Claim Missing Document
Check
Articles

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol dan Etil Asetat Batang Tanaman Brotowali (Tinospora crispa, L. Miers) terhadap Bakteri Escherichia coli Enteropatogenik (EPEC) Penyebab Penyakit Diare Fathmah, Ema Nuzulah; Pujiyanto, Sri; Raharjo, Budi
Berkala Bioteknologi Vol. 2, No. 1, April 2019
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai dengan kematian. Escherichia coli Enteropatogenik (EPEC) merupakan salah satu bakteri patogen yang dapat menyebabkan diare. Tanaman brotowali (Tinospora crispa, L. Miers) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit dan memiliki efek samping yang lebih aman daripada obat kimia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada ekstrak etanol dan etil asetat batang brotowali (T. crispa, L. Miers) dalam menghambat pertumbuhan bakteri EPEC penyebab penyakit diare. Ekstrak brotowali diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan etil asetat. Ekstrak kental yang diperoleh dilarutkan dalam DMSO 100% hingga konsentrasi ekstrak menjadi 20% ; 40% dan 60%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi menggunakan paperdisk. Ekstrak etanol dan etil asetat batang brotowali masing-masing diujikan pada bakteri uji EPEC. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu adanya zona hambat pada ekstrak etanol dan etil asetat batang tanaman brotowali terhadap bakteri EPEC. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol batang brotowali pada konsentrasi 60% menunjukkan efek yang paling baik dibandingkan dengan konsentrasi 20% dan 40%. Aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat batang brotowali sama baiknya pada konsentrasi 20% ; 40% dan 60%. Aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat batang brotowali menunjukkan hasil yang lebih baik daripada ekstrak etanol batang brotowali.
Uji Aktivitas Inhibisi α-Glukosidase Isolat Bakteri Endofit Tanaman Duwet (Syzygium cumini L. Skeels) Sebagai Sumber Alternatif Antidiabetes Fatin, Nuhaul; Pujiyanto, Sri; Raharjo, Budi
Berkala Bioteknologi Vol. 3, No. 1, April 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang menjadi permasalahan kesehatan cukup pelik di Indonesia. Inhibitor α-glukosidase dapat diperoleh dari tanaman duwet (Syzygium cumini L. Skeels ) yang telah digunakan sejak lama secara tradisional di Indonesia sebagai obat antidiabetes. Penelitian bakteri endofit yang memiliki senyawa aktif yang sama dengan tanaman inangnya bertujuan untuk mengetahui aktivitas inhibisinya terhadap enzim α-glukosidase. Sebanyak 14 isolat bakteri endofit duwet diuji kemampuan inhibitor pseudo-substrat p-nitrofenil-D-α-glukopiranosida. Hasil absorbansi diuji berdasarkan pemecahan substrat produk berwarna yang dianalisis dengan teknik spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan adanya aktivitas inhibitor α-glukosidase pada seluruh isolat. Aktivitas tertinggi dihasilkan oleh isolat A21 dan A22 sebesar 69,18% dan 69,22%, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber alternatif antidiabetes.
Aktivitas Inhibitor α-amilase yang Diproduksi oleh Bakteri Endofit dari Tanaman Sirsak (Annona muricata L.) Resdiani, Merysa; Pujiyanto, Sri; Raharjo, Budi
Berkala Bioteknologi Vol. 2, No. 1, April 2019
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 disebabkan oleh terhambatnya penyerapan glukosa ke dalam sel yang mengakibatkan tingginya konsentrasi glukosa di dalam darah. Penyebab tingginya kadar glukosa darah dapat disebabkan oleh obesitas, resistensi insulin, kurangnya aktivitas fisik, dan faktor herediter. Salah satu pendekatan terbaik untuk menurunkan glukosa darah pascamakan ialah dengan memperlambat absorpsi glukosa melalui penghambatan kerja enzim penghidrolisis karbohidrat seperti α-amilase. Enzim α-amilase (α-1,4-glukan-4 glukanohidrolase, EC 3.2.1.1) adalah enzim yang mengkatalisis penguraian pati, glikogen, dan macam-macam oligosakarida. Sebagian besar masyarakat menggunakan tanaman obat untuk menjaga kadar glukosa darah agar tetap normal, contohnya tanaman sirsak (Annona muricata L.). Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan isolat bakteri endofit dari tanaman sirsak, mengetahui aktivitas inhibitor α-amilase dari isolat terpilih yang diperoleh, serta mengetahui jenis sumber karbon dan pH optimal dalam memproduksi inhibitor α-amilase. Bakteri endofit diisolasi dari akar, batang, dan daun tanaman sirsak yang telah disterilisasi permukaan dan ditumbuhkan pada medium NA. Pada tahap isolasi didapatkan 11 isolat yang berpotensi menghasilkan senyawa inhibitor α-amilase, yaitu isolat AG11, AG21, AG22, AS11, BG22, BG23, BG24, BG25, BS21, DG11, dan DS21. Isolat yang didapatkan diuji aktivitas inhibitor α-amilase dan isolat dengan aktivitas tertinggi digunakan untuk uji lanjut. Isolat DS21 menunjukkan aktivitas inhibisi terbaik dengan persentase 72,22%. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Isolat terbaik diberi perlakuan berbagai macam sumber karbon dan sumber karbon terbaik diberi perlakuan berbagai macam pH. Hasil uji Analysis of Variance (ANOVA) terhadap perlakuan sumber karbon dan pH menunjukkan pengaruh yang nyata (P<0,05) sehingga dilakukan uji Tukey (BNJ) sebagai uji lanjut. Hasil uji lanjut ini menunjukkan bahwa perlakuan sumber karbon pati dan pH 5 mampu meningkatkan produksi inhibitor α-amilase.
Pertumbuhan dan Produksi Pigmen Merah oleh Serratia marcescens pada Berbagai Sumber Karbon Wicaksono, Setiawan; Kusdiyantini, Endang; Raharjo, Budi
Berkala Bioteknologi Vol. 3 No. 2 November 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Serratia marcescens adalah salah satu bakteri penghasil pigmen merah yang banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Bakteri ini diisolasi dari sedimen sumber air panas di Gedong Songo, Bandungan, Semarang. S. marcescens memiliki potensi sebagai penghasil pigmen alami. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur pertumbuhan dan produksi pigmen dalam medium NB yang mengandung sumber karbon yang berbeda. Sumber karbon yang digunakan adalah glukosa, fruktosa, maltosa, dan laktosa. Metode yang digunakan adalah pengukuran pertumbuhan berdasarkan nilai berat kering sel dan nilai ODλ=600nm, pengukuran gula reduksi, pengukuran pH medium pertumbuhan, dan pengukuran konsentrasi pigmen merah. Hasil analisis yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian sumber karbon tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan S. marcescens. Sumber karbon terbaik untuk produksi pigmen merah adalah laktosa dengan konsentrasi pigmen sebesar 0,451 mg/L yang dicapai pada waktu inkubasi 24 jam.
Engineering Wood Preservation Using Coating and Impregnation of Waste Plastic in Used Cooking Oil Supriyanto, Gani; Raharjo, Budi; Purboseno, Sentot; Woesono, Hastanto Bowo
ARRUS Journal of Engineering and Technology Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/jetech3741

