p-Index From 2021 - 2026
6.913
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Orang Tua terhadap Pemenuhan Gizi Anak Usia 4-5 Tahun Raudotul Ilmia; Ahmad Syukri Sitorus
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman orang tua dalam mencukupi kebutuhan gizi anak usia dini di wilayah pedesaan, khususnya di Kelurahan Pasar II Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif survei, seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4–5 tahun dijadikan sebagai populasi penelitian. Mengingat jumlah populasi yang relatif kecil dan masih dalam jangkauan, teknik total sampling digunakan untuk pengambilan sampel. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan 20 item pertanyaan skala Likert 1–5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dan daring selama dua minggu, yaitu pada tanggal 11–25 April 2025. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS versi 25.0 untuk sistem operasi Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua (72%) memiliki pemahaman dalam kategori sedang, sebanyak 18% termasuk dalam kategori tinggi, dan 10% sisanya berada dalam kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun mayoritas orang tua telah memiliki pengetahuan dan kebiasaan yang cukup baik dalam pemenuhan gizi anak, namun masih terdapat sebagian kecil yang memerlukan perhatian dan intervensi lebih lanjut dalam peningkatan pemahaman gizi demi mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Penanaman Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Audiovisual dan Metode Latihan Khofifah Indar Rahman; Khadijah Khadijah; Ahmad Syukri Sitorus
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1622

Abstract

Masa usia dini merupakan masa keemasan (golden age) di mana terjadi perkembangan yang menakjubkan baik secara fisik maupun psikis, termasuk. Tujuan dari penelitian ini agar anak-anak dapat memiliki adab yang baik karena melihat yang baik serta mendengar yang baik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan ini digunakan untuk memahami secara mendalam bagaimana proses penanaman nilai agama dan moral pada anak usia 5–6 tahun melalui media audiovisual dan metode latihan. Adapun pengumpulan data di lakukan dengan melakukan, observasi langsung ke sekolah, dan mewawancarai guru serta kepala sekolahnya serta mengambil dokumentasi di sekolah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media audiovisual sangat efektif dalam menarik perhatian anak, sedangkan metode latihan mendorong penguatan nilai-nilai melalui praktik langsung dan pembiasan. Implementasi media audiovisual dalam penanaman nilai agama dan moral terbukti sangat efektif dan berdaya pengaruh tinggi bagi anak usia dini. Metode latihan yang diterapkan secara konsisten telah berhasil membentuk kebiasaan positif dan memperkuat karakter religius anak sejak usia dini. Efektivitas penanaman nilai agama dan moral sangat dipengaruhi oleh keterpaduan berbagai faktor pendukung, khususnya keteladanan guru, keterlibatan keluarga, dan lingkungan sekolah yang Islami.
INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS STEAM: PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN SAINS DAN BAHASA ANAK USIA DINI Ilham Karim Parapat; Khadijah Khadijah; Ahmad Syukri Sitorus
JURNAL TARBIYAH Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v32i2.4459

Abstract

The implementation of the STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) learning model is considered capable of answering the challenges of 21st century learning, especially in early childhood education. This study aims to examine the effect of the STEAM model on children's science and language skills at Al Hakami Integrated Islamic Kindergarten. The study used a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, involving two groups of early childhood children: an experimental group using the STEAM model and a control group with conventional learning. Data were collected through observation, questionnaires, and pretest and posttest tests, and analyzed using ANCOVA. The results showed that the STEAM model significantly improved children's science (R² = 0.403) and language (R² = 0.419) skills. This increase was reflected in the posttest score of the experimental group which was higher than the control group. These findings prove that STEAM-based learning is effective in developing children's cognitive and communication skills through a contextual and fun approach. This study recommends a broader implementation of STEAM in the PAUD curriculum to support holistic child development.
Pengaruh Permainan Ekspresi Terhadap Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini Siti Nurjannah; Ahmad Syukri Sitorus
Jurnal Raudhah Vol 13, No 2 (2025): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v13i2.4720

