Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan Penyakit Paru Obstruksi Kronis ( PPOK ) Rosalina Efendi Nasution; Aulia Asman; Debby Silvia Dewi; Linda Marni
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.28

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah sekumpulan penyakit yang menyerang paru-paru dalam jangka waktu panjang yang ditandai dengan batuk produktif dan dispnea sehingga terjadi obstrukti saluran nafas yang bersifat irreversible. Berdasarkan pengambilan data awal bahwa jumlah penyakit PPOK pada tahun 2022 di RSUD Pariaman tercatat sebanyak 171 kasus. Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan PPOK meliputi pengkajian, menegakkan diagnosa, intervensi, menerapkan tindakan, dan evaluasi serta dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan dalam Karya Tulis Ilmiah ini yaitu menggunakan metode studi kasus yaitu mengungkapkan fakta sesuai data yang yang di dapat dengan proses anamnesa dengan sampel 1 pasien, yang dilakukan di Ruang Paru RSUD Pariaman pada tanggal 20-24 Februari 2023. Hasil pengkajian ditemukan 3 diagnosa yang muncul pada Tn. A yaitu Bersihan jalan nafas, Pola nafas tidak efektif dan Gangguan Pola Tidur. Hasil studi kasus didapatkan Intervensi yang disusun ialah berupa latihan batuk efektif, manajemen jalan napas, pemantauan respirasi, dan dukungan tidur. memberikan informasi,mendengarkan keluhan dan memberikan motivasi. Berdasarkan evaluasi keperawatan selama 5 hari menunjukkan bahwa pada Tn.A sudah membaik ditandai dengan sesak nafas yang sudah berkurang, sudah bisa batuk dengan efektif dan pola tidur sudah membaik. Diharapkan kedepannya bagi tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan keterampilan keperawatan dan memberikan asuhan keperawatan terutama pendidikan kesehatan pada pasien PPOK dalam upaya peningkatan kualitas hidup.
Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Ny. Y Hipertensi Urgency Rifekhzan Fajar Pratama; Aulia Asman; Debby Silvia Dewi; Linda Marni; Milya Novera
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.30

Abstract

Hipertensi urgency merupakan faktor utama yang mengarah ke penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, stroke, gagal jantung maupun gagal ginjal yang menyebabkan angka morbiditas maupun mortalitas yang tinggi jika tidak ditangani dengan tepat. Data yang diperoleh dari rekam medik RSUD Padang Pariaman tahun 2021 jumlah kunjungan Pasien hipertensi urgency sebanyak 84 orang dengan penyakit hipertensi urgency. Tujuan penelitian mahasiswa mampu melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensif khususnya pada pasien dengan hipertensi urgency. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan selama 5 hari dari tanggal 20 sampai 24 Februari 2023 di ruang dalam RSUD Padang Pariaman tahun 2023 dengan 1 orang pasien (NyY) dengan Hipertensi urgency. Data yang didapatkan Ny.Y mengalami nyeri kepala belakang, darah tinggi, pusing, lemas, nyeri leher dan nyeri perut dengan skala nyeri 6. Kondisi umum pasien tampak lemas dan lesuh. Diagnosis keperawatan yang muncul nyeri akut berhubungan dengan agen fisiologis cedera Kecemasan berhubungan dengan pemaparan informasi yang tidak adekuat Perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan peningkatan tekanan darah Hipervolemia berhubungan dengan gangguan mekanisme regulasi Risiko penurunan curah jantung yang dibuktikan dengan faktor risiko perubahan afterload Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan Risiko jatuh dibuktikan dengan adanya faktor risiko untuk perubahan fungsi kognitif, defisit pengetahuan berhubungan dengan kurangnya minat belajar. Setelah dilakukan penelitian, terjadi perubahan status kesehatan pasien. Nyeri kepala sudah hilang, nyeri perut sudah teratasi, tekanan darah sudah mulai menurun
Asuhan Keperawatan Pada Nn. F Dengan Ulkus Peptikum Zulfi Fauzul ‘Azim; Anggra Trisna Ajani; Mariza Elvira; Linda Marni; Milya Novera; Putri Minas Sari
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.49