Abstract

Wood preservation aims to enhance durability against environmental degradation and extend its service life. Conventional methods often use synthetic chemicals that negatively impact the environment. This research develops a wood coating and impregnation technique using waste plastic melted in used cooking oil as a penetration medium, offering an eco-friendly and economical solution. The five types of wood tested are bengkirai, glugu, teak, sengon, and melinjo, each with different physical characteristics and porosity. Evaluation was conducted on specific gravity (SG), porosity, expansion, and shrinkage of the wood. The results showed that soaking in the plastic-oil solution increased SG and reduced porosity, particularly in highly porous woods such as sengon and glugu. The rate of plastic impregnation into the wood followed an exponential model with significant variation between wood types. ANOVA analysis confirmed that wood type and soaking duration significantly influenced changes in the physical properties of the wood. The low-carbon development concept is applied by utilizing waste plastic and used cooking oil, reducing carbon emissions from waste incineration, and supporting the circular economy. This method can become a more sustainable, recycled-based wood preservation alternative that supports environmental sustainability
SOSIALISASI HUKUM DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN ITE PADA REMAJA DI ERA DIGITAL PADA SMAN 1 BANJAR MARGO Rohani, Rohani; raharjo, budi
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jm-pkm.v4i1.2656

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan remaja, baik dari aspek positif maupun negatif. Di satu sisi, digitalisasi membuka akses informasi dan komunikasi secara luas; di sisi lain, juga meningkatkan potensi terjadinya kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang melibatkan remaja, baik sebagai korban maupun pelaku. Minimnya pemahaman hukum serta rendahnya literasi digital menjadikan remaja kelompok yang sangat rentan terhadap pelanggaran hukum di ruang siber. Penelitian atau kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada remaja melalui kegiatan sosialisasi yang edukatif dan interaktif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan simulasi kasus-kasus ITE yang sering terjadi di kalangan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi hukum mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja mengenai bentuk-bentuk kejahatan ITE serta sanksi hukumnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta perilaku digital yang lebih bijak, etis, dan taat hukum di kalangan generasi muda, sebagai bagian dari upaya preventif terhadap maraknya pelanggaran hukum di era digital. Kata Kunci: Sosialisasi Hukum, Kejahatan ITE, Remaja, Era Digital, Literasi Hukum
HUBUNGAN PELATIHAN PSYCHIATRIC EMERGENCY DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUANG INTENSIVE PSYCHIATRICT CARE UNIT RS RADJIMAN WEDIODININGRAT Raharjo, Budi; Mujiadi, Mujiadi; Mawaddah, Nurul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45469

