Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Model Problem Basic Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Restu, Restu; Irfan, Muhammad; Fitri, Muhammmad
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i1.62866

Abstract

Penelitian ini menelaah Penerapan Model PBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV UPT SPF SD INPRES BTN IKIP II. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian PTK . Fokus penelitian ini adalah fokus proses dan hasil belajar IPAS siswa dengan menerapkan model PBL. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini yaitu guru dan siswa yang terdiri dari 25 siswa. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini di rencanakan terdiri dari empat komponen yakni: 1)Perencanaan, 2)Tindakan, 3)Observasi 4)Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian pada siklus I berada pada kategori Kurang dan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu presentasi hasil belajar berada pada kategori baik dan telah mencapai indikator yang telah ditetapkan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dengan menerapkan model PBL dapat meningkatkan proses belajar dan hasil belajar IPAS siswa Kelas IV UPT SPF SD INPRES BTN IKIP II. Berdasarkan hasil siklus I kegiatan proses pembelajaran guru dan siswa kategori Cukup dan hasil belajar siswa kategori Kurang, siklus II kegiatan proses pembelajaran guru dan siswa kategori Baik dan hasil belajar siswa kategori Baik maka disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.
Analisis Pengaruh Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Labuhanbatu Utara Wannisyah Darlina; Restu Restu; Darwin Darwin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze and explain the effect of work climate on teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency. The research employed a quantitative approach with correlational survey method to determine the relationship between work climate and teacher performance. The population consisted of 718 public junior high school teachers in Labuhanbatu Utara Regency, with a sample of 88 teachers selected using random sampling technique with Slovin formula and 10% error rate. Data were collected using closed questionnaires based on theoretical indicators for each variable, measured using a five-point Likert scale. Data analysis was conducted through descriptive and inferential statistics, utilizing simple linear regression and Pearson correlation with SPSS version 25. The results showed that work climate has no significant effect on teacher performance, as indicated by a significance value of p = 0.415 (> 0.05). The regression equation Y = 75.33 - 0.13X demonstrates that work climate can only explain 0.77% of the variation in teacher performance, while 99.23% is explained by other factors outside the research model. The study concludes that work climate is not a significant determining factor for teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency, suggesting that other factors such as professional competence, intrinsic motivation, and commitment to the profession may play more dominant roles in determining teacher performance levels. Keywords: educational management; Labuhanbatu Utara; teacher performance; work climate; work environment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional untuk mengetahui hubungan antara iklim kerja dan kinerja guru. Populasi penelitian adalah guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang berjumlah 718 orang, dengan sampel sebanyak 88 guru yang dipilih menggunakan teknik random sampling dengan rumus Slovin dan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup berdasarkan indikator teoritis masing-masing variabel yang diukur dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial dengan teknik regresi linear sederhana dan korelasi Pearson menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi p = 0,415 (> 0,05). Persamaan regresi Y = 75,33 - 0,13X menunjukkan bahwa iklim kerja hanya mampu menjelaskan 0,77% variasi kinerja guru, sedangkan 99,23% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim kerja bukanlah faktor penentu signifikan terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain seperti kompetensi profesional, motivasi intrinsik, dan komitmen terhadap profesi kemungkinan memiliki peran yang lebih dominan dalam menentukan tingkat kinerja guru. Kata kunci: iklim kerja; kinerja guru; Labuhanbatu Utara; lingkungan kerja; manajemen pendidikan
Analisis Pengaruh Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Labuhanbatu Utara Wannisyah Darlina; Restu Restu; Darwin Darwin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze and explain the effect of work climate on teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency. The research employed a quantitative approach with correlational survey method to determine the relationship between work climate and teacher performance. The population consisted of 718 public junior high school teachers in Labuhanbatu Utara Regency, with a sample of 88 teachers selected using random sampling technique with Slovin formula and 10% error rate. Data were collected using closed questionnaires based on theoretical indicators for each variable, measured using a five-point Likert scale. Data analysis was conducted through descriptive and inferential statistics, utilizing simple linear regression and Pearson correlation with SPSS version 25. The results showed that work climate has no significant effect on teacher performance, as indicated by a significance value of p = 0.415 (> 0.05). The regression equation Y = 75.33 - 0.13X demonstrates that work climate can only explain 0.77% of the variation in teacher performance, while 99.23% is explained by other factors outside the research model. The study concludes that work climate is not a significant determining factor for teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency, suggesting that other factors such as professional competence, intrinsic motivation, and commitment to the profession may play more dominant roles in determining teacher performance levels. Keywords: educational management; Labuhanbatu Utara; teacher performance; work climate; work environment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional untuk mengetahui hubungan antara iklim kerja dan kinerja guru. Populasi penelitian adalah guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang berjumlah 718 orang, dengan sampel sebanyak 88 guru yang dipilih menggunakan teknik random sampling dengan rumus Slovin dan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup berdasarkan indikator teoritis masing-masing variabel yang diukur dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial dengan teknik regresi linear sederhana dan korelasi Pearson menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi p = 0,415 (> 0,05). Persamaan regresi Y = 75,33 - 0,13X menunjukkan bahwa iklim kerja hanya mampu menjelaskan 0,77% variasi kinerja guru, sedangkan 99,23% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim kerja bukanlah faktor penentu signifikan terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain seperti kompetensi profesional, motivasi intrinsik, dan komitmen terhadap profesi kemungkinan memiliki peran yang lebih dominan dalam menentukan tingkat kinerja guru. Kata kunci: iklim kerja; kinerja guru; Labuhanbatu Utara; lingkungan kerja; manajemen pendidikan
Development of Powtoon-Based Animated Video Learning Media on Atmospheric Layers for Grade X Students at SMAN 1 Air Putih in the 2024/2025 Academic Year Sitinjak, Mery Christin Adventina; Restu, Restu
JURNAL PENDIDIKAN Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpn.v26i2.22611

Abstract

The low level of student understanding of the atmospheric layer material and the limited use of interactive digital learning media are major obstacles in the geography learning process at SMA Negeri 1 Air Putih. Teaching is still dominated by conventional methods such as whiteboards and textbooks, making it difficult for students to grasp abstract concepts. This research aims to develop an engaging and interactive animated video learning media using the Powtoon application. This research employed the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects were 28 students of class X-3. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and tests. Validation was conducted by a subject matter expert, a media expert, and a geography teacher. The results showed that the developed media received a feasibility score of 90% from both the content and media experts, categorized as “Highly Feasible.” Practicality testing by the teacher yielded a score of 95%, indicating the media is “Highly Practical.” Effectiveness testing through pretest and posttest analysis using the N-Gain formula resulted in a score of 0.77 or 76.81%, categorized as “Effective.” Thus, the Powtoon-based animated video media is proven to be feasible, practical, and effective, and can serve as an innovative alternative to improve student learning outcomes in geography, particularly in learning the atmospheric layer material.