Abstract

Tukak lambung atau Peptic Ulcer merupakan kondisi dimana ada luka atau borok pada lapisan bagian dalam lambung. Menurut WHO 2020, Ulkus Peptikum di Amerika Serikat melaporkan bahwa sekitar 10% populasi mengalami Ulkus Peptikum. Kematian akibat penyakit Ulkus Peptikum di Indonesia mencapai 1.081 atau 0,08% dari total kematian. Ulkus Peptikum di Sumatera Barat menduduki peringkat ke-10 dalam kategori penyebab kematian pada umur 45-54 tahun pada laki-laki (3,0 %). Jumlah pasien Ulkus Peptikum di Rumah Sakit Asiyiyah Pariaman ditahun 2022 yaitu ditemukan sebanyak 233 kasus,mengalami peningkatan dari tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah mengaplikasikan asuhan keperawatan pada pasien Ulkus Peptikum di Ruangan Mina Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif dalam bentuk studi kasus, penelitian dilaksanakan diruangan mina pada Nn. F dari tanggal 14 Februari 2023 dengan hasil penelitian ditemukan diagnosis keperawatan yaitu : Nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis: inflamasi, Resiko hipovolemia ditandai dengan kehilangan cairan secara aktif, Defisit nutrisi berhubungan dengan kekurangan asupan makanan dan Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Selama 5 hari penelitian masalah keperawatan teratasi dan klien pulang pada hari kelima. Saran setelah pulang dari rumah sakit yaitu pasien dapat menjaga apola makan dan menerapkan hidup sehat sesuai anjuran dokter agar penyakit tidak kambuh Kembali.
Penurunan Tingkat Nyeri akibat Agen Pencedera dengan Ulkus Diabetikum di Ruang Mina Ignes Ulima Azalia; Anggra Trisna Ajani; Linda Marni; Mariza Elvira; Putri Minas Sari; Milya Novera
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.50

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronis dengan kadar gula darah abnormal yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak diobati. Salah satu komplikasinya adalah ulkus diabetes. Pada 2022, jumlah kematian akibat diabetes di Indonesia mencapai 236.711 orang dengan komplikasi ulkus diabetik berada pada 24%. Berdasarkan hasil Riskesdas menunjukkan prevalensi diabetes melitus di Sumbar berjumlah 37.063 orang. Kota dengan kasus diabetes melitus tertinggi adalah Pariaman sebesar 2,23%. Kejadian diabetes melitus dengan komplikasi di Kota Pariaman, termasuk data 10 penyakit terbanyak di RS Aisyiyah di Kota Pariaman, yaitu di ruang Muzdalifah, Mina dan Marwa diperoleh pada tahun 2022 sebanyak 46 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan bagi Pasien dengan Ulkus Diabetikum di Rumah Sakit Aisyiyah di Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif berupa studi kasus untuk mengetahui permasalahan asuhan keperawatan pada pasien ulkus diabetik di RS Aisyiyah Kota Pariaman. Pada satu pasien, hasil penelitian pada tanggal 15 Maret 2023 di Ruangan Mina penulis menemukan 4 diagnosis keperawatan, yaitu: nyeri akut yang berhubungan dengan agen cedera fisik, kadar glukosa yang tidak stabil dalam darah yang berhubungan dengan penggunaan insulin, gangguan integritas jaringan yang berhubungan dengan neuropati perifer. Selama 5 hari pelaksanaan keperawatan, hasil masalah pasien teratasi. Saran penulis adalah perawat lebih mampu melaksanakan asuhan keperawatan yang komprehensif dan menguasai SOP perawatan luka pada pasien dengan ulkus diabetikum.
Penurunan Tingkat Nyeri melalui Teknik Relaksasi pada pasien dengan Post Op Open Fraktur Femur Maidawilis; Nuico Sema; Linda Marni; Adelia Nofita
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.53

