehealth services can reduce the likelihood of transmission of severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Health care professionals can take on more clinical and nonclinical tasks from home. Therefore, telehealth protects the health of patients and healthcare professionals 15. Telehealth also provides low-risk critical medical care to patients with non-COVID-19 conditions, and recognizes those who may require further clinical assessment and consultation. This review aims to analyze the implementation of telehealth in hospitals during the covid-19 pandemic in Indonesia. In the initial search stage, 22 articles were found, and 4 articles were found that matched. From the 4 articles, it was concluded that Telemedicine is much interested in and contributes positively to the world of health, can minimize the risk of transmission of COVID-19 so that it is a solution to prevent all forms of direct physical contact, provide continuous care to the community, and ultimately reduce morbidity and mortality from COVID-19 outbreak. However, the government's role is very large in the sustainability of digital telehealth in the world of health Dengue infection is the fastest-spreading viral infectious disease in the world. In recent years, there has been an increase in reported neurological findings associated with dengue infection. In dengue endemic areas, the most common neurological complication is dengue encephalopathy.
Utilisation of Hospital Outpatient Services by Diabetes Mellitus Sufferers, Analysis of BPJS Kesehatan Sample Data Nugraha, Erfan Chandra; Pujiyanto, Pujiyanto; Permanasari, Vetty Yulianty
Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional
Publisher : BPJS Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53756/jjkn.v4i2.258

Abstract

Diabetes mellitus is a catastrophic disease that burdens the financing of the National Health Insurance or Jaminan Kesehatan Nasional Program, and sufferers continue to increase. Specific participant segments still widely use access for participants with diabetes mellitus to utilise health services at advanced-level referral health facilities. Various factors also influence access to health services at advanced-level referral health facilities. This research aims to analyse utilisation based on membership type and examine the factors that affect the utilisation of advanced outpatient services by JKN participants with DM. This research uses secondary data from the 2022 DM contextual BPJS Health sample data. The data was analysed univariately, bivariately, and multivariately with the Zero Inflated Negative Binomial regression model. The results of statistical tests showed that in outpatient care, age, type of participant, gender, treatment class, and province of participants were significantly different in terms of health service utilisation. The influence of the type of participation in the JKN program significantly affects the utilisation of services in outpatient care; the utilisation of non-recipients of contribution assistance participants is 1.16 times greater than that of the recipient of contribution assistance participants in outpatient care.
The Effects of Input and Characteristic Factors on Contact Rate Achievement among Puskesmas in Indonesia Makarim, Iqbal Andri; Pujiyanto, Pujiyanto
Journal of Indonesian Health Policy and Administration Vol. 10, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The contact rate is the lowest-performing indicator in the Performance-Based Capitation Payment system initiated by BPJS Kesehatan. Analysis of the 2019 National Health Facility Research (Rifaskes) data showed that less than half of Puskesmas in Indonesia achieved the target. This cross-sectional study analyzed 5,384 Puskesmas from the 2019 Rifaskes to examine the effect of input and characteristic factors on achieving the contact rate. Independent variables included health worker ratios (doctors, nurses, midwives per 5,000 participants), completeness of essential medical equipment, communication facilities, P-Care application use, and Puskesmas characteristics. Multivariate logistic regression identified four significant factors: doctor ratio (OR=1.06; p<0.0001), midwife ratio (OR=1.01; p=0.033), completeness of essential medical equipment (OR=1.16; p=0.029), and BLUD-based financial management (OR=1.13; p=0.029). These factors explained only 2.6% of the variance (Nagelkerke R²=0.026), suggesting other unmeasured influences. Policy implications include equitable distribution of health personnel, targeted procurement of essential equipment, strengthening financial autonomy through BLUD, and optimizing P-Care data utilization to improve service accessibility and performance.
Perancangan UI/UX Aplikasi Public Transportation Tracker "Numpak" Sebagai Upaya Mendukung Penggunaan Transportasi Umum di Kota Malang Amalia, Annisa Ayu; Pujiyanto, Pujiyanto
Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Vol 7 No 01 (2025): Volume 07, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/cd.v7i01.1316

Abstract

Kurangnya fasilitas untuk mengakses informasi menyebabkan transportasi umum di Kota Malang dinilai kurang efektif dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat. Hal itu mengakibatkan minat masyarakat terhadap transportasi umum di Kota Malang menurun dan lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Sebagai upaya mendukung penggunaan transportasi umum di Kota Malang diperlukan solusi digital yang memudahkan dalam mengakses informasi transportasi umum tersebut. Perancangan ini bertujuan untuk merancang aplikasi “Numpak” sebagai alat bantu navigasi angkot dengan fitur live tracking dan informasi rute. Proses perancangan ini menggunakan metode design thinking yang meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan test. Perancangan ini menghasilkan prototype aplikasi sebagai media utama serta beberapa media pendukung sebagai sarana promosi. Dari segi visual, hasil perancangan ini menggunakan karakter desain modern minimalis dengan tipografi sans serif dan palet warna monokrom biru dan putih, guna menciptakan tampilan yang mudah dipahami. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi digital yang mendukung efektivitas transportasi umum di Kota Malang.
Co-Authors A, Allfa Andranica Devya Absor, Sholihul Agus Suherman Agus Sutisna, Agus Aini Nurul Alfiyah, Alfiyah Amalia, Annisa Ayu Andhika Putra Herwanto Andreas Syah Pahlevi Anngita, D Ariani, Devi Senja Aryana Satrya As’ad, Sholihin Asmilia, Nur Ayu Kusuma Wardhani Ayu Tyas Purnamasari Bambang Sunarto Budi Hidayat Chandra, Erfan Darwati Darwati Dhara Alim Cendekia Elawati, Dian Eryani, Yesti Mulia Fanany, I A Firdauz, Grace Constella Anastasya Halilintar, Via Dolorosa Hanah, Siti Harto Nuroso Hartono, Risky Kusuma Hasbullah Thabrany Hasiymy, Muhammad Affaf Hasyimy, Muhammad Afaf Ika Ratnawati, Ika Ike Ratnawati Indrastuty, Dini Iriaji Istiatin, Istiatin Joni Agung Sudarmanto Lonah, Lonah M Yasin Makarim, Iqbal Andri Martaliza, Rira Wahdani Metha Arsilita Hulma Mukhlisa, Mazda Novi Muslich, Yusep Muslich, Yusep Na’imah, Syahidatun Nugraha, Erfan Chandra Nurwahyuni, Atik Pamungkas, Gesang Bayu Permanasari, Vetty Yulianty Prasiska, Tomy Oeky Pratiwi, Rahma Indah Prisma Megantoro Rabiulyati, May Rahmatillah, Akif Ramadana, Alvian Renny Nurhasana Retna Apsari Robby Hidajat Safitri, Yunita Restu Samian Sarip Hidayat, Sarip Setyawati, Devi Shaari, Nazlina Shabrine, Anggrian Riska Amelia Sholihin As’ad Siti Khodijah Parinduri Sony Harbintoro, Sony Sri Endah Nurhidayati Sudarwati Sudarwati Sugiyarti, Listya Sumarno . Supadi Supadi Sutandijo, Sutandijo Sutarya, Abdul Majid Swastika Dhesti Anggriani Taqwim, Ahmad Ahsan Teguh Dartanto Triana, Rosselini Yoga Uta Nugraha