Abstract

Kecerdasan sosial emosional anak usia dini penting karena berperan dalam pembentukan karakter, kemampuan beradaptasi, dan hubungan sosial yang sehat. Namun, hasil observasi awal menunjukkan masih banyak anak yang kesulitan mengenali dan mengekspresikan emosi akibat keterbatasan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan papan ekspresi terhadap kecerdasan sosial emosional anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 anak kelompok B di RA Al Faiz, sedangkan objek penelitian adalah kecerdasan sosial emosional. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dengan indikator mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi. Analisis data dilakukan dengan uji t sampel berpasangan melalui SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata skor pre-test 9,4 menjadi 22,1 pada post-test. Dengan demikian, permainan papan ekspresi direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kecerdasan sosial emosional anak usia dini.
Beyond Bureaucracy: Designing a Value-Based PPEPP Management Model in Islamic Higher Education Arfin Hasibuan; Candra Wijaya; Ahmad Syukri Sitorus
JURNAL AL-TANZIM Vol 10, No 3 (2026)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v10i3.14553

Abstract

This study aims to formulate a model of quality improvement based on Islamic values in higher education institutions. Educational quality in Indonesia faces challenges related to governance, accreditation, graduate relevance, research productivity, and internal quality assurance. Islamic higher education requires a model integrating formal assurance systems with moral, spiritual, and institutional values. This research used a qualitative approach with a phenomenological perspective and a multi-site design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using data reduction, display, conclusion drawing, and within-site and cross-site analysis. The findings show that educational quality is understood holistically as the integration of academic achievement, character formation, spiritual orientation, social responsibility, and accountable governance. Tauhid serves as the foundational value, while amanah, ihsan, justice, syura, istiqamah, and itqan serve as operational principles for leadership, curriculum, services, and quality assurance. The implementation strategy is carried out through SPMI, PPEPP, value-based leadership, curriculum development, services, and evaluation. The study found improvements in academic quality, character formation, governance, professionalism, and quality culture. This study contributes a value-based PPEPP model. Future research is recommended to test this model quantitatively.
PENGGUNAAN GAME DIGITAL WORDWALL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA 5-6 TAHUN Annisaa Nur Faudillah; Ahmad Syukri Sitorus
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2026): November - April
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mjpiaud.v5i1.13271

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan keterampilan kognitif penting yang perlu dikembangkan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun melalui penggunaan game digital Wordwall di RA Halimsyah, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 25 anak usia 5-6 tahun dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata 48,6% pada pra siklus menjadi 66% pada Siklus I, dan mencapai 90,2% pada Siklus II, melampaui indikator keberhasilan PTK sebesar 80%. Pada akhir Siklus II, sebanyak 80% anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini membuktikan bahwa game digital Wordwall efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan berbasis teknologi digital
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia 5–6 Tahun Melalui Media Smart Box Sarah Rizky Aulia; Ahmad Syukri Sitorus
MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berhitung permulaan merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting bagi anak yang perlu dikembangkan sejak dini dalam rangka membekali anak dikehidupannya di masa depan. Kemampuan berhitung permulaan anak usia dini masih belum berkembang secara optimal sehingga anak mengalami kesulitan dalam mengenal lambang bilangan, menghitung jumlah benda, melakukan penjumlahan sederhana, serta membedakan konsep banyak dan sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5–6 tahun melalui penggunaan media Smart Box. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian sebanyak 18 anak kelompok B RA Al-Ikhlashiyah 2 Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumen, dan lembar penilaian kemampuan berhitung permulaan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berhitung permulaan anak mengalami peningkatan dari pra-siklus sebesar 28%, meningkat menjadi 61% pada siklus I, dan mencapai 94% pada siklus II. Penggunaan media Smart Box mampu meningkatkan keterlibatan, konsentrasi, dan kemampuan anak dalam mengenal angka serta melakukan operasi hitung sederhana melalui aktivitas bermain sambil belajar. Dengan demikian, media Smart Box efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini
The Influence of the Talking stickLearning Method on the Language Skills of Children Aged 5-6 Years Eka Damayanti; Ahmad Syukri Sitorus
Jurnal Raudhah Vol 14, No 2 (2026): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v14i2.5806

Abstract

This study aimed to examine the effect of the talking stick learning method on the language skills of children aged 5–6 years at TK IT Bunayya 7 Laut Dendang. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design involving 40 children. Data were collected through observation and analyzed using SPSS through normality, homogeneity, and independent t-tests. The results showed that the data were normally distributed and homogeneous. Hypothesis testing indicated that the  talking stick learning method had a significant effect on the language skills of children aged 5–6 years. The novelty of this study lies in providing empirical evidence that the talking stick learning method creates structured opportunities for children to actively participate in learning, communicate their ideas, and improve their language skills in an early childhood education setting. Therefore, the talking stick learning method can be considered an effective instructional strategy for enhancing young children's language development.
The Relevance of Ibn Miskawayh's Ethics Concept to Character Education in Indonesia within the Framework of Strengthening Character Education Nazri Adlani Harahap; Masganti Sitorus; Ahmad Syukri Sitorus
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i2.587