Abstract

World Health of Organization (WHO) 2019 menyatakan Fraktur semakin meningkat tercatat terjadi fraktur ±15 juta orang dengan prevalensi 3,2% dimana 1,3 juta orang meninggal dunia dengan tiga urutan terbanyak kecatatan fisik permanen akibat cedera adalah bekas luka permanen/mengganggu kenyamanan (9,2%), kehilangan sebagian anggota badan (0,6%) dan panca indera tidak berfungsi (0,5%). fraktur femur di Indonesia paling sering yaitu sebesar 39%. Fraktur femur didefinisikan hilangnya kontiunitas tulang paha, kondisi fraktur femur terbuka/ open fraktur femur disertai kerusakan jaringan lunak (Helmi, 2016). Tujuan: Mengetahui melaksanakan Askep pada Pasien Post Op Open Fraktur Femur. Desain penelitian yang digunakan studi kasus, dengan pengumpulan data berupa data primer dari data hasil wawancara, observasi, dan data sekunder berupa dokumentasi dengan askep pada pasien post op open fraktur femur di Ruang Bedah Rumah Sakit Tk. III Dr. Reksodirwiryo Padang 29 Mei 2021 s/d 31 Mei 2021. ditemukan 3 diagnosis pada Tn. S yaitu : Nyeri Akut, Gangguan Mobilitas Fisik dan Risiko Infeksi. Diagnosis yang teratasi Nyeri Akut dan Risiko Infeksi sedangkan Gangguan Mobilitas Fisik belum teratasi disebabkan kondisi tertentu/ dari perjalanan penyakit dan dikarenakan pasien pulang. Saran sesudah pulang dari rumah sakit melakukan kontrol ulang dan pola hidup sehat, serta mempraktekkan teknik relaksasi yang diajarkan
Asuhan Keperawatan Pada Tn. J Dengan Dispepsia Di Ruangan Mina Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman Apreza Putri; Debby Silvia Dewi; Linda Marni; Anggra Trisna Ajani
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.58

Abstract

WHO (2019) mengatakan bahwa 13-14% dari total populasi dalam setiap negara dapat terkena penyakit dispepsia, baik itu pria maupun wanita. Riskesdes 2019 mencatat sumbar menduduki peringkat 7 terbanyak yang mengalami dispepsia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Medical Recor Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman pada tahun 2022 didapatkan jumlah kasus dispepsia sebanyak 116 orang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan, asuhan keperawatan pada Tn. J dengan dispepsia diruangan Mina Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman. Studi kasus ini dilakukan pada tanggal 16 Februari 2023 sampai dengan 20 Februari 2023, dengan sampel 1 orang pasien. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk pendekatan studi kasus yaitu menggunakan fakta sesuai data yang didapat dengan proses melakukan asuhan keperawatan pada Tn. J dengan Dispepsia di Ruangan Mina Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman. Berdasarkan hasil pengkajian pada Tn.J ditemukan 3 diagnosa yaitu nyeri akut, gangguan pola tidur, dan resiko defisit nutrisi. Intervensi diuraikan dan disusun berdasarkan diagnosa keperawatan. Setelah implementasi diberikan selama 5 hari pada Tn.J didapatkan nyeri Tn. J berkurang dari skala 6 menjadi 2, pola tidur Tn. J membaik, dan juga nafsu makan Tn.J sudah meningkat, ke tiga diagnose pada Tn. J teratasi. Karya Tulis Ilmiah ini diharapkan dapat dijadikan sumber informasi dan pengetahuan bagi pasien dan keluarga dalam tindakan pencegahan terjadinya dispepsia, sebagai literatur dan referensi bagi peneliti dan instansi pendidikan, serta diharapkan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan intervensi dan Standar Operasional Prosedur.
EFEKTIFITAS EDUKASI DETEKSI DINI STROKE DENGAN METODE ACT FAST TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN RISIKO TINGGI STROKE Asmaria, Mike; Yessi, Hilma; Hidayati, Hidayati; Marni, Linda; Anggia Sari, Dwi Happy; Hasmita, Hasmita
Ensiklopedia of Journal Vol 6, No 4 (2024): Vol. 6 No. 4 Edisi 1 Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v6i4.2600