Abstract

Ruang Intensive Psychiatrict care Unit (IPCU) merupakan ruangan yang dikhususkan untuk merawat pasien yang mengalami gangguan kejiwaan atau mental pada tahap akut. Kondisi ruangan tersebut dibutuhkan perawat yang mempunyai keterampilan khusus dalam merawat pasien tersebut, salah satunya adalah pelatihan psychiatrict emergency. Perawat yang belum siap secara fisik dan mental yang bekerja di ruang IPCU akan berdampak kepada ketegangan dalam bekerja dan berdampak pada stress kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pelatihan psyciatrict emergency dengan stress kerja pada perawat di ruang IPCU. Rancang bangun dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan penendekatan cross sectional. Sampelnya adalah perawat yang bekerja diruang IPCU RS Radjiman Wediodiningrat yang berjumlah 37 responden, teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik sample random sampling. Variable independennya pelatihan psyciatrict emergency dan variable dependennya stress kerja. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden yang pernah mengikuti pelatihan psyciatrict emergency mempunyai tingkat stress kerja dalam kategori ringan sebanyak 24 orang (64,9%) dan hasil uji statistic Chi-Square didapatkan nilai p value = 0,000. Hasil tersebut lebih kecil dari taraf signifikan yang digunakan α = 0,05 yang artinya ada hubungan antara pelatihan psychiatric emergency dengan stress kerja perawat. Pihak manajemen rumah sakit disarankan membuat program secara berkala tentang pelatihan psychiatric emergency bagi perawat di ruang IPCU agar kompetensi perawat lebih baik dalam memberikan pelayanan pada pasien dengan gangguan mental
Analisis Hukum terhadap Klaim Greenwashing Akuntabilitas Hukum di Era Branding Berkelanjutan Raharjo, Budi; Kossay, Methodius
Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): HAKIM: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/sp9aj288

