Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI Riska Fahmawati; Upik Elok Endang Rasmani; Anjar Fitrianingtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak berusia 5-6 tahun dan orang tua di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Sedangkan untuk sampelnya merupakan seluruh populasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yakni non probability sampling dengan jenis sampling jenuh. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Validitas instrumen berdasarkan pertimbangan expert judgement dan bantuan SPSS 25 for Windows. Reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh demokratis, otoriter, permisif dengan kemandirian anak yang ditunjukkan dari hasil uji korelasi masing-masing sebesar 0,844, 0,764, 0,780 dengan signifikansi kurang dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ketiga pola asuh memiliki hubungan dengan kemandirian anak. Sehingga bisa dikatakan bahwa pola asuh merupakan satu dari beberapa faktor yang mempengaruhi kemandirian anak.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA (STUDI KASUS DI TK ANGKASA LANUD ADI SOEMARMO) Teodora Agitya Giovanni; Upik Elok Endang Rasmani; Vera Sholeha
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.118693

Abstract

Sarana dan prasarana memiliki peran yang penting dalam kualitas dan keberhasilan program. Sarana dan Prasarana di sekolah memiliki peran penting dalam menentukan kualitas dan keberhasilan program pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mendalami manajemen sarana dan prasarana di TK Angkasa Lanud Adi Soemarmo, dengan fokus pada perencanaan, pengadaan, penginventarisasian, pemeliharaan, dan penghapusan sarana dan prasarana. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah dan guru, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sarana dan prasarana dilakukan dalam dua tahap: tahun ajaran dan tahun anggaran. Pengadaan sarana dilakukan melalui hibah, pembelian, hadiah dan daur ulang. Masing-masing guru sentra bertanggung jawab dalam pencatatan inventaris, namun proses ini belum berjalan secara berkala. Pemeliharaan dilakukan secara rutin (harian, bulanan, tahunan) dengan melibatkan warga sekolah dan yayasan. Penghapusan dilakukan utnuk sarana yang tidak layak pakai. Faktor pendukung manajemen ini adalah partisipasi aktif warga sekolah, sedangkan hambatannya adalah keterbatasan anggaran. Kesimpulannya, manajeen sarana dan prasarana di TK Angkasa Lanud Adi Soemarmo masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek inventarisasi. 
MENINGKATKAN KREATIVITAS PADA ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA Ainnur Rasydah; Siti Wahyuningsih; Upik Elok Endang Rasmani
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102360

Abstract

Kreativitas adalah sebuah kemampuan untuk berpikir dengan cara baru, serta tidak biasa untuk memperoleh suatu solusi yang unik terhadap sebuah permasalahan. Dengan melatih kemampuan berfikir tersebut maka anak akan memiliki berbagai opsi atau pilihan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh anak, sehingga kreativitas ini sangat penting untuk anak anak sebagai bekal untuk menghadapi permasalahn permaslaahn yang akan anak hadapi di kemudian hari, banyak sekali berbagai stimulasi yang dapat diberikan kepada anak, salah satunya dengan media elektronik, seperti canva. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui aplikasi canva pada anak usia 4-5 tahun di TKIT Al Faathin Kartasura Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart yang dilaksanakan selama 2 siklus dengan analisis data kuantitatatif deskriptif komparatif dan analisis data kualitatif interaktif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi peserta didik dan guru kelompok A, lembar hasil observasi, hasil dokumentasi dokumentasi kegiatan pembelajaran, hasil tes , dokumen kependidikan serta hasil wawancara guru kelompok A, Kepala Sekolah serta Wali Murid TKIT Al Faathin Kartasura dengan Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Dengan hasil penelitian 100% anak memiliki keterampilan originality, 83,5% anak mamiliki kemampuan berpikir lancar, 83,5% anak mampu berpikir luwes, dan 100% anak mampu memiliki keterampilan elaborasi. Hal tersebut menunjukan bahwa penerapan aplikasi canva dapat meningkatkan kreativitas anak usia 4-5 tahun di TKIT Al Faathin Kartasura.
EFEKTIVITAS KEGIATAN KIRIGAMI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Isma Nabela Rizkiyah; Warananingtyas Palupi; Upik Elok Endang Rasmani
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102291