Abstract

Stroke salah satu penyakit yang masih menjadi penyebab penyakit kedua di dunia.Stroke tidak terjadi dengan sendirinya, banyak faktor yang menyebabkan stroke. Faktor yang paling utama dalam keterlambatan dalam pengobatan stroke adalah kurangnya pengetahuan tentang tanda dan gejala serta indikasi dari penyakit stroke. Upaya pencegahan primer agar menurunkan angka kejadian stroke, salah satunya dengan F. A. S. T. (Face drooping, Arm Weakness, Speech difficulty, Time). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi deteksi dini stroke metode Act FAST terhadap pengetahuan keluarga pada pasien resiko tinggi stroke di Air Santok Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi ekxperimental dengan desain penelitian pre dan post. Responden pada penelitian ini sebanyak 34 orang yang terdiri dari 17 orang kelompok kontroldan 17 orang kelompok perlakuan. Dari penelitian didapatkan nilai rata-rata untuk kelompok perlakuan 73,45% maka dapat disimpulkan pengetahuan pada kelompok perlakuan efektif. Sedangkan nilai rata-rata untuk kelompok kontrol -8,68% maka dapat disimpulkan pengetahuan pada kelompok kontrol tidak efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi deteksi dini stroke metode Act FAST  efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien resiko tinggi stroke. Diharapkan pada responden untuk bisa mempertahankan pengetahuan yang didapat tentang deteksi dini  dengan metoda Act FAST sehingga bisa mempercepat penanganan prehospital stroke.Kata Kunci: Edukasi, FAST, Pengetahuan, Resiko Stroke          
Asuhan keperawatan Pada Ny.Y Dengan Chronic Kidney Disease (Ckd) di Ruang Interne Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman Linda Marni; Yudha Prama Diwanto; Mike Asmaria; Jufrika Gusni; Adela Nofita
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i2.124

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan terjadinya penurunan fungsi ginjal yang menyebabkan keseimbangan dalam tubuh terganggu, penumpukan sisa metabolisme seperti ureum, dan terganggunya keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Menurut WHO tahun 2019 penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) menyebabkan kematian pada 850.000 orang setiap tahunnya. Di Indonesia prevelensi kejadian CKD naik menjadi 3,8%, angka kejadian terbanyak oleh Nefropati diabetik 52% dan di ikuti oleh Hipertensi sebanyak 24%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengaplikasikan Asuhan Keperawatan pada pasien Gagal Ginjal Kronis dengan melakukan Pengkajian, menegakkan Diagnosa, Intervensi, Implementasi, Evaluasi Keperawatan danPendokumentasian. Penelitian ini dibuat dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah menggunakan metode studikasus sesuai dengan data yang diperoleh dengan proses anamnesa. Penelitian ini dilakukan di Ruang Interne RSUD Pariaman pada Tanggal 14-18 Februari 2023 pada 1 pasien. Setelah dilakukan pengkajian muncul 7 diagnosa yaitu pola napas tidak efektif, hipertermi, perfusi perifer tidak efektif, defisit nutrisi, gangguan pola tidur, kesiapan peningkatan pengetahuan dan risiko infeksi. Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan keterampilan keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan Gagal Ginjal Kronis. Diharapkan kepada pasien dan keluargadapat meningkatkan pengetahuan serta dapat menjaga pola hidup sehat.
Pemberian Terapi Range Of Motion Pada Pasien Dengan Stroke Non Hemoragik Bintang Rahmadisha; Gusni, Jufrika; Dewi, Debby Silvia; Marni, Linda
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i1.220

Abstract

Menurut WHO 2022 penyakit stroke menjadi salah satu penyumbang kematian ketiga di dunia setelah jantung coroner dan kanker. Di Negara maju terutama di Negara Amerika penyakit stroke non hemoragik mencapai presentase 45% dari 100% atau diperkirakan 8 dari 10 orang terkena penyakit stroke ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mengaplikasikan asuhan keperawatan langsung dan komprehensif pada pasien yang mengalami Stroke non hemoragik meliputi mampu melakukan pengkajian, menegakkan diagnosa, merencanakan tindakan asuhan keperawatan, menerapkan tindakan, mengevaluasi keperawatan dan mendokumentasikan hasil penelitian. Metode penelitian yang digunakan dalam Karya Tulis Ilmiah ini yaitu menggunakan metode studi kasus sampelnya adalah 1 pasien, studi kasus ini dilakukan di Ruang Neurologi Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman pada tanggal 12 februari sampai dengan 16 februari 2024. Diagnosa yang ditemukan pada Ny.R yaitu Resiko Perfusi Serebral Tidak Efektif, Gangguan Mobilitas Fisik, Gangguan Komunikasi Verbal. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 5x24 jam didapatkan evaluasi Resiko Perfusi Serebral Tidak Efektif belum terasi, Gangguan Mobilitas Fisik belum teratasi, Gangguan Komunikasi Verbal belum teratasi. Disarankan kepada pihak Rumah Sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan cara melakukan penyuluhan tentang penanganan awal stroke non hemoragik agar dampak stroke non hemoragik dapat diminimalisir sekecil mungkin. Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Stroke Non Hemoragik
Asuhan keperawatan pada Ny.S dengan Anemia di Ruang Rawat Inap RS Aisyiyah Pariaman Fifi ramadhani, Shofia; Marni, Linda; Novariza, Rika; Elvira, Mariza
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i1.248

