Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

Analisis Hasil Akreditasi Terhadap Sekolah Luar Biasa Septiana, Yusman; Mulyadiprana, Ahmad; Respati, Resa
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akreditasi di pandang sebagai cerminan mutu pendidikan suatu sekolah, semakin tinggi akreditasi sekolah yang dimiliki semakin baik pula pendidikan yang dimiliki oleh sekolah tersebut . Dengan adanya akreditasi yang tinggi dapat menumbuhkan kesan yang baik dimata masyarakat khususnya bagi orang tua yang akan menyekolahkan anak anaknya , selain itu akreditasi yang tinggi dapat memberikan manfaat bagi sekolah tersebut. Salah satu manfaat yang paling penting yaitu pada tenaga pendidik atau guru yang mengajar serta fasilitas atau saran dan prasarana di sekolah dengan akreditasi yang tinggi. Standar isi dan standar proses yang dimiliki oleh guru tentunya harus baik serta sarana dan pra sarana yang dimiliki harus mendukung kegiatan pembelajaran ini,hal tersebut tentu harus dipenuhi oleh sekolah,ini di karenakan kedua hal tersebut sangat berpengaruh terhadap akreditasi sekolah tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat sejauh mana pengaruh dari hasil akreditasi terhadap sekolah luar biasa dengan melihat standar isi dan standar proses yang dimiliki oleh sekolah tersebut selain itu pengecekan sarana dan pra sarana yang dimiliki oleh sekolah juga menjadi tujuan dari penelitian ini, hal ini dikarenakan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah luar biasa tersebut harus sesuai dengan ketentun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan study kasus sebagai rancangannya
Aplikasi Android Pada Pembelajaran Seni Rupa Materi Mozaik, Kolase, Dan Montase Di Kelas IV Sekolah Dasar Arip Nurohmat; Rosarina Giyartini; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Knowing the needs of elementary school teachers by using the resulting product in the form of an android application to learn the differences between mosaics, collages, and montages is the goal of this research. The method used is Design Based Research (DBR), chosen because it has the aim of designing an android application for learning the fine arts of mosaic, collage, and montage materials in grade IV elementary school. The results show that teachers do not understand the difference between mosaics, collages, and montages. Through android-based applications that are made, teachers can better understand the differences between mosaics, collages, and montages anytime and anywhere because they contain understanding, materials, photos, and making videos. The final result obtained is that the android application for learning the art of mosaic, collage, and montage material can be a source of reference in carrying out learning for teachers. AbstrakMengetahui kebutuhan guru sekolah dasar dengan menggunakan produk yang dihasilkan berupa aplikasi android untuk mempelajari perbedaan mozaik, kolase, dan montase adalah tujuan dari penelititian ini. Metode yang digunakan adalah Design Based Research (DBR), dipilih karena mempunyai tujuan untuk merancang aplikasi android pada pembelajaran seni rupa materi mozaik, kolase, dan montase di kelas IV sekolah dasar. Hasil menunjukkan bahwa guru kurang memahami perbedaan antara mozaik, kolase, dan montase. Melalui aplikasi berbasis android yang dibuat, guru bisa lebih memahami perbedaan antara mozaik, kolase, dan montase kapan saja dan dimana saja karena di dalamnya terdapat pengertian, bahan-bahan, foto, dan video pembuatan. Hasil akhir yang didapat yakni aplikasi android pada pembelajaran seni rupa materi mozaik, kolase, dan montase bisa menjadi sumber referensi dalam melaksanakan pembelajaran bagi guru.
Analisis kebutuhan google sites dalam Gerakan Literasi Sekolah di sekolah dasar Nur'aini Nur'aini; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18353

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk memaparkan hasil analisis terhadap kebutuhan google sites dalam pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi terhadap guru dan peserta didik Sekolah Dasar di salah satu kota di Jawa Barat. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di beberapa Sekolah Dasar, hambatan dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah adalah kurangnya jumlah dan variasi buku bacaan untuk digunakan oleh peserta didik. Dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah, hampir semua media yang digunakan adalah media fisik. Belum ada penggunaan buku digital, meskipun pihak sekolah merasa buku fisik masih terbatas dan tidak variatif. Oleh karena itu, implikasi penelitian ini, yaitu perlu dikembangkan media atau perangkat digital untuk menyediakan buku-buku digital yang variatif, menarik, dan mudah diakses oleh peserta didik. Alternatif media digital yang dapat digunakan untuk menunjang pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar adalah media berbasis web, yaitu google sites.
Saya senang, tapi sedih juga.... Studi literasi emosi peserta didik sekolah dasar dalam pembelajaran Indah Mafazatin Nailiah; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18354