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah guna mengetahui efektivitas dari kegiatan kirigami pada motorik halus anak 5-6 tahun. Jenis penelitian memakai jenis kuantitatif dengan desain quasi experimental design dengan tipe non equivalent control group design. Sampel gunakan di penelitian ada 46 anak yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kontrol. Sedangkan pengujian hipotesis memakai uji Independent Sample T-Test. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa motorik halus anak di usia 5-6 tahun TK Al-Furqoon untuk kelompok eksperimen hasilnya lebih tinggi jika dibandingkan kelompok kontrolnya. Kelompok eksperimen mendapatkan rata-rata 8,14, untuk kelompok kontrol reratanya adalah 7,47. Hasil uji Independent Sample T-Test posttest sebagai uji hipotesis di kelompok eksperimen dan kontrol nilai t-hitungnya yaitu -2,920 dan lebih tinggi dari nilai t-tabel 2,015. sehingga hasilnya yang signifikan. Dapat dikatakan bahwa terdapat efektivitas pengaruh kegiatan kirigami terhadap kemampuan motorik halus di TK Al-Furqoon untuk anak 5-6 tahun.
HUBUNGAN ANTARA PERHATIAN ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSI PADA ANAK Khusnul Khotimah; Upik Elok Endang Rasmani; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102332

Abstract

Salah satu aspek perkembangan yang penting untuk dikembangkan bagi anak usia dini adalah aspek emosional. Dalam aspek emosional terdapat beberapa sub aspek salah satunya adalah kemampuan mengelola emosi. Kemampuan mengelola emosi mencakup kemampuan mengenali, mengatur dan mengekspresikan emosi kepada lingkungan luar. Kemampuan ini bermanfaat bagi anak dalam pengembangan kemampuan intrapersonal, kemampuan akademis dan kemampuan interpersonal. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kemampuan ini adalah perhatian orang tua. Perhatian orang tua kepada anak terdiri dari; menyediakan lingkungan yang nyaman bagi anak, menjadi pelindung bagi anak, memberikan apresiasi bagi prestasi anak dan memberikan bimbingan dan nasihat. Banyak literatur yang membahas terkait perhatian orang tua, namun sedikit yang menghubungkannya dengan kemampuan mengelola emosi anak, untuk itulah penelitian ini dilakukan. Penelitian menggunakan anak berusia 5-6 tahun dan orang tua sebagai responden. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif korelasi. Pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi product moment dengan uji normalitas dan uji linieritas sebagai uji prasyarat. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa nilai rhitung 0,437 > rtabel 0,227 dengan taraf hubungan sedang. Nilai pearson correlation pada kedua variabel berada pada angka 0,437 yang berarti hubungan antara perhatian orang tua dengan kemampuan mengelola emosi berada pada taraf sedang dan memiliki hubungan yang positif.  Sehingga disimpulkan bahwa perhatian orang tua berhubungan dengan kemampuan mengelola emosi anak dengan tingkat pengaruh yang sedang.
STUDI PENCAPAIAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Akhmadi Putro Aji Pangestu; Siti Wahyuningsih; Upik Elok Endang Rasmani
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102285

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia memberi dampak yang luar biasa terhadap banyak sektor salah satunya yaitu sektor pendidikan. Pembelajaran yang pada mulanya dilaksanakan di sekolahan, karena adanya pandemi covid-19 berubah menjadi pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran dalam jaringan (daring). Penerapan pembelajaran jarak jauh ini tidak mudah dilaksanakan, banyak kendala yang dihadapi seperti kesulitan guru dalam mengelola pembelajaran jarak jauh, kesulitan komunikasi guru dengan orangtua, tidak semua orangtua mampu mendampingi anak belajar, siswa kesulitan konsentrasi belajar. Kendala yang dialami berbagai pihak ini berdampak kepada kemampuan anak dalam menerima materi yang diberikan oleh guru, terutama aspek motorik kasar anak yang memerlukan praktek secara langsung, maka dari itu peneliti ingin mencari tahu bagaimana perkembangan motorik kasar anak selama masa pandemi. Penelitian dilaksanakan di TK Nawa Kartika XXXI dengan tujuan untuk mendeskripsikan perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun pada masa pandemi covid-19. Sampel berjumlah 22 anak yang diambil dengan sampling jenuh sesuai dengan jumlah anak di TK. Penelitian termasuk ke dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi untuk mengetahui perkembangan motorik kasar anak. Penelitian dilakukan menggunakan pengujian validitas konstruk dan konsultasi expert judgement dengan landasan teori sebagai pengukuran instrumen. Penelitian ini tidak menggunakan hipotesis dikarenakan penelitian bersifat survei deskriptif. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun di TK Desa Sumberbening sesuai dengan harapan, walaupun pada masa pandemi pemberian materi dari guru kepada anak tidak optimal.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN Anggita Putri Riyadi; Upik Elok Endang Rasmani; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 3 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i3.106157