Abstract

ABSTRAK Anemia merupakan suatu kondisi jumlah sel darah merah yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh (WHO, 2020). Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat Global yang serius dan terutama menyerang anak-anak, remaja putri dan wanita yang sedang menstruasi, serta wanita hamil dan nifas. Prevalensi anemia di Indonesia yaitu 21,7%, sedangkan di Sumatera Barat prevalensi anemia rata-rata dengan preferensi 14,8%. Penyebab terjadinya anemia Yaitu konsumsi obat-obatan tertentu, memiliki riwayat penyakit kronis, gagal jantung, dan risiko terjadinya anemia yaitu kesulitan melakukan aktivitas akibat kelelahan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui dan menerapkan Asuhan Keperawatan dengan anemia, dimulai dari pengkajian hingga evaluasi pasien. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dan diperoleh dengan cara studi kasus dengan 1 sampel. Studi kasus ini dilakukan di Ruangan Mina RS Aisyiah Pariaman selama 11-15 Maret 2024. Dari hasil penelitian diperoleh klien mengeluh kepala pusing, pandangan kabur, nafsu makan menurun, tampak pucat, konjungtiva anemis, dan akral dingin. Diagnosis yang muncul yaitu perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan penurunan konsentrasi hemoglobin, risiko defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna makanan dan intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan. Setelah dilakukan tindakan pelembab diperoleh perfusi tidak efektif dan risiko defisit nutrisi teratasi di hari ke-5, sedangkan diagnosa intoleransi aktivitas belum teratasi. Diharapkan kepada klien agar dapat melakukan asuhan keperawatan sesuai anjuran dokter dengan cara menjaga pola makan sehat, makan tepat waktu, dan sering mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan protein.
Co-Authors Abel Putri Adela Nofita Adelia Nofita Aines Putri Burma Ajani, Anggra Trisna AlyaFajri Anggra Trisna Ajani Angie Syah Putri Annafi Putri, Pujha Annisa Sahra Apreza Putri Aprihatin, Yessy Armaita Armaita Armaita, Armaita Aufi Hidayatul Azmi Aulia Asman Bella Lucinta Rillova Arif Lubis Bintang Rahmadisha Daniel Happy Putra Dea Ananta, Delta Debby Silvia Dewi Debby Sinthania Desi Pesti Sari Dewi Kartika Sari, Dewi Dewi Purwanti Dianni Arma Wahyu Setia Ningsih Dini Feronika Dwi happy anggia sari Dwi Olivia Saphira Elza Safitri Erfita Yanti Eri Barlian Erpita Yanti Fifi ramadhani, Shofia Gema Asiani Hani Febrianti Hasmita, Hasmita Hidayati Hidayati Hidayati, Ilda Hilma Yessi Hutasuhut, Mawadda Salsabila Ignes Ulima Azalia Irfan Setiawan Putra Jariyanis Sa'adah Jufrika Gusni Khalila Isnaini Kheniva Diah Anggita Lani Nabila Putri Lucintarillova, Bella M. Riski Wahyudi Madury Enzellorenza Lashwarya maidawilis, maidawilis maifita, yesi Mardatillah Maulina Mariza Elvira Mike Asmaria Milatama S, Thessa Ribka Muchtar, Bustari Muhammad Ikhwan Nani Sari Murni Nisa, Setia Nomira Putri Novariza, Rika Novera, Milya Nuico Sema Nur Adila Oktavia Melati Ramadhani Rifekhzan Fajar Pratama Rika Yani Rizky Alfajri Rosalina Efendi Nasution sari, Dwi happy anggia Sari, Putri Minas Setia Nisa Siti Fatimah Siti Hardianti Harahap Sofia Yulidar Hafni Sofwatul Akhyari Suci Ananda, Bitri Syahrul Surya Taufik, Muhammad Alvito Trisna Ajani, Anggra Vanesa Amanda Yanedi Putri Vani Azzahra Viona, Aulia Vivi Yuderna Widrian, Oksa Bayu Yoselina, Prima Yuderna, Vivi Yudha Prama Diwanto Zikri. B, Ahlan Alamukhda Zulfi Fauzul ‘Azim Zulmita Ratna Sari