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya hasil riset yang menunjukkan literasi emosi peserta didik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini tujuannya difokuskan untuk menggambarkan bagaimana literasi emosi peserta didik terkait aspek mengetahui perasaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode classroom ethnography. Partisipan penelitian ini adalah peserta didik dan guru di salah satu SD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini didasarkan pada teori literasi emosi oleh Steiner, terdapat tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengetahui emosi tertentu sesuai dengan yang dirasakannya, tetapi tidak mengetahui bagaimana mengungkapkannya supaya tidak berdampak negatif terhadap kualitas hidupnya dan orang lain; selain itu sejumlah besar peserta didik sudah mengetahui alasan emosi yang merasa rasakan, tetapi beberapa peserta didik cenderung mengekspresikan emosi tersebut secara spontan dengan cara negatif melalui ekspresi wajah dan gestur tubuh seperti menunjukkan tatapan sinis, dahi mengerut disertai wajah memerah, nafas menderu, menghindar dan menendang meja. Dapat disimpulkan bahwa literasi emosi peserta didik utamanya pada aspek mengetahui perasaan diri masih belum memadai.  Dengan demikian, edukasi literasi emosi bagi peserta didik SD dipandang penting untuk mulai diterapkan sedini mungkin melalui lembaga pendidikan formal utamanya dalam KBM.
Pendidikan karakter; pembentukan cinta tanah air dan kreativitas peserta didik melalui program parktik membatik jumputan di sekolah dasar Farah Oktaviana; Syarip Hidayat; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i4.19499

Abstract

Abstract The activities of the batik jumputan practice program have an important role, especially in the development of character education which is included in the character of love for the homeland and creativity of students in elementary schools. The holding of batik learning in schools that aims to preserve the local wisdom of batik products in the form of cultural arts learning where students can develop their talent interests can be seen from the knowledge, skills, and attitudes in students. The process of learning activities for batik practice is so that students know and understand how the steps of making batik from beginning to end and can develop creative ideas that arise to determine the desired motives of students. The focus of this research also aims to find out how to plan, implement, apply and evaluate both supporting and inhibiting factors in the development of the character of love for the homeland and creativity of students through the practice of batik jumputan. The subjects in this study were teachers and grade 5 students totaling 20 people. However, there are 4 students who are observed specifically to be described according to the characters developed in the practice of batik jumputan. Data collection is carried out through interviews, observations, questionnaires, and documentation techniques. The approach used from this research is a qualitative approach with a descriptive method which explains what happens in the field. Based on the results of trials or observations made, it shows that the character of love for the homeland and creativity of students are quite developed and understand ideally through the practice program of batik jumputan. The feasibility results of the trial obtained the percentage obtained through the student questionnaire were 89.6% with the criteria of "very good". Therefore, from the questionnaire, the response of students in this trial got an average result of 85% (Very Good). Keywords: Character Education, Jumputan Batik, art and culture Abstrak Kegiatan program praktik membatik jumputan mempunyai peranan penting khususnya pada pengembangan pendidikan karakter yang termasuk dalam karakter cinta tanah air dan kreativitas peserta didik di sekolah dasar. Diadakannya pembelajaran membatik di sekolah yang bertujuan untuk melestarikan kearifan lokal produk batik dalam bentuk pembelajaran seni budaya yang dimana peserta didik dapat mengembangkan minat bakat yang dimilikinya dapat dilihat dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam diri peserta didik. Proses kegiatan pembelajaran praktik membatik jumputan ini agar peserta didik mengetahui dan memahami bagaimana langkah-langkah pembuatan batik dari awal sampai dengan akhir serta bisa mengembangkan ide kreatif yang muncul untuk menentukan motif yang diinginkan peserta didik. Pada fokus penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan, penerapan dan evaluasi baik dari faktor pendukung dan penghambat pada pengembangan karakter cinta tanah air dan kreativitas peserta didik melalui praktik membatik jumputan. Subjek pada penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas 5 yang berjumlah 20 orang. Namun ada 4 peserta didik yang diamati secara khusus untuk dideskripsikan sesuai dengan karakter yang dikembangkan dalam kegiatan praktik membatik jumputan. Pengumpulan data yang dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan dari penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode yang diambil deskriptif yang dimana menjelaskan yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil uji coba atau pengamatan yang lakukan menunjukkan bahwa karakter cinta tanah air dan kreativitas peserta didik cukup berkembang dan memahami secara ideal melalui program praktik membatik jumputan. Hasil presentase yang diperoleh melalui angket peserta didik 89,6% dengan kriteri “sangat baik”. Maka dari angket respon peserta didik pada uji coba ini mendapatkan hasil rata-rata 85% (Sangat Baik). Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Membatik Jumputan, Seni Budaya
Analisis implementasi program adiwiyata dalam menanamkan karakter peduli lingkungan pada siswa di sekolah dasar Putri Esa Lestari; Ahmad Mulyadiprana; Pidi Mohamad Setiadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i4.19663