Abstract

Perkembangan sosial emosional diartikan sebagai salah satu kemampuan yang dibutuhkan seseorang dalam membangun sebuah interaksi, komunikasi dan melakukan penyesuaian diri terhadap lingungan sekitar. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional melalui penerapan kegiatan bermain peran pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas selama 2 siklus dengan subjek anak usia 5-6 tahun sejumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan sumber data guru dan anak. Teknik uji valiiditas data dilakukan dengan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data yang dilakukan peneliti yaitu dengan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran dapat memberikan pengaruh dan mampu meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun. Persentase peningkatkan kemampuan sosial emosional anak semakin meningkat pada setiap siklus dan telah mencapai minimal target keberhasilan anak yaitu sebesar 75%. Pada akhir siklus 2 hasil ketuntasan kemampuan sosial emosional anak sebesar 83,6%. Hasil ketuntasan tersebut dicapai oleh 18 anak dari 22 nak di kelas. Berdasarkan uraian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA BUSY BOOK Disa Septiana Rahmadewi; Upik Elok Endang Rasmani; Vera Sholeha
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102286

Abstract

Kemampuan motorik halus memiliki peran penting dalam perkembangan anak usia dini. Untuk mendukung perkembangan ini, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penggunaan media busy book dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Al Islam 4 Sondakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 16 anak usia 5-6 tahun sebagai partisipan. Penelitian dilakukan selama dua minggu dengan melibatkan media busy book yang telah dirancang secara khusus untuk meningkatkan kemampuan motorik halus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi anak, catatan pengamatan, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun setelah menggunakan media busy book. Anak menunjukkan peningkatan dalam kemampuan memegang dan menggunakan alat tulis dengan lebih baik, memasukkan tali sepatu, menempelkan gambar huruf menggunakan perekat, serta menggunting pola garis sederhana dan pola gambar geometri dari pratindakan, siklus I, hingga siklus II bahwa pada pratindakan memiliki persentase ketuntasan 6,25% atau 1 orang anak yang mendapat nilai tuntas. Siklus I mengalami peningkatan sebesar 18,75% menjadi 25% atau 4 orang anak yang mendapat nilai tuntas. Peningkatan pada siklus II dengan peningkatan sebesar 50% menjadi 75% atau 12 orang anak yang mendapat nilai tuntas. Persentase ketuntasan secara keseluruhan setelah diterapkan melalui media busy book sebesar 68,75%. Selain itu, anak juga menunjukkan tingkat keaktifan yang tinggi dan kegembiraan saat berkegiatan menggunakan media busy book. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang penggunaan media busy book dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini memiliki implikasi praktis yang relevan untuk lembaga pendidikan, guru, dan orang tua dalam memperkaya metode pembelajaran dan mendukung perkembangan motorik halus anak.
PEMBIASAAN TOLONG, TERIMA KASIH DAN MAAF DALAM PENINGKATAN SOPAN SANTUN BERBICARA ANAK Miftakhul Falaah Imtikhani Nurfadila; Upik Elok Endang Rasmani; Bambang Winarji
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102294