Abstract

This study aims to analyze the relevance of Ibn Miskawayh’s concept of morality to character education in Indonesia within the framework of Strengthening Character Education (Penguatan Pendidikan Karakter/PPK). The study employs a qualitative approach using a library research method. Data were obtained from Ibn Miskawayh’s major work, Tahdhīb al-Akhlāq wa Taṭhīr al-A'rāq, as well as relevant books, scholarly articles, and policy documents. The data were analyzed using content analysis through the processes of data reduction, categorization, interpretation, and conclusion drawing. The findings indicate that Ibn Miskawayh’s concept of morality, which emphasizes habituation (taʿwīd), exemplary conduct, self-control, and purification of the soul, has strong relevance to the implementation of PPK. The four principal virtues he proposed al-ḥikmah (wisdom), al-ʿiffah (self-control), al-shajāʿah (courage), and al-ʿadālah (justice) are closely connected to the five core values of PPK: religiosity, nationalism, independence, mutual cooperation, and integrity. This study contributes a conceptual synthesis that positions Ibn Miskawayh’s thought as a philosophical foundation for strengthening character education in Indonesia. Thus, integrating Ibn Miskawayh’s concept of morality with PPK can serve as an alternative approach to developing an educational system that is oriented not only toward academic achievement but also toward cultivating students who possess noble character, integrity, and the capacity to face the challenges of the digital era. 
Co-Authors Achnes Oktavia Rambe Alya Zahro Azhari Amanah Putri Fadillah Andina Zahra Angela Sayfriani Anismar Anismar Annisaa Nur Faudillah Arfin Hasibuan Arifin Muhammad Aulia Ananda Putri Suhada Saragih Azmatul Kholilah Candra Wijaya Dahlan, Zaini Dea Putri Jelita Dea Putri Jelita Della Alfitriyah Dhiva Shahila Saragih Dinul Akbar Nasution Dwi Nur Attira Ain Eka Damayanti Enny Nazrah Pulungan Fannia Sri Juwita Fauziah Nasution Febby Ardera Br Ginting Fitria Nur Afni Siregar Hafizah Herdini Hervani Anggraini Sefia Maja Idris Siregar Ilham Karim Parapat Ilham Yunus Intan Syahdila Hasibuan Intan Wahyuni Hasibuan Irma Qurata Aini Isma Ayurani juwita sari Keysa Zalia Amanda Khadijah Khadijah Khadijah Khadijah Khairani Tambunan Khairiyah Sabila Sabila Khofifah Indar Rahman Khoilula Hanum Tanjung Lia Roaina Lidya Sofiana Lily Sardiani Daulay Liza Robiatul Maryanti Maryanti Masganti Sit Miftahul Jannah Mivtahul Zannah Muhammad Basri Muhammad Nazri P Harahap Muhibbah Suraiya Irham Munastiwi, Erni Mutiara Firdausi An Tasya Nabila Dwirizki Handayani Nabila Nabila Najwa Mawaddah Nayla Anastasia Nazri Adlani Harahap Ni Komang Nandhita Dharma Santy Novia Aldana Nur Afifa Daulay Nur Elmi Nur Hidayah Dayah Nur Maulida Nurmawati Nurmawati Nurul Afni Hasanah Oisthina Hasibuan Putri Alyumi Amin Putri Aulia Putri Aulia Raisah Armayantih Nasution Raudotul Ilmia Rekha Dyta Amelia Ria Santika Risky Ayu Permata Rizka Hasanah Nasution Rustam Pakpahan Rustam Rustam Sahida Binti Zainuddin Salsabila Matondang Salsabila Wibowo Sapri Sapri Sarah Rizky Aulia Septi Ayu Harahap Seri Rezjeki Wardani Tamba Silvia Anggraini Siti Fadhilah Harahap Siti Khodijah Nasution Siti Khodijah Nst Siti Nurjannah Suri Rahmadhani Suriani Sitorus Syazkia Salsabila Rais Tasya, Putri Salsabila tasya, putri_salsabila Tety Eviaty Harahap Tiara Angelly Tien Rafida Tien Rafida Ulvia Nisa Ansari Velissa Amelia Batubara wahyuni wahyuni Yogi Karmelta Ketaren Yuli Anisah