Abstract

Permasalahan lingkungan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah maupun masyarakat, karena banyaknya bencana dan kerusakan yang terjadi akibat ulah manusia. Oleh karena itu, Kementrian Lingkungan Hidup dengan Departemen Pendidikan Nasional membentuk program Adiwiyata untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanaman karakter peduli lingkungan pada siswa melalui program Adiwiyata di SDN 8 Panjalu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskripstif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan cara reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) perencanaan program Adiwiyata telah dilaksanakan dengan baik yang melibatkan semua stakeholder sekolah, 2) pelaksanaan program Adiwiyata dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti melaksanakan jadwal piket dan ikut serta dalam kegiatan gebyar lingkungan, 3) implikasi dari adanya program Adiwiyata dapat menumbuhkan kepekaan dan kepeduliaan siswa terhadap lingkungan, 4) faktor pendukung berasal dari sarana prasana yang memadai dan bimbingan yang senantiasa diberikan oleh guru kepada siswa, sedangkan faktor penghambatnya terjadi akibat adanya Covid-19 yang mempengaruhi terhadap sikap siswa dan lingkungan sekolah.
Profil literasi bencana sekolah dasar di Kecamatan Pangandaran Sari, Lidia Purnama; Mulyadiprana, Ahmad; Setiadi, Pidi Mohamad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i4.23730

Abstract

Indonesia berada pada posisi yang bisa dikatakan tidak bisa terlepas dari bencana. Hal ini terjadi karena kita hidup berdampingan dengan alam yang tidak pernah bisa ditebak. Maka dari itu, perlu adanya literasi bencana yang ditanamkan sejak dini. Literasi kebencanaan ini bisa diterapkan pada jenjang Sekolah Dasar. Sebelum itu, perlu diketahui terlebih dahulu keadaan dan kondisi sekolah yang menjadi sasaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan profil literasi bencana Sekolah Dasar di Kabupaten Pangandaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi pada SD sasaran. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu SD Negeri 6 Pangandaran merupakan salah satu sekolah rawan bencana di Pangandaran yang berjarak hanya 100 m dari pantai. Bencana yang paling sering terjadi di sekolah adalah gempa bumi. Pendidikan tentang kebencanaan di SD Negeri 6 Pangandaran masih bersifat situasional dan belum diterapkan sepenuhnya. Sosialisasi tentang kebencanaan dari pihak pemerintah juga sudah ada. Namun tingkat literasi peserta didik belum bisa dikatakan baik karena peserta didik masih kebingungan dan masih sulit diarahkan saat terjadi bencana. Berdasarkan hal ini, perlu adanya solusi untuk meningkatkan literasi bencana peserta didik. Kata Kunci: Bencana, Literasi bencana, Sekolah Dasar.
Pelaksanaan program adiwiyata dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar: - Nadeak, Helcion Cita; Mulyadiprana, Ahmad; Putri, Agnestasia Ramadhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i4.24881

Abstract

Sebagian besar pencemaran lingkungan saat ini disebabkan oleh aktivitas manusia. Saat ini, kerusakan lingkungan disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia, seperti penggundulan hutan dan pembuangan limbah plastik dan kimia secara langsung ke lingkungan. Sangat penting untuk mengatasi masalah ini untuk meningkatkan kesadaran masing-masing melalui pendidikan. Pendidikan hidup sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar mereka sehingga mereka memiliki tanggung jawab atas apa yang mereka miliki. Salah satu langkah yang tepat dan berhasil adalah memasukkan program Adiwiyata di sekolah ke dalam pendidikan lingkungan. Program Adiwiyata dapat mewujudkan lingkungan belajar yang ramah lingkungan dan meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh siswa dalam pelestarian lingkungan. SDN Mancogeh adalah subjek penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana program dapat menumbuhkan karakter yang peduli dengan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan teknik penelitian observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil akhir penelitian ini untuk menunjukkan dan menggambarkan bahwa pelaksanaan program Adiwiyata memiliki peran dalam membentuk karakter peduli lingkungan siswa di sekolah dasar. Kata Kunci: Karakter Peduli Lingkungan, Program Adiwiyata, Siswa Sekolah Dasar
Analisis penerapan model porject based learning di sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS mengenai konsep budidaya tanaman Noeraisyiah, Syanie; Mulyadiprana, Ahmad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasr, khususnya dalam konteks pembelajaran konsep budidaya tanaman. PjBL berbasis pembelajaran yang memfokuskan pada keterlibatan aktif siswa melalui proyek nyata yang menantang, yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di salah satu sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil peelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL pada topik budidaya tanaman berhasil meningkatkan pemahaman konsep siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan kolaborasi. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran dan mampu mengaitkan teori dengan praktik melalui proyek yang siswa lakukan. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya, serta kebutuhan akan pelatihan lebih lanjut bagi guru dalam menerapkan PjBL secra efektif. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa model PjBL efektif untuk pembelajaran IPAS, khususnya dalam topik budidaya tanaman, namun memerlukan dukungan yang memadai dari segi sumber daya dan pelatihan guru. Kata Kunci: Project Based Learninb,IPAS,Budidaya Tanaman.
Efektivitas media large moveable alphabet berbasis montessori dalam keterampilan membaca pada siswa berkesulitan membaca Faujiyah, La'ala Hilda; Alia, Dwi; Mulyadiprana, Ahmad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.29239