Abstract

Pembentukan karakter yang baik pada anak adalah hal yang sangat penting untuk ditanamkan kepada anak sejak dini. Pembentukan karakter dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana. Salah satunya adalah pembiasaan mengucapkan kata “tolong”, “terima kasih” dan  “maaf”. Ketiga kata tersebut merupakan kata yang sederhana namun seringkali dilupakan. Penggunaan kata tersebut merupakan bentuk sopan santun berbicara pada anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan pembiasaan kata “tolong”, “terima kasih” dan  “maaf” untuk meningkatkan sopan santun berbicara anak usia 4-5 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis quasi experiment dengan tipe non equivalent control group design. Penelitian ini terdiri dari kelompok eksperimen sebanyak dari 28 anak dan kelompok kontor sebanyak dari 27 anak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan metode statistik parametrik. Hasil penelian menunjukkan bahwa pembiasaan kata “tolong”, “terima kasih” dan  “maaf” pada kelompok eksperimen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sopan santun berbicara anak usia 4-5 tahun.
MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI TARI KREASI Abdillah Nur Azizah; Upik Elok Endang Rasmani
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.104298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun melalui tari kreasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model penelitian Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu anak usia 5-6 tahun di TK daerah Gemolong yang berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data melalui tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif, terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada indikator koordinasi tubuh, dari 35% menjadi 65% pada siklus I, lalu pada siklus II meningkat menjadi 75%, meningkat pada siklus III sebesar 95%. Indikator keseimbangan tubuh dari 35% menjadi 60% pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 90% pada siklus II, dan meningkat sebesar 95% pada siklus III. Indikator kelenturan tubuh dari 25% menjadi 30% pada siklus I, kemudian meningkat sebesr 45% pada siklus II dan meningkat sebesar 80% pada siklus III. Indikator kecepatan dan ketangkasan gerak dari 25% menjadi 45% pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 75% pada siklus II, dan meningkat sebesar 85% pada siklus III. Dapat disimpulkan bahwa melalui tari kreasi dapat meningkatan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun.
Co-Authors Abdillah Nur Azizah Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas Ainnur Rasydah Akhmadi Putro Aji Pangestu Aminatun, Khontri Anayanti Rahmawati Anayanti Rahmawati Anayanti Rahmawati Anggita Putri Riyadi Aviani, Lia Bambang Winarji Bambang Winarji Bambang Winarji Bambang Winarji Bambang Winarji Cantika, Ariel Karunia Chaerunisa, Rahmah Choiruddin Yasir Dian Sih Miyati Disa Septiana Rahmadewi Ditha Sandyprihati Djoko Widodo Fadhila Nuritasari Fanny Agustina Wati Fitrianingtyas, Anjar Haqqulimara, Bia Irfan Nurdiansyah Isma Nabela Rizkiyah Jumiatmoko jumiatmoko jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko Khairina, Rissa Khusnul Khotimah Kurniawati, Nimas Marantika Selviana Damayanti Miftakhul Falaah Imtikhani Nurfadila Milla Diah Putri Nazidah Muhammad Ixseas Vridge Muhammad Munif Syamsuddin Muhammad Munif Syamsuddin Mujiyati, Siti mungin eddy wibowo, mungin eddy Nazidah, Milla Diah Putri Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah, Novita Eka Nur Fadillah Nur Hasna Pratiwi Nurul Kusuma Dewi Nurul Kusuma Dewi Nurul Kusuma Dewi, Nurul Kusuma Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Pingky Nur Azizah Putri Agustina Putri Agustina Putri Agustina Putri Nabilah Almas Bazighoh Rahayu Ningsih, Etie Rahmadapasha, Laela Restu Puja Dhewany Riska Fahmawati Rosyida Ani Dwi Kumala Ruli Hafidah Ruli Hafidah Ruli Hafidah Safira Nur'aini, Novian Santika Setya Rahmawati Saputri, Meliana Setyowati, Dani Siti Khodijah Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Suryaningsih, Noviyani Ratin Tania Yuli Astari Teodora Agitya Giovanni Vera Sholeha Vera Sholeha Vera Sholeha Warananingtyas Palupi Warananingtyas Palupi Warananingtyas Palupi Warananinngtyas Palupi Widiastuti, Yuanita Kristiani Wahyu Winarji, Bambang Wulan Nur Cahyaningrum Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti Yuanita Kristiani Wahyu Widyastuti Yuanita Kritiani Wahyu Widiastuti Zuhro, Nurul Shofiatin