Abstract

Greenwashing poses significant challenges to sustainability initiatives in Indonesia, where weak regulatory frameworks and inconsistent enforcement exacerbate the issue. This study explores the interplay between greenwashing practices and legal regulations, aiming to identify gaps and propose solutions to address the problem. Employing a qualitative case study design, the research utilized document analysis, semi-structured interviews, and content observation to gather data from multiple stakeholders, including legal experts, industry practitioners, and consumer organizations. The findings reveal that 55% of sustainability claims in marketing materials lack verifiable evidence, highlighting transparency as a critical concern. Weak regulatory oversight and the absence of standardized definitions for terms like "sustainable" or "eco-friendly" further complicate the issue. The study identifies transparency, monitoring, and legal accountability as key themes requiring immediate attention. The research contributes to the existing literature by integrating legal perspectives with sustainable branding strategies, particularly in the context of developing countries. It also underscores the need for regulatory reforms that emphasize clear standards and stringent sanctions. Practical implications include recommendations for regulators to enhance oversight mechanisms and for companies to prioritize transparency to gain consumer trust. Future research should explore the effectiveness of standardized sustainability metrics and evaluate cross-country regulatory frameworks. This study offers a comprehensive foundation for addressing greenwashing and fostering authentic sustainability practices.
Identifikasi Jenis Pigmen dan Uji Potensi Antioksidan Ekstrak Pigmen Bakteri Serratia marcescens Hasil Isolasi dari Sedimen Sumber Air Panas Gedong Songo Naufal, Adhitya; Kusdiyantini, Endang; Raharjo, Budi
Berkala Bioteknologi Vol. 4, No. 1, April 2021
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pigments can be produced by plants, animals, and microbes, including the bacteria Serratia marcescens. Pigments are believed to be used as antibacterial, anticancer, antibiotic and antioxidant. The quality of the pigment is greatly determined by its type. The aim of this study was to identify the type of pigment produced by S. marcescens resulting from the sediment of Gedong Songo hot spring, and testing its antioxidant activity. S. marcescens was grown on Nutrient Broth (NB) medium for 96 hours at room temperature and sampled once every 6 hours for growth measurement and pigment measurement. Cell dry weight was used to measure the growth of S. marcescens, while the measurement of pigment production was done using spectrophotometer with 535 nm wavelength for red pigment and identification of pigment with Thin Layer Chromatography and UV-Vis and testing of antioxidant activity using carotene bleaching method. The results showed the measurement of pigment production has optimal point at 48 hours at 1,319 mg/L. Identification of pigment type S. marcescens using TLC obtained value of  0,8 with spectrophotometer wavelength at 536 nm. The value of antioxidant activity Pigment S. marcescens obtained at 13%.
Isolasi Bakteri Endofit dari Tanaman Bangle (Zingiber cassumunar Roxb.) dan Uji Aktivitas Antibakterinya terhadap Bakteri Penyebab Penyakit Kulit Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa Anggistina, Wulansari; Wijarnaka, Wijarnaka; Raharjo, Budi
Berkala Bioteknologi Vol. 6, No. 1, April 2023
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Profil Kesehatan Indonesia 2010 menunjukkan bahwa penyakit kulit menjadi peringkat ketiga dari 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di rumah sakit se-Indonesia. Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa merupakan salah satu bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit kulit. Tanaman bangle (Zingiber cassumunar Roxb.) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang banyak digunakan untuk mengobati penyakit kulit dan memiliki efek samping yang lebih aman daripada obat kimia. Bakteri endofit mampu menghasilkan senyawa bioaktif bersifat antibakteri yang sama dengan tanaman inangnya, maka tidak perlu menebang tanaman aslinya untuk diambil sebagai simplisia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengisolasi bakteri endofit dari tanaman bangle dan mengetahui aktivitas antibakterinya dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit kulit Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa. Metode yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri adalah metode difusi agar menggunakan paperdisk. Hasil isolasi diperoleh 16 isolat bakteri dari bagian rimpang, akar, batang dan daun. Hasil skrining diperoleh 3 isolat bakteri endofit yang potensial yaitu isolat Da_2 dari bagian daun, Ba_2 dari bagian batang dan Ri_2 dari bagian rimpang. Aktivitas antibakteri supernatan isolat Ba_2 menunjukkan efek yang paling baik dibandingkan dengan supernatan isolat Da_2 dan Ri_2. Diameter zona hambat terbesar pada isolat Ba_2 terhadap bakteri uji S. epidemidis sebesar 26 mm yang dapat dikategorikan sangat kuat sedangkan pada Isolat bakteri endofit Ba_2 terhadap P. aeruginosa sebesar 13,99 mm yang dikategorikan kuat.
Co-Authors Achmadi Priyatmojo Agus Wibowo Ahmad Hanafi Aldila Riana Prabawati, Aldila Riana Andriana Sari Anggistina, Wulansari Anggraeni, Via Arifati, Atika Arina Tri Lunggani Cahya Buana Catur Arif, Catur Daniel Rudjiono Darwanto Darwanto Dessy Wardiah, Dessy Destiniar Destiniar, Destiniar Djoko Wahyono Djoni Haryadi Setiabudi Duarte, Editha Praditya Edy Yusuf Agung Gunanto Endang Kusdiyantini Eny Boedi Orbawati Evie Palenewen Fadlurrahman, Fadlurrahman Fajar Agustini Fathmah, Ema Nuzula Fathmah, Ema Nuzulah Fatin, Nuhaul Febriani Tri Pamungkas Fujiama Diapoldo Silalahi Gregorius Satia Budhi Hapzi Ali Heikhmakhtiar, Aulia Helga Lusiana, Helga Hera Widyastuti Hermin Pancasakti Kusumaningrum Herusugondo Herusugondo Herwenita, Herwenita Istiar Istiar, Istiar Kawet, Hetly Brinner Yusak Kossay, Methodius Kurniawati, Marina Lukman Hakim Maasawet, Elsje T. Makrina Tindangen Mawaddah, Nurul MG Isworo Rukmi Muhammad Amal Nurhakim, Muhammad Amal Muhammad Zainuri Mujiadi, Mujiadi Mukti, Ari Nafisah, Hidayatun Naufal, Adhitya Nugroho, Supradianto Nurjen, Asep Pajrin, Rani Putra, Rengga Kusuma Rea, Silviani C. Evangelista Resdiani, Merysa Rohani Rohani Santoso Budi Widiarto Santoso, Joseph Teguh Sarjito, Aris Sentot Purboseno Setiawan Wicaksono, Setiawan Sri Damranti Sri Pujiyanto Supriyanto, Gani Susiana Purwantisari Sutrisno, Sutrisno Ugung Dwi Ario Wibowo Ummatus Solikhah, Ummatus Wahju Herijanto Wahyu Utaminingrum Wibowo, Mars Caroline Wijanarka, W Wijarnaka, Wijarnaka Woesono, Hastanto Bowo Yuli Fitrianto Yusak Hudiyono, Yusak