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh masalah siswa kelas IV sekolah dasar yang kesulitan membaca sehingga belum fasih membaca. Hal tersebut dikarenakan minimnya variasi media pembelajaran. Media Large Moveable Alphabet berbasis Montessori berupa bentuk konkret huruf alfabet yang digunakan sebagai pendukung aktivitas motorik, sensorik dan memori kerja anak dalam belajar membaca sehingga peneliti ingin mengetahui sejauh mana keterampilan membaca siswa yang mengalami kesulitan membaca dapat berkembang dengan media tersebut. Metode penelitian berupa eksperimen dengan desain single subject research pola A-B-A’ yang terdiri 3 fase, diantaranya Baseline (A), Intervensi (B) dan Pengulangan Baseline (A’). Penelitian dilakukan dalam tiga sesi untuk setiap fase, melibatkan satu siswa kelas IV yang kesulitan membaca di Sekolah Dasar. Perilaku yang diubah meliputi keterampilan membunyikan huruf, membaca suku kata, dan kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan membaca meningkat dari 174,3 (69,7%) pada fase A, menjadi 229,6 (91,8%) pada fase B, dan 243 (97,2%) pada fase A’. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Large Moveable Alphabet berbasis Montessori dianggap efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pada siswa yang mengalami kesulitan membaca.
Co-Authors Aam Sumia Aan Kusdiana Aan Kusdiana Ade Yulianto Agis Setiyadi Agnestasia Ramadhani Putri Akhmad Nugraha Andrea Gunawan Anggi Saputra Anggit Merliana Anti Santika Anjarani Aprilianti Apriliya, Seni Arip Nurohmat Aryanti, Ai Destri Azzahra, Syifa Berliana Frysca Amelia Budi Susetyo Cahyami, Hartika Chairunnisaa Chairunnisaa Citra Pratiwi Dea Sukmawati Dewi Febrianita Br Ginting Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Nuraeni Dini Virgiana Dirgantara, Ruby Moka Yoga DWI ALIA, DWI Endang Lutfhi Utami Fadilah, Hinda Aulia Faizah, Hanifah Fajrin, Fiqri Farah Oktaviana Faujiyah, La'ala Hilda Fauzi Gusman Febriny Alif, Risya Feby Febriyanti Feby Ruliandita Fibrila Neteria Firda Oktafia Fitri Avrianty Ghullam Hamdu Haerani, Zulpa Hana Hasna Azizah Herna Nurfadilah Hesty Nurhayati Hidayat, Syarip Hodidjah Hodidjah Hurilaini, Melki Ika Fitri Apriani Ina Puspitasari Indah Mafazatin Nailiah Irmawan, Dodi Jihan Sarah Irianti Karlimah Karlimah Khotimatuzzahara Khotimatuzzahara L, Epon Nur’aeni Lailia Kurniawati Momoh Halimah Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulyana, Edi Hendri Nadeak, Helcion Cita Nana Ganda Niken Puji Astuti Nisrina Haifa Noeraisyiah, Syanie Novi Maulani Adkhilni Novitasari, Selvi Nur'aini Nur'aini Nur, Lutfi nurmala, Mela Pidi Mohamad Setiadi Putri Esa Lestari Putri, Erika Mutiara Raden Mohamad Herdian Bhakti Refda Cahya Buana Respati, Resa Revina Oktaviani Riezma Dwi Larasati Romi Pasrah Rosa Rahmawati Rosarina Giyartini Ruby Moka Yoga Dirgantara Saputra, Erwin Rahayu Sari, Lidia Purnama Sari, Sanita Seni Apriliya Sephia Ulul Azmi Septiana, Yusman Sipa Urohmah Sisca Mustika Tiara Siti Maesaroh Siti Vina Luthpiana Sri Widati Suci Wening Nastiti Sufyan Syafiq Rahmatullah Suni Samrotul Fuadina Syarip Hidayat Taopik Rahman Thasya Susilawati Trieni Widya Ramdhani Trisnani, Suksma Wibowo, Wahyu Setyo Widia Aprilianti Widya, Mamad Wita Siti Mahmudah WS, Rustono Yulia, Raida Yulianto, Ade yuni futriani Yusuf Suryana